Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 54 | Menyembuhkan istri Mu Kai


__ADS_3

Kemudian Mu Kai mengantarkan Shen Long untuk menemui istrinya yang sedang sakit di kamar mereka diikuti oleh Mu Rong dan Wu Chen.


Istri Mu Kai tidak sadarkan diri, nafasnya lemah dan wajahnya pucat. Mu Kai merasa sedih melihat keadaan istrinya seperti itu. Shen Long merasakan sesuatu yang aneh pada istri Mu Kai. Dia merasakan kembali adanya energi negatif di dalam tubuh wanita itu, namun energi itu berada di sekitar perut wanita tersebut.


Lalu Shen Long meraba nadi ditangan wanita itu merasakan nadinya yang sangat lemah.


“Ketua Mu, pertama selamat, kamu telah memiliki seorang putra.” sahut Shen Long


“Benarkah?” kata Mu Kai terkejut dengan perasaan yang tak menentu.


“Lalu, bagaimana dengan anak kami?” lanjutnya


“Nyonya Mu dipengaruhi oleh energi negatif yang masuk pada saat badannya sedang lemah karena kehamilannya. Energi tersebut menyerang ke tubuh nyonya dan terpusat pada janinnya, namun tidak membahayakan janin tersebut. Tetapi Nyonya mengalami komplikasi di dalam tubuhnya akibat energi tersebut yang menguras hawa hidup nyonya” sahut Shen Long


“Lalu apa yang harus kita lakukan Shen?” tanya Mu Rong yang cemas.


Shen Long kemudian menuliskan resep bahan obat lalu menyerahkannya pada Mu Kai. “Tolong carikan bahan obat untuk nanti diminumkan pada Nyonya.”


“Pertama aku akan menghilangkan terlebih dahulu energi negatif pada tubuh Nyonya, setelah itu aku akan memulihkan kondisi badan nyonya Mu” lanjut Shen Long


“Tolong lah tabib Shen” kata Mu Kai dengan pelan lalu memerintahkan bawahannya untuk mencari bahan obat yang telah dituliskan oleh Shen Long.


Kemudian, Shen Long menotok beberapa titik di tubuh wanita itu lalu meletakkan tangannya beberapa senti di atas perut nyonya Mu. Dia kemudian melakukan penyerapan energi dengan menggunakan ilmu pemurnian serap jiwa untuk menarik keluar energi negatif tersebut.


Setelah menyerap semua energi negatif itu, Shen Long mengubahnya segera untuk menyelaraskan dengan energi di tubuhnya.


Berikutnya Shen Long menggunakan jarum perak miliknya pada beberapa titik akupuntur di tubuh nyonya Mu lalu mengalirkan perlahan energi penyembuhan untuk memulihkan kondisi nyonya Mu.


Beberapa menit kemudian Nyonya Mu membuka matanya, dia melihat suaminya sedang duduk disampingnya dan hendak bangun dari tidurnya.


“Tidurlah dulu nyonya, tubuhmu masih lemah” kata Shen Long melarangnya untuk bangun.


“Benar istriku, kamu baru saja pulih. Beristirahatlah dulu” sahut Mu Kai yang telah tersenyum melihat istrinya telah pulih.


Wajah istrinya sudah mulai memerah, namun badannya masih terasa lemas dikarenakan dia sedang berbadan dua dan belum memakan sesuatu sejak dirinya tidak sadarkan diri.

__ADS_1


Segera bahan obat yang dipesan oleh Shen Long datang, lalu dia memberikan petunjuk pada Wu Chen untuk meramu bahan obat untuk diminumkan pada nyonya Mu. Wu Chen dengan sigap melakukan pekerjaannya sesuai petunjuk Shen Long.


Tak berapa lama ramuan tersebut telah selesai, lalu diserahkan pada Shen Long.


Shen Long mengalirkan sedikit energi penyembuhan pada ramuan tersebut untuk memudahkan pemurniannya pada tubuh lemah nyonya Mu lalu meminta Mu Kai untuk menyuapi istrinya ramuan itu.


Nyonya Mu menuruti suaminya memakan ramuan obat dari Shen Long hingga habis.


“Biarkan nyonya beristirahat dulu dengan tenang. Mari kita berbicara di luar” ajak Shen Long diikuti oleh Mu Kai dan yang lainnya.


“Ketua Mu, untuk tahap pemulihannya butuh waktu beberapa jam. Selanjutnya nanti kita harus mencari sumber energi negatif yang mempengaruhi nyonya agar tidak terjadi lagi hal seperti ini ke depannya” kata Shen Long


“Sumber energi negatif?” sahut Mu Kai terkejut.


