
Setelah menyelesaikan pengaturan terhadap dunia bawah, Shen Long lalu pergi ke klan binatang untuk bertemu dengan Pendeta Tertinggi Ming Yu ditemani oleh Jendral Shan Lang.
Di klan binatang, Shen Long menunjuk Jendral Shan Lang menggantikan Raja Kerbau. Siapapun dari klan binatang yang melawan langsung di bunuh olehnya tanpa memandang bulu.
Kemudian Shen Long pergi ke pagoda untuk bertemu dengan Pendeta Ming Yu.
“Pendeta, aku ingin informasi tentang dunia langit sebelum pergi kesana” tanya Shen Long pada pendeta Ming Yu.
Pendeta Ming Yu yang sudah menunggu kedatangan Shen Long segera menyiapkan teh untuknya sambil mendengarkan penjelasan darinya.
Saat ini dunia langit diperintah oleh Kaisar Langit Shang Luo, dan putranya Zen Luo adalah pangeran langit yang akan menjadi penerusnya. Kaisar Langit tinggal di tingkat langit keenam yang disebut alam Bintang.
Dunia langit memiliki 7 tingkat, yang terendah adalah alam Tembaga, kemudian alam Perak, alam Emas, alam Berlian, alam Mutiara, alam Bintang lalu terakhir adalah Alam Maya
Masing-masing alam di dunia langit hanya bisa dimasuki oleh orang dengan kekuatan kultivasi tertinggi pada alam yang sama. Orang dunia langit dengan kultivasi tingkat Raga Emas, dapat memasuki alam Emas, alam Perak dan alam Tembaga tapi tidak bisa memasuki alam Berlian sebelum menerobos kultivasi Raga Berlian.
Kaisar Bintang dapat memasuki semua keenam alam di dunia langit, namun tidak semua bisa menemuinya di alam Bintang.
“Jadi, dengan kekuatanmu saat ini. Kamu bisa masuk hingga alam Berlian dunia langit” lanjut Pendeta Ming Yu
“Lalu bagaimana dengan alam Maya?” tanya Shen Long
“Alam Maya adalah tempat dari yang sesuatu yang mengatur ketiga alam bawah, manusia dan langit. Mengatur hukum alam dan karma di ketiga alam itu. Kami belum pernah bertemu dengan penghuni Alam Maya secara langsung” sahut Pendeta Ming Yu kembali
“Bagaimana dengan Putri Shui, dimana dia ditempatkan?” tanya Shen Long.
“Putri Shui tentu saja ditempatkan di dalam Istana Pangeran Langit. Dia saat ini masih tertidur dan kakakku Wang Yu sudah berangkat kesana untuk menjaganya.”
Mendengar hal ini, Shen Long sedikit merasa lega akan keadaan Putri Shui.
__ADS_1
“Tenang saja Shen. Pangeran Langit menginginkan kekuatan Dewa Phoenix dari Putri Shui untuk dirinya agar bisa menjadi Putra Langit yang ditakdirkan menjadi penerus dunia langit berikutnya. Dia tidak akan mencelakainya”
“Lalu dimana Pangeran Langit menempatkan teman-temanku yang dia jadikan pelayannya” tanya Shen Long kembali
“Para pelayan dewa ditempatkan di alam khusus yang terhubung dengan masing-masing alam dunia langit yang disebut alam pelayan. Demikian juga yang tidak sesuai kekuatan kultivasinya akan dilempar ke alam pelayan oleh mereka yang berada di alam tersebut”
“Alam pelayan ini semacam penjara bagi mereka. Tidak mudah untuk keluar dari sana, karena jalan satu-satunya adalah terhubung ke alam yang bersangkutan” sahut Pendeta Ming Yu menjelaskan lebih lanjut.
