Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 92 | Bertemu dua mantan murid Yan Luo


__ADS_3

Di Kolam Suci, Shen Long memberikan petunjuk dan membimbing Dewi Suci untuk menerobos tingkat Pendeta Raja, sementara Shen Long juga berkultivasi untuk meningkatkan tingkat Dewa Pendetanya menuju tahap lebih tinggi lagi.


Hari kedua, akhirnya Dewi Suci berhasil menerobos ke tingkat Pendeta Raja dengan bimbingan Shen Long. Hatinya sangat gembira berhasil menerobos tingkat tersebut.


Ketika dia terbangun dari meditasinya setelah menerobos, dia melihat Shen Long masih dalam keadaan meditasi, Dewi Suci pun kembali ke kediaman sekte meninggalkan Shen Long untuk mengambilkan makanan selama mereka akan melanjutkan meditasi kembali.


Akhirnya selama tiga hari berkultivasi, Dewi Suci sudah memantapkan kultivasinya pada tingkat awal Pendeta Raja sedangkan Shen Long berada pada tahap menengah Dewa Pendeta.


“Shen, tinggal selangkah lagi untukmu menerobos tingkat Raja Dewa. Ini tidak akan mudah di lakukan.” bisik Yan Luo padanya.


“Dewi Suci, bulan purnama malam ini akan muncul. Kita sudahi dulu kultivasi hari ini, mari bersiap untuk berangkat nanti malam” kata Shen Long.


“Baiklah, mari kita kembali ke kediaman sekte, hidangan sudah disiapkan sebelum keberangkatan kita” sahut Dewi Suci.


Malam harinya, bulan purnama telah muncul dari arah timur, Shen Long dan Dewi Suci sudah bergerak menyelinap ke lereng Gunung Abadi.


Tampak beberapa penjaga sedang berdiri di kejauhan menjaga lereng gunung dari para penyusup yang hendak mencari ginseng purnama.


“Hari ini bulan purnama, penjagaan harus diperketat. Jangan biarkan seseorang untuk masuk!” perintah seorang pimpinan penjaga kepada lima orang bawahannya.


“Siap komandan” teriak para bawahannya serempak.


Namun ketika kata-kata itu berakhir, Shen Long sudah melemparkan enam jarum perak ke arah mereka, membuat mereka lumpuh dan terjatuh pingsan.


“Dimana tempat mencari ginseng purnama?” tanya Shen Long


“Menurut informasi dari penduduk desa Wulin, ginseng purnama sering ditemukan di sisi utara Gunung Abadi. Jadi dari sini kita menuju ke arah sana” tunjuk Dewi Suci.


“Ayo kita segera berangkat” kata Shen Long setelah mengambil semua jarum peraknya kembali.


Mereka pun berangkat menuju lereng sebelah utara Gunung Abadi. Selama perjalanan Shen Long menjatuhkan setiap penjaga dengan jarum peraknya hingga mereka tiba di daerah lereng utara Gunung Abadi.


Bagian lereng utara Gunung Abadi, merupakan daerah bebatuan yang cukup terjal dan berpasir, sehingga sedikit tempat untuk bersembunyi diantara bebatuan yang ada. Mereka pun bergerak dari batu ke batu untuk bersembunyi dari para penjaga sebelum menjatuhkan mereka semua.

__ADS_1


“Bagaimana bisa mencari ginseng di tengah gelap seperti ini? tanya Shen Long


“Menurut informasi, ginseng purnama akan muncul kepermukaan tanah disaat bulan purnama dan memantulkan sinar bulan pada tubuhnya yang coklat keemasan” sahut Dewi Suci kembali


“Baiklah, mari kita berpencar mencarinya” kata Shen Long.


Mereka pun berpencar untuk mencari ginseng purnama. Shen Long mendakit lebih ke atas lagi untuk mencari ginseng purnama. Tiba-tiba dia mendengar suara raungan dari atas lereng utara.


Shen Long terkejut, dia pun menyelinap mengikuti sumber suara raungan tersebut. Kemudian dia tiba di sebuah tempat yang datar dengan sebuah altar disana yang diterangi oleh cahaya obor. Dia melihat tiga sosok yang terikat di tengah altar dan beberapa orang disekitar mereka.


Di ujung altar ada sebuah kursi dan di atas kursi duduk seorang yang setengah baya sedang mengamati prosesi upacara pada altar tersebut. Seorang pemimpin upacara sedang melakukan gerakan dan merapal mantra selama prosesnya.


