
Beberapa menit kemudian dua sosok berbaju zirah emas datang melayang di udara dengan wajah marah melihat ke arah air kolam tersebut. Mata salah satu sosok itu terlihat merah ketika memandang kepala monster ikan yang sudah hancur beserta bagian-bagian tubuhnya di pinggir kolam itu.
“Siapa yang telah membunuh binatang peliharaanku ini?” Teriak sosok berpakaian zirah emas yang berada di depan dengan suara menggelegar.
“Dua orang ini berada di alam Penebusan Semesta. Siapa mereka?” gumam Shen Long dalam hatinya.
Kemudian dua sosok itu melihat ke arah Shen Long dengan tatapan tajam dan hawa membunuh terpancar di wajah mereka.
“Apakah kamu yang telah membunuh peliharaanku ini?”
Tanpa menunggu jawaban Shen Long, orang yang berada di belakang segera menyerang Shen Long dengan ganas. Kekuatannya yang berada di alam Penebusan Semesta begitu mengerikan. Kekuatan jurusnya pun begitu dahsyat.
Bummm!
Ledakan terdengar saat orang itu menyerang dengan kekuatan tenaga dalamnya ke arah Shen Long. Lubang yang besar terbentuk di tanah oleh ledakan serangan itu.
Jika bukan telah berada di alam Kesadaran Semesta, tubuh Shen Long mungkin telah hancur berkeping-keping karena kekuatan jurus tersebut.
“Mereka langsung main pukul tanpa mencari tahu apa yang terjadi,” batin Shen Long merasa geram.
Mata kedua orang yang datang tampak terbelalak melihat Shen Long yang berhasil menghindari serangan itu dan tidak mengalami luka sedikitpun.
“Cih, orang ini rupanya memiliki sedikit kemampuan.” Kata sosok yang berada di depan.
Wajah orang yang di belakangnya tadi terlihat gelap ketika mengetahui jurusnya tidak bisa melukai Shen Long. Dia pun bersiap untuk kembali melakukan serangan.
“Apa maksud kalian menyerang diriku?” Shen Long mulai bertanya pada mereka.
“Kamu tidak menjawab pertanyaanku. Apa kamu yang membunuh peliharaanku itu?”
“Aku belum menjawab tapi dia sudah menyerangku,” sahut Shen Long.
Orang yang berdiri di depan mengangkat tangannya untuk menghentikan orang yang kini berada di sampingnya setelah menyadari kekuatan Shen Long yang telah berhasil menghindari serangannya.
“Kami tidak perlu bertanya untuk membunuh orang lain.”
Lelaki yang menyerang Shen Long menjawab dengan wajah kesal karena serangannya tadi berhasil dihindari oleh Shen Long.
“Aku membunuh monster ikan itu karena dia ingin memakanku,” sahut Shen Long
Mendengar jawaban Shen Long membuat wajah sosok lelaki di depan menjadi gelap. Dia benar-benar marah karena monster ikan yang merupakan binatang peliharaannya telah dibunuh oleh Shen Long.
__ADS_1
Dia kemudian mengerahkan kekuatannya yang berada di alam Penebusan Semesta, lalu mengerahkan serangan tenaga dalam ke arah Shen Long dengan menggunakan tinjunya.
Bayangan tinju raksasa kini menyerang ke arah Shen Long dengan cepat dan ganas.
“Kedua orang ini benar-benar tidak bisa diajak bicara baik-baik,” geram Shen Long.
Shen Long kini tidak menghindari serangan itu. Dengan mengerahkan kekuatan di alam Penebusan Semesta, Shen Long mengeluarkan telapak tangannya untuk menahan serangan dari sosok lelaki di depannya.
Bayangan telapak tangan raksasa muncuk menghadang bayangan tinju raksasa dari sosok tersebut.
Bummm!
Benturan tenaga dalam terjadi dan meledakkan energi yang kemudian menghempaskan segala suatu yang ada di sekitar tempat itu.
Wajah kedua orang itu terlihat tertegun menyadari kekuatan Shen Long yang tidak lemah bahkan berani menghadang serangan mereka dengan mengadu pukulan.
“Siapa kamu?” tanya lelaki yang berdiri di depan
“Untuk apa mengetahui namaku?” Shen Long terlihat sedikit kesal dengan wajah dingin memandang mereka.
