
Mata Shen Long melihat sosok bermata merah muncul di kejauhan berjalan mendekati pintu menuju ke arahnya dengan garang.
RROAARRR...
Putri LingMei dan MongShui mundur ketakutan ketika mendengar auman mahluk mistis tersebut.
Wajah Shen Long tertegun melihat sosok yang mendekat semakin jelas berwujud harimau dengan sayapnya yang mengeluarkan api berwajah ganas. Taringnya yang panjang tampak terlihat ketika dia mengaum dan menatap Shen Long dengan tajam.
“Qiong Qi!” batinnya.
Rupanya mahluk mistis yang menjaga Kuil Api itu adalah Qiong Qi, mahluk kuat dan ganas yang suka membunuh manusia bahkan kekuatannya bisa mengalahkan Qi Lin bahkan Tao Tie.
Shen Long mundur untuk sambil mengambil kuda-kuda untuk bersiap melawan Qiong Qi itu. Putri LingMei dan MongShui sudah kembali menaiki tangga dan menunggu Shen Long dari atas untuk melihat pertarungan mereka.
Putri LingMei mengeluarkan senjatanya untuk berjaga-jaga, demikian juga MongShui. Mereka bergidik melihat wujud Qiong Qi yang begitu ganasnya.
ROOAARRR....
Qiong Qi itu mengaum keras hingga menggetarkan ruangan itu. Tubuhnya besar hampir lima kali tubuh Shen Long. Ruangan luar yang cukup luas dan besar itu serasa sesak oleh tubuh Qiong Qi dengan sayapnya yang besar dan api yang menyala.
“Siapa kamu yang telah mengganggu tidurku?” Qiong Qi itu berbicara dengan menggunakan suara batin pada Shen Long.
“Aku Shen Long. Aku datang untuk mengambil buah pohon Akar Api.” sahut Shen Long dengan polosnya.
ROOAARRR...
“Hahaha... kamu pikir pohon itu milikmu bisa kamu petik dengan mudah,” kata Qiong Qi itu kembali sambil menyeringai.
Shen Long terdiam, dia tahu tidak akan mudah baginya untuk mengambil buah pohon Akar Api yang dijaga oleh Qiong Qi ini. Dia pun mengerahkan kekuatannya untuk bersiap melawan Qiong Qi.
__ADS_1
“Kamu ingin melawanku? Hahaha...” Qiong Qi itu kembali tertawa namun berikutnya tatapan matanya menjadi semakin ganas pada Shen Long.
Qiong Qi merupakan binatang mistis yang buas, dia mengaum dengan keras lalu melayangkan sayapnya yang apinya menyala ke arah Shen Long.
Wusshhh...
Shen Long menundukkan kepalanya menghindari sapuan sayap dari Qiong Qi ke arahnya. Qiong Qi tidak menghentikan serangannya, dia melompat ke arah Shen Long dengan cakarannya mengayun deras ke tubuh Shen Long.
Kali ini Shen Long melompat ke atas lalu bersalto di udara ke arah samping kanan dari Qiong Qi.
Melihat buruannya menghindar, mata Qiong Qi menjadi semakin buas. Dia memutar kepalanya ke kanan hendak menerkam Shen Long. Namun Shen Long telah siaga menghindari mulut dari Qiong Qi itu sambil melancarkan serangan balik.
Plak!
Telapak tangan Shen Long menghantam pipi dari Qiong Qi itu hingga dia terhuyung-huyung mundur. Wajah Qiong Qi menjadi semakin gelap dengan tatapan yang semakin ganas. “Rupanya kamu memiliki sedikit kemampuan. Pantas saja kamu berani melawanku.” geram Qiong Qi itu dengan suara batin pada Shen Long.
Shen Long tidak menjawabnya, dia mengerahkan kekuatan alam Semesta Kecil tahap puncak yang dimilikinya. Lalu mengambil inisiatif untuk menyerang lebih dulu saat Qiong Qi masih terhuyung-huyung.
Bugh!
“Ku-Kurang ajar! Kami membuatku bertambah marah. Aku akan membunuhmu!” Qiong Qi semakin marah. Dia menyerang Shen Long seperti babi hutan yang buta. Qiong Qi menyeruduk ke arah Shen Long, mengayunkan sayap dan mengibaskan cakarnya secara bersamaan.
