Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 429 | Kembali ke kota Longhan


__ADS_3

Shen Long merasa kikuk dengan situasi ini. “Nona Ning, apakah kamu-?”


“Benar. Ibuku seorang bangsa Hsien dan ayahku dari bangsa dewa dunia langit.” sahut NingYue memotong kata-kata Shen Long dengan menganggukkan kepalanya.


“Aku tidak tahu dengan hal ini.” Wajah Shen Long tampak tenggelam dalam pemikirannya. Dia merasa bersalah jika memanfaatkan NingYue demi kembali menyelamatkan AnKhian, meskipun tindakannya murni karena merasa berhutang budi pada AnKhian.


NingYue berjalan mendekati Shen Long perlahan. “Tuan Shen, lakukanlah. Aku dengan tulus melakukan ini,” kata NingYue yang berdiri di depan Shen Long dengan mata tertutup namun jantungnya berdegup kencang.


Melihat ketulusan NingYue, Shen Long tidak tahu harus bagaimana. Dia benar-benar tidak ingin NingYue melakukan hal ini karena terpaksa.


“Nona Ning, Ini adalah hal yang besar. Aku tidak-“


Karena Shen Long lama tidak menyahut, NingYue telah membuka matanya kemudian mencium bibir Shen Long dan membuatnya tidak bisa mengelak. Shen Long tidak bisa menyelesaikan kata-katanya saat bibir NingYue telah memanggut bibirnya.


Shen Long menatap lembut NingYue dan merasakan perasaan NingYue yang tulus pada dirinya. Kemudian Shen Long kembali menggendong tubuh NingYue seperti di Loka 1 dan membawanya ke salah satu rumah di kota Longhan.


NingYue tidak melepaskan ciumannya, serta mengalungkan kedua tangannya di leher Shen Long dengan tubuh masih digendong olehnya. Shen Long kemudian merebahkan tubuh NingYue di atas ranjang yang ada di rumah tersebut dan perlahan melepas pakaian NingYue satu persatu.


NingYue memejamkan matanya sambil dengan lirih mengucapkan.”Pelan-pelan tuan Shen. Aku ingin menikmati setiap moment bersamamu.” Wajah NingYue memerah ketika Shen Long telah melepas seluruh pakaiannya.


Shen Long pun tidak ketinggalan segera melepaskan pakaiannya dan naik ke atas ranjang dan mencium NingYue kembali.


Penerangan remang-remang di rumah itu membuat suasana terlihat romantis. Bayangan penyatuan tubuh Shen Long dan NingYue terlihat jelas di dinding kamar itu. Suara kenikmatan dari bibir NingYue terdengar lirih setiap Shen Long memacu kecepatannya.


Pertukaran energi antara kedua tubuh terjadi. Hal ini seperti kultivasi ganda yang pernah dilakukan Shen Long sebelumnya. Perasaan NingYue begitu bahagia dan mencengkeram tubuh Shen Long dengan erat.

__ADS_1


“Nona Ning, aku akan menikahimu setelah aku berhasil mengalahkan Dewa Kegelapan.” bisik Shen Long di telinganya.


“Benarkah tuan Shen?” suara manja NingYue terdengar. NingYue merasa bahagia mendengar kata-kata Shen Long.


“Jangan panggil aku tuan. Panggil saja namaku.” sahut Shen Long


“Baiklah Shen. Aakhhhh!” Wajah NingYue terlihat meringis ketika menjawab bertepatan dengan Shen Long dengan keras memeluknya.


Sekitar satu jam kemudian, kultivasi ganda yang mereka lakukan pun berakhir dengan kedua belah pihak tersenyum puas dan saling berpelukan.


NingYue yang memeluk tubuh Shen Long kemudian bangkit dan melepaskan kalung biru tua dari ibunya dan memberikannya kepada Shen Long.


“Shen, kalung ini adalah pemberian ibuku. Ada kekuatan semesta di dalamnya dan beberapa ilmu sihir kuno bangsa Hsien. Aku harap kamu bisa mempelajarinya untuk melawan kekuatan sihir bangsa Hsien.”


Shen Long mengambil kalung itu dari tangan NingYue lalu mengenakan di lehernya. “Baiklah, aku akan meminjamnya sementara untuk mempelajarinya.” sahut Shen Long


Kemudian Shen Long duduk bersila dan mempelajari ilmu sihir kuno bangsa Hsien. Dia menggunakan energi naga digabungkan dengan energi semesta yang berada di dalam kalung ibu NingYue untuk meningkatkan kekuaan ilmu sihir itu.


