Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 56 | Pelarian para tetua


__ADS_3

Sebelum para penjaga melihat mereka, Shen Long hanya memulihkan sebagian dari mereka terhadap racun, agar yang telah pulih bisa membantu yang belum untuk melarikan diri bersama.


“Aku akan menyembuhkan kalian semua setelah kita pergi dari tempat ini. Untuk itu kita harus kabur sekarang.” kata Shen Long.


“Apakah ada diantara kalian yang bernama tabib Mo Chin?” tanya Shen Long.


“Itu aku. Aku Mo Chin” sahut seseorang dari mereka.


“Benar. Ini tabib Mo Chin dari kota Jishang, Shen” kata ketua Yun pelan.


“Baiklah, tetua Mo Chin. Aku juga datang kemari karena muridmu Chen Mulan” kata Shen Long pelan.


“Jadi mari kita keluar dari sini bersama-sama semuanya” kata Shen Long.


“Nona Mu, kita antarkan para tetua ke perguruan Wuming. Aku harap disana mereka bisa mendapatkan perlindungan” saran Shen Long selanjutnya


“Baik” sahut Mu Rong menyetujuinya.


Lalu Shen Long meminta Mu Rong untuk menjaga di belakang para tabib, sementara dirinya memimpin di depan.


Dengan menggunakan jarum perak sebagai senjata, Shen Long merubuhkan para penjaga di sepanjang perjalanan mereka tanpa menimbulkan suara.


Saat melewati lorong, Shen Long melihat sebuah ruang tahanan khusus yang di dalamnya terdapat seorang tua yang tangan dan kakinya dirantai ke dinding.


“Tetua Xie?” Shen Long terkejut melihat wajah orang tua yang dikenalinya. Dia lalu mendobrak pintu tahanan, memutuskan rantai lalu membebaskan tetua Xie yang tubuhnya lemah.


Tetua Xie, melihat lemah ke arah orang yang menyelamatkannya.


“Shen Long!” gumamnya dengan senyuman dan merasa harapan di dalam dirinya muncul kembali.


“Jangan berbicara dulu tetua, aku akan menyelamatkanmu terlebih dulu” sahut Shen Long sambil memapahnya keluar bergabung dengan para tetua yang lain.

__ADS_1


Setelah semua penjaga di dalam tempat itu dirubuhkan, dengan mudah Shen Long memimpin mereka keluar dari ruang tahanan hingga di halaman menuju gerbang tempat itu.


Suiiiitttt...!


Tiba-tiba suara peluit berbunyi sebagai alarm, lalu sekelompok pasukan bersenjata tombak dan pedang keluar mengelilingi Shen Long serta para tetua yang melarikan diri.


“Sial, kita terkepung” kata seorang tetua dengan cemas


“Shen, Apa yang harus kita lakukan sekarang” tanya ketua Yun melihat puluhan pasukan yang rata-rata berada di alam spirit mengepung mereka.


“Apa rencanamu Shen?” bisik Mu Rong di sebelah Shen Long.


“Mu Rong, kamu pimpin mereka pergi dari sini ke perguruan Wuming. Aku akan membukakan jalan dan menghadang mereka mengejar kalian” sahut Shen Long.


“Apa kamu mampu melakukannya sendiri?” tanya Mu Rong yang belum mengetahui kekuatan Shen Long setelah memasuki alam rahasia.


“Kamu tenang saja, lakukan saja sesuai rencanaku” sahut Shen Long.


“Kalian tidak bisa kabur dari tempat ini?” teriak master Wong yang muncul dari balik mereka beserta master Li dengan sombongnya.


Mu Rong dan para tetua merasa putus asa melihat pasukan panah disertai dua master alam suci yang datang mengepung mereka. Hanya Shen Long yang masih tetap tenang menghadapi pengepungan itu.


“Mu Rong, setelah aku membersihkan jalan, kalian segera kabur” teriak Shen Long yang kemudian melompat ke udara dan melayang tanpa membuang waktu.


Mata para tetua dan Mu Rong terkejut melihat kemampuan dan kekuatan Shen Long  yang sudah setinggi itu.


