Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 235 | Iblis sebenarnya di Kekaisaran Tengah


__ADS_3

Seluruh mata di ruangan itu sontak terkejut dan saling menoleh, mereka menatap ke arah Kaisar Zhong untuk memberikan penjelasan akan kata-kata penasehat Mo. Mereka juga memegang gagang senjata masing-masing bersiaga jika terjadi sesuatu karena hal itu.


Jika memang benar ada iblis di Kekaisaran Tengah, jangankan dewa dunia langit, mereka pun akan bertempur melawan para iblis tersebut.


Mata Kaisar Zhong Jian berkedut mendengar perkataan penasehat Mo, wajahnya menjadi gelap saat melihat para panglima dan jendral melihat ke arahnya, seakan-akan dirinya yang dituduh sebagai iblis.


“Jangan sembarangan berbicara penasehat Mo, tanpa bukti kamu tidak bisa menyebutkan adanya iblis di Kekaisaran Tengah ini” sahut Kaisar Tengah tidak senang mendengar hal itu. Tubuhnya bergetar karena menahan amarah yang hampir saja meluap.


“Apakah ini bukan sebuah bukti?” kata Mo Zen sambil mengerahkan kekuatan penuhnya di alam Mutiara puncak menekan seluruh orang di dalam ruangan tersebut. Lalu dia mencengkeram leher dari Kaisar Zhong Jian dan mengangkatnya ke atas dengan satu tangan kanannya.


“Ka...Kau Iblis sebenarnya!” teriak Kaisar Zhong Jian yang gugup. Dia tidak bisa menggerakkan badannya oleh tekanan Mo Zen yang kekuatannya jauh diatas dirinya.


“Iblis kurang ajar! Lepaskan Yang Mulia Kaisar!” teriak orang-orang di ruangan itu yang ingin mengeluarkan senjata mereka, namun tekanan kekuatan dari Mo Zen membuat mereka tidak berkutik dalam ruangan itu.


“Mo Sheng, bunuh mereka semua dan himpun roh mereka!” perintah Mo Zen pada Iblis sakit Mo Sheng.


Mo Sheng yang tidak menyangka tindakan Mo Zen akhirnya mengerti maksud rencana terakhir Mo Zen. “Kamu benar-benar jenius tuan Mo” gumam Mo Sheng yang di balas dengan tawa oleh Mo Zen


“Dengan seluruh energi mereka di ruangan ini, aku akan dengan mudah menembus alam Bintang. Hahaha...” kata Mo Zen selanjutnya.


“A... Apa maumu iblis Mo? Kamu tidak akan bisa menduduki kursi kekaisaran ini dengan aman” tanya Kaisar Zhong yang gugup ketakutan


Mo Zen menyeringai menatap Kaisar Tengah, “Kamu mengancamku? Kamu pikir aku takut padamu? Hahaha...”


Mo Zen mendekatkan wajah Kaisar Zhong Jian ke wajahnya dengan menggunakan satu tangannya, “Aku tidak tertarik dengan kursi kaisar dunia manusia. Aku lebih layak menjadi Kaisar Langit. Hahaha...”


“Lalu mengapa kamu melakukan ini?” tanya Kaisar Zhong Jian kembali

__ADS_1


“Aku ingin kalian menjadi bagian dari kekuatanku” sahut Mo Zen sambil menyeringai memperlihatkan taringnya.


“Ma..Maksudmu apa?” Kaisar Zhong Jian kembali menggigil ketakutan. Keringat dingin sudah membasahi sekujur tubuhnya.


AAAAKHH... AAKKHHH...AAAAKKHH...


Pekik pilu kematian terdengar di dalam ruangan itu, satu persatu Mo Sheng membunuh para panglima dan jendral itu dengan mudah dan menghimpun roh mereka. Suasana bergidik mengerikan terdengar, darah membanjiri aula pertemuan Kekaisaran Tengah.


Para penjaga yang berdatangan juga tidak luput dari sasaran Mo Sheng. Kekuatan Mo Zen yang menekan dalam aula pertemuan itu membuat orang yang datang juga tidak bisa bergerak, sehingga Mo Sheng dengan mudah membunuh mereka satu-persatu.


Mata Kaisar Zhong berkedut melihat kematian semua panglima dan jendralnya, wajahnya menjadi pucat dan putus asa. Kini hanya tinggal dirinya yang masih berada di dalam aula pertemuan itu bersama dua Iblis Mo.


Mo Sheng yang telah mengumpulkan roh semua orang di aula tersebut membawakan roh yang telah dihimpunnya berbentuk bola energi lalu menyerahkannya pada Mo Zen.


