Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 360 | Pemurnian Semesta


__ADS_3

Mata Shen Long terlihat merah menyala api. Dia melihat sekeliling lalu menatap api abadi di atas piramid. Dia kemudian melesat ke atas piramid dan berdiri di atas api abadi.


Tindakan Shen Long untuk orang normal tergolong gila karena membakar tubuhnya sendiri di atas api abadi. Qiongqi dan Putri LingMei pun terkejut melihat hal itu, namun mereka tidak bisa mencegahnya.


Tetapi apa yang dirasakan Shen Long jauh berbeda dari kenyataannya. Dia justru merasa tubuhnya menjadi lebih nyaman setelah api abadi itu membakar tubuhnya.


Hal yang aneh tubuhnya tidak terbakar oleh api tersebut, karena kekuatan dewa naga memancar keluar melindungi tubuhnya dari api abadi yang membakar tubuhnya.


Shen Long menutup matanya dan bermeditasi sambil berdiri di atas api abadi. Sirkulasi energi di sekujur tubuhnya berputar semakin cepat. Kekuatannya bertambah pesat akibat perputaran energi tersebut.


Tubuh Shen Long tampak membesar karena kekuatannya semakin meningkat pesat. Cahaya memancar semakin terang dari tubuhnya dan memberikan tekanan ke sekitar kota kuno itu.


“Ah, tekanan ini lagi,” batin Putri LingMei ketika dia merasakan tekanan kembali menekan tubuhnya. Dia pun menjauh sebelum tekanan itu semakin kuat mengenai dirinya.


Melihat Putri LingMei menjauh, Qiongqi pun mengikutinya. Instingnya sebagai hewan mistis juga mengatakan dia harus menjauhi Shen Long.


Benar saja, tekanan kekuatan dari tubuh Shen Long semakin lama semakin besar, seiring tubuhnya yang juga membesar. Bangunan piramid yang ada disekitar api abadi bergetar keras dan beberapa diantaranya hancur oleh tekanan kekuatan Shen Long yang dahsyat.


“Ini tahap menerobos kekuatan Pemurnian Semesta,” gumam Putri LingMei yang merasa takjub olehnya.


Putri LingMei dan Qiongqi semakin menjauh setelah tekanan itu kembali menghampirinya hingga dia berada di ujung kota kuno tersebut. “Kita sudah tidak bisa berkelit lagi dari tempat ini,” kata Qiongqi yang juga mulai merasakan tekanan hingga ditempat mereka.


Putri LingMei dan Qiongqi tampak pasrah menerima tekanan kekuatan Shen Long dari kejauhan yang telah mencapai tempat mereka berdiri. Bangunan kota kuno telah banyak yang rubuh dan hancur oleh tekanan kekuatan Shen Long.


Tubuh Shen Long telah membesar hingga tiga kali tubuh sebelumnya. Shen Long merasakan kekuatannya sudah mencapai batasnya, lalu dia menghembuskan nafasnya.

__ADS_1


“Hyaaa....”


Shen Long berteriak dengan keras hingga menghempaskan kekuatannya ke segala arah dan tubuhnya pun mengecil kembali ke bentuk semula. Namun hempasan kekuatannya menyapu ke segala arah. Angin itu juga menghempaskan Qiongqi dan Putri LingMei namun mereka tidak terluka karena telah berada di dinding gua.


Hanya saja mereka berdua merasa nafas mereka sesak oleh tekanan itu dan merasa kesulitan untuk menghirup nafas.


Setelah hempasan itu berlalu, Putri LingMei dan Qiongqi tampak terengah-engah mengambil nafas. Mereka terkulai lemah akibat tekanan dan hempasan kekuatan Shen Long.


“Oh, aku sudah tidak kuat lagi. Jika hal ini terjadi lagi, aku bisa mati berdiri,” gumam Putri LingMei dalam hatinya.


Shen Long membuka matanya dan melihat ke sekeliling. Shen Long tampak terkejut karena bangunan di kota kuno tampak hancur lebur. Matanya juga melihat Putri LingMei dan Qiongqi di kejauhan yang terduduk kelelahan sambil terengah-engah.


“Apakah aku yang melakukan ini semua?” Shen Long merenungkan kejadian itu. Dia pun segera turun dan terbang melayang ke arah Putri LingMei dan Qiongqi.


