
Pertarungan dua tetua sekte melawan Shen Long semakin lama semakin membuat Shen Long merasa bosan. Kemudian Shen Long meningkatkan kecepatannya dan melesat dengan cepat ke arah kedua tetua sekte itu.
Bagh! Bugh! Krakk!
Dua pukulan telak berhasil mendarat di dada salah satu tetua sekte dan membuatnya terpental menabrak pohon di belakangnya dengan tulang dada hancur karena pukulan tersebut. Tetua itu langsung meregangkan nyawanya seketika dengan kepala tertunduk dan tubuh tersandar ke pohon di belakangnya.
“Kakak!” Teriak salah satu tetua sekte itu dengan mata terbelalak karena tidak menyangka Shen Long bisa menjatuhkan saudara seperguruannya itu dengan mudah.
Tetua sekte itu bermaksud mendekati kakaknya itu namun Shen Long telah menghadang di depannya dengan menyeringai.
Keringat dingin seketika mengalir di sekujur tubuh tetua sekte itu. Darahnya pun seperti berhenti mengalir ke wajahnya yang kemudian menjadi pucat.
Bugh! Krakk!
Satu pukulan telak Shen Long menghujam ke dada tetua itu. Energi Shen Long menembus tulang dan daging tetua itu langsung menghancurkan jantungnya dan membuat tetua itu mati seketika dengan mata melotot dan tulang dada yang juga hancur.
Melihat kedua bala bantuannya mati, Qin Yuan kemudian bersiap untuk kabur meninggalkan tempat itu. Namun Shen Long telah bergerak lebih cepat dan berdiri di depannya sambil mengulurkan tangannya seolah meminta sesuatu.
“Kamu boleh pergi setelah memberikan biaya pelajaran padaku.”
Wajah Qin Yuan tampak pucat dan terkejut melihat Shen Long yang tiba-tiba menghadang jalannya.
“A-Aku tidak membawa apa-apa. Semua milikku telah aku berikan padamu sebelumnya,” sahut Qin Yuan dengan gugup.
Mendengar hal itu, Shen Long mengangkat tangan kirinya ke arah San Yu yang hendak menyelinap pergi. Tubuh San Yu terangkat oleh kekuatan Shen Long di udara.
“A-Apa yang akan kamu lakukan? Lepaskan aku!” San Yu berteriak dengan keringat dingin membanjiri tubuhnya yang menggigil ketakutan. San Yu bahkan sampai terkencing-kencing karena ketakutan dan menimbulkan bau pesing ke sekitarnya.
“Cih, bawahan bau mu ini sungguh memalukan. Aku akan membantumu melenyapkan bawahan tidak berguna seperti ini,” kata Shen Long yang kemudian menggerakkan tangan kirinya perlahan.
__ADS_1
“Aaarrgghh… ampun… Tolong lepaskan aku! Tuan muda… tolong aku!,” Teriak San Yu yang meringis kesakitan karena tubuhnya seperti dihimpit oleh kekuatan dan membuatnya kesakitan yang amat sangat.
Mata Qin Yuan bergidik melihat kejadian itu, keringat dingin juga membasahi sekujur tubuhnya.
“Cepat serahkan apa yang kalian miliki padaku,” bentak Shen Long dengan nada tinggi. Shen Long juga menarik tubuh San Yu ke samping Qin Yuan.
“Ba-baik!”
Tuan muda Qin Yuan kemudian mengeluarkan kembali cincin penyimpanan baru yang diberikan oleh ayahnya dan menyerahkannya kepada Shen Long.
Shen Long melepaskan tubuh San Yu dan seketika tubuhnya terjatuh menghantam tanah. Meskipun terluka, namun nyawanya masih terselamatkan.
Melihat isi dari cincin penyimpanan Qin Yuan, Shen Long merasa cukup puas lalu melemparkan beberapa perak pada San Yu.
“Obati lukamu dan belilah pakaian baru. Pakaianmu itu cukup bau dan mengeluarkan hawa yang tidak menyenangkan.” Shen Long menutup hidungnya dengan tangan menandakan dirinya merasa terganggu oleh bau pesing dari tubuh San Yu.