Shen Long meningkatkan kecepatannya menghindari serangan Qiong Qi. Shen Long tersenyum ketika melihat Qiong Qi menyerang secara acak dan tidak beraturan. Semakin marah Qiong Qi akan semakin mudah bagi Shen Long untuk menghajarnya.
Bugh! Bugh! Plak!
Dua pukulan mendarat di dada dan perut Qiong Qi lalu diakhiri dengan pukulan telapak tepat mengenai dahi Qiong Qi dan membuatnya terdorong ke bawah nyaris menghantam lantai ruangan itu.
“Sialan. Siapa kamu?” Qiong Qi kini mundur setelah berkali-kali terkena pukulan dari Shen Long.
__ADS_1
“Aku sudah mengatakan namaku Shen Long. Aku datang untuk mengambil buah pohon Akar Api. Apa kamu masih ingin bermain denganku?” sahut Shen Long sambil tersenyum menyeringai.
Qiong Qi mengibaskan sayapnya sambil berjalan perlahan mengitari ruangan itu, dia kini lebih waspada setelah mengetahui kekuatan Shen Long. Melihat Qiong Qi mengitari dirinya, Shen Long hanya memutar tubuhnya menghadap arah Qiong Qi.
“Langkahi mayatku jika kamu ingin mengambil buah pohon itu,” geram Qiong Qi sambil menyeringai.
ROOOAAARR...
“Baiklah, jika memang itu maumu. Maaf, jika aku harus membunuhmu,” sahut Shen Long sambil bersiap. Shen Long segera mengerahkan kekuatan puncak Alam Semesta Kecilnya lalu mengerahkan jurus Sembilan Naga Langit untuk menyerang.
Bayangan Naga muncul dari tubuh Shen Long saat dia mengerahkan jurus dan kekuatannya. Mata Qiong Qi bergidik melihat naga yang begitu besar dengan tatapan garang hendak menerkam dirinya.
Shen Long mendahului menyerang ke arah Qiong Qi dengan kecepatan tinggi. Qiong Qi terkejut melihat serangan yang cepat dari Shen Long. Dia menggunakan sayapnya untuk bertahan dari serangan itu, namun Shen Long tidak menghentikan jurusnya.
Telapak Shen Long memukul sayap Qiong Qi yang digunakan sebagai perisai, bersamaan dengan bayangan naga yang menerkam ke arah Qiong Qi.
KRAKK...
RROOAARRR...
Qiong Qi meraung kesakitan, wajahnya meringis dan matanya melotot karena merasakan sayapnya patah oleh serangan Shen Long. Bayangan naga menyerang tubuh Qiong Qi membuat energi naga itu menghantam tubuhnya dengan keras dan menekan dirinya.
ROOAARRR...
Qiong Qi meraung kesakitan merasakan tekanan kekuatan Shen Long di tubuhnya. Kemudian Shen Long kembali menghantam tubuh Qiong Qi dan membuatnya terhempas ke dinding ruangan itu.
BRRRR....
Ruangan itu bergetar seperti gempa bumi saat tubuh raksasa Qiong Qi menghantam dinding ruangan. “Ukh... a-aku.. a-aku menyerah,” Qiong Qi meringis dengan posisi terlentang di lantai setelah tubuhnya terhempas akibat benturan ke dinding.
__ADS_1
Qiong Qi berusaha untuk bangkit namun dia tidak bisa bangun sementara karena tubuhnya terasa remuk oleh hantaman energi naga Shen Long. Qiong Qi kalah oleh serangan Shen Long. Wajahnya tampak sedih menahan sakit di tubuhnya. Dia merasa putus asa menatap Shen Long.
Melihat lawannya menyerah, Shen Long tidak melanjutkan lagi serangannya. Dia berjalan mendekati Qiong Qi. “Aku hanya akan memetik buah pohon Akar Api itu. Aku akan menyembuhkanmu setelah mendapatkan buah tersebut.” kata Shen Long yang kemudian berlalu pergi menuju ruang bagian dalam kuil Api.