
Semua orang di dalam kemah pimpinan terkejut dengan kehadiran Shen Long yang muncul dengan tiba-tiba.
“Shen Long!” gumam pangeran Gu dalam hatinya
“Siapa kamu berani datang kemari?” bentak Raja Ming
“Ayah, ini orang yang menculikku tadi” teriak adik pangeran Gu.
“Pengawal! Tangkap orang ini!” perintah Raja Ming pada pengawal yang berdiri di belakangnya.
Shen Long dengan tenang hanya mengangkat tangannya merapal mantra dan menggerakkan jari langsung menyegel gerakan pengawal tersebut.
“Segel Dewa?” gumam penasehat kerajaan dalam hatinya
“Aku tidak bisa bergerak!” teriak salah satu pengawal terkejut akan hal itu
Tanpa menunggu, Shen Long langsung juga menyegel gerakan Raja Ming, kedua anaknya dan beberapa jendral, namun dia tidak menyegel penasehat kerajaan.
Penasehat kerajaan yang melihat kejadian ini menjadi gelisah, matanya mencari celah untuk bisa melarikan diri. Namun gerakannya sudah di kunci oleh Shen Long yang kemudian berdiri di hadapannya.
“Kamu tidak bisa lari dariku” kata Shen Long dingin padanya.
“Si... Siapa kamu?” penasehat kerajaan gugup
“Anak muda, lepaskan penasehat kami” teriak Raja Ming yang tidak bisa bergerak
“Shen Long, jangan berbuat seenaknya disini” teriak adik pangeran Gu menimpali
“Berisik. Jika kalian tidak diam, aku akan menutup mulut kalian” sahut Shen Long tanpa menoleh mereka. Matanya menatap penasehat kerajaan, tangan Shen Long sudah berada di depan dada penasehat dengan pancaran cahaya energi yang mengunci gerakannya.
“Aku tahu kamu iblis yang menggunakan tubuh penasehat kerajaan ini” kata Shen Long yang membuat orang-orang disekitar itu terkejut.
“Bagaimana kamu tahu?” sahut penasehat itu gugup
“Kamu pasti dari sekte Gunung Abadi” lanjut Shen Long
“Kurang ajar. Siapa orang ini, dia mengetahui terlalu banyak.” pikir penasehat kerajaan.
“Keluar!” bentak Shen Long sambil mengerahkan ilmu segel roh untuk menyegel roh iblis dan mengeluarkannya dari tubuh penasehat kerajaan.
Tubuh penasehat langsung terkulai jatuh dan pingsan. Roh iblis yang telah disegel oleh Shen Long bersinar melayang di depan Shen Long.
__ADS_1
“Hehehe... meskipun kamu membunuhku, kamu tidak akan bisa mengalahkan kami semua” kata roh iblis itu tertawa.
“Apa yang kalian rencanakan?” tanya Shen Long.
“Kamu pikir aku akan memberitahumu?” sahut roh iblis tersebut.
Shen Long tidak hanya berbicara, dia segera mengepalkan tangannya dan meremas menyebabkan roh tersebut merintih kesakitan.
“Arrgh, baik... akan ku katakan... hentikan... “ teriak roh iblis itu ketakutan
“Katakan!” perintah Shen Long melepaskan remasan tangannya
“Kami ingin menguasai dunia manusia. Pasukan iblis telah masuk ke dunia ini, menunggu perintah untuk menyerang. Kalian saling membunuh, lalu kami membunuh kalian semua” jawab roh iblis itu
“Jadi itu rencana kalian, apakah Raja Ming sudah mendengar semuanya?” Shen Long melirik ke arah Raja Ming yang gemetar mendengar rencana iblis tersebut.
Semua orang di dalam kemah tersebut tidak menyangka, Shen Long mengetahui trik dan tujuan dari iblis ini.
“Kita di adu oleh para iblis ini, kemudian mereka akan membunuh kita yang tersisa. Tidak kah kalian pahami ini?” lanjut Shen Long.
“Aku sudah mengatakan semua. Tolong lepaskan aku” kata roh iblis itu.
“Ka... kamu..” kata terakhir iblis itu sebelum Shen Long melenyapkannya.
Setelah roh iblis itu musnah, Shen Long melepaskan segel pada semua orang di dalam kemah itu.
Raja Ming merasa gentar dengan kekuatan yang diperlihatkan oleh Shen Long
“Benar kata anakku, orang ini tidak boleh dijadikan musuh” pikir Raja Ming.
