Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 338 | Pertarungan dahsyat Shen Long vs Darkshan


__ADS_3

Kemunculan Darkshan membuat semua orang bersemangat karena ingin mendapatkan kembali kekalahan yang telah mereka dapatkan sebelumnya. Mereka ingin mendapatkan lagi uang yang telah diambil oleh pengelola tempat itu.


Darshan dan Loushan pun sama seperti penonton lainnya. Dia ingin mendapatkan kembali uang mereka yang telah hilang dan sekaligus membunuh Shen Long yang telah menghabisi petarung mereka.


Kali ini ShiMei terlihat pucat dan jelek. Dia mendengar tentang Darkshan yang melegenda di arena pertarungan itu dengan rekor yang tak terkalahkan. Dia melihat ke arah Shen Long yang juga melihatnya. ShiMei menggelengkan kepalanya memberikan petunjuk pada Shen Long untuk tidak melawan Darkshan.


Namun Shen Long membalasnya dengan senyuman. ShiMei tidak tahu apa yang ada dalam pikiran Shen Long. Tetapi dia merasa bahwa Shen Long tidak mau mendengarkan perintah darinya. “Orang ini tidak menuruti perintah dariku. Dia tidak terpengaruh oleh gelang biru itu,” batin ShiMei


Shen Long juga orang yang suka bertarung setelah menjadi yang terkuat di dunia asalnya. Dia semakin menyukai pertarungan melawan musuh yang lebih kuat darinya. Hal itu membuat dirinya merasa sama dengan Darkshan.


“Aku pun tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun. Dan aku bertarung sesuai keinginanku sendiri,” sahut Shen Long pada Darkshan.


Darkshan tersenyum mendengar perkataan Shen Long, matanya berbinar menemukan lawan yang kuat untuk bertarung. “Kamu akan menjadi petarung ke 100 yang akan aku rubuhkan,” sahut Darkshan dengan santai.


“Hehehe... atau aku akan menjadi petarung pertama yang mengalahkanmu,” kata Shen Long sambil terkekeh menatap Darkshan.


Kedua petarung kuat itu kini saling menatap dan memberikan tekanan masing-masing. Mata Darkshan menyipit melihat Shen Long yang masih santai dan tenang meskipun Darkshan mengerahkan kekuatan maksimal miliknya.


“Orang ini sama kuat denganku,” batin Darkshan yang semakin bersemangat setelah mengetahui kekuatan Shen Long.


Wanshan lalu memerintahkan anak buahnya untuk menampilkan pertaruhan atas pertarungan ini dan hasilnya sungguh mencengangkan. Darkshan memperoleh 500M taruhan sedangkan Shen Long hanya 5M yang hanya dipasang oleh ShiMei sendiri.


Hal ini tentu membuat Wanshan merasa kesal karena tidak berimbang. Dalam bisnis jika Darkshan yang memenangkan pertarungan, dia harus memberikan uang yang besar untuk kemenangan penonton. Namun akan berbeda hasilnya jika Shen Long yang memenangkan pertandingan itu.


Dalam hati kecil Wanshan tentu ingin agar Shen Long yang memenangkan pertandingan itu. Dia turut tegang menanti hasil pertandingan tersebut. Sedangkan dia tidak bisa mengatur hasilnya karena Darkshan bukanlah orang yang bisa diminta untuk mengalah dan memberikan kemenangan pada lawannya.


Dengan sedikit berat hati dan cemas, Wanshan memerintahkan anak buahnya untuk memulai pertandingan itu.

__ADS_1


Begitu lonceng pertandingan dibunyikan, Darkshan segera bergerak dan menghilang dari pandangan semua orang. Semua yang menyaksikan hal itu sontak bersorak dan bersemangat melihat kekuatan Darkshan yang melegenda itu.


Shen Long tersenyum melihat kejadian itu. Matanya bergerak ke kanan dan ke kiri melihat ke arah gerakan Darkshan. Orang-orang melihat Shen Long dengan wajah yang kesal dengan sikap sombongnya itu.


“Bunuh manusia itu!”


“Kembalikan uang kami!”


Semua penonton bersorak gembira menyaksikan pertarungan tingkat tinggi ini. Mereka sangat yakin Darkshan akan mengalahkan Shen Long dan bisa mengembalikan kekalahan mereka sebelumnya.


Wajah Darkshan dan Loushan yang sebelumnya gelap melihat ada secercah harapan untuk membalaskan dendam mereka pada Shen Long dan mengembalikan kekalahan sebelumnya.


Namun harapan semua orang tinggalah harapan, mereka tertegun saat Shen Long meninju ke tempat kosong dan tepat menghentikan gerakan Darkshan yang juga terkejut karena gerakannya dengan mudah dilihat oleh Shen Long.


