Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 290 | Bertemu dua dewa kuno


__ADS_3

Anak-anak yang tadinya hendak menyerang Shan Lang tidak menyangka bahwa orang-orang tua mereka berlutut di depan Shan Lang. Mereka tentu saja tidak mengetahui Shan Lang yang telah lama mengundurkan diri sebagai raja karena usianya dan menyerahkan pada Raja Musang.


“Yang Mulia, kami senang dengan kedatanganmu. Tolonglah kami,” pinta salah satu dari mereka. “Benar Yang Mulia, tolong lah kami.” Mereka serempak mengemukakan hal itu menyebabkan hati Shan Lang menjadi bergetar.


“Bangunlah kalian. Aku bukan seorang raja lagi. Ceritakan padaku! Dimana para penghuni klan lainnya?” tanya Shan Lang. Namun sebelum mereka menjawab, mata salah satu tetua yang paling tua disana terbelalak ketika melihat Shen Long telah datang bersama teman-teman yang lain.


“Yang Mulia Kaisar!” Orang tua itu berteriak histeris membuat orang-orang ditempat itu terkejut. Mereka semua yang mengenali Shen Long lalu merangkak menuju ke arah Shen Long dan bersujud padanya. Mereka yang tidak mengetahui Shen Long terkejut dan bengong melihat hal itu.


“Kakek, berdirilah semuanya!” pinta Shen Long pada mereka.


“Hamba tidak berani Yang Mulia. Keagunganmu berada dalam hati kami. Kami tidak berani berdiri sejajar denganmu,” sahut orang tua itu dengan bersujud. Orang-orang tua lainnya juga masih bersujud pada Shen Long.


Che Ti dan Zhou Ti tidak menyangka Shen Long ternyata dihormati dan diagungkan seperti itu oleh para penghuni dunia bawah. Hal ini tidak seperti Shang Ti yang dihormati karena rakyat ketakutan padanya.


“Kalian semua berlutut dan bersujud, pada Yang Mulia Kaisar! Jangan lancang!” Seorang lelaki tua memarahi orang-orang dewasa dan anak-anak yang masih berdiri di depan Shen Long. Kemudian mereka semua berlutut dan bersujud pada Shen Long.


Melihat hal itu alis Shen Long berkedut, wajahnya menjadi sedih melihat rakyat penghuni dunia bawah yang masih menjunjung tinggi dirinya namun dia tidak bisa melindungi mereka selama ini.


“Kakek, ceritakan padaku apa yang terjadi? Dan bagaimana dengan penduduk lainnya?” tanya Shen Long pada salah seorang lebih tua yang bersujud di paling depan.


Kakek tersebut lalu menceritakan sejak kepergian Raja Shan Lang kepemimpinan yang diteruskan oleh Raja Musang juga berhasil mensejahterakan rakyat seperti sebelumnya. Mereka hidup dengan baik dan damai. Namun kemudian keadaan itu berubah sejak kedatangan seseorang yang disebut dewa bernama Shang Ti.

__ADS_1


Shang Ti membunuh Raja Naga Air Shui Long dan merebut kekaisaran dunia bawah lalu menyerang para raja klan, lalu membunuh atau memenjarakan mereka. Para dewa lainnya juga menghancurkan kota untuk mencari para pahlawan yang berani menentang mereka.


Banyak penghuni dunia bawah yang kini diperbudak oleh para dewa kuno tersebut. Sedangkan penghuni dunia bawah yang berhasil selamat telah bersembunyi di berbagai tempat seperti mereka ini.


“Yang Mulia Kaisar, mereka yang ditawan oleh para dewa itu diperbudak di kota Bumi. Para dewa itu tinggal di Istana Naga Bumi yang kemudian mengubahnya menjadi Istana Dewa 13.” lanjut lelaki tua tersebut.


“Istana Dewa 13?” Shen Long mengkerutkan keningnya mendengar nama tersebut.


Che Ti dan Zhou Ti yang turut mendengar hal itu tidak percaya rekan-rekan dewa mereka berbuat hingga sejauh itu di dunia bawah ini. Mereka berenam sejak dibangkitkan telah ditugaskan untuk pergi ke dunia manusia.