Dalam beberapa jam, Shen Long merasa telah menguasai beberapa ilmu sihir kuno bangsa Hsien untuk menangkal sihir lawan. Sisanya dia akan menggunakan kekuatan kultivasi dan jurusnya sendiri untuk mengalahkan mereka.


“Nona Ning, aku sebaiknya pergi sendiri menyelamatkan AnKhian. Kamu tunggulah aku disini bersama Qiongqi.” Shen Long kemudian memanggil Qiongqi dari cincin penyimpanannya dan memintanya menjaga NingYue di kota Longhan luar.


NingYue hanya mengganggukkan kepalanya, dia menyadari lemahnya kekuatan dirinya dalam pertarungan. Dia tidak ingin menjadi beban bagi Shen Long ketika dia pergi bertarung ke kota Longhan dalam.


Shen Long kemudian menguji ilmu sihir kuno bangsa Hsien dan membuka pintu salah satu rumah untuk memasuki kota Longhan dalam. Setelah itu dia pun berjalan perlahan memasuki rumah tersebut dan tiba di dalam kota Longhan.

__ADS_1


Ketika di masuk ke dalam kota Longhan, alarm langsung berbunyi dan orang-orang dari kota Longhan segera berdatangan ke arah Shen Long bersenjatakan tongkat sihir dan juga senjata tajam lainnya.


Shen Long mencoba mengerahkan kekuatan kultivasinya dan berhasil. “Ternyata benar seperti yang diharapkan.” gumam Shen Long sambil tersenyum di bibirnya.


Melihat lawannya tidak terlalu kuat, Shen Long hanya menggunakan kekuatan alam Kebangkitan Semesta untuk melawan seluruh penduduk kota Longhan yang menyerang dirinya.


Ilmu sihir yang dikerahkan oleh penduduk kota tidak mempan lagi pada diri Shen Long yang juga memiliki ilmu sihir yang sama, bahkan kekuatan ilmu sihirnya melebihi kekuatan sihir dari penduduk kota Longhan.


Dalam waktu beberapa menit, semua penduduk kota Longhan yang datang menyerang dirinya tergeletak di tanah dengan penuh luka. Melihat kekuatan Shen Long, kini tidak ada satupun penduduk kota lainnya yang berani mendekati dan melawannya.


“Kamu akhirnya kembali juga.” Tiba-tiba terlihat nenek Khian melayang di udara dengan kekuatan sihirnya yang membentuk lingkaran berwarna merah melindungi tubuhnya.


“Lepaskan AnKhian. Aku tidak akan membunuhmu yang sudah berbau tanah.” sahut Shen Long dengan tatapan yang tajam.


“Hihihihi... AnKhian telah dihukum oleh seluruh kota Longhan karena mengkhianati bangsa Hsien. Bagus kamu datang sendiri kemari untuk mengantarkan kekuatanmu.” nenek Khian meremehkan kekuatan Shen Long yang dirasakannya berada di alam Kebangkitan Semesta.


Nenek Khian sendiri berada di alam Pencerahan Semesta yang berada satu tingkat di atas Kebangkitan Semesta. Sehingga hal itu membuatnya merasa percaya diri untuk mengalahkan Shen Long.


“Menyerahlah! Kamu bisa menggantikan untuk menerima hukuman AnKhian.” Nenek Khian bersiap dan merapalkan mantra sihir untuk menyerang Shen Long.


Dari kedua tangan nenek Khian membentuk sebuah lingkaran yang kemudian menyerang ke arah Shen Long dan menyelimuti seluruh tubuhnya. Lingkaran berwarna merah itu bercahaya mengelilingi tubuh Shen Long dan ingin menyerap kekuatan Shen Long untuk melemahkannya.


“Kamu terlalu meremehkanku nek.” kata Shen Long yang kemudian meningkatkan kekuatannya ke alam Penebusan Semesta hingga lingkaran berwarna merah tersebut mulai retak-retak karena tekanan kekuatan Shen Long.


Bummm!

__ADS_1


Lingkaran berwarna merah itu meledak kemudian lenyap. Kini mata nenek Khian berkedut menatap Shen Long. Dia tidak menyangka kekuatan Shen Long kini melebihi kekuatannya. Wajah nenek Khian menjadi gelap, kemudian dia kembali merapalkan mantra dan membuat lingkaran yang dipenuhi oleh awan dan petir di dalamnya.


__ADS_2