
Shen Long segera bersiap untuk menghadang serangan Che Ti dan He Ti.
“Biarkan aku yang maju terlebih dulu” ujar Che Ti
“Baik, ingat untuk menyisakannya padaku” sahut He Ti
Mendengar kata-kata kedua dewa kembar kuno itu membuat wajah Shen Long menjadi gelap.
Che Ti lalu bergerak secepat kilat dan langsung berdiri di depan Shen Long kemudian memukul perutnya.
BUGH...
Shen Long terbang terjungkal kebelakang oleh pukulan mendadak yang dilakukan oleh Che Ti. Namun belum sempat Shen Long mendarat, Che Ti sudah berada di belakanngya lalu menendang wajah Shen Long kembali.
DUESSHH...
Shen Long kembali terbang ke depan menuju arah He Ti, namun sebelum itu Che Ti sudah berada lagi di depannya dan memegang kepala Shen Long dan mencengkeramnya dengan keras.
“Arrh...” Shen Long merasa kesakitan yang amat sangat pada kepalanya. Dia terkejut kekuatan dewa kuno ini begitu kuat hingga dia tidak bisa menahan sekalipun kekuatan mereka.
“Cih... dengan kemampuanmu seperti ini ingin melawan kami?” cemooh Che Ti lalu melemparkan tubuh Shen Long seperti mainan.
Shen Long merasakan sakit yang amat sangat di kepalanya melebihi rasa sakit yang diderita oleh tubuhnya. Dia memegang kepalanya merasakan rasa sakit tersebut.
“Hahaha... ini lebih cepat dari dugaanku” sahut He Ti dengan nada meremehkan
“Aku merasa tidak layak untuk melawannya. Aku serahkan dia untukmu bersenang-senang saudaraku” lanjut He Ti pada Che Ti
“Baik.” sahut Che Ti sambil bersiap kembali
Kemudian Che Ti bergerak lagi dan kali ini dia menendang kepala Shen Long dengan kakinya.
BRAKK...
Shen Long merasakan tangan kirinya yang memegang kepalanya retak oleh tendangan Che Ti, lalu tubuhnya melayang dan menabrak batu di belakangnya.
Shen Long tidak merasakan sakit di tangan kirinya yang retak oleh tendangan itu, namun sakit di kepalanya semakin menjadi-jadi.
AARRRGHHH...
__ADS_1
Shen Long berteriak sekeras-kerasnya. Tiba-tiba bayangan masa lalunya muncul satu demi satu di dalam alam pikirannya itu.
Che Ti dan He Ti terkejut melihat alam pikiran Shen Long berubah-ubah sesuai ingatan masa lalunya. Juga muncul berbagai orang dari ingatan masa lalunya.
Tanah gurun tandus yang semula mereka masuki tiba-tiba berubah menjadi Istana Kekaisaran, lalu berubah menjadi puncak Gunung Abadi, Kota Pesisir Laut Selatan dan lain sebagainya.
Semua bayangan masa lalu itu muncul di alam pikiran depan mereka, membuat mata Che Ti dan He Ti menjadi terbelalak karena melihat Shen Long mulai menguasai alam pikiran yang mereka masuki itu.
“Saudaraku, cepat selesaikan sebelum dia tersadar” teriak He Ti memberitahukan saudaranya Che Ti.
Mendengar kata-kata He Ti membuat Che Ti tersadar, dia lalu segera bergerak lagi secepat kilat dan menendang ke arah Shen Long.
DESHH...
Mata Che Ti terkejut melihat Shen Long kini menahan tendangannya dengan menggunakan tangan kirinya yang retak. Tatapan Shen Long kini lebih mengerikan dari mereka.
“Terima kasih, kalian telah membangunkanku” sahut Shen Long menyeringai lalu menghantam tubuh Che Ti dengan tangan kanannya.
BUGH...
Kali ini tubuh Che Ti terbang oleh pukulan itu dan menghantam batu di belakangnya.
“Hehehe... kalian salah memilih tempat bertarung. Ini adalah alam pikiranku. Aku yang berkuasa atas pikiranku sendiri” seringai Shen Long sambil berjalan perlahan mendekati Che Ti dan He Ti
Che Ti yang terjungkal merasa sakit atas pukulan Shen Long di dadanya, dia berusaha untuk bangkit dan berdiri disamping He Ti. “Saudaraku, kita serang dia bersama-sama” bisiknya
Mendengar saran saudaranya, He Ti lalu bersiap bersama Che Ti. Mereka mengeluarkan jurus pamungkas yang memerlukan kedua kekuatan kembar mereka.
