
Di dalam gua tersembunyi, Shen Long mulai merasa siuman dan merasakan hawa hangat di wajahnya dan dua buah benda tersembul di pipinya. Wajahnya menjadi merah seketika saat dirinya menyadari berada dalam pelukan seorang wanita.
“Kamu sudah bangun Shen?” tanya Putri Shui lembut padanya
“Putri Shui?” pikir Shen Long tertegun saat melihatnya.
“Apa yang telah terjadi? Dimana aku?” tanya Shen Long terkejut mendapati dirinya berada dalam gua tersembunyi bersama Putri Shui
“Yun Mei!” teriaknya tiba-tiba saat sadar lalu berdiri dengan wajah sedih
Shen Long mulai perlahan mengingat wajah Yun Mei yang berada dalam peti mati lalu dirinya menjadi marah saat mendengar nama Pangeran Langit. Namun setelah itu dia tidak mengingat apapun lagi.
“Shen, kamu telah dikuasai oleh kemarahan dan membunuh seluruh penghuni Istana Berlian” cerita Putri Shui
Shen Long berbalik mendengar cerita dari Putri Shui lalu duduk di depannya.
“Lalu apa yang terjadi selanjutnya?” tanya Shen Long yang sama sekali tidak mengingat kejadian tersebut.
“Kamu hampir saja membunuh Pangeran Langit dan menyebabkan bencana pada ketiga dunia” lanjut Putri Shui
“Bencana? Mengapa bisa terjadi bencana dengan membunuh Pangeran Langit? Bukannya aku malah membantu dunia dari kejahatan yang dilakukan olehnya?” tanya Shen Long tidak mengerti
“Kaisar Langit tidak akan melepaskanmu. Dia yang dalam kemarahan besar akan menghancurkan dunia manusia, dunia bawah, bahkan dunia langit karena kematian putra tersayang satu-satunya” tiba-tiba seseorang datang menemui mereka di dalam gua tersebut
Shen Long dan Putri Shui menoleh ke arah datangnya suara tersebut.
“Pendeta Agung” sahut Putri Shui pada sosok yang datang itu.
Wajah Shen Long yang masih muram memberikan hormat pada Pendeta Agung mengikuti Putri Shui.
“Shen Long, apa yang kamu lakukan hingga saat ini memang sesuai dengan ramalan yang aku lihat” kata Pendeta Agung
__ADS_1
“Jika Pendeta sudah mengetahuinya, mengapa Pendeta tidak turun tangan menghalangi semua ini?” sahut Shen Long sedikit menyalahkannya.
“Hidup kita memiliki tujuan dan takdirnya masing-masing. Aku juga dibatasi tidak boleh turut campur dan melakukan sesuatu diluar tugasku, meskipun aku mengetahui ramalan rahasia langit” sahut Pendeta Agung
“Sudah menjadi takdir bagi Yun Mei, hidupnya berakhir di dunia langit ini. Namun kamu pasti akan bertemu lagi dengannya nanti. Percayalah pada takdir kalian” kata Pendeta Agung selanjutnya
“Benarkah? Dimana roh Yun Mei saat ini?” tanya Shen Long pada pendeta dengan sedikit harapan
“Semua roh mahluk dari tiga dunia yang telah mati masuk ke dalam dunia reinkarnasi, disana mereka akan menerima karma atas kehidupan sebelumnya dan bersiap untuk melakukan reinkarnasi kembali.”
“Namun ada beberapa roh seperti gurumu Yan Luo yang terikat oleh sesuatu seperti dendam yang belum terbalaskan, akan masih berada di dunia ini. Benarkan saudara Yan Luo?” lanjut Pendeta Agung sambil bertanya pada Yan Luo
“Hahaha... aku memang tidak bisa menyembunyikan sesuatu darimu Shang Yu” sahut Yan Luo sambil tertawa dan keluar dari tubuh Shen Long saat Pendeta Agung menggerakkan tangan padanya.
“Guru” Shen Long terkejut melihat roh gurunya Yan Luo keluar dari dalam tubuhnya karena dipanggil oleh Pendeta Agung.
