
Tubuh Shen Long terasa lemas, tubuhnya menggigil gemetaran dan tidak bisa berdiri. Hatinya merasa kosong, seperti ada sebuah lubang yang muncul membuat dirinya tidak bisa berpikir hal lain.
Wajah Yun Mei yang polos dan baik selama ini muncul dalam benaknya. Seorang istri yang kadang galak membuatnya tak berdaya namun dirinya sangat merindukannya.
Shen Long hanya bisa berlutut sambil menundukkan kepalanya di depan peti mati istrinya. Air matanya tidak berhenti menetes setiap kali dia mengingat bayangan Yun Mei dan hatinya terasa semakin perih.
“Shen, aku memahami perasaanmu. Tetapi berduka terlalu lama itu tidak baik. Kamu harus membalaskan dendamnya untuk menenangkan roh Yun Mei” bisik Yan Luo tiba-tiba
“Guru, aku merasa tidak berguna sebagai suaminya. Aku tidak bisa menjaganya selama ini” sahut Shen Long tanpa semangat
“Kamu harus melanjutkan hidup lebih baik lagi demi Yun Mei. Dia pasti menginginkanmu menjadi lebih kuat dari sekarang.” lanjut Yan Luo
Shen Long masih tertegun dengan kenyataan ini, dia masih merasa bersalah atas kematian Yun Mei.
“Guru, untuk apa menjadi kuat jika tidak bisa melindungi orang yang dekat dengan kita” sahut Shen Long kembali
“Kamu tidak bisa menentukan nasib orang lain, Shen. Tapi kamu bisa menentukan nasibmu sendiri” lanjut Yan Luo
“Lalu mengapa dia dibunuh? Bukankah nasibnya ditentukan oleh orang lain?” sahut Shen Long lirih
“Yun Mei sendiri yang memilih nasibnya untuk mati. Dia tidak mau mengorbankan harga dirinya menemani nafsu dari Pangeran Langit.” lanjut Yan Luo
Mendengar nama Pangeran Langit, Shen Long pun tertegun. Sorot matanya berubah menjadi merah karena darah mengalir deras ke atas kepala karena kemarahannya telah memuncak.
“Pangeran Langit!” geramnya menggertakkan giginya
Tubuhnya bergetar hebat, Shen Long pun berdiri menatap ke arah Istana Berlian. Wajahnya gelap seketika dengan sorot matanya yang menyala.
“I...Ini.. sorot mata Kaisar Dewa Iblis” gumam Guru Wang Yu yang ketakutan melihat perubahan aura dari Shen Long.
“Inikah Putra Langit yang ditakdirkan akan mengguncang dunia langit?” gumam Guru Wang Yu merasakan aura menakutkan dari tubuh Shen Long.
Shen Long berjalan menuju ke arah Istana Berlian, kediaman dari Pangeran Langit tanpa menghiraukan sekitarnya. Auranya begitu menakutkan dan kekuatannya penuh membuat orang-orang dunia langit yang melihatnya menghindar.
__ADS_1
Para dewa penjaga kediaman Pangeran Langit yang hendak menghadangnya semua dimusnahkan oleh Shen Long hanya dengan menyentuh mereka dengan telapak tangannya.
Penjaga lain yang melihat teman-teman yang menghadangnya tidak berani mendekati kembali. Sorot mata Shen Long yang merah tajam melihat ke arah mereka.
Shen Long tidak melepaskan mereka. Dia mengibaskan tangannya dan membuat mereka musnah diterjang kekuatan Raga Berlian bintang 3 yang merupakan tahap puncak di alam Berlian
Shen Long melepaskan energi Dewa Naga nya dan memenuhi Istana Berlian tersebut. Energi Dewa Naga yang marah mengalir di setiap ruangan yang di lalui olehnya dan memusnahkan orang-orang dunia langit yang dilihatnya.
Putri Shui yang berada di kediaman terpisah di belakang Istana Berlian merasakan energi Dewa Naga ini dan menggigil gemetar olehnya “Shen Long” gumamnya.
Putri Shui segera keluar dari ruangannya untuk melihat keadaan itu, dia pun berlari menuju ke arah aura menakutkan yang dia rasakan. Wajah Putri Shui menjadi tegang merasakan kehadiran Dewa Naga yang menakutkan ini. Dia merasakan sesuatu telah terjadi pada Shen Long.
Dari kejauhan dia melihat bayangan Dewa Naga menghancurkan setiap orang yang dilaluinya menuju ke arah Pangeran Langit. Putri Shui tertegun dan menghentikan langkahnya melihat dari kejauhan. Dia tidak berani melangkah lebih dekat lagi melihat amukan energi Dewa Naga Shen Long.