“Hah...Apa...hah.. kamu berhasil menembus Pemurnian Semesta Shen..hah..ah?” tanya Putri LingMei dengan terengah-engah.


“Bagaimana perasaanmu tuan?” tanya Qiongqi padanya.


“Luar biasa. Aku belum pernah merasa penuh aura dan semangat seperti ini,” sahutnya.


Qiongqi dan Putri LingMei turut merasa senang dengan pencapaian Shen Long. Mereka pun telah selesai mengatur nafas kembali.


“Qiongqi, terima kasih. Berkat dirimu aku bisa mendapatkan inti sari dewa naga serta petunjuk untuk meningkatkan kekuatanku. Aku akan menggunakan petunjuk dari Guru sakti untuk meningkatkan lagi kekuatanku,” sahut Shen Long.


“A-apa kamu gila Shen? Tubuhmu akan kesulitan menerima peningkatan kekuatan secara terus menerus. Sebaiknya kamu menyelaraskannya terlebih dahulu sebelum meningkatkan kembali,” teriak Putri LingMei yang merasa cemas karenanya.

__ADS_1


Mendengar perkataan Putri LingMei, Shen Long menganggukkan kepalanya. “Benar, untuk peningkatan biasa, tubuh tidak akan mampu bertahan menerobos alam berkali-kali. Namun metode yang diberikan oleh Guru Sakti padaku dalam ingatannya sangat sederhana dan tidak menyebabkan bahaya itu.” sahut Shen Long dengan mata bersemangat.


“Kota kuno ini sangat berhubungan dengan danau dan Gurun Api. Aku berterima kasih padamu Putri. Berkat dirimu kita datang kemari dan aku sungguh beruntung mendapatkan peningkatan kekuatan secepat ini.”


Shen Long memberikan hormat pada Putri LingMei dan juga Qiongqi. Bagaimanapun juga, tanpa bantuan mereka, dia tidak akan bisa mencapai hasil sejauh ini.


“Lalu apa rencanamu selanjutnya Shen?” tanya Putri LingMei.


“Danau. Menurut petunjuk Guru Sakti menyebutkan air danau itu mengandung zat yang mampu menyerap energi disekitar tempat ini selama ribuan tahun. Dan airnya tidak pernah surut selama ini. Aku harus bermeditasi di dalam air itu,” sahut Shen Long.


Qiongqi mengerti maksud Shen Long. Kemudian Qiongqi membuka tuas berikutnya untuk memunculkan tangga yang terbuka menuju ke atas tanah Gurun Api. Mereka bertiga pun naik ke atas tanah Gurun Api. Tampak danau telah berada jauh dari tempat mereka muncul.


“Naiklah ke punggungku! Aku akan mengantarkan kalian ke danau itu.” Qiongqi menawarkan dirinya.


Shen Long dan Putri LingMei lalu melompat ke atas punggung Qiongqi kemudian merekapun berangkat menuju ke danau yang tampak dari kejauhan.


Setelah mereka tiba di pinggir danau, Shen Long pun turun dari tubuh Qiongqi bersama Putri LingMei.


Shen Long berjalan mendekati danau tersebut dan merasakan aura berbeda dari tengah danau. “Benar-benar harta karun. Gurun Api memang pantas menjadi tempat harta karun,” gumam Shen Long.


“Kalian tunggulah di sini. Aku akan masuk ke dalam danau untuk menerobos tahap alam berikutnya.”


Tanpa menunggu jawaban mereka, Shen Long langsung melompat terjun ke tengah-tengah danau. Dia pun tenggelam masuk hingga ke dasar danau.


Kali ini Shen Long mengerahkan kekuatannya untuk bisa membuatnya bernafas dari sirkulasi kekuatan dan udara di dalam air. Kekuatan di tubuh Shen Long bersirkulai dengan cepat. Dia mengerahkan seluruh kekuatan dari Pemurnian Semesta.

__ADS_1


Kekuatan alam Pemurnian Semesta yang dipancarkan oleh Shen Long, diserap oleh zat yang terkandung di dalam air danau itu. Kemudian Shen Long kembali menyerap energi itu dari air danau.


Perputaran dari kekuatan itu bersirkulasi dengan cepat antara Shen Long dan air danau tersebut.


__ADS_2