
BUMM!
Kali ini ledakan lebih keras terdengar, panggung bergetar terkena imbas ledakan itu. Debu berterbangan menutupi pandangan penonton, kemudian samar-samar terlihat Shen Long masih berdiri di atas panggung sementara Zhang Yun telah tergeletak tidak sadarkan diri dengan pedangnya yang patah beberapa bagian.
Suasana hening sebentar tidak percaya dengan hasil pertandingan, mereka tidak menyangka seorang dari perguruan kecil Wuming bisa mengalahkan Zhang Yun dari perguruan Wudang yang terkenal.
Tetua dari perguruan Wudang segera turun dari tribun untuk memeriksa dan mengangkat tubuh Zhang Yun lalu pergi.
Kemudian penonton mulai bersorak pada Shen Long yang telah berjalan menuruni panggung.
“Pertandingan yang tidak terduga” kata Raja Liu bersemangat melihat hal itu.
“Kamu ternyata punya sedikit kemampuan” pikir Dewi Suci tersenyum dingin pada Shen Long.
Orang-orang yang mendukung Shen Long merasa senang meskipun tadinya sempat cemas dan tegang melihat pertandingannya.
Pertandingan berikutnya tidak begitu seru, seperti pertandingan Shen Long. Semua seperti sebelumnya hanya menghemat tenaga melawan musuh yang terlalu jauh beda kekuatannya dengan pertandingan cepat.
Ketika semua peserta telah bertanding, hanya bersisa 12 peserta diantara mereka untuk maju ke babak selanjutnya. Peserta unggulan, Xu Huang, Jendral Liu, Dewi Suci, dan Qian Wu mendapat keuntungan untuk melaju ke babak delapan besar sementara 8 peserta lainnya termasuk Shen Long dilakukan pengundian.
Sesuai harapan Xu Meng, pada babak ini dia bertemu dengan Shen Long. Dia ingin membalaskan dendam dan mengalahkannya untuk menunjukkan bahwa dirinya lebih berbakat daripada Shen Long di depan ketua sekte dan Dong Fang Yin.
“Hahaha... ternyata mereka bertemu tidak di final. Sungguh disayangkan” kata ketua Sekte Dong Fang Lei.
“Bagaimana menurut ketua sekte?” tanya ketua Mu Kai kembali
“Kekuatan Xu Meng sudah berada di tingkat Dewa Kahyangan, sementara aku tidak mengetahui sejauh mana kekuatan Shen Long saat ini. Tetapi dari pertandingan sebelumnya, kemungkinan Shen Long juga sudah berada di tingkat Dewa Kahyangan” sahutnya
Penonton kembali ramai memberikan komentar mereka, sekte Pedang Suci juga merupakan sekte terkenal dibandingkan perguruan Wuming. Namun melihat pertandingan sebelumnya, kekuatan Shen Long tidak bisa dianggap enteng.
“Apakah kamu kembali memberiku kejutan Shen?” pikir Dewi Suci yang mulai tertarik pada pertandingan Shen Long.
“Yang Mulia, Ini agak sulit untuk di prediksi. Kekuatan sekte Pedang Suci tidak kecil. Aku dengar mereka sudah memiliki senjata Dominator. Hamba tidak tahu apakah akan digunakan saat ini” kata Pendeta Kerajaan pada Raja Liu
“Kali ini aku berpihak pada Xu Meng, aku yakin dia bisa memenangkan pertandingan ini” kata Jendral Liu
__ADS_1
“Betul, aku juga setuju pendapat Jendral Liu” sahut Permaisuri menimpalinya.
“Baiklah, kita lihat sejauh mana Shen Long bisa bertahan. Ataukah akan terjadi kejutan lagi” kata Raja Liu
Bukan hanya tribun utama yang rama komentar, tetapi penonton lainnya juga riuh oleh pembicaraan perkiraan pertandingan nanti.
Akhirnya kedua peserta, Xu Meng dan Shen Long memasuki arena. Xu Meng terlihat sombong mengangkat tangannya seakan-akan memenangkan pertandingan.
“Aku akan membalasmu Shen” pikirnya.
Berbeda dengan Shen Long, dia sangat antusias ingin melihat sejauh mana peningkatan Xu Meng selama ini. Dia tahu ketua sekte telah memiliki pedang Dominator Darah Api Raja Neraka, tetapi apakah Xu Meng diberikan untuk menggunakannya.
