Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 86 | Final, Xu Huang Vs Shen Long bagian 2


__ADS_3

Energi Roh Pedang Pembelah Langit sangat dahsyat, Xu Huang tidak berani meremehkan serangan ini. Segera dia menggunakan Jurus Pedang Seribu Bayangan untuk menangkis sekaligus menyerang balik pada Shen Long.


Kemudian Shen Long mengerahkan energi roh pedang terebut, namun sesaat serangan itu baru saja dilepaskan, dia segera mengerahkan Jurus Cincin Nirwana Sukma dengan pedang ditangannya.


Hanya berbeda satu detik dua serangan sekaligus menyerang ke arah Xu Huang yang membuat matanya terbelalak menerima dua serangan yang saling bergantian ke arahnya.


Xu Huang yang masih terkejut dengan kombinasi dua serangan tersebut, kemudian melihat Shen Long sudah kembali mengeluarkan jurus Sembilan Naga Langitnya. Serangan ini bertujuan untuk menutup celah yang ditinggalkan oleh kedua serangan tingkat tinggi tadi.


Penonton bergemuruh ngeri melihat Shen Long mengeluarkan serangan energi spiritual secara beruntun untuk mengalahkan Xu Huang.


“Benar-benar tidak terduga”


“Jika tidak memiliki kekuatan yang dahsyat dan menguasai jurus pedang, tidak mungkin bisa melakukan serangan seperti itu” kata ketua Sekte Pedang Suci, Dong Fang Lei yang masih menonton pertandingan Shen Long.


“Kamu memang sungguh mengagumkan Shen” gumam Dong Fang Yin dalam hatinya.


“Ini tidak mungkin!” teriak Pendeta Kerajaan melihat kekuatan Shen Long


“Dia pasti melakukan trik untuk memenangkan pertandingan ini” katanya lagi


“Tetua Xu, kenapa kamu yang panik? Bukan kamu yang menerima serangan beruntun itu kan? Atau kamu panik karena akan kalah taruhan?” sahut permaisuri dengan wajah gembira.


Pendeta Kerajaan semakin kesal dan wajahnya menjadi gelap kembali, dia tidak menyangka Shen Long akan memiliki kekuatan yang sebesar ini.


Di arena, Xu Huang hanya bisa menghindari dan menangkis sedikit dari tiga serangan sekaligus tersebut. Setelah serangan Shen Long berhenti, dia menggertakkan giginya dan mengambi nafas. Wajahnya gelap seperti pendeta kerajaan.


“Satu-satunya cara adalah menggunakan obat itu” gumamnya


Xu Huang yang putus asa lalu menelan obat yang diberikan oleh Pendeta Kerajaan padanya.


“Lagi-lagi menggunakan obat terlarang” pikir Shen Long.


Penonton terkejut, seorang unggulan seperti Xu Huang sang juara bertahan terdesak hingga memaksanya untuk menggunakan obat terlarang, membuktikan betapa kuatnya lawan hari ini.


“Sepertinya sumber obat ini berada di sekte Gunung Abadi, mungkin dalang hancurnya sekte Pelepas Arwah juga dari sana” gumam Shen Long dalam hatinya.


Wajah Xu Huang yang gelap menjadi semakin gelap, otot-otot di wajahnya hingga keluar dan sekujur tubuhnya bergetar, otot tubuh mengembang, nadi spiritnya membesar untuk menyerap dan menampung kekuatan lebih besar.

__ADS_1


Angin berhembus kencang dari tubuhnya ke sekitar saat Xu Huang berhasil menaikkan kekuatannya dengan bantuan obat tersebut. Tubuhnya diselimuti energi dengan pancaran listrik memercik di sekitar tubuhnya.


“Gila, dia berhasil menembus tingkat Dewa Pendeta”


“Oh, inikah tingkat tertinggi di alam Pendeta?


“Kekuatan yang sangat dahsyat!”


Pendeta Kerajaan kini tersenyum lega, peningkatan kekuatan Xu Huang sesuai harapannya. Dia merasa kemenangan sudah di depan mata.


“Yang Mulia, inilah tingkat tertinggi alam Pendeta. Kali ini Shen Long pasti akan kalah” katanya dengan bangga.


Raja Liu dan permaisurinya terkejut melihat perubahan kekuatan Xu Huang, ini diluar dugaan mereka. Menggunakan obat terlarang sangat tidak dianjurkan bagi seniman bela diri karena disamping merusak tubuh pemakai bahkan bisa menyebabkan kematian.


“Sepertinya muridmu sudah tidak sabar untuk bunuh diri” sahut permaisuri raja.


“Yang Mulia, sekte Gunung Abadi memiliki ilmu khusus untuk memurnikan obat penguat jiwa ini dengan baik. Sehingga bisa menghilang efek berbahaya obat tersebut” lanjut Pendeta Kerajaan.


