
Hati Shen Long merasa senang melihat Putri Shui dalam kondisi baik, ini membuatnya merasa lega karena sempat kehilangan kontak dengannya.
“Jendral Shan, dia memang teman yang aku cari selama ini. Tapi bagaimana cara menemuinya?” bisik Shen Long pada Jendral Shan Lang
“Setelah upacara penobatan ini, akan ada perjamuan. Para ras klan binatang bisa mendekati Dewi Suci untuk berkenalan dan memberikan hadiah padanya” sahut Jendral Shan
“Kita akan mendekatinya saat itu, aku sudah menyiapkan hadiah untuknya” lanjut Jendral Shan
“Baiklah” sahut Shen Long.
Saat menjelang malam, acara penobatan telah berakhir lalu berlanjut dengan perjamuan makan. Dewi Suci yang hadir di dampingi oleh Pendeta Tertinggi dan Raja Kerbau Shu Nu, menerima kedatangan perwakilan ras klan binatang yang mengucapkan selamat dan memberikan hadiah.
Mata Dewi Suci melihat wajah-wajah di sekeliling ruang perjamuan untuk mencari keberadaan Shen Long, namun belum menemukannya.
Ketika saat ras Serigala Gunung mendapat kesempatan untuk datang, Jendral Shan ditemani oleh Shen Long yang mengenakan kerudung mendatangi Dewi Suci.
Dewi Suci tersenyum pada Jendral Shan Lang dengan mata menatapnya sebentar kemudian melihat kesekeliling kembali mencari keberadaan Shen Long.
“Dewi Suci, aku ingin memperkenalkan saudara ku yang bisu ini pada anda” kata Jendral Shan sambil menarik Shen Long mendekati Dewi Suci.
Mendengar kata Jendral Shan, meskipun enggan Dewi Suci terpaksa mengalihkan pandangannya menatap laki-laki berkerudung disamping Jendral Shan.
Mata Dewi Suci terbelalak, jantungnya berdetak lebih kencang ketika melihat wajah dibalik kerudung yang samar-samar mulai terlihat saat mendekatinya.
“Shen Long” gumamnya dalam hatinya
Ingin rasanya dia melompat untuk memeluk Shen Long, karena lama tidak bertemu dengannya sejak memasuki dunia bawah ini. Bagaimanapun dia satu-satunya orang yang dikenalinya dan datang bersama ke dunia bawah ini, sehingga perasaan rindu melanda dirinya.
“Jendral Shan, terima kasih. Aku rasa Dewi Suci kelelahan dan akan beristirahat” tiba-tiba Raja Kerbau menghentikan perkenalan tersebut untuk melanjutkan ke acara selanjutnya.
“Tidak apa-apa Raja Kerbau Shu Nu, aku belum kelelahan” sahut Dewi Suci yang kembali bersemangat setelah menemukan Shen Long.
“Maaf mengganggu waktu Dewi, saudaraku ini bisu dan sedikit tuli, jadi sebaiknya Dewi berbicara lebih dekat dengannya” kata Jendral Shan untuk menghindari kecurigaan orang-orang.
“Baik” sahut Dewi Suci dengan senang hati mendekati Shen Long untuk berbicara.
__ADS_1
“Shen, temui aku malam ini. Aku senang melihatmu” bisiknya tersenyum.
Shen Long hanya mengangguk menjawabnya lalu menundukkan kepalanya kembali.
“Terima kasih Dewi Suci, selamat padamu. Ini sekedar hadiah kecil kami” kata Jendral Shan sambil menyerahkan kotak kecil padanya.
“Kamu dan saudaramu datang sudah membuatku senang, tidak perlu memberikan hadiah” sahut Dewi Suci.
Semua kejadian itu dilihat dengan jeli oleh Pendeta Tertinggi yang melihat perubahan wajah pada Dewi Suci. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan makan bersama.
Sejak bertemu Shen Long mata Dewi Suci tak pernah lepas melirik ke arahnya, hal ini tetap diperhatikan oleh Pendeta Tertinggi.
“Putri, apakah dia orang yang kamu cari?” bisik Pendeta Tertinggi pada Putri Shui
“Benar bibi Ming Yu, dialah yang datang ke dunia bawah ini bersamaku.” sahut Putri Shui dengan senyuman.
“Suruh dia datang malam ini ke pagoda menemui kita” kata Pendeta Tertinggi selanjutnya.