“Masing-masing alam memiliki Raja mereka sendiri yang terkuat dari masing-masing tingkat kultivasi. Pangeran Langit saat ini adalah yang terkuat di tingkat kultivasi Raga Berlian bintang 2 dan menjadi Raja di alam Berlian. Jadi adalah haknya untuk mengatur alam pelayan berlian tersebut” lanjut Pendeta Ming Yu
“Guruku Pendeta Agung Shang Yu yang berada di tingkat kultivasi Raga Mutiara bintang 2 adalah orang nomor 2 setelah Kaisar Langit di dunia langit. Namun kekuatan meramalnya adalah yang terkuat, sehingga dia dijuluki juga Peramal Agung oleh bangsa dewa dunia langit”
“Baiklah. Terima kasih atas informasi darimu Pendeta Ming Yu, aku akan pergi ke dunia langit untuk menyelamatkan teman-temanku” sahut Shen Long
“Satu hal lagi, dunia langit tidaklah sederhana. Satu hari disana sangat lama setidaknya sama dengan 10 tahun di dunia manusia atau 120 tahun di dunia bawah ini. Jadi, jika pergi kesana dan terlalu lama, kamu mungkin tidak akan pernah bertemu lagi dengan teman-temanmu di dunia bawah dan dunia manusia lagi karena mereka mungkin sudah meninggal dunia” kata Pendeta Ming Yu.
Shen Long merenungi lagi kata-kata Pendeta Ming Yu, namun demi menyelamatkan istrinya Yun Mei dan teman-temannya dia harus pergi kesana.
Kemudian Pendeta Ming Yu mulai membuka pintu portal dunia langit tersebut, Shen Long seperti biasa mengamati dan mempelajari cara membuka portal tersebut.
“Apakah kamu sudah siap Shen?” tanya Pendeta Tertinggi Ming Yu
Shen Long menghela nafasnya lalu menganggukkan kepalanya dengan wajah yang bersungguh-sungguh.
Tanpa menunggu lama, Shen Long segera masuk ke pintu portal dunia langit itu. Seperti halnya memasuki portal dunia bawah, Shen Long lalu terdampar di sebuah alam dunia langit.
Shen Long terjatuh di atas tanah yang berwujud seperti kapas berwarna putih. Sejauh hamparan tanah dia hanya melihat warna putih dan langit yang berwarna biru.
“Apakah aku sudah di dunia langit?” pikir Shen Long
__ADS_1
“Iya. Ini dunia langit Shen” bisik Yan Luo setelah sekian lama menghilang
“Guru. Kamu kemana saja selama ini?” gumam Shen Long
“Sepertinya banyak hal terjadi sejak aku tidur di dalam pikiranmu” sahut Yan Luo dengan polosnya.
“Apa? Guru masih bisa tidur selama ini?” pikir Shen Long
“Kamu tidak bermaksud untuk memintaku menyelesaikan masalahmu kan?” kata Yan Luo kembali
“Tidak Guru. Bukan itu maksudku. Sudahlah, kita berada dimana sekarang Guru?” tanya Shen Long
“Setiap memasuki dunia langit, tentu awalnya kita akan memasuki alam Tembaga dunia langit” sahut Yan Luo.
“Alam Tembaga? Lalu bagaimana caranya kita bisa masuk ke alam Berlian?” tanya Shen Long
“Pintu masuk ke alam lebih tinggi selalu berada di puncak gunung dari setiap alam. Untuk menaiki gunung tersebut, harus melewati kediaman Raja Alam di setiap alam dunia langit” sahut Yan Luo
“Jadi aku harus melawan Raja Alam dunia tembaga ini untuk bisa masuk ke alam Perak dan seterusnya. Apakah begitu?” tanya Shen Long kembali
“Cerdas. Seperti itu aturannya” sahut Yan Luo
“Kalau begitu jangan membuang waktu lagi” kata Shen Long yang segera bergegas mencari gunung tersebut.
\======
Sementara itu di Istana Berlian, kediaman dari Pangeran Langit di bawah gunung Berlian. Putri Shui yang sudah mulai siuman kebingungan mendapati dirinya berada di atas ranjang yang mewah.
“Dimana aku berada. Terakhir aku sedang menuju kamar di dalam pagoda. Mengapa bisa berada disini?” pikir Putri Shui yang masih merasa sakit kepala sedikit.
__ADS_1
“Putri, kamu sudah sadar” teriak salah satu pelayan di dalam istana tersebut.
Putri Shui terkejut melihat dua orang pelayan yang segera mendekatinya dan membantunya berdiri.