Che Ti dan He Ti meningkatkan kekuatan mereka yang berada di alam Bintang dan berusaha menyerang ke arah Shen Long bersama-sama. Namun apa yang terjadi berikutnya adalah Shen Long menghilang lalu tiba-tiba berada di sebelah mereka berdua dan menendang kedua dewa kuno itu ke udara.
Mata kedua dewa kuno itu melotot tidak percaya pada hal itu, tubuh mereka terbang ke udara karena tendangan Shen Long. Namun di udara, Shen Long telah menunggu mereka berdua.
Shen Long segera mengerahkan jurus Cermin Nirwana dan mengarahkannya pada kedua dewa kuno tersebut.
BUMM...
Tubuh kedua dewa kuno itu terkena telak oleh jurus Cermin Nirwana milik Shen Long dan terhempas di tanah alam pikiran Shen Long.
Shen Long masih melayang di udara menatap kedua dewa kuno yang telah terluka itu. Kedua dewa kuno itu mencoba untuk bangkit namun tubuh mereka gemetar karena rasa sakit yang amat sangat.
__ADS_1
“Si-Siapa kamu sebenarnya?” tanya He Ti yang baru menyadari kekuatan Shen Long yang sesungguhnya.
“Kaisar Dewa Iblis, keluarlah!” kata Shen Long
Kemudian muncul asap hitam pekat dengan sepasang mata merah menyala di belakang Shen Long dan kemudian membentuk wujud wajah besar menyeramkan. “Hehehe... akhirnya kamu mengingatku kembali Shen” sahut Kaisar Dewa Iblis yang muncul dalam alam pikiran Shen Long
“Ka-Kaisar Dewa Iblis?” Mata kedua dewa kuno itu terkejut melihat munculnya Kaisar Dewa Iblis di hadapan mereka.
Mereka berdua tidak percaya bahwa Shen Long berhubungan langsung dengan Kaisar Dewa Iblis. Meskipun mereka adalah dewa kuno, namun keberadaan mereka berdua adalah jauh setelah Kaisar Dewa Iblis dan Kaisar Dewa Cahaya.
Mata mereka berkedut, tubuh mereka menggigil ketakutan dan mengucurkan keringat dingin setelah mengetahui kekuatan besar dari Shen Long.
“A-ampuni kami” sahut mereka sambil berlutut dan bersujud pada Shen Long.
“Mana kesombongan kalian sebelumnya?” hardik Shen Long pada mereka
“Ti-Tidak berani. Ma-maafkan kami.” Mereka masih bersujud di depan Shen Long dengan tubuh gemetaran.
“Baik. Aku mengampuni kalian sekali ini. Kalian harus mematuhi perintahku. Jika kalian berani menentangku lagi, aku tidak akan segan memusnahkan kalian tanpa bisa bereinkarnasi kembali” sahut Shen Long
“Te-terima kasih” sahut kedua dewa kembar tersebut.
Mereka berdua bukan dewa yang bodoh, menghadapi kekuatan yang lebih tinggi sama artinya dengan membenturkan telur pada plat besi. Dengan kekuatannya Shen Long bisa dengan mudah menghancurkan tubuh mereka hingga tidak bisa bereinkarnasi kembali.
Shen Long lalu mengeluarkan lagi mereka dan dirinya dari alam pikirannya dan kembali ke alam nyata.
Tampak kedua dewa kembar itu kini terduduk dengan darah mengucur dari sudut bibir mereka. Sementara Shen Long berdiri di depan mereka dan menatap kedua dewa kembar itu dengan tatapan tajam.
Shan Lang dan Yun Mei terkejut melihat kemunculan mereka seperti itu.
“Ya-Yang Mulia” Shan Lang gugup melihat kemunculan Shen Long.
Shen Long memalingkan wajahnya menatap Shan Lang, “Apa kabarmu Raja Shan Lang, bagaimana keadaan Raja Shui Ni?” tanyanya sambil tersenyum pada Shan Lang.
Air mata menetes di wajah Shan Lang melihat Kaisar Shen Long telah mengingat dirinya kembali. Dia segera berlari dan berlutut pada Shen Long dengan hati senang.
Sementara Yun Mei berdiri dengan kaku, dia tidak berani mendekati Shen Long. Kini dirinya merasa berada jauh dengan Shen Long.
“Yun Mei, akhirnya aku menemukanmu. Aku bahagia sekali” sahut Shen Long membuat jantung Yun Mei berdegub karena terkejut.
__ADS_1