“Te-terima kasih tuan,” sahut San Yu dengan wajah merah.
“Tuan, apakah kami boleh pergi sekarang?” tanya Qin Yuan kemudian.
“Pergilah! Lain kali bawa lebih banyak uang lagi ya!” sahut Shen Long sambil tersenyum dan melambaikan tangannya.
Qin Yuan menggertakkan giginya dengan punggung menghadap Shen Long dan pergi menjauhinya. “Berikutnya aku sendiri akan meminta kompensasi berkali lipat beserta bunga-bunganya darimu!” batin Qin Yuan tanpa menoleh ke belakang.
Shen Long menatap ke arah kepergian Qin Yuan dan San Yu yang menuju ke kota Qinji. Shen Long menatap ke arah tembok benteng kota Qinji dengan wajah serius.
“Aku juga merasakan aura segel warna ini di dalam kota Qinji.” Batin Shen Long.
Tanpa menunggu lebih lama, Shen Long pun pergi menyusul ke arah Qin Yuan dan menyelinap memasuki kota Qinji.
__ADS_1
Qin Yuan tidak menyadari bahwa bintang kesialannya tengah mengikuti dirinya memasuki kota Qinji.
Kota Qinji, seperti kota lainnya yang padat oleh penduduk kota pada siang hari itu. Jalanan pun tampak ramai oleh aktifitas dari penduduk kota.
Shen Long yang telah memasuki kota Qinji berjalan menuju sebuah warung makan untuk menikmati makanan serta mencari informasi tentang kota Qinji.
Sambil menunggu makanan yang dipesannya datang, Shen Long memancarkan aura untuk memeriksa lokasi dari segel warna yang dirasakannya di dalam kota Qinji.
Wajah Shen Long tampak acuh tak acuh dan tidak mempedulikan orang-orang di sekitarnya. Dengan memejamkan matanya dia masih terus mencari keberadaan segel warna yang auranya lemah itu.
Tiba-tiba seorang wanita muda berlarian memasuki warung makan itu dan menuju ke arah meja Shen Long yang dekat dan tampak kosong.
“Tuan, tolonglah aku. Aku dikejar-kejar oleh penjahat,” kata wanita muda itu lirih.
Shen Long membuka matanya dan melihat wajah cantik di depannya yang tersipu karena malu. Pakaian wanita itu tampak setengahnya telah rusak dan nyaris terbuka semua.
Brakkk!
Tampak beberapa orang muncul ke dalam warung makan itu dan menghancurkan pintu masuknya dengan tendangan seseorang diantara mereka. Mereka melihat sekeliling dan kemudian mata mereka tertuju kepada wanita muda yang berada di meja Shen Long.
Shen Long menghela nafasnya melihat datangnya masalah kembali padanya. “Tidak bisakah aku menikmati makananku dengan tenang.”
Di seberang meja Shen Long, tampak dua orang lelaki dan seorang wanita tengah duduk menikmati makanan mereka. Wajah ketiga orang itu tampak jelek saat melihat orang-orang yang datang memasuki tempat itu.
“Sekte Matahari Suci!” gumam salah satu dari mereka dengan menggertakkan giginya karena marah.
Orang-orang dari sekte Matahari Suci selama ini selalu semena-mena terhadap rakyat kota Qinji, terutama terhadap para wanita di kota ini. Namun tidak ada penduduk kota yang berani melawan mereka, karena mereka dilindungi oleh pemerintah kota Qinji yang juga adalah seorang ketua sekte Matahari Suci sendiri.
“Rupanya kamu ada disana nona,” kata salah satu dari orang sekte Matahari Suci yang kemudian berjalan mendekati meja Shen Long untuk menangkap wanita muda di depannya.
__ADS_1
“Tuan, tolong bantu aku! Jangan biarkan mereka mengambil diriku. Aku lebih baik mati bunuh diri daripada menjadi budak nafsu mereka,” wanita muda itu menangis dan hendak membenturkan kepalanya ke meja makan Shen Long.