
Hari pertemuan besar Kekaisaran pun telah tiba. Tampak para undangan Kaisar Selatan dan Kaisar Timur datang beserta seluruh pejabat dari kekaisaran tersebut dan juga pejabat dari Kekaisaran Utara, Kekaisaran Barat dan Kekaisaran Tengah.
Demikian juga para sekte dan perguruan dari seluruh wilayah yang ada. Shen Long memang bermaksud untuk mengundang mereka semua agar mengetahui bagaimana isi hati mereka terhadap penunjukkan dirinya sebagai Kaisar nantinya.
Tampak juga hadir undangan dari para Dewa dunia langit dan juga para Raja klan dari dunia bawah. Mereka tampak bersemangat dan gembira menyambut Kaisar mereka untuk dinobatkan menjadi Kaisar dunia manusia dari hasil pertemuan hari ini.
“Acara pertemuan besar Kekaisaran akan segera dimulai” panitia membuka suaranya dan memukul gong sebagai tanda dimulainya pertemuan besar tersebut
Kemudian acara pun di mulai, Pendeta Suci Phoenix Emas dari wilayah barat dan Ketua sekte Gunung Pedang wilayah tengah yang memimpin upacara tersebut. Mereka memberikan pemaparan yang panjang lebar tentang kilasan perjalanan sejak kekacauan yang terjadi di wilayah utara hingga pertempuran di wilayah tengah.
Akhirnya mereka pun bersepakat untuk menobatkan Shen Long menjadi Kaisar untuk seluruh Kekaisaran di dunia manusia ini.
“Untuk itu, kami mendukung Ketua sekte Pedang Harapan untuk dinobatkan sebagai Kaisar dari seluruh daratan di dunia ini” kata Pendeta Suci dengan suara lantang.
“Namun kami juga meminta pendapat dan dukungan dari peserta pertemuan ini secara bebas” lanjut Ketua sekte Gunung Pedang.
Melihat kehadiran pada Dewa dunia langit dan Raja klan dunia bawah yang begitu menghormati Shen Long membuat orang-orang yang hadir di pertemuan besar itu tidak lagi menyangsikan kekuatan Shen Long dalam memimpin.
Satu persatu mereka mengemukakan dukungannya pada Shen Long secara bebas. Dan mereka pun tidak ada yang menolak untuk menobatkannya sebagai Kaisar di seluruh daratan ini.
“Baiklah, jika tidak ada yang menolak penobatan ini. Maka... “ kata-kata Pendeta Suci belum selesai, tiba-tiba...
BLARR!
Lubang besar tampak di atas pintu masuk setelah suara ledakan tersebut, semua orang yang hadir terkejut dan panik karenanya.
“Hahaha... kalian tidak meminta pendapat dariku?” seseorang tampak terbang masuk dari lubang itu dan melayang di langit ruangan itu melihat ke arah Shen Long dan para undangan.
“Pangeran Langit!” seru Pendeta Agung yang mengenalinya dari kejauhan
Setelah itu tampak 6 Jendral Iblis Alam Neraka mengikuti terbang di belakangnya. Di luar telah ramai oleh pertempuran akibat penerobosan itu oleh pasukan iblis alam neraka dengan pasukan kerajaan Liu, Kerajaan Ming, dan para murid sekte Pedang Harapan yang menjaga pertemuan itu.
Shen Long masih tenang melihat kedatangan Pangeran Langit, namun tidak dengan para undangan lainnya termasuk para Dewa dan juga para Raja klan dunia bawah. Mereka bersiap untuk menghadapi pertempuran ini.
__ADS_1
“Zen Luo, akhirnya kamu muncul disini. Ataukah aku harus menyebutmu Mo Zen” kata Shen Long sambil turut melayang mendekatinya dengan tangan di belakang punggungnya.
Kedua belah pihak saling memberikan tekanan ke sekitar mereka, membuat suasana di dalam ruangan itu menjadi kacau. Pertemuan besar yang telah dipersiapkan cukup lama menjadi acara yang kacau dan penuh kepanikan seperti itu.
“Hahaha... apapun yang kamu sebut tidak penting. Hari ini aku datang untuk menagih hutang padamu. Kamu akan segera mati ditanganku” kata Zen Luo
Melihat pertarungan yang akan segera terjadi, orang-orang di ruangan itu mulai menyingkir untuk menyelamatkan diri dan melihat dari kejauhan.
