Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 355 | Bertemu penghuni dunia bawah


__ADS_3

Selama perjalanan kembali menuju ke timur, Shen Long dan Putri LingMei sebisa mungkin menghindarkan masalah dengan para mogullian. Meskipun harus terpaksa, Shen Long tidak sampai membunuh pada mogullian tersebut.


“Shen, para mogullian, mogull dan mogullon ini dipengaruhi oleh Iblis Alam Neraka. Jika kita membunuh atau mencoba untuk menghilangkan pengaruh mereka, Dewa Kegelapan akan mendapatkan kontak dengan dirimu melalui Iblis Alam Neraka itu.” jelas Putri LingMei berulang kali pada Shen Long.


Shen Long mengerti akan hal itu. Dengan kekuatannya saat ini, akan mudah bagi Dewa Kegelapan untuk memusnahkan dirinya dan juga sekte Cahaya. Jadi dia dan Putri LingMei harus ekstra hati-hati sementara ini dalam mengambil tindakan kepada para mogull, mogullian ataupun mogullon agar tidak membuat Dewa Kegelapan menyadari gerakannya.


Setelah berkuda selama tiga hari sejak dari kota Nuli, Putri LingMei dan Shen Long pun tiba di tepi area Gurun Api.


“Putri, Gurun Api ini tampak luas sekali. Bagaimana kita bisa menemukan pohon Akar Api itu?” Shen Long merenungkan bagaimana untuk mendapatkan harta karun itu.


Putri LingMei memejamkan matanya untuk mengingat petunjuk lain yang mungkin bisa dia gunakan untuk mencari keberadaan pohon Akar Api tersebut.


“Akar Api merupakan sumber kehidupan dari Gurun Api. Apa maksud dari petunjuk itu? Guruku pernah menyebutkan hal itu,” gumam Putri LingMei pelan.


Shen Long merenungkan apa yang dimaksud dengan kata-kata tersebut. “Sumber kehidupan adalah air. Apakah ada sumber mata air di Gurun Api ini?” tanya Shen Long pada Putri LingMei.


Putri LingMei mengkerutkan keningnya. “Aku sepertinya pernah mendengar ada danau di tengah gurun Api ini yang airnya selalu tersedia sepanjang waktu.”


“Baiklah. Mari kita mencari danau itu terlebih dahulu,” Shen Long bersiap untuk melanjutkan lagi perjalanannya ke wilayah Gurun Api untuk menemukan danau tersebut.


Putri LingMei menganggukkan kepalanya dan kemudian memimpin perjalanan menuju ke tengah Gurun Api untuk menemukan sumber air tersebut. Shen Long mengikutinya dengan berkuda di sampingnya.

__ADS_1


Tiba di tengah gurun tiba-tiba kedua kuda mereka ambruk ke tanah. Putri LingMei memerika kedua kuda itu dan menggelengkan kepalanya. “Kita tidak bisa menyelamatkan kedua kuda ini. Mereka telah kelelahan.”


Shen Long merasa bersalah pada kedua kuda tersebut. Seharusnya mereka melepaskan dan membiarkan kedua kuda itu untuk beristirahat. Namun semuanya sudah terjadi, ini membuat Shen Long dan Putri LingMei terpaksa melanjutkan perjalanan itu tanpa kuda. Shen Long dan Putri LingMei mengerahkan kekuatan mereka untuk terbang melayang dan menyusuri Gurun Api dari atas langit.


Di masa lalu, suhu wilayah Gurun Api sangat panas meskipun pada malam harinya. Namun sejak Dewa Kegelapan berkuasa, suhu Gurun Api lambat laun menurun. Saat ini di dalam kegelapan, suhu Gurun Api berubah menjadi dingin.


Mereka melayang perlahan di udara untuk mencari danau. Di kejauhan Putri LingMei melihat seperti sebuah area hitam yang berada di tengah-tengah Gurun Api. Warna hitamnya berbeda dengan area sekitarnya, sehingga mereka berusaha mendekatinya.


“Itu dia!” teriak Putri LingMei dengan nada senang setelah mendekati area hitam itu dan melihat lebih jelas. Mereka pun segera pergi menuju ke arah area hitam yang memang benar sebuah danau ditengah-tengah Gurun Api. Anehnya suhu di sekitar danau itu tampak lebih hangat dari sekitarnya.


