
Jing Lu dan Huo Lo terkejut melihat sebuah tombak berdiri menghadang serangan Jing Lu. Di udara tampak melayang seorang wanita yang memancarkan cahaya keemasan memandang tajam pada mereka berdua.
“Raga emas?” gumam Huo Lo dan Jing Lu yang kembali terkejut melihat munculnya sosok wanita bercahaya emas di depan mereka.
“Bagaimana seorang manusia bisa memiliki raga emas seperti itu? Jangan-jangan...” gumam Huo Lo menjadi gugup memikirkannya.
Wanita yang memancarkan raga emas itu tiba-tiba mengeluarkan jurusnya menyerang ke arah kedua orang itu. Sebuah cahaya keemasan yang menyilaukan memancar dari telapak tangannya, membuat Huo Lo dan Jing Lu memicingkan mata sambil menahan dengan energinya.
BUMMM!
Seketika ledakan cahaya terjadi di tempat itu. Saat cahaya tersebut lenyap wanita itu sudah menghilang bersama Shen Long.
“Sialan, siapa orang itu” kata Huo Lo menggertakkan giginya setelah wanita itu menghilang.
“Huo Lo, sepertinya orang itu berasal dari dunia atas. Atau dia manusia yang sudah berada di alam abadi.” sahut Jing Lu.
“Benar, jika kita bertarung dengannya mungkin akan seimbang, tetapi kita akan sama-sama terluka. Kita harus meningkatkan kekuatan kita selanjutnya” lanjut Jing Lu.
“Iya. Sekarang roh Guru sudah berada ditangan kita. Mari kita ke kediaman sekte terlebih dahulu untuk menanyainya” sahut Huo Lo sambil pergi kembali ke kediaman sekte.
\======
Sementara itu, Shen Long yang terluka parah dibawa oleh wanita itu menuju sebuah rumah yang berada di utara ibukota kerajaan Liu. Rumah tersebut berada disamping sebuah danau di tengah hutan yang cukup tersembunyi.
Kemudian sebuah kereta kuda bergerak mendekati rumah tersebut. Tampak permaisuri Qin berpakaian sutra mewah turun dari atas kereta di dampingi oleh dua orang pengawal pribadinya menuju kediaman tersebut.
“Kalian kembalilah dulu, ada Putri disini, aku pasti akan aman” perintah permaisuri Qin.
“Baik Yang Mulia” sahut pengawal pribadinya yang lalu pergi kembali ke istana.
“Putri, bagaimana keadaannya?” tanya permaisuri Qin ketika memasuki aula di tengah rumah tersebut dengan khawatir.
“Dia masih terbaring di dalam kamar, lukanya cukup parah. Kemungkinan kekuatannya akan jauh berkurang” sahut wanita dengan raga emas yang dipanggil Putri.
“Permaisuri, bagaimana dengan pil abadi? Apakah kamu berhasil mendapatkannya?” tanya Putri tersebut.
“Sesuai petunjuk Putri, aku telah mendapatkan pil abadi” sahut permaisuri Qin sambil menyerahkan kotak emas yang berisikan pil abadi.
__ADS_1
Setelah melihat dan mencium aroma pil abadi tersebut, wajah Putri itu sedikit mengernyit.
“Apakah ini asli atau tidak? Mengapa semudah itu mereka memberikan pil abadi yang berharga milik mereka” gumamnya dalam hati.
“Putri, bagaimana pun juga kita harus menolong anak ini. Kekuatan dan bakatnya sangat luar biasa. Kerajaan akan membutuhkan bantuannya suatu saat nanti” kata permaisuri Qin.
“Benar. Aku tidak boleh ikut campur urusan antar manusia, aku hanya bisa membantu membimbing kalian” kata Putri tersebut.
“Sesuai petunjuk Guruku, anak ini berjodoh dengan benda itu. Jadi kita harus membantunya” lanjut Putri itu kembali.
“Dimana kita bisa mendapatkan benda tersebut? Benda apakah itu Putri?” tanya permaisuri Qin.
“Menurut Guruku, benda itu adalah Mustika Bintang dari dunia atas yang telah hilang bersamaan dengan Raja Dewa Iblis Yan Luo saat melarikan diri ke dunia bawah.” sahut Putri tersebut.
“Karena itulah Yan Luo disegel di dunia manusia ini oleh murid-muridnya namun mereka tidak menemukan Mustika Bintang tersebut” lanjutnya.
