
Kedua Jendral tidak memberikan kesempatan pada Ming Qui untuk menarik nafas lagi. Jendral Harimau Putih kemudian mengayunkan tombaknya ke arah Ming Qui yang tidak bisa bergerak. Begitu juga pedang Jendral Rajawali Emas berkelebat ke arah tubuh Ming Qui untuk membelahnya.
Mata Ming Qui melotot melihat ujung tombak dan pedang yang akan mengenai tubuhnya.
“Oh Dewa, apakah ini akhir dari hidupku” gumam dalam hatinya
BUMMM!
Di saat kritis, tiba-tiba terdengar ledakan. Asap dan debu berterbangan ke segala arah dari depan Ming Qui. Tubuh Jendral Harimau Putih dan Jendral Rajawali Emas terhempas ke tanah kemudian mengeluarkan darah segar dari mulut mereka.
Kedua tombak dan pedang mereka terpental dari tangan mereka. Mata mereka berkedut karena tidak mengetahui apa yang telah terjadi.
Setelah asap dan debu menghilang, tampak sosok seorang lelaki berdiri di depan Ming Qui lalu berbalik melihat pada Ming Qui.
“Kamu tidak apa-apa?” tanyanya pada Ming Qui
Mata Ming Qui tertegun, jantungnya terasa berhenti berdetak seakan melihat dewa pujaannya tengah turun ke dunia menolongnya.
“Kaisar Shen Long” gumamnya dengan mata berkaca-kaca tidak percaya apa yang dilihatnya.
“Shen Long!” teriak Yang Hua merasa harapan telah datang kembali saat melihat kedatangan Shen Long.
“Suamiku, Kaisar Dunia Bawah Shen Long benar-benar datang menolong kita” bisik Qui Lang sambil membantu suaminya Ming Ge saat melihat kedatangan Shen Long menyelamatkan sekte Pemurnian Senjata.
Wajah Jendral Harimau Putih dan Jendral Rajawali Emas menjadi gelap begitu mendengar nama Shen Long dari teriakan Yang Hua.
Sementara itu mata Kaisar Utara Tian Liang berkedut melihat sesorang yang datang menyelamatkan sekte Pemurnian Senjata.
“Kurang ajar!. Orang ini berani ikut campur melawan Kekaisaranku” gumam Kaisar Utara Tian Liang.
“Bunuh seluruh sekte Pemurnian Senjata. Jangan sisakan satupun orang” teriak Kaisar Utara yang kini membuka mulutnya memberi perintah pada seluruh pasukannya.
Mendengar itu, Shen Long segera mengeluarkan jurus Cermin Nirwana Sukmanya melindungi anggota sekte Pemurnian Senjata. Kemudian menghempaskan jurus itu ke segala arah.
Energi berbentuk lingkaran Cermin Nirwana Sukma yang melindungi anggota sekte kemudian membesar dan memancar ke segala arah menyapu seluruh pasukan berkuda Kekaisaran Utara hingga terpental jauh dan merintih kesakitan terluka parah.
__ADS_1
Mata Kaisar Utara Tian Liang kembali berkedut melihat serangan tersebut. Dia kemudian mengeluarkan senjata pusaka pedang Surgawi miliknya menebas ke arah Shen Long dengan kekuatan alam Abadi nya.
Kekuatan Alam Abadi dunia manusia setara dengan alam Berlian dunia langit. Ini bagaikan menendang pelat besi, tubuh Kaisar Utara Tian Liang terpental saat tubuh Shen Long saat dirinya mengerahkan energi pelindungnya.
Kaisar Utara mengeluarkan darah dari mulutnya, tidak menyangka masih ada kekuatan yang lebih tinggi dari kekuatan alam Abadi miliknya. Kali ini dia menjadi lebih marah karena merasa harga dirinya dipertaruhkan sebagai Kaisar.
Kemarahannya yang meluap dengan hasrat membunuh membalaskan dendam kematian anaknya, membuat seluruh darah naik ke kepalanya, matanya menjadi merah dan kesadarannya menghilang.
“Hahaha... akhirnya aku bisa keluar lagi”
Tiba-tiba Kaisar Utara Tian Liang tertawa sambil memandang ke arah Shen Long dengan tatapan yang tajam.
“Kaisar Dewa Iblis?” gumam Shen Long melihat perubahan pada diri Kaisar Utara Tian Liang
“Jadi ini maksud dari rencana Iblis Neraka itu, memberikan tubuh terbaik untuk Kaisar Dewa Iblis muncul ke dunia manusia” pikir Shen Long kembali
“Hahaha... Kaisar Langit, menyerahlah! Biarkan aku menggunakan tubuhmu” teriak Kaisar Utara Tian Lang yang sudah dirasuki oleh Kaisar Dewa Iblis
“Kamu jangan bermimpi. Kembali lah ke tubuh aslimu Alam Neraka!” teriak Shen Long yang kini mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dulu ke arah Kaisar Utara Tian Liang.
