Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 213 | Segel Pelacak Yang Hua


__ADS_3

Pendeta Agung segera muncul di aula utama sekte Phoenix Emas dan menghormat pada Shen Long.


Pendeta Suci yang melihat kedatangan Pendeta Agung kemudian memberi hormat padanya.


“Yang Mulia, aku telah menugaskan para dewa di seluruh kekaisaran untuk mencari keberadaan para iblis alam neraka ini. Namun kami belum menemukan jejak mereka” sahut Pendeta Agung menundukkan kepalanya.


“Saat itu, jika aku tidak mendengar doa dari Yang Hua. Aku juga tidak akan menemukan salah satu dari mereka” sahut Shen Long


Shen Long menghela nafasnya memikirkan cara untuk menemukan para iblis ini.


“Yang Mulia tentu sudah mengetahui kekacauan yang terjadi saat ini di Kekaisaran Utara dan Kekaisaran Barat” kata Pendeta Agung.


“Iya. Ini pasti disebabkan oleh hasutan para iblis tersebut” sahut Shen Long


“Benar. Namun manusia sendiri memilih jalan mendengar dan mengikuti hasutan iblis tersebut” kata Pendeta Agung selanjutnya


Shen Long menggertakkan giginya karena marah pada para iblis tersebut. Namun meskipun sebagai Kaisar Langit dia juga harus tunduk pada aturan Langit.


Jika dia melanggarnya lagi, kejadian terbunuhnya Kaisar Utara akan terulang kembali dan mengakibatkan nasib lain yang mungkin lebih mengerikan lagi.


“Pendeta, aku harap untuk kali ini semua para dewa turun mencari keberadaan para iblis ini. Bersihkan dunia manusia dari mereka!” perintah Shen Long dengan geram


“Baik Yang Mulia. Akan aku laksanakan” sahut Pendeta Agung yang kemudian kembali ke dunia langit.


Dunia langit lalu membunyikan siren dari tiupan sangkakala untuk mengumumkan perintah Kaisar Langit agar seluruh para dewa dunia langit turun ke dunia manusia mencari keberadaan para iblis alam neraka tersebut.


Segera semua para dewa dunia langit turun ke dunia manusia menyebar ke seluruh Kekaisaran untuk mencari keberadaan para iblis alam neraka tersebut.


Sementara itu Ming Qui dan Guo Rong yang tiba di kediaman sekte Pemurnian Senjata melihat kediaman mereka yang telah hancur karena serangan dari pasukan Kekaisaran Barat.


“Tuan muda” kata salah seorang pelayan tua renta yang selamat saat melihat kedatangan Ming Qui”


“Kakek, dimana ayah dan ibuku?” tanya Ming Qui


“Tuan, semua lelaki dari sekte berjuang demi Kekaisaran melawan musuh. Aku merasa sedih tidak bisa ikut berjuang bersama mereka karena keadaanku yang tua ini. Ayahmu dan yang lainnya telah tiada. Para wanita ditangkap oleh mereka. Aku tidak tahu apakah ibumu juga ikut tertangkap atau tidak. Maafkan aku yang tak berguna ini tuan” sahutnya sambil terisak

__ADS_1


Bagaikan disambar petir, wajah Ming Qui menjadi hangus mendengar hal itu


“Kakek, jangan salahkan dirimu. Aku yang salah telah pergi meninggalkan kalian semua” sahut Ming Qui dengan tatapan kosong.


“Tuan, kamu adalah pewaris sekte. Kamu tidak boleh mati. Kamu harus membangun kembali sekte Pemurnian Senjata di masa depan” sahut kakek tua tersebut


“Aku akan pergi untuk mencari mereka, meskipun aku hanya menemukan jasad mereka” sahut Ming Qui yang kemudian pergi meninggalkan kakek tua itu


Guo Rong ikut merasakan kepedihan hati Ming Qui, dia tidak bisa berbuat banyak selain terus mendampinginya disaat hatinya sedih.


\======


Kembali di aula utama sekte Phoenix Emas, kali ini Pendeta Suci sudah berkumpul dengan para tetua sekte untuk merencanakan penyelamatan rakyat dari kekacauan ini.


