Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 422 | Mengepung Shen Long


__ADS_3

Kesembilan orang kuat dari Loka 1 itu sebenarnya merasa terkejut dengan munculnya seorang kuat lainnya di Loka 1 itu. Mereka sudah terbiasa menjadi orang yang terkuat dan menguasai daerah masing-masing, bahkan kerajaan-kerajaan yang berada di wilayah mereka pun menghormatinya. Jadi kehadiran Shen Long terasa seperti ancaman bagi mereka.


Hawa membunuh terpancar dari mereka, namun Shen Long tersenyum dan terlihat tenang merasakan kesembilan aura mereka. Kekuatan tertinggi mereka berada di alam Penebusan Semesta dan itu adalah lelaki tua yang berasal dari wilayah barat.


Wilayah bagian barat di kuasai oleh Gong Chai, lelaki tua yang berada di alam Penebusan Semesta. Dia adalah ketua sekte Gunung Barat yang memiliki kekuasaan paling luas dan dijuluki dengan Kaisar Barat. Wilayah kerajaan Dao dan Shao juga merupakan daerah kekuasaannya.


Dua orang yang berasal dari wilayah utara berada di alam Pencerahan Semesta dan Kebangkitan Semesta. Pemimpinnya bernama Wang Sicun, lelaki tua berjubah ungu yang merupakan ketua sekte Puncak Damo yang datang bersama seorang tetuanya.


Tiga orang dari timur adalah ketua sekte Halilintar Timur, Long Shan yang berada di alam Pencerahan Semesta dan dua orang tetuanya yang berada di alam Kebangkitan Semesta.


Dan dari wilayah selatan bernama Shang Xi, ketua sekte Gunung Puan yang berada di alam Pencerahan Semesta dengan dua orang tetuanya yang berada di alam Kebangkitan Semesta dan Pemurnian Semesta.


Kesembilan orang itu tidak dapat melihat kekuatan sejati Shen Long sehingga mereka merasa was-was terutama Gong Chai yang berasal dari wilayah barat. Kekuatannya paling tinggi dari semua orang, namun dia tidak bisa merasakan kekuatan dari tubuh Shen Long.


Kekuatan Kesadaran Semesta berbeda dengan kultivasi dibawahnya. Mereka yang berhasil mencapai tingkat alam Kesadaran Semesta akan terlihat seperti orang biasa yang tidak memiliki basis kultivasi. Hal ini disebabkan tubuh mereka telah menyatu dengan alam semesta. Namun orang yang mengetahuinya akan seperti melihat tingginya langit yang tidak terbatas.


“Cih, kamu terlalu pintar membual. Dengan kekuatanmu tidak mungkin kamu bisa memusnahkan sekte Beruang Putih yang kekuatan ketuanya telah berada di alam Kebangkitan Semesta.” cibir ketua sekte Gunung Puan, Shang Xi.


Shen Long tidak mempedulikan cibiran orang itu, dia menyilangkan kedua tangannya di belakang punggung. “Membual atau tidak, aku juga tidak mengharapkanmu untuk percaya kata-kataku.” sahutnya.


Wajah lelaki tua bernama Shang Xi itu menjadi gelap mendengar jawaban Shen Long. Dia selama ini tidak pernah melihat orang yang acuh pada dirinya. Dia merasa Shen Long terlalu meremehkan dirinya.


“Tuan, katakan yang sebenarnya! Apa yang telah terjadi di tempat ini kemarin?” tanya Gong Chai pada Shen Long.


“Kemarin aku sedang membantai seluruh anggota sekte Beruang Putih.”


Mata Gong Chai melotot mendengarnya. “Mengapa kamu melakukan itu?”


“Mengapa? Apa kalian semua telah menutup mata? Kalian yang seharusnya lebih tahu sepak terjang mereka daripada aku.” sahut Shen Long.

__ADS_1


Kesembilan orang tua itu menggertakkan gigi mereka mendengar kata-kata Shen Long. Mereka semua tahu sepak terjang dari sekte Beruang Putih. Namun mereka menutup mata selama orang-orang sekte Beruang Putih tidak merugikan kesembilan sekte orang tersebut.


“Meskipun beberapa dari mereka berbuat salah, namun tidak sepantasnya kamu melenyapkan mereka semua.”