“Sekarang tinggal dirimu Kaisar bodoh!” kata Mo Zen yang kemudian meremukkan leher Kaisar Zhong Jian dan meregangkan nyawanya.


Mo Zen lalu menarik keluar roh Kaisar Zhong Jian dan mengumpulkannya dalam bola energi di tangan kirinya.


“Hahaha... aku akan menembus alam Bintang dengan kekuatan ini” teriaknya.


Mo Zen lalu mengerahkan ilmu pemurnian serap jiwa yang pernah dia pelajari dari Yan Luo dan mulai memurnikan semua energi roh yang telah dikumpulkannya. Dia duduk bersila sambil mengatur nafasnya. Tubuhnya melayang di udara dan memancarkan energi yang sangat dahsyat.


Mo Sheng yang melihat hal itu terpana, kekuatan Alam Bintang memang sangat luar biasa pikirnya.


“Akhirnya aku bisa menerobos alam Bintang. Kini saatnya aku membalas dendam kematian ayahku dan merebut tahta Kaisar Langit dari Shen Long” geramnya.


Mata Mo Zen bersinar tajam penuh dendam mengingat kematian ayahnya di tangan Shen Long, “Dengan kekuatan alam Bintang dan darah Kaisar Dewa Iblis di tubuhku. Aku akan membuatmu membayarnya berkali-kali lipat, Shen Long.” teriaknya

__ADS_1


Meskipun kekuatan Mo Sheng tidak lemah, namun tekanan dari pancaran energi Mo Zen luar biasa.


BRAAKKK...


Tiba-tiba, beberapa dewa dunia langit muncul di aula pertemuan Kekaisaran Tengah dikarenakan mereka merasakan pancaran energi dari dalam tubuh Mo Zen.


“Akhirnya kami menemukan kalian” kata dewa Ma Chan yang sudah datang bersama para dewa lainnya dari dunia langit.


Mo Zen tersenyum melihat mereka, dia kini tidak lagi takut pada para dewa dunia langit dengan kekuatan puncak alam Bintang miliknya, “Ma Chan pengkhianat, akhirnya kamu datang sendiri mengantarkan nyawamu” sahut Mo Zen


Wajah Ma Chan menjadi gelap mendengar perkataan Mo Zen, “Pangeran Langit, menyerahlah. Aku datang tidak sendiri, beberapa dewa alam Berlian datang bersamaku. Meskipun kamu lebih kuat, tapi melawan kami semua tidaklah mudah” katanya.


Ma Chan yang berada di alam Mutiara tidak takut melawan iblis dalam hidupnya, dia segera bersiap untuk menyerang Mo Zen, sang Putra Iblis yang juga Pangeran Langit.


Seluruh dewa dunia langit yang datang segera bersiap menunggu aba-aba dari Ma Chan, “Serang mereka!” teriak Ma Chan memberikan perintah pada para dewa dunia langit.


Segera seluruh pasukan dewa dunia langit yang berada di alam berlian dan alam emas maju menyerang ke arah Mo Zen dan Iblis Mo Sheng. Melihat serangan para dewa itu, Mo Zen hanya menyeringai, dia segera mengerahkan kekuatan Alam Bintang miliknya untuk membalas serangan pasukan dewa dunia langit itu.


Ma Chan yang melihat Mo Zen tengah menghimpun kekuatannya segera menyerang untuk menghalanginya. Dia menggunakan kekuatan alam Mutiara puncak miliknya menyerang langsung ke arah Mo Zen.


Mo Sheng yang tidak terlalu kuat tampak sudah di musnahkan dengan mudah oleh seorang dewa alam Berlian bintang 3 puncak. Kini hanya tinggal Mo Zen yang tersisa, segera para dewa lainnya menyerang bersama-sama ke arah Mo Zen.


“Hahaha... kalian pasukan lemah berani melawanku” teriak Mo Zen yang telah mengumpulkan kekuatannya dan menyerang ke segala arah dengan kekuatan penuh alam Bintangnya.


Semua pasukan dewa dunia langit yang berada di bawah alam Mutiara mati dan lenyap tak berbekas terkena serangan alam Bintang dari Mo Zen. Ma Chan yang berada di alam Mutiara terluka parah dan memuntahkan darah dari mulutnya.


Ketika Ma Chan hendak berdiri, dia tak menduga Mo Zen telah berdiri di depannya dan mencengkeram leher Ma Chan, “Ngh!..” gumam Ma Chan tidak bisa bergerak karena lukanya.

__ADS_1


“Pergilah menyusul ayahku untuk melayaninya di alam sana” kata Mo Zen yang kemudian membunuh Ma Chan dan memusnahkannya.


__ADS_2