Sementara Shen Long hanya duduk bermeditasi ditempat itu untuk mencoba merasakan kehadiran iblis dengan kekuatan pikirannya. Shen Long tiba-tiba membuka matanya saat dia merasakan segel pelacak dari tubuh Yang Hua memberikan petunjuk padanya.


“Yang Hua?” gumam Shen Long


Segera dia melacak keberadaan Yang Hua dengan memeriksa segel pelacak yang telah ditanamkan di tubuhnya.


“Tuan, ini wilayah kekaisaran Barat” kata Pendeta Suci


“Apakah Yang Hua berada di Kekaisaran Barat?” pikir Shen Long setelah mendengar kata-kata Pendeta Suci padanya.


“Apa yang telah tuan lakukan pada orang itu telah mengubah takdir dan nasibnya. Dia akan terikat pada dirimu tuan” sahut Pendeta Suci kembali


“Ah, aku tidak menyangka telah melakukan hal sejauh ini” gumam Shen Long dalam hatinya


Shen Long kemudian bangkit dari duduknya “Pendeta Suci, aku akan pergi mencari orang yang telah aku pasang segel pelacak ini. Aku akan menyelesaikan hal yang telah aku mulai ini” katanya


“Baik tuan. Kami juga telah sepakat untuk pergi ke ibukota Kekaisaran untuk membantu menenangkan rakyat Kekaisaran Barat” sahut Pendeta Suci.


Shen Long kemudian pergi mencari keberadaan Yang Hua dengan menggunakan segel pelacaknya. Dia pun tiba di sebuah bukit bebatuan yang sangat besar di daerah utara wilayah Kekaisaran Barat.


Di kaki bukit itu tampak sebuah kuil yang tersembunyi di balik bebatuan besar dari mata manusia biasa, jika bukan karena segel pelacak, Shen Long juga tidak akan menemukan kuil tersebut.

__ADS_1


Shen Long menemukan kuil tersebut dihalangi juga oleh formasi dewa, sehingga tidak sembarang manusia bisa mengetahuinya.


“Ini formasi dewa dengan kekuatan setingkat raga berlian” gumam Shen Long terkejut merasakannya


“Pantas saja tidak bisa diketahui oleh dewa di bawah alam berlian” pikir Shen Long


Untuk Shen Long yang berada di alam bintang, tidak akan kesulitan menembus formasi dewa tingkat berlian tersebut. Dia kemudian berjalan memasuki kuil tersebut.


Di dalam kuil tampak sinar yang remang-remang memancar di setiap dinding kuil tersebut. Shen Long berjalan terus ke dalam kuil sambil memperhatikan sekelilingnya.


Shen Long meneruskan mencari keberadaan Yang Hua dari segel pelacak tersebut. Kemudian dia menemukan sebuah dinding yang tertutup di ujung lorong kuil tersebut.


“Dinding ini cukup tebal juga” gumam Shen Long meletakkan tangannya pada dinding itu


Karena merasakan segel pelacak Yang Hua berada dibalik dinding itu, Shen Long tanpa membuang waktu segera menghancurkan dinding tersebut.


Setelah dinding tersebut hancur, di dalam ruangan tampak 5 sosok sedang berkumpul. Mata Shen Long memperhatikan salah satu diantaranya adalah Iblis alam Neraka.


“Akhirnya aku menemukanmu” sahut Shen Long dengan wajah geram.


Iblis Kematian dari alam Neraka Mo Shi, terkejut ketika melihat kedatangan Shen Long yang tiba-tiba. Dia tidak menyangka persembunyian yang telah diatur rapi bisa diketahui oleh Shen Long


“Bagaimana kamu bisa menemukanku?” teriaknya.


“Huh, bukan urusanmu” sahut Shen Long yang segera menyerang ke arahnya tanpa mempedulikan 4 orang lainnya.


“Halangi dia! Jangan biarkan dia menyakiti tuan Mo Shi” teriak salah satu orang diantara mereka.


Segera dua orang setengah baya yang berpakaian petarung berdiri menghadang Shen Long yang hendak menyerang Iblis Mo Shi.


Shen Long menghentikan serangannya untuk melihat siapa yang berteriak dan kedua orang yang menghadang di depannya.


Dia menyadari bahwa mereka adalah manusia, jadi dia harus berhati-hati untuk mengambil tindakan.


“Siapa kalian?” tanya Shen Long pada orang yang memberi perintah itu.

__ADS_1


__ADS_2