
Setelah menyelesaikan pekerjaannya di Laut Selatan, Shen Long lalu berpamitan pada Dong Fang Yin untuk kembali ke kerajaan Liu mempersiapkan pertemuan besar seluruh kekaisaran dunia manusia. Meskipun merasa berat ditinggal oleh Shen Long, namun Dong Fang Yin menyadari beban tanggung jawab Shen Long pada dunia.
Shen Long yang tiba di kerajaan Liu segera menemui Permaisuri Qin dan Jendral Liu untuk menanyakan persiapan mereka. Masih tinggal 16 hari lagi menuju pertemuan besar tersebut, persiapan masih terus berlangsung.
Kerajaan Liu dibantu oleh Kerajaan Ming dan klan dari dunia bawah terlihat sibuk mengubah lapangan pertandingan bela diri menjadi aula pertemuan besar nantinya. Mereka juga sibuk mengubah Istana Kerajaan Liu untuk persiapan menjadi Istana Kekaisaran dunia manusia.
Tidak banyak yang bisa dibantu oleh Shen Long karena persiapan diserahkan sepenuhnya pada Jendral Liu dan Raja Gu untuk mengaturnya. Shen Long kemudian pergi menuju Gunung Abadi kediaman sekte Pedang Harapan untuk menemui istri-istrinya.
Saat Shen Long sedang menjenguk makam istri pertamanya Yun Mei, tiba-tiba Ming Qui muncul menemuinya. “Yang Mulia, aku datang untuk menemuimu” kata Ming Qui sambil memberi hormat pada Shen Long.
Shen Long kemudian membalikkan badannya dan mendekati Ming Qui. “Ada apa Ming Qui?” tanya Shen Long.
“Yang Mulia, aku ingin menyerahkan Kitab Pusaka Iblis ini untuk Yang Mulia” sahut Ming Qui sambil memberikan sebuah kitab kuno yang tampak sudah lusuh tersebut.
“Mengapa? Bukankah ini kitab milik sekte kalian” tanya Shen Long tidak mengerti karenanya.
“Yang Mulia. Pemilik sebenarnya kitab ini adalah Kaisar Dewa Iblis. Leluhurku saat itu mencurinya dari Alam Neraka” sahut Ming Qui menjelaskan tentang sejarah kitab tersebut pada Shen Long.
Shen Long mendengarkan penjelasan Ming Qui dengan wajah serius.
“Jadi aku berharap Yang Mulia yang menjaganya. Karena kitab ini akan selalu dikejar oleh mereka dari alam Neraka. Aku serahkan pada Yang Mulia untuk memutuskan apakah kitab ini akan dikembalikan ke alam Neraka atau tidak. Kami sudah cukup mempelajari isinya” sahut Ming Qui dengan wajah tulus.
Shen Long termenung lalu mengambil kitab tersebut. “Baiklah. Untuk sementara biarkan aku yang menyimpannya dulu. Aku akan bertanya pada Kaisar Dewa Iblis tentang hal ini” sahut Shen Long.
“Terima kasih Yang Mulia” sahut Ming Qui yang kemudian berpamitan untuk kembali ke wilayah utara.
Setelah kepergian Ming Qui, Shen Long melihat kitab tersebut lalu menghela nafasnya
“Kitab Pusaka Iblis. Kitab inilah awal dari kekacauan yang terjadi di wilayah Utara. Sejak sekte Pemurnian Senjata mencuri kitab ini, entah berapa banyak kaum Iblis yang telah mencarinya dan menimbulkan banyak korban sia-sia” gumam Shen Long.
Shen Long penasaran dan membuka Kitab Pusaka Iblis tersebut lalu mempelajarinya.
“Tehnik pemurnian senjata Iblis ini cukup sederhana namun mampu membuat senjata berkualitas bahkan untuk membunuh dewa dunia langit” gumam Shen Long
Tiba-tiba mata Shen Long berkedut melihat sebuah tulisan di dalam Kitab Pusaka Iblis tersebut.
__ADS_1
“Senjata Pembunuh Dewa”
Sepertinya bagian ini yang membuat Kitab ini diincar oleh kaum Iblis Neraka. Sebaiknya aku bertanya pada Kaisar Dewa Iblis tentang Kitab Pusaka Iblis ini.
“Kaisar Dewa Iblis, bagaimana pekerjaanmu di dalam tubuhku?” tanya Shen Long kemudian.
“Aku baru menyelesaikan 26 segel. Kenapa kamu menggangguku lagi? tanya Kaisar Dewa Iblis ketus.
Shen Long tersenyum mendengar kata-kata dari Kaisar Dewa Iblis.
“Aku ingin menanyakan tentang Kitab Pusaka Iblis ini” kata Shen Long.
Kaisar Dewa Iblis menghentikan pekerjaan sementara saat mendengar Kitab Pusaka Iblis tersebut.
“Apakah kamu telah menemukan kitab milikku itu?” tanya Kaisar Dewa Iblis.
“Sekarang kitab ini berada di tanganku. Orang dari sekte Pemurnian Senjata yang memberikannya padaku. Ceritakan tentang kitab ini. Dan apa yang kalian cari?” tanya Shen Long pada Kaisar Dewa Iblis.