“Kamu!”
Orang di sebelah lelaki itu terlihat kesal mendengar jawaban Shen Long. Dia mengepalkan kedua tangannya menatap pada Shen Long dengan hawa membunuh.
“San Yu, diamlah! Biarkan aku yang berbicara!”
“Baik tuan muda.”
Lelaki bernama San Yu yang berdiri di samping tuan muda Qin itu menundukkan kepalanya setelah mendengar perintah dari tuan muda terebut.
“Aku Qin Yuan dari keluarga Qin di kota Qinji. Katakan siapa namamu!”
“Kamu tidak perlu tahu siapa namaku. Aku datang kemari bukan untuk berkelahi, tapi jika kalian memaksa maka aku akan meladeni kalian,” sahut Shen Long
“Kurang ajar! Aku akan merobek mulut sombongmu itu!”
San Yu berteriak sambil menyerang ke arah Shen Long dengan ganas. Wajahnya terlihat lebih garang dari sebelumnya. Serangan cakar yang dikerahkan olehnya mengeluarkan suara yang mengerikan dan membuat bulu kuduk orang yang mendengarnya bergidik.
Namun serangan itu tidak membuat Shen Long ketakutan. Dengan wajah dingin Shen Long hanya berdiam diri melihat serangan ganas itu.
Plak!
__ADS_1
Shen Long hanya melakukan tamparan keras pada wajah San Yu dan membuatnya terpelanting hingga tercebur ke dalam kolam.
“Kamu berani menyerang bawahanku!”
Kini Qin Yuan yang bergerak menyerang dengan ganas pada Shen Long. Kekuatan jurusnya jauh lebih tinggi dari bawahannya tadi. Dengan menggunakan kedua tinjunya, dia menyerang dengan kecepatan tinggi ke arah Shen Long.
Plak!
Shen Long tidak memberi muka pada Qin Yuan lalu membuatnya juga terpelanting ke arah kolam.
“Tuan muda!” Teriak San Yu yang melihat tuannya terpelanting ke dalam kolam.
San Yu kemudian bergerak melompat dari dalam kolam dengan menahan sakit di wajahnya, dia menyerang kembali ke arah Shen Long.
“Benar-benar orang yang keras kepala,” batin Shen Long
Kali ini Shen Long bergerak menyambut serangan San Yu lalu mencekik lehernya dengan tangan kanannya.
“Aarrghh… “
San Yu tidak bisa mengeluarkan kata-kata selain meringis kesakitan. Wajahnya yang terlihat bengkak karena tamparan Shen Long kini berubah menghitam karena lehernya dicekik oleh Shen Long.
Kemudian Shen Long menghempaskan tubuh San Yu ke tanah hingga membuat tanah itu retak olehnya. San Yu seketika tidak sadarkan diri setelahnya.
Qin Yuan yang telah mengambang di atas air kolam melihat kejadian itu dan membuat wajahnya menjadi semakin gelap.
“Kamu membunuh bawahanku lagi! Aku tidak bisa membiarkanmu hidup.” geram Qin Yuan sambil terbang melayang keluar dari dalam kolam.
Qin Yuan meningkatkan kekuatannya dan menyerang dengan kecepatan kilat ke arah Shen Long. Dia melupakan tamparan yang telah diberikan Shen Long sebelumnya.
“Majikan dan budaknya sama-sama keras kepala,” kata Shen Long yang juga bergerak secepat kilat menyambut serangan Qin Yuan.
Plak! Plak! Plak!
Dua kali tamparan cukup membuat kepala Qin Yuan semakin pusing. Wajahnya berubah pucat tidak menyangka kekuatan Shen Long yang berada jauh diatas dirinya.
Lalu tamparan terakhir membuat tubuh Qin Yuan terlempar ke tanah dengan keras.
Bummm!
Qin Yuan merasakan tulang belakangnya terasa sakit yang amat sangat. Dia terengah-engah mengatur nafasnya dengan susah payah. “Sial, kamu telah mempermalukanku. Tunggu pembalasan dariku.”
__ADS_1
Qin Yuan lalu duduk bersila untuk memulihkan tubuhnya. Shen Long melihat hal itu namun wajahnya tampak acuh tak acuh tanpa mempedulikan apa yang dilakukan oleh Qin Yuan.