“Saudara Yan Luo, aku tahu kejadian masa lalu antara kamu dan Shang Luo dan kamu masih dendam padanya” kata Pendeta Agung kembali
“Pendeta, lalu mengapa roh Yun Mei tidak berada disini? Apakah dia tidak dendam pada Pangeran Langit?” tanya Shen Long
“Kamu sudah tahu sendiri jawabannya. Yun Mei tidak memendam dendam itu, dia ikhlas atas kepergiannya dan berharap kamu hidup lebih baik lagi di masa depan. Dia hanya berharap di kehidupan selanjutnya bisa bertemu dan menjadi istrimu lagi” sahut Pendeta Agung
“Yun Mei!” gumam Shen Long lirih kembali mengingat sifat Yun Mei yang memang sangat iklhas atas kehidupan yang dijalaninya selama ini.
“Bangkitlah Shen, kamu ditakdirkan menjadi Putra Langit. Kamu akan membuat perubahan pada ketiga dunia ini. Untuk itu kamu harus menjadi lebih kuat baik mental maupun fisikmu” kata Pendeta Agung menasehatinya
“Aku hanya manusia biasa yang ingin hidup damai bersama keluarga dan teman-temanku, Pendeta. Mengapa harus aku menjadi Putra Langit?” sahut Shen Long tidak mengerti
“Karena kamu memiliki Takdir Langit, inilah yang menyebabkan kamu mengalami perjalanan hidup seperti ini. Dan ini juga yang menyebabkan roh Yan Luo terbebas olehmu dari hukumannya” lanjut Pendeta Agung.
“Karena Takdir Langit juga yang membuat kamu berjodoh dengan Putri Shui dan menjadi Putra Langit. Semua kejadian itu sudah diatur dari alam Maya” kata Pendeta Agung kembali
__ADS_1
“Alam Maya?” gumam Shen Long
“Benar, Alam Maya adalah tempat keberadaan yang mengatur alam semesta termasuk ketiga dunia ini dan takdir juga telah ditentukannya. Hal itu termasuk pertemuan kita saat ini” kata Pendeta Agung.
“Shang Yu, katakan terus terang apa tugasmu saat ini?” tanya roh Yan Luo tanpa basa basi
“Saudara Yan Luo masih seperti dulu langsung bertanya. Baiklah, aku memiliki tugas untuk membimbing Shen Long menjadi Putra Langit sesuai Takdir Langitnya” sahut Pendeta Agung kemudian
“Hahaha... Apa kamu ingin merebut muridku? Boleh saja, tapi dendamku tetap harus terbalaskan” kata roh Yan Luo sambil tertawa
“Aku tidak berani membuka rahasia langit lebih jauh.” sahut Pendeta Agung.
“Shen Long, kamu tinggal selangkah lagi menerobos Raga Mutiara bintang 1, saat kamu berhasil menerobos, temui aku di alam Mutiara” sahut Pendeta Agung kembali sambil pergi meninggalkan mereka.
Setelah kepergian Pendeta Agung yang langsung menghilang begitu saja, roh Yan Luo tertawa kembali.
“Hahaha... kamu sungguh beruntung Shen bisa menarik perhatian Shang Yu Pendeta Agung. Dia jarang sekali perhatian pada para dewa dunia langit sekalipun, dia hanya memiliki satu murid sebelumnya yaitu Ming Yu yang menjadi Pendeta Tertinggi dunia bawah.” kata roh Yan Luo
“Shen, sekarang kamu harus meningkatkan kultivasimu menerobos Raga Mutiara, dan pergi menemui Pendeta Agung untuk belajar” sahut Putri Shui
“Tapi bagaimana dengan Yun Mei?” tanya Shen Long yang masih memikirkan istrinya
“Jasad istrimu telah di urus oleh Guruku Wang Yu sesuai perintah Pendeta Agung. Dan semua teman-temanmu telah dikembalikan ke dunia manusia atas perintah Pendeta Agung juga.” sahut Putri Shui
Mendengar hal itu hati Shen Long menjadi lega. Karena dia teman-temannya mengalami hal ini, dan itu membuat hatinya menjadi sedih.
“Baiklah Shen, mari kita berlatih” kata roh Yan Luo dan masuk kembali ke dalam tubuh Shen Long.
“Kamu berlatihlah disini Shen, tempat ini aman dan tidak diketahui oleh banyak dewa di dunia langit. Aku akan pergi menemui teman-temanmu di dunia manusia untuk memberi kabar tentangmu pada mereka.” sahut Putri Shui
“Terima kasih Putri Shui” sahut Shen Long tersenyum padanya
__ADS_1