Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 128 | Ambil alih usaha sekte Laut Selatan


__ADS_3

Tampak di halaman sekte telah banyak murid sekte yang datang mengurung Shen Long dan Gu Yan.


“Anak ini kah yang telah menghebohkan kota pesisir ini?” gumam Qiang Li di dalam hatinya melihat Shen Long ditengah-tengah kerumunan.


Qiang Li dan Quan Yu keluar menuju halaman untuk melihat Shen Long secara langsung.


“Berani juga kamu datang kesini membuat keributan” teriak Quan Yu


“Apakah hanya sebanyak ini orang-orang dari sekte Laut Selatan?” tanya Shen Long.ketika melihat kehadiran semua orang sekte Laut Selatan


“Apa maksudmu datang kemari nak?” teriak Qiang Li


“Aku tidak suka membuang waktu. Jadi aku datang kemari untuk meminta penjelasan dari sekte Laut Selatan.” sahut Shen Long padanya.


“Hahaha... Jadi kamu datang kemari untuk minta penjelasan?” kata Quan Yu sambil tertawa.merasa lucu setelah mendengar kata-kata Shen Long.


Orang-orang sekte Laut Selatan ikut tertawa mendengar hal itu. Mereka tidak menyangka Shen Long sangat berani meminta penjelasan dari sekte Laut Selatan,


“Aku akan memberimu penjelasan” teriak Quan Yu sambil melompat untuk menyerang ke arah Shen Long dengan tinjunya.


“Hati-hati tuang Quan Yu” teriak pimpinan cabang melihat gerakan Quan Yu yang menyerang ke arah Shen Long.


Melihat datangnya serangan, Shen Long hanya diam tak bergerak. Lalu dia menyambut serangan Quan Yu dengan telapak tangannya.


KRAKKK!


Quan Yu tidak sempat untuk mengelak bahkan membatalkan serangannya, dia tidak menyangka ini akan menjadi tugasnya yang terakhir. Seluruh tulang tangannya hancur oleh pukulan telapak dari Shen Long.


Shen Long bahkan tidak memberinya ampun, energi telapak Shen Long mengalir ke seluruh tubuh Quan Yu, bagaikan seekor naga yang membelit tubuh Quan Yu, kemudian meremukkannya.


Keputusasaan tampak dari mata Quan Yu tidak percaya dengan kekalahannya yang begitu mudah. Kesenjangan kekuatan diantara mereka sangat jauh.


“Quan Yu!” teriak Qiang Li begitu melihat tubuh temannya remuk oleh serangan telapak dari Shen Long.


Wajah Qiang Li menjadi gelap, dia menggertakkan gigi lalu mengayunkan tombaknya menyerang Shen Long

__ADS_1


“Aku akan membunuhmu!” teriak Qiang Li kalap begitu melihat kematian Quan Yu yang tragis.


“Cih, satu lagi sampah tak berguna” sahut Shen Long


Begitu ujung tombak tinggal setengah langkah darinya, Shen Long berkelit ringan lalu merampas paksa tombak tersebut hingga mematahkan lengan Qiang Li, kemudian dia menusuk tombak itu ke tubuh Qiang Li.


Tampak tubuh Qiang Li yang tertusuk oleh tombaknya sendiri mati ditangan Shen Long.


Kediaman sekte Laut Selatan seketika hening, semua orang menatap tidak percaya kedua perang mereka mati mengenaskan dalam sekali jurus melawan Shen Long.


“I..Ini tidak dapat dipercaya” pimpinan cabang ternganga melihat hal itu.


Seluruh tubuh orang-orang sekte Laut Selatan di tempat itu lemas tidak berdaya, mereka pun melepaskan senjata di tangan mereka lalu berlutut lemas.


“Kalian hanya sekte sampah bagiku. Dimana ketua sekte kalian? Kenapa hanya mengirim sampah seperti ini untuk menyerangku” teriak Shen Long


Shen Long lalu melompat dan berdiri di depan pimpinan cabang sekte, dia mengangkat tubuh pimpinan cabang tersebut dengan mencekik lehernya.


“Kamu antar aku ke markas utama kalian” kata Shen Long padanya.


“Kekuatan ketua sudah semakin tinggi, hanya dalam satu jurus mengalahkan orang yang berada di alam dewa” gumam Gu Yan dalam hatinya kagum.


