
Dua hari telah berlalu, tinggal 18 hari pertemuan besar di kerajaan Liu. Kesibukan di kerajaan Liu masih terus berlangsung di halaman tempat pertandingan bela diri yang akan dijadikan lokasi pertemuan seluruh kekaisaran dunia manusia.
Shen Long yang sedang mengawasi persiapan kerjaan Liu bersama Jendral Liu dan Permaisuri Qin bertemu di aula kerajaan untuk berdiskusi tentang pertemuan tersebut.
Tiba-tiba seorang penjaga datang bersama utusan dari sekte Pedang Harapan cabang kota Pesisir Laut Selatan.
“Yang Mulia, hamba ingin melaporkan sesuatu” kata utusan sekte tersebut.
“Ada apa?” Kata Shen Long melihat utusan yang terlihat gugup itu.
“Sesuatu terjadi di tengah Laut Selatan Yang Mulia. Sebuah lubang besar di tengah lautan muncul dan membuat jalur pelayaran menjadi panik dan terganggu. Beberapa kapal sempat terjatuh ke dalam lubang di tengah laut itu” lanjut utusan sekte itu sambil menundukkan kepalanya.
Wajah Shen Long, Jendral Liu dan Permaisuri Qin terkejut mendengar berita itu, “Sebuah lubang ditengah laut?”
“Apa yang sebenarnya terjadi?” Shen Long bertanya-tanya.
Shen Long lalu memandang pada Jendral Liu dan Permaisuri Qin, “Kalian lanjutkan persiapan disini. Aku akan pergi melihat kesana” kata Shen Long pada mereka.
“Baik Yang Mulia” sahut Jendral Liu dan Permaisuri Qin bersamaan sambil memberi hormat pada Shen Long.
Shen Long kemudian melihat pada utusan sekte Pedang Harapan itu, “Aku akan pergi lebih dulu kesana menemui Dong Fang Yin di kediaman sekte Pedang Harapan cabang Pesisir Laut Selatan”
“Baik Yang Mulia” sahut utusan sekte itu yang kemudian menunggang kudanya kembali ke kota Pesisir Laut Selatan.
Sementara Shen Long menggunakan teleportasi nya langsung tiba di kediaman sekte Pedang Harapan cabang Pesisir Laut Selatan yang terletak di Pulau Tembaga. Kedatangan Shen Long mengejutkan para murid dan anggota cabang sekte Pedang Harapan. Mereka segera melaporkan kedatangan ketua sekte pada ketua cabang Dong Fang Yin.
Mendengar kedatangan Shen Long, Dong Fang Yin segera pergi menyambutnya dengan pelukan. “Kakak Shen, akhirnya kamu datang juga mengunjungiku” bisik Dong Fang Yin manja.
Shen Long tersenyum melihat istrinya yang dengan manja memeluk dirinya. Meskipun Dong Fang Yin sebagai selir, namun dia tetap adalah istri dari ketua Shen Long. Jadi dia melayani Shen Long layaknya istri yang bertemu dengan suaminya.
__ADS_1
“Siapkan jamuan untuk kedatangan ketua sekte” perintah Dong Fang Yin pada pelayan sekte.
“Yin’er, aku mendengar bahwa jalur pelayaran di Laut Selatan mengalami gangguan dengan adanya sebuah lubang di tengah lautan” kata Shen Long sambil berjalan ke dalam kediaman sekte dengan tangannya dirangkul oleh istrinya.
“Benar kakak Shen. Untuk itulah aku mengirimkan utusan melaporkannya padamu” sahut Dong Fang Yin.
Shen Long pun duduk di depan meja tamu didampingi oleh istrinya dan para pelayan mulai menyiapkan hidangan untuk mereka.
“Ceritakanlah kejadiannya” lanjut Shen Long
Dong Fang Yin menyeduh teh untuk Shen Long lalu memberikan padanya. Shen Long mengambil teh tersebut dan menyesapnya.
“Kejadian itu bermula tujuh hari yang lalu, saat seorang kapten kapal dagang melaporkan ke dermaga bahwa dia hampir saja hanyut masuk ke dalam sebuah lubang di tengah lautan” kata Dong Fang Yin.
Shen Long tertegun saat dia mengetahui bahwa kejadian itu adalah tujuh hari yang lalu, bertepatan dengan serangan dari Kekaisaran Tengah pada kerajaan Liu.