“Apa yang sedang mereka lakukan?” pikir Shen Long.


“Ini adalah proses pemanggilan roh Shen” bisik Yan Luo


“Pemanggilan roh?” gumam Shen Long.


“Benar, tiga orang di tengah altar adalah raga atau tubuh manusia yang disiapkan untuk menerima roh yang akan mereka panggil” lanjut Yan Luo


Shen Long memicingkan matanya untuk melihat jelas ke arah mereka kemudian dia terkejut setelah melihat dua wajah di tengah altar.


“Itu Xu Huang dan Xu Meng, yang satu lagi sepertinya seorang wanita yang berada di tengah mereka” Shen Long yang terkejut dalam hatinya.


“Aku penasaran dengan apa yang mereka lakukan, sebaiknya aku lebih mendekat dengan hati-hati” guman Shen Long kembali.


Setelah cukup dekat, Shen Long dapat mendengar kata-kata mereka dengan cukup jelas.


“Ketua Sekte, kami tinggal menunggu perintah anda untuk memanggil roh dari dunia bawah, bulan sudah hampir berada di atas kepala kita” kata seorang pendeta yang memimpin prosesi upacara tersebut


“Roh dari dunia bawah? Siapa mereka ini? Apa tujuan mereka?” Shen Long berpikir keras akan hal itu.


“Hahaha... kekasihku, akhirnya aku bisa mendatangkanmu ke dunia ini” kata orang yang duduk di kursi atas dengan tertawa.

__ADS_1


“Lakukanlah!” teriaknya memberikan perintah.


“Baik” sahut pendeta tersebut sambil bergerak mengitari altar lalu menuangkan darah ke sebuah tempat di altar tersebut.


Setelah membaca mantra dan membuat gerakan tangan, pendeta itu lalu mengumpulkan energinya untuk membuka portal dari dunia bawah di dengah altar.


Cahaya berwarna biru melingkar di atas altar, kemudian tampak tiga buah cahaya merah muncul dari dalam lingkaran biru tersebut. Ketiga cahaya merah itu kemudian masuk ke dalam tubuh masing-masing orang yang berada di altar tersebut.


Aarrrghhhh!! Aarrgghhh!!


Teriakan Xu Huang dan Xu Meng ketika cahaya merah itu memasukinya, kemudian matanya terbuka dan berwarna merah, lalu dengan kekuatannya dia melepaskan ikatan tubuhnya.


“Hahaha... akhirnya kalian datang juga. Selamat datang di dunia manusia ini” teriak ketua Sekte Gunung Abadi.


Kemudian perlahan wanita yang berada di tengah membuka matanya dan tampak cahaya warna hijau menyala di mata wanita tersebut. Dia lalu membuka ikatan dengan kekuatannya seperti Xu Huang dan Xu Meng.


Melihat wanita itu bangun, Xu Huang dan Xu Meng segera berlutut padanya.


“Iblis Jing Lu kekasihku, selamat datang” kata Ketua Sekte sambil tersenyum.


“Taring api Huo Lo, bagaimana keadaanmu selama ini di dunia manusia?” kata Iblis Jing Lu setelah melihat ketua Sekte dan memanggil dengan nama aslinya.


“Hahaha... ternyata kamu masih ingat padaku” sahut Ketua Sekte yang dipanggil Huo Lo tersebut.


Tubuh Shen Long tiba-tiba bergetar hebat, dia tidak mengerti akan hal itu. Dia berusaha untuk bersembunyi lebih dalam agar tidak ketahuan.


“Shen, dua orang itu Jing Lu dan Huo Lo adalah mantan muridku, dua orang dari lima murid yang telah mengkhianatiku” bisik Yan Luo yang geram melihat mereka.


“Siapa mereka?” gumam Shen Long bertanya pada Yan Luo


“Jing Lu berasal dari klan Iblis sedangkan Huo Lo berasal dari klan Asura. Ada lima klan di dunia bawah. Klan Asura, Klan Naga, Klan Iblis, Klan Siluman dan Klan Binatang.” sahut Yan Luo


“Ketika aku menjadi Raja Dewa di dunia bawah, pemimpin kelima klan itu adalah murid-muridku” lanjut Yan Luo.

__ADS_1


“Tetapi mereka berkhianat padaku dan bersekutu dengan kakakku untuk menyegelku di dunia manusia” nada Yan Luo menjadi geram mengingat kejadian tersebut.


__ADS_2