“Benarkah?” sahut permaisuri yang wajahnya sedikit berubah cemas.


“Shen, aku bertaruh padamu. Semoga kamu tidak mengecewakan aku” gumam permaisuri dalam hatinya yang sedikit gelisah saat ini.


“Apa kamu tahu efeknya tidak akan bertahan lama?” lanjut Shen Long


“Cih, aku tahu itu. Tapi bagi kami dari sekte Gunung Abadi yang memiliki tehnik pemurnian khusus obat ini, bisa menggunakannya selama setengah hari” sahut Xu Huang.


“Baiklah, seranglah segera. Buktikan padaku kekuatan sekte Gunung Abadi” tantang Shen Long dengan tenang.


“Aku katakan padamu, dengan tingkat Dewa Pendeta, kekuatanku kini puluhan kali kekuatan Pendeta Rajaku sebelumnya. Aku tidak akan menahannya” kata Xu Huang dengan senyum sinis di wajahnya.


Penonton di tribun yang mendukung Shen Long menjadi cemas. Wajah cantik Dewi Suci tampak khawatir begitu pula orang dari perguruan Wuming dan sekte Pedang Suci.


“Rupanya sekte Gunung Abadi memiliki tehnik khusus untuk memurnikan obat terlarang” kata ketua sekte Pedang Suci


“Benar, ini sangat berbahaya. Apakah Shen Long bisa melawannya?” sahut ketua Mu yang berada di sebelahnya.


Penonton di bawah arena sontak ramai, ada yang mengecam cara Xu Huang untuk memenangkan pertandingan. Namun ada pula yang tetap mendukungnya menghalalkan segala cara untuk menjadi pemenang.

__ADS_1


“Bagaimana pun menjadi yang terkuat adalah yang utama”


“Pemenang berbeda dengan pecundang”


Komentar pro dan kontra penonton semakin banyak membuat suasana semakin tegang.


Shen Long tetap tenang melihat perubahan kekuatan Xu Huang dengan menggunakan obat terlarang. Dia mengangkat pedangnya yang sejak tadi mendengung di tangannya.


“Teman, ada apa? Apa kamu sangat bersemangat untuk segera bertempur?” gumam Shen Long pada pedang dominator nya yang mendengung itu.


“Cih, kamu pandai berpura-pura Shen. Bersiaplah, aku tidak akan menahan kekuatanku. Jangan salahkan aku jika kamu terbunuh” kata Xu Huang.


Xu Huang segera mengumpulkan kekuatannya dan memusatkannya pada pedang dominator di tangannya. Kekuatan itu bersinergi dengan energi pedang dominatornya menyebabkan ledakan kekuatan yang mengeluarkan cahaya terang menyilaukan mata para penonton.


“Ini luar biasa! Shen Long pasti akan kalah”


“Kekuatan Xu Huang menjadi sungguh mengerikan”


Pendeta Kerajaan tersenyum puas melihat kekuatan muridnya, dia merasa kali ini akan memenangkan pertandingan. Dia sudah membayangkan apa yang akan dimintanya dari permaisuri raja nantinya.


Sementara wajah Raja dan Permaisuri menjadi tegang menantikan hasil pertandingan ini. Terutama Permaisuri yang gelisah tidak menyangka Pendeta Kerajaan akan menggunakan cara seperti ini untuk memenangkan pertandingan.


Di lain pihak, Shen Long yang masih tetap tenang membuat pendukungnya menjadi gelisah.


“Apa yang akan kamu lakukan Shen?” gumam Dewi Suci


Dong Fang Yin dan Shi Lang menutup wajahnya tegang menantikan apa yang akan terjadi.


Kemudian, Xu Huang berteriak menyerang ke arah Shen Long. Dia mengeluarkan jurus pedang terkuat dari sekte Gunung Abadi, Roh Pedang Langit Abadi.


Serangannya sangat ganas, udara terasa panas disekitarnya mengiris kulit penonton yang berada di dekat arena. Segera mereka mundur untuk menghindari terluka oleh pertarungan ini.


Ketika serangan ganas Xu Huang berada pada jarak dua langkah, Shen Long tiba-tiba memundurkan satu kakinya bersiap untuk beradu sambil tersenyum.


Tiba-tiba diluar dugaan, kekuatan Shen Long meledak. Tubuhnya mengeluarkan cahaya yang menyilaukan mata penonton yang ada di sana, tidak seperti Xu Huang yang hanya pedangnya bercahaya menyilaukan mereka.


Xu Huang terkejut lalu menyipitkan matanya oleh silauan cahaya tersebut. Dia tidak menyangka kekuatan Shen Long juga berubah sekuat itu, tetapi serangannya sudah dilancarkan, dia tidak bisa menarik kekuatan dan jurus yang sudah dia kerahkan maksimal. Hanya tinggal selangkah mengenai tubuh Shen Long.

__ADS_1


BUMMMMM!!


__ADS_2