Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 121 | Kedatangan Yun Mei ke sekte Pedang Harapan


__ADS_3

Ketika tiba di Gunung Abadi, Shen Long mendapat kunjungan dari para ketua sekte dibawahnya yang melaporkan aktifitas mereka sepeninggal Shen Long pergi ke daerah barat yang misterius.


Ketua Mu Kai sangat gembira bertemu lagi dengan adiknya Mu Rong. Dan dia tidak menyangka melihat peningkatan kekuatan adiknya yang sudah melebihi dirinya.


“Kakak, apakah kakak ipar sudah melahirkan?” tanya Mu Rong yang mengingat kehamilan kakak iparnya.


“Tentu saja sudah. Keponakanmu sekarang sudah besar. Lihatlah nanti untuk mengenalinya” sahut ketua Mu Kai.


“Pasti. Aku akan pergi melihatnya setelah pertemuan ini” sahut Mu Rong dengan hati gembira.


Kemudian ketika semua sudah berkumpul, tampak ketua Mu Kai, Xuan Yu, Gu Yan, Dong Fang Yin, Xie Lin, Chen Mulan, Dewi Suci dan Mu Rong berkumpul di aula utama sekte Pedang Harapan untuk memberikan laporan mereka.


“Xuan Yu, sebenarnya semua wanita disini menyukai ketua kan?” bisik ketua Mu Kai pada Xuan Yu yang duduk disebelahnya.


“Benar, ketua sangat beruntung memiliki banyak wanita kuat dan berbakat di dekatnya” sahut Xuan Yu dengan berbisik juga.


“Sebenarnya tidak bisa dibilang beruntung, aku dengar ketua sebelumnya telah menikah di kota Weiyang. Bisa terjadi perang jika istrinya mengetahui hal ini” bisik ketua Mu Kai menggigil membayangkan hal itu.


“Tapi ketua telah mengutus orang untuk menjemput istrinya datang kemari” sahut Xuan Yu


“Astaga, entah apa yang akan terjadi selanjutnya. Haruskah kita berada disini melihatnya?” bisik ketua Mu Kai.


“Sepertinya istri ketua sebentar lagi akan segera tiba” sahut Xuan Yu kembali.


“Ah, secepat itu?” bisik ketua Mu Kai terkejut.


Tiba-tiba seorang murid dari sekte Pedang Harapan menghadap kepada ketua sekte.


“Lapor ketua, utusan yang menjemput nyonya telah kembali bersama nyonya” kata orang tersebut.


Seluruh wanita yang berada di tempat itu seperti disambar petir mendengar berita tersebut. Mereka semua gugup ingin melihat wanita yang menjadi istri ketua mereka.


Hanya Shen Long yang merasa bahagia atas kedatangan Yun Mei ke kediaman sekte Pedang Harapan. Dia sangat merindukan istrinya itu dan merasa khawatir berjauhan dengannya karena tidak bisa melindunginya.


Yun Mei berjalan memasuki aula utama sekte Pedang Suci diantar oleh murid sekte. Tampak wajah cantiknya yang anggun keibuan layaknya seorang wanita rumah tangga yang tidak memiliki kekuatan dalam pertempuran namun memberikan rasa nyaman bagi suaminya.

__ADS_1


Wajah seluruh wanita dalam aula utama sekte merona merah karena tersipu oleh kecantikan alami seorang wanita pada diri Yun Mei. Sedangkan Yun Mei merasa terkejut melihat suaminya didampingi oleh begitu banyak wanita cantik disisinya.


“Yun Mei, kesinilah duduk disebelahku” kata Shen Long dengan senang hati.


Mendengar kata Shen Long, Yun Mei pun berjalan mendekatinya dan duduk disebelah Shen Long.


“Semuanya, kenalkan ini istriku Yun Mei dari keluarga Yun. Kami telah lama menikah dan keluarga Yun lah yang memungut dan merawatku saat itu” kata Shen Long memperkenalkan istrinya pada semua yang hadir disana.


Dari semua wanita yang ada disana, Gu Yan yang paling terakhir mengenal Shen Long dan dia belum mengetahui tentang istrinya. Wajahnya berubah sedikit cemburu oleh kecantikan dan keibuan Yun Mei.


“Untuk selanjutnya Yun Mei akan berada disini bersama kita. Tolong bantuan kalian untuk ikut menjaganya” kata Shen Long memberikan hormat pada semua orang di aula utama sekte.