Pangeran Langit yang berada di atas singgasananya juga merasakan aura yang menakutkan di Istana nya meskipun dia tidak tahu siapa yang muncul. Tubuhnya menggigil merasakan aura tersebut.
“Cepat lihat siapa yang datang mencari masalah ini” perintahnya pada dua penjaga di depannya.
Begitu para penjaga itu hendak keluar dari ruangan tersebut, tubuhnya langsung musnah oleh energi Dewa Naga yang mengamuk dan telah tiba di depan Pangeran Langit.
“I..Ini siapa yang memiliki kekuatan sebesar ini selain ayah?” gumam Pangeran Langit ketakutan.
Shen Long muncul di depannya dengan wajah gelap dan sorot mata merah yang tajam melihat ke arah Pangeran Langit.
“Manusia? ... Manusia ini memiliki aura menakutkan seperti ini?... Siapakah dia? Mengapa dia mengincarku?” gumam Pangeran Langit menggigil ketakutan setelah melihat Shen Long berdiri di depannya.
“Siapa kamu? Apa kamu tidak tahu aku ini Pangeran Langit, putra dari Kaisar Langit. Kamu berani menyerang Istanaku?” teriak Pangeran Langit dengan gugup sambil mengerahkan energi Raga Berlian bintang 2 miliknya untuk menahan tekanan dari Shen Long.
“Kamu harus membayar kematian istriku dengan nyawamu” sahut Shen Long yang tanpa basa-basi langsung melancarkan serangan puncak kekuatannya.
“Istri? Apakah orang ini Shen Long? Sialan! Aku tidak terima” gumam Pangeran Langit lagi.
Kekuatan penuh Dewa Naga dengan tingkat Raga Berlian tahap puncak menyerang ke arah Pangeran Langit dengan ganasnya.
__ADS_1
Pangeran Langit tidak mampu menghindarinya, dia hanya bisa berusaha keras menahan dengan seluruh kekuatan Raga Berlian bintang 2 miliknya.
Energi Dewa Naga menekan kekuatan Pangeran Langit dengan ganas. Keringat dingin keluar dari sekujur tubuh Pangeran Langit. Matanya melotot tidak percaya dengan hal ini.
Energi Raga Berlian Pangeran Langit perlahan mulai terkikis oleh energi Dewa Naga Shen Long yang mengamuk karena kemarahannya.
Tubuh Pangeran Langit sudah merasa tidak kuat lagi menahan tekanan energi yang seakan tiada habisnya dari Shen Long.
“A...Aku tidak terima” teriaknya
“Ayahku akan membunuhmu” teriak Pangeran Langit ketika tubuhnya sudah merasa tak berdaya lagi menahan serangan energi dahsyat dari Shen Long.
Keputusasaan muncul dalam benaknya, seluruh kekuatannya seperti telah sirna ditelan oleh kekuatan Dewa Naga Shen Long.
Tiba-tiba ketia nyawanya berada diujung tanduk, seorang pendeta muncul dan menahan serangan energi Shen Long dengan kekuatannya.
“Pendeta Agung” gumam Pangeran Langit tersenyum merasa nyawanya terselamatkan sebelum akhirnya dia pingsan.
Pendeta Agung mengerahkan energi Raga Mutiara tahap puncak bintang 2 yang merupakan orang terkuat kedua di bawah Kaisar Langit menahan serangan Dewa Naga Shen Long.
“Orang ini tidak sadar dengan kekuatannya yang besar ini” gumam Pendeta Agung yang juga bergidik merasakan kemarahan dari Shen Long.
Pendeta Agung kemudian menggunakan jurus Cahaya Langit untuk menaklukkan energi Dewa Naga Shen Long yang mengamuk.
Energi Dewa Naga yang telah melewati batas kekuatan Shen Long membuat tubuhnya lemah lunglai tak bertenaga lalu terjatuh pingsan juga.
Wajah Pendeta Agung menjadi sedikit tenang dan menghela nafas lega. Lalu dia melihat Putri Shui yang kini telah mendekati mereka.
“Pendeta Agung” kata Putri Shui memberi hormat padanya.
“Bawa laki-laki ini pergi bersamamu Putri. Aku akan menemukan kalian kembali nanti” sahut Pendeta Agung.
“Aku telah memanggil Gurumu Wang Yu untuk mengurus teman-teman lelaki ini dan mengembalikan mereka ke dunia manusia” lanjut Pendeta Agung kembali
__ADS_1
“Sementara aku harus menyelamatkan nyawa Pangeran Langit untuk menghindari kehancuran tiga dunia yang akan diakibatkan olehnya” sahut Pendeta Agung
“Putri mengerti” sahut Putri Shui sambil membawa Shen Long pergi meninggalkan Istana Berlian