“Beritahu aku, dimana kalian mengurung para sandera dari kerajaan Liu dan kerajaan Ming?” tanya Shen Long pada pimpinan cabang sekte.


“Mereka dikurung di markas utama, di cabang ini hanya mengelola usaha dari sekte Laut Selatan di kota pesisir ini” sahut pimpinan cabang sekte Laut Selatan yang masih gemetar.


“Mulai saat ini, nama sekte Laut Selatan kalian aku ganti menjadi sekte Pedang Harapan. Semua usaha kalian menjadi milik sekte Pedang Harapanku. Mengerti?” kata Shen Long


“Gu Yan, hancurkan papan nama sekte Laut Selatan untukku.” teriak Shen Long


“Baik Ketua” sahut Gu Yan yang segera menghancurkan seluruh papan nama sekte Laut Selatan di kediaman tersebut.


“Siapa nama kamu?” tanya Shen Long menghempaskan tubuh pimpinan cabang sekte Laut Selatan itu.


“Namaku Zhang Wei tuan” sahutnya sambil berlutut di depan Shen Long

__ADS_1


“Baik. Zhang Wei, kumpulkan seluruh orang-orangmu di sini. Panggil juga kepala kota untuk menemuiku disini. Aku mengambil alih seluruh usaha sekte Laut Selatan di kota pesisir ini” kata Shen Long sambil duduk di aula utama cabang sekte Laut Selatan.


“Baik ketua” sahut Zhang Wei tanpa berani membantahnya.


Kemudian dia mengirimkan orang-orangnya untuk mengumpulkan para pemimpin dari usaha sekte yang berada di kota pesisir laut selatan ini. Termasuk memanggil kepala kota untuk datang menghadapnya di cabang sekte.


“Apa yang telah terjadi?”


Semua orang tidak mengerti kenapa tiba-tiba Zhang Wei pemimpin cabang sekte Laut Selatan memanggil mereka ke kediaman sekte.


Kepala kota Fang Shu yang ikut dipanggil duduk bersama pemimpin usaha yang ada di kota pesisir ini. Zhang Wei yang berdiri tidak berani duduk di kursi utama seperti biasanya. Hal ini membuat semua orang disana bertanya-tanya ada apa.


Tak lama kemudian Shen Long muncul membuat kaget semua orang di tempat itu, terutama kepala kota yang mengenalnya.


“Ka..kamu Shen Long” teriaknya terkejut.


“Iya, Namaku Shen Long. Aku ketua dari sekte Pedang Harapan dari Gunung Abadi” katanya


“Apa? Kamu ketua sekte Pedang Harapan yang telah menghancurkan sekte Gunung Abadi di kerajaan Liu?” salah seorang pimpinan usaha pernah mendengar berita tersebut.


“Benar. Kali ini aku juga akan menghancurkan sekte Laut Selatan” lanjut Shen Long.


“Siapa diantara kalian yang berani menentangku, silahkan pergi” kata Shen Long selanjutnya.


“Aku tidak akan mengakuimu. Aku akan melaporkan hal ini pada ketua sekte” kata seorang pimpinan dari pelabuhan sambil berdiri dan pergi meninggalkan pertemuan diikuti oleh dua orang lainnya.


Saat berada di luar aula pertemuan, Gu Yan muncul dan menghadang mereka, lalu membunuh pimpinan pelabuhan tersebut dan dua orang lainnya. Hal itu membuat mata orang-orang di tempat itu terbelalak karena terkejut.


“Aku membiarkan kamu pergi, tetapi aku tidak mengatakan bawahanku akan membiarkanmu” sahut Shen Long kemudian


“Jadi? Apa masih ada yang ingin menentangku?” tanya Shen Long


Kini semua orang di ruangan itu paham bahwa Shen Long datang dari ibukota kerajaan dan mengambil alih kota pesisir dari sekte Laut Selatan dengan bendera sekte Pedang Harapan miliknya.


“Baik, karena kalian sudah paham. Kalian bisa berdiskusi dengan Gu Yan untuk membahas peralihan ini” kata Shen Long.

__ADS_1


“Zhang Wei, kamu pergi denganku ke markas utama sekte Laut Selatan” kata Shen Long kemudian.


__ADS_2