“Benar, Yang Mulia. Mereka juga setiap bulan mengadakan adu petarung dunia bawah dengan saling membunuh. Pemenangnya hanya diberikan hadiah liburan dari pekerjaan dan makanan lebih setelah berhasil membunuh lawannya.” lanjut lelaki tua tersebut.


Wajah Shen Long menjadi gelap mendengar penjelasan dari orang tua itu. Darahnya mendidih karena marah memikirkan kesewenang-wenangan para dewa kuno kelompok 13 itu.


Para penghuni dunia bawah menjadi panik, mata mereka terlihat ketakutan mendengar bahwa ada dua orang dewa yang datang ke sekitar tempat mereka. Beberapa dari mereka segera bersembunyi ke dalam gubuk dengan tubuh gemetar ketakutan.


Mata Shen Long menjadi mendidih merasakan ketakutan dari rakyat penghuni dunia bawah pada dewa kuno itu. Dengan kesal dia melompat terbang ke atas hendak bertemu dengan kedua dewa kuno tersebut.


Tampak dua dewa kuno itu tengah melihat sekeliling di tempat mereka semula mendarat. “Sepertinya seseorang memberitahukan bahwa ada seekor naga mendarat disekitar tempat ini. Dimana naga tersebut?”


Rupanya kedua dewa kuno itu mendapat informasi tentang kedatangan seekor naga dari langit yang mendarat di sekitar tempat itu. Ketika mereka sedang mencarinya, mereka terkejut melihat kedatangan Shen Long yang tiba-tiba berdiri di depan mereka.

__ADS_1


Kedua dewa kuno itu tertegun saat melihat kedatangn Shen Long. “Manusia? Bagaimana bisa kamu berada disini?” teriak salah satu dewa itu. Shen Long tidak menjawab pertanyaan mereka dia masih menahan amarahnya.


Kemudian tampak Che Ti muncul bersama Zhou Ti dan diikuti oleh ketiga Raja Klan Dunia Bawah, Shan Lang, Shui Ni dan Jin Long. Melihat kedatangan mereka alis kedua dewa kuno itu berkedut. “Che Ti? Zhou Ti? Mengapa kalian berada di dunia bawah? Bagaimana kalian bisa kemari? Siapa orang-orang ini?” tanya salah satu dewa kuno itu lagi dengan berbagai pertanyaan.


“Zhong Ti dan Sheng Ti, apa yang kalian lakukan?” tanya Che Ti pada mereka.


“Kamu dewa rendahan berani bertanya pada kami?” Zhong Ti mendelik mendengar Che Ti berani berbicara padanya seperti itu. Wajah Che Ti tertegun mendengar kata-kata Zhong Ti. Dia kini benar-benar mengetahui mengapa dirinya bersama lima dewa lainnya diasingkan ke dunia manusia oleh enam dewa kuno lainnya.


Zhou Ti pun yang mendengar hal itu menjadi marah dalam hatinya, dia tidak menyangka di dalam kelompok 13 mereka masih terdapat pemisahan derajat di antara mereka.


“Kalian berdua tidak seharusnya berada di tempat ini. Apa kalian meninggalkan tugas kalian dan membawa musuh ke pada kami? Apa kalian berani melawan kami?” kata Sheng Ti dengan mencibir.


Kedua dewa itu merasa diri arogan berderajat lebih tinggi dari Che Ti dan Zhou Ti, mereka merasa kekuatan mereka jauh berada di atas keenam dewa rendahan seperti Che Ti dan Zhou Ti.


“Diam. Aku yang mengajak mereka kemari untuk memusnahkan kalian pada dewa sampah” kata Shen Long dengan tatapan tajam.


Zhong Ti dan Sheng Ti tertegun mendengar kata-kata Shen Long, lalu mereka mentertawakannya. “Hahaha... kalian sungguh lucu. Benar-benar menghibur. Apa yang membuat kalian yakin bisa mengalahkan kami semua?” kata Zhong Ti sambil terus tertawa.


“Ini!” Shen Long tiba-tiba sudah berada di depan Zhong Ti dan membuat mata Zhong Ti dan Sheng Ti berkedut.


BUGH... DUESSH...

__ADS_1


Shen Long menghantam wajah Zhong Ti dengan tinjunya hingga tubuhnya terpental jauh menabrak reruntuhan kota di tempat itu.


__ADS_2