Shen Long tidak ingin membuang waktu segera melakukan serangan kombinasi ke arah Kaisar Dewa Iblis. Kaisar Dewa Iblis terlihat terdesak dengan serangan Shen Long pada tubuh Kaisar Utara.
“Sialan. Kekuatan tubuh ini sangat terbatas. Aku tidak bisa mengeluarkan kekuatan maksimalku” gumam Kaisar Dewa Iblis kesal
Shen Long mengerti hal itu, jadi dia tidak memberikan kesempatan pada Kaisar Dewa Iblis untuk menyesuaikan diri lebih lama dalam tubuh Kaisar Utara.
Segera dia mengeluarkan jurus ciptaannya yang terbaru Tapak Nirwana Bintang. Energi Naga Langit miliknya yang berada pada tahap alam Bintang segera berkumpul pada kedua telapak tangannya yang kemudian mengeluarkan bayangan cermin nirwana sebesar telapak tangannya namun energi itu jauh lebih padat dan kuat.
Mata Kaisar Dewa Iblis berkedut merasakan tekanan yang sangat kuat menekan tubuh Kaisar Utara hingga Kaisar Dewa Iblis merasa kesakitan.
Dengan Tapak Nirwana Bintang, dia menghujam dada Kaisar Utara dan bayangan energi Naga Langit keluar dari cermin di telapaknya menembus dada Kaisar Utara Tian Liang hingga keluar dari punggungnya.
“Hahaha... kita akan segera bertemu lagi Shen Long!” teriak Kaisar Dewa Iblis yang segera menghilang
Kini hanya tinggal tubuh Kaisar Utara Tian Liang yang telah menjadi mayat tergeletak di tanah.
__ADS_1
Seluruh mata di sekitar tempat itu terkejut melihat kematian Kaisar Utara. Mata kedua jendral Harimau Putih dan Jendral Rajawali Emas ketakutan dengan kekuatan Shen Long.
Dengan tubuh terluka mereka pun berlutut di hadapan Shen Long, begitu juga pasukan berkuda mereka yang masih bertahan dalam keadaan terluka.
“Kami mengaku kalah dan menyerah” sahut mereka serempak sambil menundukkan kepala.
“Sekte Pemurnian Senjata tidak ada hubungannya dengan kematian Pangeran Tian Mu. Aku bisa menjamin hal itu” kata Shen Long
“Aku memerintahkan kalian untuk terus menyelidiki siapa dalang yang telah memfitnah Sekte Pemurnian Senjata. Kembalilah ke ibukota. Aku menunggu laporan kalian secepatnya!” perintah Shen Long
“Baik. Perintah dilaksanakan!” teriak mereka semua yang kemudian tertatih-tatih pergi meninggalkan kota Xichang kembali ke ibukota Kekaisaran Utara.
Setelah menyelesaikan masalah ini Shen Long hendak pergi namun Ming Qui memanggilnya.
“Kaisar. Bolehkah aku berbicara denganmu?” tanya Ming Qui
“Ada apa?” tanya Shen Long menoleh ke arahnya
Ming Qui segera mengeluarkan Pedang Pusaka dari cincin penyimpanannya lalu mempersembahkannya pada Shen Long sambil berlutut.
“Hamba sangat berterima kasih atas pertolongan Kaisar Shen Long pada kami. Ini adalah persembahan dari hamba pribadi untuk Kaisar. Mohon Kaisar sudi untuk menerimanya” kata Ming Qui sambil menundukkan kepalanya.
“Pedang Pusaka ini termasuk tahap Surgawi, namun masih belum lengkap” pikir Shen Long setelah memperhatikan pedang pusaka tersebut.
“Pedang pusaka ini sudah berada pada tahap Surgawi, namun kekuatannya masih bisa lebih tinggi lagi. Roh pada pedang ini belum lengkap” sahut Shen Long
“Baiklah. Aku menerima pusaka ini” sahutnya namun tidak mengambilnya
Mata Ming Qui menyipit bingung dengan hal tersebut. Dia menunggu perintah selanjutnya.
“Kamu simpanlah dulu senjata ini. Kita akan membawanya bersama ke wilayah barat.” lanjut Shen Long
Ming Qui merasa pendengarannya bermasalah “Kita? Apakah Shen Long mengajakku mengikutinya?” pikirnya merasa senang.
“Kenapa kamu masih diam disini? Segera bersiap untuk mengikutiku ke wilayah barat. Kita akan pergi untuk menyelidiki sesuatu” kata Shen Long
__ADS_1
“BAIK” teriak Ming Qui bersemangat mendengar kata-kata Shen Long