“Kemudian aku menyelidikinya dan melihat sebuah lubang hitam yang sangat besar dan dalam tampak di tengah lautan. Saat aku mendekatinya, aku merasakan daya tarik yang sangat kuat menarikku masuk ke dalam lubang itu. Beruntung aku bisa menahan dan menghindari daya tarik lubang itu kemudian menjauh.” lanjut Dong Fang Yin
Pendeta Agung lalu terbang pergi bersama Shen Long dan Dong Fang Yin menuju ke tengah Laut Selatan dimana lubang itu berada.
Ketika melihat lubang besar di tengah lautan, Shen Long tertegun karena tampak air di sekitar lubang itu berputar membentuk tebing air yang mengelilingi mulut lubang tersebut.
Pendeta Agung segera menggerakkan tangannya untuk melakukan perhitungan ramalan akan hal ini. Wajahnya tiba-tiba berubah setelah melihat sebuah bayangan.
“Yang Mulia, Ini adalah Penjara Iblis Purba” kata Pendeta Agung yang terkejut setelah melihat bayangan dalam penglihatannya.
Shen Long dan Dong Fang Yin tidak mengerti maksud dari Pendeta Agung tentang Penjara Iblis Purba.
“Yang Mulia, pada jaman purba dunia manusia dipenuhi oleh para Iblis Purba yang banyak mengancam kehidupan awal manusia saat itu. Demi membantu menyelamatkan kehidupan manusia purba dari ancaman Iblis Purba, Leluhur Kaisar Dewa Cahaya bersama Kaisar Dewa Iblis turun tangan membantu manusia”
__ADS_1
“Kaisar Dewa Iblis membantu manusia?” Shen Long terkejut mendengar hal itu
“Saat itu, hanya kedua leluhur itu yang menjadi dewa di dunia langit. Kedua leluhur tidak bisa membunuh para Iblis Purba karena kekuatan Iblis Purba saat itu lebih kuat dari mereka. Mereka lalu membuat beberapa Penjara Iblis Purba di berbagai belahan dunia manusia ini”
Mendengar penjelasan dari Pendeta Agung, Shen Long merenung memikirkan hal itu. Dia melihat ke arah lubang yang dalam itu yang memiliki daya tarik yang kuat.
“Lalu mengapa tiba-tiba lubang Penjara Iblis Purba ini terbuka?” tanya Shen Long.
“Maaf Yang Mulia, hamba tidak memiliki penjelasan akan hal itu. Mungkin sebaiknya Yang Mulia bertanya pada Kaisar Dewa Cahaya atau Kaisar Dewa Iblis” sahut Pendeta Agung.
Shen Long mengerti maksud dari Pendeta Agung, dia kemudian menemui Kaisar Dewa Iblis yang berada di dalam tubuhnya.
“Kaisar Dewa Iblis, apakah kamu masih sibuk membuka segelku?” tanya Shen Long
“Sialan, aku baru menyelesaikan 19 segel. Ada apa kamu menggangguku” sahut Kaisar Dewa Iblis dalam alam pikiran Shen Long.
“Aku melihat sebuah lubang di Laut Selatan yang sangat besar dan memiliki daya tarik yang kuat. Konon itu adalah Penjara Iblis Purba. Apakah kamu mengetahui hal ini?” lanjut Shen Long bertanya padanya.
Kaisar Dewa Iblis tertegun mendengar perkataan Shen Long lalu dia mulai serius, “Sudah berapa lama waktu di luar sejak kamu mengurungku?” tanya Kaisar Dewa Iblis
“Sekitar 9 hari” sahut Shen Long.
“Hahaha... Pantas saja lubang itu mulai terbuka.” Kaisar Dewa Iblis mulai tertawa setelah mendengar jawaban dari Shen Long.
“Apa yang terjadi?” tanya Shen Long tidak suka mendengar tawa dari Kaisar Dewa Iblis.
Kaisar Dewa Iblis menghentikan tawanya lalu kembali menjawab dengan serius pertanyaan dari Shen Long.
“Saat itu, aku membuat 3 penjara Iblis Purba dan menyegelnya dengan kekuatanku. Salah satunya adalah yang berada di Laut Selatan itu. Sedangkan Kaisar Dewa Cahaya membuat 4 penjara Iblis Purba” Kaisar Dewa Iblis menjelaskan tentang penjara Iblis Purba itu pada Shen Long
__ADS_1
“Seharusnya delapan hari yang lalu aku menyegel kembali penjara Iblis Purba yang berada di Laut Selatan. Tapi karena seseorang mengurungku, aku tidak bisa melakukannya” sindir Kaisar Dewa Iblis yang membuat wajah Shen Long menjadi jelek.