“Benar. Sumber energi negatif ini bisa saja berupa benda atau sesuatu yang ada di dalam kediaman ini. Atau tempat yang pernah dikunjungi oleh nyonya sebelumnya” kata Shen Long.


“Baiklah, kalau begitu mari kita melihat sekeliling tempat kediaman ini terlebih dahulu” lanjutnya


Setelah berkeliling kediaman perguruan Wuming, Shen Long tidak menemukan sumber energi negatif disana kecuali satu tempat yang belum diperiksanya yaitu kamar nyonya Mu.


Aura energi negatif itu berasal dari giok warna merah yang berada pada tusuk rambut milik nyonya Mu. Shen Long lalu mengambil benda tersebut.


“Apakah ini sumber dari energi negatif tersebut?” tanya Mu Kai.


“Benar, inilah penyebab nyonya Mu mendapatkan serangan energi negatif tersebut” sahut Shen Long.


“Itu adalah hadiah dari sekte pelepas arwah saat hari ulang tahunku seminggu yang lalu” sahut nyonya Mu yang tiba-tiba sudah duduk melihat mereka.


“Istriku” teriak Mu Kai begitu melihat istrinya telah duduk diatas ranjangnya.


“Bagaimana perasaanmu sekarang?” tanya Mu Kai selanjutnya.


“Tidak apa-apa. Aku sudah merasa lebih baik sekarang” sahutnya.


“Tuan tabib, apakah benda itu yang telah membuatku sakit seperti ini?” tanya nyonya Mu.

__ADS_1


“Benar, benda ini memiliki energi negatif yang bersumber pada batu giok merah ini” sahut Shen Long.


“Lalu apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus membuangnya?” tanya nyonya Mu selanjutnya.


“Tidak perlu. Aku akan menyerap seluruh energi negatifnya hingga bersih. Kita tidak perlu membuangnya” kata Shen Long.


Sebenarnya Shen Long merasa beruntung menjadi tabib karena beberapa kali kasus serupa dapat menyerap energi negatif untuk menambah energi di tubuhnya setelah menyelaraskannya. Ini adalah tehnik luar biasa yang dianggap ilmu hitam oleh sebagian orang yang menganggap penyerapan roh ataupun energi negatif adalah hal yang buruk.


Penyerapan energi negatif seperti ini apabila tidak dibarengi dengan kekuatan spiritual diri yang tinggi akan sulit untuk menyelaraskannya, justru akan menjadi bumerang yang merusak tubuh si penyerap tersebut bahkan berimbas pada orang-orang disekitar mereka. Itulah dikatakan ilmu ini ilmu hitam yang terlarang.


Tidak butuh lama bagi Shen Long untuk menyerap batu giok tersebut yang kemudian cahayanya menjadi hilang setelah energi negatifnya diserap.


“Sekarang, tusuk rambut ini sudah menjadi barang biasa tanpa energi negatif di dalamnya” kata Shen Long.


“Terima kasih tuan tabib” sahut nyonya Mu


“Ayo Shen kita ke ruang depan, biarkan kakakku dan istrinya beristirahat dulu disini” ajak Mu Rong sambil menarik tangan Shen Long.


Di ruang tamu, Mu Rong memandang wajah Shen Long menelitinya membuat Shen Long menjadi salah tingkah.


“Apakah ada yang salah dengan wajahku?” tanya Shen Long merasa risih.


“Ceritakan. Sejak kapan kamu bisa menyembuhkan orang?” tanya Mu Rong penasaran.


“Sebenarnya setelah bertemu denganmu dalam perjalanan menuju Jialing, aku sudah pernah menyembuhkan beberapa orang” sahut Shen Long.


“Lalu mengapa tidak bercerita padaku jika kamu bisa menyembuhkan orang?” tanyanya kembali


“Aku hanya menggunakan kemampuanku untuk sesuap nasi saja saat itu, hehehe” sahut Shen Long


“Apalagi kemampuan rahasia yang kamu sembunyikan dariku?” tanya Mu Rong kembali seakan-akan menginterogasinya.


“Wanita ini berusaha keras ingin mengetahui kemampuanku” pikir Shen  Long.


“Shen, demi kedamaian. Gunakan jurus itu” bisik Yan Luo menggodanya lagi.

__ADS_1


“Tidak akan. Kamu hanya memanfaatkanku untuk hal seperti itu” sahut Shen Long dalam pikirannya.


__ADS_2