“Yang Mulia Raja, aku harap Anda bisa menghentikan peperangan ini. Bersiaplah untuk menghadapi pasukan iblis yang mengintai kita” kata Shen Long
“Baiklah” Raja Ming sudah memahami situasinya, dia pun mengubah niatnya untuk kembali ke kerajaan Ming dan memperkuat pertahanan.
“Pangeran Gu dan para Jendral, dengarkan perintahku. Kita kembali ke kerajaan Ming untuk memperkuat pertahanan dari serangan pasukan iblis” teriak Raja Ming
“Siap Yang Mulia!” sahut pangeran Gu dan para Jendral kerajaan Ming serempak.
“Tuan Shen, aku berterima kasih atas bantuanmu membuka pemikiranku. Aku merasa malu di usia tua ini tidak bijak mengambil keputusan dan mengorbankan rakyat demi ambisiku” sahutnya menyesal.
“Yang Mulia, kita harus menjaga perdamaian antara Liu dan Ming, bersama-sama membasmi pasukan iblis yang akan menyerang. Yang Mulia masih bijaksana mengambil keputusan untuk melawan iblis yang akan menyerang. Aku akan mendukung untuk keputusan itu” sahut Shen Long.
__ADS_1
“Terima kasih tuan Shen, semua berkat jasa Anda” kata Raja Ming kembali
“Baiklah, aku tidak akan tinggal lama. Aku akan menyelesaikan masalah di kerajaan Liu agar kalian bisa bersama-sama menghadapi pasukan iblis ini” kata Shen Long
Kemudian Shen Long segera pergi meninggalkan perkemahan kerajaan Ming.
“Ayah” kata adik pangeran Gu
“Yan’er, ayah akan senang jika kamu bisa menikahi orang kuat seperti itu” sahut ayahnya pada anak gadisnya, Gu Yan.
Wajah Gu Yan menjadi memerah mendengar kata-kata ayahnya.
“Orang kasar seperti itu? Mana mungkin aku menikah dengan orang seperti itu” gumam Gu Yan dalam hatinya
Sementara pasukan kerajaan Ming telah mundur dan kembali ke kerajaan, Shen Long telah kembali ke rumah Putri Shui di pinggir danau.
“Shen, aku dengar kamu telah berhasil membujuk Raja Ming untuk kembali ke kerajaannya dan mengurungkan niatnya menyerang kerajaan Liu” kata permaisuri Qin
“Iya. Aku mengungkap rencana pasukan iblis dari sekte Gunung Abadi di depan mereka, akhirnya mereka mengerti dan bersedia mundur” sahut Shen Long santai
“Kamu memang luar biasa Shen, aku mewakili kerajaan Liu berterima kasih padamu” kata permaisuri Qin selanjutnya.
“Ini sudah kewajibanku untuk membantu menghindari korban rakyat yang sia-sia” sahut Shen Long
“Lalu apa rencanamu selanjutnya?” tanya permaisuri Qin lagi.
“Aku akan menyatukan senjata dominator menjadi senjata surgawi terlebih dahulu, lalu kita menyerang istana kerajaan Liu” sahut Shen Long.
“Baik, kami siap menunggu perintah tuan Shen” sahut Jendral Liu dan para komandan pasukannya.
“Kami sudah pulih dan siap untuk berperang” lanjut seorang komandan dengan bersemangat.
Pasukan Jendral Liu yang saat lalu kehilangan semangat karena terbunuhnya Raja Liu dan ditekan oleh saudara sesama pasukan kerajaan Liu, kini mereka sudah kembali bersemangat dan siap untuk membalas mereka.
“Sementara kita amati dulu pergerakan kerajaan Liu dan Gunung Abadi, kirim pengintai pada mereka” kata Shen Long.
“Jendral Liu dan permaisuri bisa mengatur mereka. Aku akan fokus dulu untuk menyatukan senjata” lanjutnya sambil pamit untuk mencari tempat menyatukan senjata.
Shen Long kemudian pergi ke belakang rumah menuju tempat yang agak tenang untuk mulai menyatukan pedang dominator menjadi pedang surgawi.
Dia lalu mengeluarkan tiga pedang dominator yang telah di perolehnya, pedang dominator miliknya, pedang dominator Xu Huang dan pedang dominator sekte Pedang Suci.
__ADS_1