“Suhu di sekitar danau ini lebih hangat dibandingkan area gurun Api lainnya. Kita tidak salah, pohon Akar Api tentu ada disekitar ini.” gumam Shen Long.


Ketika tiba di danau itu, Shen Long kemudian memejamkan mata dan menyalurkan kekuatannya untuk memeriksa area sekitar danau tersebut.


Shen Long lalu duduk bersila di pinggir danau dengan khusuk untuk mempertajam memeriksa sekitarnya. Putri LingMei tidak berani mengganggunya, dia berjalan berkeliling sambil melihat sekitar dengan matanya.


Tiba-tiba Putri LingMei merasakan ada beberapa pasang mata mengamati mereka berdua di kegelapan malam. Dia pun tanpa sadar mundur mendekati Shen Long.


“Putri, tenanglah. Mereka tidak bermaksud buruk. Mereka penghuni dunia bawah yang bersembunyi di sekitar tempat ini.” bisik Shen Long pada Putri LingMei untuk menenangkannya. Shen Long telah merasakan kehadiran mereka sebelumnya, namun dia tetap berkonsentrasi untuk menemukan pohon Akar Api itu.


Setelah beberapa menit, tiba-tiba Shen Long membuka matanya dia melihat ke arah kanan di kegelapan Gurun Api. “Sumber rasa hangat ini berada di tempat itu,” batinnya.

__ADS_1


Shen Long pun berjalan menuju sumber rasa hangat yang dirasakan olehnya dan diikuti oleh Putri LingMei dibelakangnya. Ketika menghampiri sebuah batu besar yang ada di sekitar tempat itu. Tiba-tiba muncul beberapa sosok yang langsung mengepung mereka berdua.


“Siapa kalian? Apa tujuan kalian kemari?” Sebuah suara muncul dari sosok yang mengepung mereka.


“Namaku Shen Long. Kami tidak bermaksud jahat. Kami sedang mencari pohon Akar Api,” sahut Shen Long dengan tenang. Sementara Putri LingMei mendekatkan dirinya disamping Shen Long.


“Pohon Akar Api? Kami belum pernah mendengar pohon itu.” Seseorang muncul dari kegelapan berjalan mendekati Shen Long dengan ekspresi wajah tidak suka dengan kedatangan Shen Long dan Putri LingMei ke area tersebut.


Shen Long merasakan bahwa disekitar tempat itu terdapat banyak aura penghuni dunia bawah yang bersembunyi. Dia memaklumi apabila mereka merasa tidak senang ada orang yang mendekati tempat persembunyian mereka.


“Pergilah dari sini! Kalian manusia dan dewa jangan mendekati tempat ini, atau kami tidak akan segan menyakiti kalian,” kata seseorang itu kembali yang sepertinya pemimpin mereka.


Shen Long menatap wajah orang itu. “Kamu dari klan siluman kan? Kalian semua dari ras penghuni dunia bawah, mengapa berada di dunia manusia ini?” tanya Shen Long.


Perkataan Shen Long membuat orang-orang itu terkejut. Mereka pun menjadi bersiap lebih waspada dan menunggu perintah menyerang apabila pemimpin mereka memerintahkannya.


“Siapa kamu? Bagaimana kamu bisa mengetahui kami dari dunia bawah?” Sosok pemimpin yang merupakan klan siluman itu mengkerutkan keningnya. Mereka telah menyamar selama ini menjadi manusia namun Shen Long dengan mudah mengetahui jati diri mereka.


“Di loka asalku, aku berteman dengan bangsa dari dunia bawah. Jadi aku mengetahui aura kalian,” sahut Shen Long dengan senyuman.


“Kami tidak bermaksud jahat, kami hanya mencari pohon Akar Api. Jika kalian mengetahuinya, tolong bantu kami,” lanjut Shen Long dengan wajah sungguh-sungguh.

__ADS_1


“Tetua, jangan percaya pada manusia. Mereka semua bermuka dua. Kita tangkap saja mereka!” tiba-tiba seseorang dari mereka ikut berbicara.


“Diam! Aku yang memutuskan hal ini!” Sosok yang dipanggil tetua itu berang karena perkataan orang tadi.


__ADS_2