“Apakah Shen Long sudah menembus alam Dewa?” kata tetua Yun tertegun.


Semua orang di tempat itu terkejut melihat Shen Long yang melayang di udara mengeluarkan belati sukma dan jurus cermin nirwana sukma. Kekuatan energi dari jurus itu sangat dahsyat membuat tanah bergetar dan angin menderu membuat pandangan orang-orang sekitarnya sulit untuk melihat.


“Kalian semua, serang mereka. Jangan biarkan mereka lolos!” teriak master Wong panik memerintahkan pasukannya yang terkejut dengan kekuatan Shen Long.

__ADS_1


“Sial, rupanya dia bisa mengeluarkan racun pelemah otot dengan mudah” pikir master Wong menggertakkan giginya.


Sebelum pasukan bisa melakukan serangan, Shen Long sudah terlebih dahulu menebas ke sekitar mereka dengan berputar-putar di udara. Energi serangan jurus cermin nirwana sukma yang dahsyat menebas ke segala arah mengenai semua pengepung hingga terpental dan terluka parah.


“Apa?... Perbedaan kekuatan ini terlalu besar. Apakah anak ini telah menembus alam dewa?” bisik master Wong semakin panik pada master Li yang merasakan tekanan kekuatan Shen Long.


“Pasukan kita yang rata-rata di alam spirit semua hancur berantakan olehnya. Kita tidak bisa tinggal diam. Kita serang dia bersama-sama” ajak master Li walaupun tubuhnya menggigil ketakutan.


“Mu Rong, sekarang pergilah!” teriak Shen Long pada Mu Rong yang masih tertegun melihat kekuatan Shen Long.


Mendengar teriakan Shen Long menyadarkan Mu Rong dan para tetua lainnya, lalu mereka bergegas pergi meninggalkan tempat itu.


“Kalian tidak bisa kabur” teriak master Li hendak menyerang para tetua itu namun Shen Long segera turun menghadang di depannya.


“Akulah lawan kalian” kata Shen Long yang sudah berdiri di hadapan kedua master itu dengan gagahnya.


Mu Rong sudah menjauh melarikan diri bersama para tetua meninggalkan tempat itu. Kini hanya tinggal Shen Long yang berdiri menghadapi kedua master tersebut.


Master Wong dan master Li melihat sekelilingnya, semua pasukannya telah hancur berantakan dan terluka di tanah. Keringat dingin mengucur deras di sekujur tubuhnya. Melarikan diri dari pertempuran ini bukanlah pilihan yang bagus, kematian akan menunggu mereka karena kegagalan menjaga para tahanan ini. Jadi pilihan satu-satunya adalah melawan dan membunuh Shen Long dengan menyerang secara bersamaan.


Mereka berdua segera menyerang Shen Long secara bersamaan dengan kekuatan penuh. Kali ini mereka tidak berani lagi meremehkan Shen Long, mereka menggunakan pedang dengan kekuatan alam suci menyerang ke arah Shen Long.


Shen Long tidak berkelit, dia mengerahkan jurus roh pedang pembelah langit dengan kekuatan alam dewa menghadang serangan kedua master tersebut. Kedua pedang para master itu hancur berkeping-keping, pakaian mereka terkoyak dan tubuh mereka terluka oleh serangan roh pedang pembelah langit.


Kedua master terpental ambruk tidak bergerak diatas tanah, mata mereka terbelalak tidak percaya bahwa mereka berdua dikalahkan dengan satu jurus dari seorang anak muda yang tidak terkenal.


Setelah melihat keadaan yang sudah terkendali, Shen Long lalu pergi meninggalkan tempat itu menuju perguruan Wuming.


Di perguruan Wuming, keadaan menjadi ramai oleh para tetua yang berkumpul lalu saling mengobati di bantu oleh murid-murid perguruan Wuming. Shen Long yang telah memberikan obat pemulih kondisi pada mereka kemudian membantu tetua yang belum dikeluarkan racun pelemah otot dari dalam tubuhnya.


Sekitar dua jam berlalu, semua kondisi para tetua sudah mulai pulih, lalu mereka berkumpul di ruang tamu perguruan Wuming.

__ADS_1


__ADS_2