Beruntung Darkshan dapat memblokir tinju dari Shen Long, sehingga dia tidak terkena pukulan Shen Long. Namun hal itu membuat Darkshan melompat mundur sambil menyipitkan matanya menatap Shen Long.


Darkshan tidak mempedulikan cibiran Shen Long. Dia menyelidiki kekuatan Shen Long yang sama sekali tidak merasa tertekan dengan kekuatan dirinya. “Apakah manusia ini telah menembus alam Semesta Kecil?” gumamnya dalam hati.


Darkshan tidak percaya, karena selama hidupnya dia hanya mengetahui ada dua dewa yang berhasil menerobos alam Semesta Kecil di Loka 888 ini. Sedangkan dia tidak pernah mendengar ada manusia yang berhasil menerobos alam Semesta Kecil selama ini.


“Siapa kamu? Darimana asalmu?” tanya Darkshan yang curiga dengan asal usul Shen Long.


“Namaku Shen Long. Aku berasal dari dunia kematian yang datang mencabut nyawamu,” sahutnya.


Telinga Darkshan menjadi panas mendengar kata-kata Shen Long, dia segera mengerahkan kekuatan alam bintang tingkat 9 miliknya. Kekuatan dewa berwujud bayangan kera raksasa berwarna kuning keemasan muncul dari jurus yang dikeluarkan olehnya.


Shen Long tersenyum melihat hal itu. Dia pun mengerahkan kekuatan dewa naga miliknya yang berwujud naga berwarna hitam kemerahan yang diselimuti oleh asap hitam kegelapan.

__ADS_1


“Energi kegelapan?” gumam Darkshan yang terkejut melihat energi yang dikerahkan oleh Shen Long.


Darkshan kini tidak memandang rendah Shen Long lagi, dia menjadi semakin serius dan semangat setelah mengetahui kekuatan Shen Long yang berasal dari energi kegelapan.


Namun hal itu tidak berlangsung lama, ketika Shen Long meningkatkan kekuatannya dan membuat kekuatan naganya memancarkan cahaya menyilaukan menyejukkan ke seluruh ruangan itu.


“I-Ini energi cahaya?” Mata Darkshan melotot melihat kekuatan yang diperlihatkan oleh Shen Long.


Semua orang yang hadir ditempat itu sontak terdiam kembali, mereka tidak mengerti bagaimana manusia bisa memiliki dua energi kegelapan dan energi cahaya di dalam tubuhnya.


“Bagaimana mungkin?” ShiMei tertegun. Dia tidak menyangka kekuatan Shen Long begitu kuat dan diluar imajinasinya. Tubuhnya menggigil dan matanya bergidik melihat kekuatan Shen Long tersebut. Dia merasakan lidahnya kelu dan tidak bisa berpikir. Ingatannya terbayang saat dia melecehkan Shen Long sebelumnya dan menjadi ketakutan sendiri.


Shen Long menatap Darkshan dengan tatapan tajamnya. “Apa kamu sudah menyadari kekuatanku?” tanya Shen Long padanya.


Darkshan tidak menjawab pertanyaan Shen Long, dia bersiap untuk menyerang Shen Long dengan kekuatan penuh miliknya. Meskipun kekuatan Shen Long berada di atas dirinya, namun kekuatan jurusnya tak kalah hebat dan juga pengalaman tempurnya selama ini. Dia yakin bisa mengimbangi kekuatan Shen Long dan bahkan mencuri kemenangan darinya.


Darkshan bergerak dengan kecepatan kilat meraung ke arah Shen Long. Energi kera raksasanya memukul-mukul dadanya dan bergerak menyerbu ke arah Shen Long. Melihat serangan itu, Shen Long juga maju menyambutnya. Energi Naga meliuk di udara lalu menukik ke arah kera raksasa tersebut.


Tampak wujud kera raksasa itu dibelit oleh naga raksasa dengan kepala naga mengaum di depan kepala kera tersebut. Salah satu tangan kera itu memegang leher dari naga tersebut namun naga raksasa itu bersiap untuk menerkam kepala kera itu.


Pertarungan energi itu tampak seru yang merupakan wujud dari pertarungan Shen Long melawan Darkshan. Mereka berdua saling mengadu pukulan dan telapak tangan yang sesekali berkelit menghindari pukulan lawan.


BUMM...


Ledakan keras terdengar saat kedua kekuatan itu beradu dengan cepat dan kencang. Hembusan angin kencang menyapu ke sekeliling arena dan menerbangkan para penonton yang kekuatannya rendah hingga memuntahkan darah.


Penonton yang berkekuatan tinggi pun merasa pusing dan terhuyung-huyung oleh ledakan kekuatan tersebut.

__ADS_1


__ADS_2