“Shen, jika dia menggunakan senjata dominator, kamu tidak boleh menganggap enteng. Kamu juga harus mengeluarkan pedangmu” bisik Yan Luo
“Baik” sahut Shen Long
“Ayah, apakah Xu Meng bisa memenangkan pertandingan ini?” tanya Dong Fang Yin pada ayahnya ketua sekte pedang Suci.
“Ayah tidak tahu, jika lawannya bukan Shen Long. Ayah akan meminjamkan pedang dominator pada Xu Meng. Tetapi melawan Shen Long, ayah tidak tega melukainya yang telah berjasa pada sekte kita” sahut ketua Dong Fang Lei.
Dong Fang Yin cemas baik kepada sekte maupun Shen Long, tidak tahu harus memilih mendukung siapa. Begitu juga ketua dan wakil ketua sekte Pedang Suci.
“Ketua, mohon untuk tidak berbelas kasih padaku saat ini” kata Shen Long mendekati tribun bawah pada ketua sekte Pedang Suci dan menghormatinya karena dia mengetahui perasaan sekte Pedang Suci pada dirinya.
“Hahaha... jika demikian katamu, aku tidak akan sungkan lagi Shen” sahutnya.
“Xu Meng, aku pinjamkan pedang Dominator ini padamu” teriak Ketua Sekte Pedang Suci sambil mengirimkan pedang Dominator pada Xu Meng untuk melawan Shen Long.
“Terima kasih ketua” sahut Xu Meng.
Mata semua penonton tercengang melihat pedang yang memiliki energi yang sangat besar itu melayang ke arah Xu Meng. Di tribun atas dan bawah juga demikian, semua menyayangkan sikap Shen Long yang arogan menantang sekte Pedang Suci.
“Shen Long terlalu arogan, dia menantang ketua sekte untuk tidak berbelas kasih padanya” kata Pendeta Kerajaan
“Benar, anak muda itu akan kalah mengenaskan” sahut Raja Liu
__ADS_1
Sementara itu ketua Mu Kai menggigil menyayangkan keputuan Shen Long yang meminta ketua Dong Fang Lei untuk tidak berbelas kasih padanya.
“Kamu bodoh Shen” pikir Dong Fang Yin
Shen Long tersenyum, dia juga ingin menguji kekuatan pedang dominator miliknya dalam pertandingan ini. Kemudian dia juga ikut mengeluarkan pedang dominator miliknya.
Pedang Sukma Langit Kahyangan memancarkan cahaya yang menyilaukan saat dikeluarkan olehnya dan memiliki energi yang sangat besar meluap-luap.
Para penonton tercengang tidak menyangka Shen Long juga memiliki sebuah pedang dominator.
“Astaga, kekuatan pedang dominator ini bahkan lebih kuat dari milik sekte Pedang Suci” kata Pendeta Kerajaan terkejut
“Benar-benar tidak terduga hari ini kita menyaksikan dua buah senjata dominator dalam pertandingan ini” sahut Raja Liu
Sekte Pedang Suci juga terkejut melihat kekuatan Pedang Dominator milik Shen Long. Ini diluar perkiraan semua orang yang menyaksikan pertandingan. Penonton mulai mundur merasakan bahwa pertandingan ini tidak akan sederhana.
“Cih, ternyata kamu juga memiliki senjata dominator” kata Xu Meng
“Aku akan tetap mengalahkanmu” lanjutnya
“Xu Meng, bagaimana jika kita menguji kekuatan senjata ini dalam satu jurus serangan. Kita tidak perlu membuang banyak tenaga dan waktu dalam pertandingan ini” ajak Shen Long.
“Tidak kamu katakan juga aku akan mengalahkanmu dalam satu jurus ini” sahut Xu Meng sombong.
“Baiklah, mari kita bertanding” kata Shen Long yang kemudian bersiap dengan pedang dominatornya menggunakan jurus Roh Pedang Pembelah Langitnya.
Xu Meng tidak mau kalah juga mempersiapkan jurus utama sekte Pedang Suci, Roh Pedang Raja Neraka dengan pedang dominatornya.
Kedua kekuatan dahsyat dari pedang dominator digabungkan dengan kekuatan spiritual masing-masing membuat energi yang sangat kuat menyapu sekitar arena.
Penonton takjub namun cemas dengan keadaan yang mengerikan ini.
Kemudian kedua energi pedang itu saling menyerang, tampak Xu Meng dan Shen Long menyerang ke depan bersamaan.
BUMM!
__ADS_1
Ledakan lebih keras terjadi membuat bumi bergetar disekitarnya, arena retak oleh tekanan ledakan akibat benturan energi itu. Tidak ada yang melihat pasti hasil pertandingan itu karena ledakan cahaya menyilaukan mata mereka.