“Baik” sahut Dewi Suci
“Silahkan Pendeta dan Dewi beristirahat” sahut Raja Kerbau tanpa curiga.
Setelah Pendeta Tertinggi dan Dewi Suci berpamitan pada seluruh hadirin yang datang dalam perjamuan, kemudian dia kembali ke pagoda.
Beberapa ras klan binatang terlihat mulai pergi satu-persatu setelah kepergian Dewi Suci dan Pendeta Tertinggi termasuk Jendral Shan dan Shen Long.
“Jendral, aku akan menemui Dewi Suci. Terima kasih atas semua bantuanmu” kata Shen Long sambil memberi hormat.
“Jangan sungkan Shen Long, aku senang mendapatkan teman baru sepertimu” sahutnya sambil pergi ke warung makan untuk minum bersama teman-temannya.
Dalam kegelapan, Shen Long menyelinap menuju pagoda tempat tinggal Pendeta Tertinggi dan Dewi Suci. Dia melompat menuju lantai dua untuk masuk ke dalam pagoda melalui jendela.
Lantai pertama pagoda adalah ruang tamu untuk menerima kunjungan dari klan binatang, khususnya Raja Kerbau. Lantai dua adalah ruang tidur dari Pendeta Tertinggi dan Dewi Suci. Sedangkan lantai tiga adalah lantai terlarang yang hanya bisa dimasuki oleh Pendeta Tertinggi dan Dewi Suci, karena di dalam sebuah ruang disana terdapat portal menuju dunia langit.
Setelah mengetuk jendela, Dewi Suci yang mendengar langsung membuka jendela tersebut dan mengajak Shen Long masuk ke dalam pagoda.
__ADS_1
Di dalam pagoda lantai dua yang merupakan tempat beristirahat Pendeta Tertinggi dan Dewi Suci, tampak Pendeta Tertinggi telah duduk menunggu kedatangan Shen Long di depan kamarnya.
“Duduklah nak” kata Pendeta Tertinggi Ming Yu saat melihat kedatangan Shen Long.
“Aku tahu tujuan kedatanganmu ke dunia bawah. Aku adalah Ming Yu, saudara dari Wang Yu, Guru Putri Shui yang juga adalah paman Gurumu” kata Ming Yu yang membuat Shen Long menjadi lega dengan identitas Pendeta Tertinggi.
“Salam pada tetua Ming Yu” sahut Shen Long hormat.
“Aku memang sengaja meminta Putri Shui menjadi Dewi Suci untuk menyamarkan identitasnya di dunia bawah. Setelah penobatan ini kalian bisa pergi bersama sesuai maksud kalian datang ke dunia bawah. Aku akan memberikan alasan Dewi Suci tengah bermeditasi di lantai tiga yang merupakan tempat terlarang” lanjut Ming Yu
“Terima kasih bibi Ming Yu” sahut Putri Shui
“Pergilah” kata Ming Yu selanjutnya
“Kami pamit tetua” sahut Shen Long hendak pergi.
“Ohya, pertama kalian pergilah ke wilayah selatan untuk menemukan Mutiara Naga. Dua minggu lagi akan ada Festival Naga, itu saat yang tepat bagi kalian mencari Mutiara Naga tersebut” lanjut Ming Yu
“Terima kasih tetua atas sarannya” sahut Shen Long yang kemudian pergi dengan menggandeng tangan Putri Shui.
Meskipun hal itu gerakan sederhana dan reflek dari Shen Long, namun di dalam hati Putri Shui merupakan sesuatu, sehingga wajahnya menjadi merah karenanya.
Kemudian ditengah kegelapan malam mereka pergi dengan terbang melayang keluar dari kota Batu Mulia menuju ke arah barat daya.
\======
Kota Logam terletak di wilayah selatan dunia bawah, namun terletak di arah barat daya dari kota Batu Mulia yang berjarak sekitar dua hari perjalanan.
“Shen, kamu kemana saja sejak tiba di dunia bawah? Aku sejak datang hanya menghabiskan waktu di pagoda tersebut” kata Putri Shui memulai pembicaraan.
Kemudian Shen Long menceritakan semua kejadian yang telah dia lakukan sejak datang ke dunia bawah.
“Apa? Kamu telah mendapatkan tehnik Kultivasi Ganda?” Putri Shui tertegun mendengar cerita Shen Long.
Namun Shen Long tidak menceritakan tentang bimbingan dari Raja Shui Ni padanya saat melakukan pelatihan kultivasi ganda.
__ADS_1