“Lalu apa hubungannya dengan anak ini?” tanya permaisuri Qin kembali
“Menurut Guruku, orang yang menjadi pilihan Yan Luo akan berjodoh dengan mustika tersebut. Dan orang itu adalah anak ini” sahut Putri.
“Benar, kita hanya bisa berharap pada anak ini” kata Putri selanjutnya.
“Putri, apakah pil abadi ini bisa kita gunakan untuk menyembuhkannya?” tanya permaisuri Qin.
“Apabila ini pil abadi yang asli, tentu akan bisa menyembuhkannya, bahkan bisa meningkatkan kultivasi anak ini. Tetapi jika palsu, aku tidak tahu apa yang akan terjadi” kata Putri tersebut sambil menyerahkan pil abadi tersebut pada permaisuri Qin.
Permaisuri Qin termenung memegang pil abadi tersebut. Dirinya pun ragu untuk memakan pil abadi tersebut, sehingga dia hanya menyimpannya saja.
“Permaisuri, aku akan mencari bahan obat untuk anak ini. Maukah kamu membantuku menjaganya?” tanya Putri
“Baiklah, aku akan menjaga anak ini selama Putri pergi” sahut Permaisuri Qin.
Kemudian Putri itu pergi meninggalkan Permaisuri Qin untuk mencari bahan obat, sementara permaisuri Qin masuk ke dalam kamar untuk melihat keadaan Shen Long yang terluka.
“Anak ini sungguh memiliki keberuntungan yang bagus, sesuai ramalan dari Guru Besar. Kerajaan Liu akan tergantung padanya suatu saat nanti” gumam Permaisuri Qin dalam hatinya.
Aaarrgghhh!
__ADS_1
Tiba-tiba Shen Long terbangun merasakan badannya sangat kesakitan, seluruh tubuhnya terasa diremukkan oleh kekuatan yang menekan energinya. Dia mengejang berkali-kali membuat permaisuri Qin panik kebingungan harus berbuat apa.
“Apa yang harus aku lakukan?” ditengah kebingungannya dan putus asa permaisuri melihat kotak emas pil abadi yang tadi ditaruhnya di atas meja.
“Apakah ini benar-benar pil abadi?” pikirnya
Aarrgghhhh!
Shen Long kembali mengerang dengan keras, tubuhnya bergetar tak berhenti membuat permaisuri bertambah panik. Lalu dia mengambil pil abadi tersebut dan memberikannya pada Shen Long.
“Aku tak tahu harus berbuat apa, aku hanya berharap pil abadi ini benar-benar asli” pikirnya dengan wajah khawatir.
Setelah memakan obat itu, tubuh Shen Long menjadi agak reda kemudian berhenti bergetar.
“Syukurlah, apakah ini pil abadi yang asli” pikir permaisuri Qin kegirangan.
Tiba-tiba tubuh Shen Long menjadi kaku sedingin es, namun di dadanya membara mengeluarkan panas yang tinggi.
“Apa yang terjadi?” permaisuri Qin terkejut melihat kejadian tersebut.
“Apakah pil abadi ini palsu?” pikirnya gemetaran gugup. Permaisuri Qin pun mengucurkan air mata melihat kondisi Shen Long seperti itu.
Kemudian Putri datang setelah mengambil beberapa bahan obat melihat permaisuri Qin bersimpuh menangis di samping Shen Long.
“Apa yang terjadi?” tanya Putri terkejut lalu memeriksa keadaan Shen Long.
“Ini Racun Api Es dari dunia bawah” gumam Putri dalam hatinya.
“Putri, maafkan aku. Tadi Shen Long mengejang kesakitan dan bergetar keras. Aku tidak tahu harus melakukan apa. Jadi aku memberikannya pil abadi, berharap pil itu asli” sahut permaisuri Qin jujur.
“Apa?” Mata Putri berkedut mendengar penjelasan dari permaisuri Qin, kemudian dia menghela nafasnya.
“Permaisuri Qin, ternyata pil tersebut bukan pil abadi asli tetapi racun Api Es” kata Putri.
“Anak ini memiliki tubuh yang kuat, jadi bisa menahan racun tersebut. Namun dia akan melewati masa kritis 3 hari ini.” lanjut Putri sambil termenung.
“Aku akan pergi ke tempat pertapaan Guru untuk meminta obat penawarnya, tolong jaga anak ini jangan sampai kedinginan” kata Putri kembali sambil pergi menuju tempat pertapaan Gurunya.
__ADS_1