“Ah, situasi ini menjadi terlihat kaku. Aku merasakan malam ini akan terjadi pertempuran sengit” bisik ketua Mu Kai pada Xuan Yu lagi membuat Xuan Yu tersenyum.


“Semuanya, terima kasih telah menjaga suamiku Shen Long selama ini” sahut Yun Mei


“Aku mohon bantuan kalian untukku” lanjutnya sambil menundukkan kepalanya.


“Ah, Nyonya tidak perlu sungkan pada kami. Selama ini ketua lah yang telah menjaga kami semuanya” sahut ketua Mu Kai yang diiyakan oleh semua orang di tempat itu.


Kini hanya Shen Long dan Yun Mei yang masih berada di aula utama itu.


Tiba-tiba Shen Long merasakan aura membunuh disampingnya, dia melihat wajah Yun Mei yang cantik berubah menjadi gelap dengan matanya melotot pada Shen Long.


Shen Long menggigil ketakutan melihat wajah istrinya yang seperti itu. Dia memaksakan senyum padanya.


“Tunjukkan kamarku dimana” katanya dingin pada Shen Long yang menggigil sambil mengantarnya ke kamar mereka.


Di dalam kamar Yun Mei yang masih bersungut menatap tajam Shen Long


“Malam ini kamu tidur diluar” katanya ketus


“Ah, sepertinya aku salah mengajaknya kemari” gumam Shen Long dalam hatinya lalu dengan lunglai pergi meninggalkan kamarnya.


Apa yang diharapkannya tidak akan terjadi malam ini.

__ADS_1


\=\=\=\=\=\=


Sore harinya, tiba-tiba seorang pengawal kerajaan datang menemui Shen Long.


“Ketua Shen, permaisuri Qin mengundang anda untuk menemuinya membicarakan masalah kerajaan” kata pengawal tersebut.


“Baiklah, aku ikut berangkat bersamamu” sahut Shen Long.


Setelah berpamitan pada istrinya Yun Mei, Shen Long langsung pergi bersama pengawal yang telah menjemputnya


Ketika tiba di istana kerajaan Liu, tampak di aula utama istana telah hadir para menteri dan jendral kerajaan Liu termasuk Jendral Liu, tetua Yang penasehat kerajaan dan Guru Suci sebagai pendeta kerajaan.


Mereka sangat gembira melihat kedatangan Shen Long ke dalam istana kerajaan.


“Ketua Shen, silahkan duduk” kata permaisuri Qin begitu melihat kedatangan Shen Long dengan wajah gembira.


Shen Long pun duduk di tempat khusus yang telah disediakan oleh kerajaan di sebelah kursi utama permaisuri Qin. Status Shen Long adalah pahlawan kerajaan, dan diangkat menjadi ketua tertinggi bela diri kerajaan Liu.


“Ada hal apa Yang Mulia memanggil kami semua untuk berkumpul?” tanya Shen Long pada permaisuri Qin.


“Setelah kedatangan pasukan iblis yang menyerang kerajaan Liu dan kerajaan Ming. Kami sepakat untuk mengadakan kerjasama perdamaian jangka panjang dan memperkuat pertahanan kita bersama dengan membentuk aliansi pertahanan.” sahut permaisuri Qin.


“Itu hal yang sangat baik” kata Shen Long dengan senang mendengarnya.


“Karena terbentuknya aliansi tersebut, kami lalu mengembangkan pertahanan hingga daerah pesisir pantai kami” kata permaisuri Qin kembali


“Baru-baru ini kami mengetahui bahwa selama ini telah banyak kapal pedagang datang dan menetap di wilayah selatan daratan kita.” lanjutnya.


“Bukankah itu hal yang baik?” sahut Shen Long.


“Benar, mereka sudah sejak lama tinggal disana dan semakin mengakar, sehingga mereka membentuk aliansi pedagang dan berlindung pada sekte Laut Selatan yang terkenal menguasai daerah laut pantai selatan.” kata permaisuri Qin kembali


“Baru-baru ini kerajaan Ming melaporkan bahwa kapal pedagang milik mereka telah dihancurkan oleh sekte Laut Selatan ini. Pihak kerajaan Ming sudah berkali-kali mengalami kerugian karena tidak mau tunduk pada perlindungan sekte Laut Selatan” lanjutnya


“Untuk itu kerjaan Ming secara khusus meminta bantuan aliansi kita untuk membantu mereka menumpas sekte Laut Selatan yang meresahkan ini” kata permaisuri Qin

__ADS_1


“Bagaimana menurutmu ketua Shen?” tanya permaisuri Qin kemudian.


__ADS_2