“Baik, kita akan bertempur di luar. Kamu tidak akan bersembunyi lagi kali ini kan?” sindir Shen Long
Mata Zen Luo berkedut mendengar sindiran dari Shen Long, “Dimanapun aku tetap akan mengalahkanmu hari ini” sahut Zen Luo percaya diri
Mereka pun berdua terbang keluar menjauh dari dalam ruangan itu dan melayang cukup tinggi di udara.
Seluruh mata di kekaisaran melihat dua orang yang berdiri melayang di udara bersiap untuk melakukan pertempuran.
Di bawah mereka juga tampak 6 Jendral Iblis Alam Neraka tampak bersiap untuk menghadapi para Dewa dunia langit beserta Raja Klan dunia bawah. Sementara orang-orang dari dunia manusia bersiap untuk menghadapi pasukan Iblis Alam Neraka.
Bayangan Kaisar Dewa Iblis Raksasa muncul di belakang Shen Long dengan matanya yang merah menyala.
“Hentikan pertarungan kalian. Kembalilah para Iblis Alam Neraka ke asal kalian” teriak Shen Long
Mata pasukan Iblis ngeri ketakutan melihat kekuatan Kaisar Dewa Iblis yang ternyata berada di tubuh Shen Long. Mereka lalu saling menoleh kemudian memutuskan untuk menghilang dan kembali ke Alam Neraka.
Demikian juga ke 6 Jendral Iblis Alam Neraka yang terkejut merasakan kekuatan Shen Long menjadi menggigil ketakutan, mereka juga langsung menghilang dan kabur kembali ke Alam Neraka.
Mereka tidak ingin mendapatkan amarah dari Kaisar Dewa Iblis yang mereka ketahui tidak akan membiarkan mereka yang membangkang hidup dengan tenang.
Mata Zen Luo berkedut menyaksikan hal itu, “Dasar para pengecut!” geramnya dalam hati. Namun dia juga terkejut melihat kekuatan Kaisar Dewa Iblis berada di dalam tubuh Shen Long.
“Mengapa kekuatan Kaisar Dewa Iblis berada padamu?” tanya Zen Luo yang terkejut.
“Aku rasa orang yang akan mati tidak perlu mengetahui hal itu” sahut Shen Long yang sudah berencana untuk memusnahkan Zen Luo hari ini.
__ADS_1
Mendengar kata-kata Shen Long, wajah Zen Luo menjadi gelap. Dia segera mengeluarkan kekuatan alam Bintangnya dan pedang Surgawi miliknya.
“Hari ini aku tidak akan lari. Aku yakin bisa mengalahkan kekuatanmu” teriaknya
Zen Luo lalu mengeluarkan jurus Pedang Kristal miliknya dengan kekuatan alam Bintang. Bayangan pedang besar bercahaya seperti kristal berwarna putih menyerang ke arah Shen Long dengan kekuatan yang dahsyat.
“Cih, dengan mengandalkan alam Bintang kamu pikir bisa mengalahkanku?” sahut Shen Long
Zen Luo menggertakkan giginya,”Jangan sombong kamu”
Serangan dahsyat Zen Luo hampir mendekati tubuh Shen Long. Namun Shen Long hanya tersenyum melihatnya.
Shen Long lalu merapal jurus Roh Pedang dengan kekuatan Iblis Purba nya. Kekuatannya meledak lalu membuat muncul bayangan pedang surgawi Iblis berwarna hitam dengan kekuatan yang dahsyat menahan serangan dari Zen Luo.
BUMM!
Ledakan terdengar keras saat kedua kekuatan itu bertabrakan di udara. Tubuh Zen Luo tampak terdorong selangkah ke belakang, sementara Shen Long masih berdiri ditempatnya dengan tenang.
“Cih, ternyata kamu masih memiliki jurus simpanan” gumam Zen Luo sambil mengatur nafasnya sebelum menyerang kembali
“Menyerahlah agar aku bisa membunuhmu tanpa rasa sakit” sahut Shen Long dengan tatapan tajamnya pada Zen Luo
Seluruh mata merasa takjub melihat pertempuran antar kekuatan yang dahsyat itu, semua dewa menyadari kekuatan alam bintang adalah yang tertinggi seperti yang diperlihatkan oleh Zen Luo. Namun mereka baru kali ini melihat kekuatan yang lebih kuat lagi dari itu yang diperlihatkan oleh Shen Long.
\=================
Sambil menunggu Update bab selanjutnya, silahkan mengikuti novel terbaru dari author yang berjudul Baihu (Pendekar Harimau Putih) : Menantang Naga dan Pedang Pemburu Roh.
Semoga bisa memberikan hiburan.
Terima kasih atas dukungannya selama ini.
Salam Chalinka
__ADS_1