“Kitab itu di tulis oleh seorang ahli pemurnian senjata dewa dunia langit yang bernama Shang Quan. Dia adalah ayah dari Kaisar Langit sebelummu dan juga kakek dari Pangeran Langit” kata Kaisar Dewa Langit
“Bagaimana bisa berada di tanganmu?” tanya Shen Long.
“Karena saat membuatnya, dia bertanya kepadaku. Dan aku banyak memberikan masukan padanya ketika dia membuat Kitab tersebut. Jadi saat dia menyelesaikan tulisan itu. Dia memberikannya padaku satu.” lanjut Kaisar Dewa Iblis
“Satu?” Berarti masih ada salinan kitab ini?” Shen Long terkejut mendengarnya.
“Benar. Satu kitab lainnya di pegang oleh Shang Quan sendiri.” sahut Kaisar Dewa Iblis kembali.
Mendengar hal itu Shen Long kembali mengingat masa lalu disamping Kaisar Langit sedang mencari Mustika Bintang, dia juga mencari Kitab Pusaka Iblis ini dengan memerintahkan Mo Luo untuk mencarinya.
“Apa sebenarnya yang dicari oleh mereka di dalam Kitab Pusaka Iblis ini?” tanya Shen Long.
“Sebenarnya ada sebuah Senjata Mistis Kuno yang telah terbagi menjadi 2 bagian. yaitu Cermin Yin dan Yang. Aku memiliki bagian cermin Yin yang pernah aku perlihatkan pada Shang Quan. Sedangkan Kaisar Dewa Cahaya memiliki bagian cermin Yang.” sahut Kaisar Dewa Iblis
“Cermin Yin dan Yang?”
__ADS_1
Shen Long menyipitkan matanya membolak-balik halaman pada Kitab Pusaka Iblis itu.
“Aku tidak melihat tentang cermin tersebut di dalam kitab ini” sahut Shen Long.
“Tentu saja tidak ada. Yang ada dalam buku itu adalah tehnik untuk menggabungkan dan memurnikan kedua belah cermin tersebut untuk melahirkan kembali Cermin Yin dan Yang. Tehnik itu disebutkan pada bagian Senjata Pembunuh Dewa di buku tersebut” lanjut Kaisar Dewa Iblis
Wajah Shen Long tertegun mendengarnya, karena dia telah membaca tehnik untuk memurnikan senjata pembunuh dewa sebelumnya.
“Apa kegunaan dari Cermin Yin dan Yang” tanya Shen Long kemudian.
“Cermin Yin dan Yang berguna untuk 2 hal. Pertama untuk mengubah takdir seseorang. Dan yang kedua adalah melenyapkan orang itu sesuai takdirnya yang telah di ubah oleh cermin itu. Siapapun itu termasuk para Dewa sekalipun itu aku dan Kaisar Dewa Cahaya” sahut Kaisar Dewa Iblis.
“Siapa yang menciptakan senjata berbahaya seperti itu?” tanya Shen Long
“Hehehe... itu aku dan saudaraku Kaisar Dewa Cahaya yang membuatnya. Dan senjata itu juga yang membuat kami bertengkar hingga terbelah dan kami terpisah” sahut Kaisar Dewa Iblis
Kepala Shen Long terasa mau pecah mendengar penjelasan itu. Hal ini memang disebabkan oleh kedua Kaisar Dewa tersebut.
“Asalkan kedua cermin Yin dan Yang itu tidak ditemukan. Maka kegunaan tehnik ini tidak akan ada artinya kan” kata Shen Long selanjutnya.
“Tidak juga. Shang Quan telah mengetahui bahan-bahan untuk membuat senjata tersebut. Jika seseorang menemukan catatan yang dia tuliskan itu. Maka seseorang bisa membuat duplikat Cermin Yin dan Yang itu” sahut Kaisar Dewa Iblis.
“Bukankah yang membuat senjata itu awalnya kalian. Bagaimana Shang Quan bisa mengetahui bahan-bahan tersebut?” tanya Shen Long tidak mengerti
“Hehehe... itu karena aku sendiri pernah memberitahunya” sahut Kaisar Dewa Iblis kembali dengan santainya.
“Ah...” Mata Shen Long berkedut mendengar penjelasan dari Kaisar Dewa Iblis tersebut.
Jadi semua bermula dari Kaisar Dewa Cahaya dan Kaisar Dewa Iblis yang membuat Cermin Yin dan Yang untuk mengubah takdir, lalu mereka tidak sependapat dalam penggunaannya kemudian bertengkar dan memecahkan cermin menjadi dua bagian yang masing-masing mereka simpan sendiri.
Lalu, Kaisar Dewa Iblis menceritakan pada Shang Quan apa bahan pembuatan cermin tersebut yang ditulis dalam catatan di Kitab Pusaka Iblis serta tehnik pemurniannya.
Kemudian itulah yang menyebabkan para Dewa dan Iblis berebut untuk menemukan Kitab Pusaka Iblis itu. Karena satu hal, mereka ingin mengubah takdir secara paksa dengan senjata Cermin Yin dan Yang
“Aku harus menyimpan kitab ini dengan sebaik-baiknya agar tidak jatuh ke tangan orang-orang yang bermaksud membentuk senjata itu kembali” gumam Shen Long
__ADS_1