“Aku hanya melenyapkan mereka yang ingin melawanku.” kata Shen Long singkat namun ucapannya itu seperti menampar pipi kesembilan orang itu.


Mereka bersembilan memang berniat untuk bertarung melawan Shen Long, sehingga Shen Long memberikan tekanan kepada kesembilan orang tersebut.


“Cih, kamu terlalu sombong dan mendominasi. Aku tidak percaya kamu bisa mengalahkan ketua sekte Wu Tian sendirian.” cibir lelaki bernama Shang Xi itu kembali.


“Hahaha... jika kalian tidak bisa mengalahkannya, bukan berarti orang lain juga tidak bisa mengalahkannya kan?” sahut Shen Long mengejeknya sambil tertawa.


“Kamu!”


“Kamu terlalu omong besar nak!” Teriak ketua Shang Xi dengan kesal.


Plak! Plak!


Shen Long masih diam di tempat, namun gerakan tangannya sangat cepat dan menampar kedua tetua itu dan membuat mereka tersungkur ke tanah dengan wajah bengkak akibat pukulan itu.


Mata Shang Xi terbelalak melihat kejadian tak terduga itu. “Sialan, kamu pasti menggunakan trik untuk menjatuhkan tetuaku. Kamu melakukan serangan diam-diam.” kata Shang Xi tidak menerima kekalahan bawahannya.


“Aku tidak memerlukan trik untuk mengalahkan mereka.” sahut Shen Long dengan santai.


“Kurang ajar! Aku akan merobek mulutmu itu!” teriak Shang Xi yang kemudian meraung menyerang Shen Long dengan ganasnya.


Shen Long masih tetap berdiam diri di tempatnya melihat serangan Shang Xi. Kemudian saat serangan Shang Xi berada dalam jangkauannya, Shen Long pun kembali menampar wajah Shang Xi.


Plak! Plak! Plok!

__ADS_1


Wajah Shang Xi mendapatkan tiga kali tamparan yang secepat kilat tanpa sempat menyadarinya. “Ka-Kamu menyerangku secara diam-diam.” Teriaknya tidak bisa menerima.


“Baiklah, aku akan berteriak memberitahumu gerakanku.” lanjut Shen Long.


Sambil memegang pipinya yang bengkak, Shang Xi kembali mengerahkan kekuatan maksimal miliknya di alam Pencerahan Semesta. Ledakan energi memancar kesekitarnya. Namun Shen Long tetap tidak bergeming dari tempatnya berdiri.


Shang Xi kembali melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Shen Long dengan mengepalkan kedua tinjunya.


“Hati-hati! aku akan menamparmu lagi.” Shen Long telah terlebih dulu mengatakan hal itu dan membuat wajah Shang Xi menjadi merah.


Kali ini Shen Long bergerak mendekati Shang Xi yang telah maju menyerang. Kecepatan Shen Long jauh berada di atas Shang Xi dan dia pun kembali mendapatkan tamparan keras dari Shen Long.


Plak! Plak!


Dua tamparan mendarat di pipi Shang Xi dan membuat wajahnya bengkak dan sulit dikenali.


“Kejam!” Itu satu kata yang bisa menggambarkan kekuatan Shen Long yang bergerak cepat dan menampar musuhnya.


Tubuh Shang Xi melayang akibat tamparan Shen Long menuju ke sebuah pohon di belakangnya. Namun Shen Long tidak menghentikan gerakannya. Dia terlihat menghilang dan kemudian berada di belakang tubuh Shang Xi yang akan menabrak itu.


Plak! Bumm!


Shen Long kali ini menampar kembali tubuh Shang Xi dan membuatnya jatuh terjerembab ke tanah dengan suara keras.


Wajah keenam orang lainnya berubah menjadi jelek. Mereka tidak menyangka Shen Long bisa dengan mudahnya mengalahkan kekuatan Pencerahan Semesta dari ketua Shang Xi.


Mengalahkan dua orang tetua gunung Puan terlihat biasa saja bagi keenam orang lainnya. Namun mengalahkan ketua sekte Shang Xi dalam waktu yang singkat membuat keenam orang itu bergidik karenanya.


“Aku yakin kalian lebih bijaksana dari ketiga orang ini.” sahut Shen Long kemudian tanpa basa basi.

__ADS_1


__ADS_2