Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 424 | Kota Longhan


__ADS_3

NingYue mengetahui dirinya cemburu terhadap putri Dao, namun dia tidak menampakkannya. Dia hanya berdiam diri selama perjalanan kembali ke danau tempat mereka tiba.


Di tengah danau itu, NingYue lalu merapalkan mantra kembali dan portal antar Loka pun terbuka kembali. Shen Long menarik tangan NingYue melompat ke dalam portal tersebut.


Di Loka 888, Shen Long dan NingYue telah kembali ke dalam ruangan tempat portal itu berada. NingYue masih terlihat diam sehingga membuat Shen Long bertanya-tanya. “Nona Ning, ada apa? Mengapa kamu terlihat diam sejak kita kembali?”


NingYue tidak menyahut pertanyaan Shen Long, dia hanya berjalan keluar ruangan itu tanpa menoleh pada Shen Long.


Melihat hal itu, Shen Long hanya mende-sah melihat sikap NingYue yang berubah sejak mereka kembali. Namun Shen Long tidak terlalu memusingkan hal itu. Dia kembali fokus pada masalah utama di Loka 888 ini. “Dewa Kegelapan, kini aku siap untuk menghadapimu.” batin Shen Long.


Kemudian Shen Long yang telah berada di aula kota Jianggan langsung menemui kepala kota untuk bertanya arah menuju utara dari kota Jianggan. NingYue yang ada di dalam aula itu berjalan mendekati Shen Long kemudian mengembalikan cincin penyimpanannya tanpa berkata apa-apa.


Hati Shen Long terlihat sedih melihat sikap NingYue yang berubah. Dia menatap wajah NingYue yang tidak berani melihat langsung pada Shen Long.


“Nona Ning, jaga dirimu baik-baik.” kata Shen Long yang kemudian berbalik dan pergi meninggalkan aula kota Jianggan. NingYue akhirnya menatap kepergian Shen Long dengan hati sedih dan masih sedikit kesal.


Saat berada di luar kota Jianggan yang terang, keadaan dunia Loka 888 masih gelap dan Shen Long segera mengeluarkan Qiongqi dari dalam cincin penyimpanannya. Mereka pun pergi menuju ke arah utara yang ditunjuk oleh kepala kota Jianggan padanya.


Perjalanan menuju ke arah utara dalam kondisi gelap membuat Shen Long tidak bisa menentukan arah. Namun kali ini Shen Long yang telah mencapai tahap kesadaran semesta dan ingin mencoba kekuatannya untuk merasakan keadaan alam itu yang jaraknya ribuan mill jauhnya.


Shen Long kemudian memejamkan matanya dan merasakan aura yang berada disekitarnya bahkan yang berjarak ribuan mill jauhnya. “Disana! Aku merasakan ada beberapa aura yang berada di arah itu.” Shen Long menunjuk ke arah yang kemudian Qiongqi mengikuti petunjuk tersebut.


Merekapun berangkat menuju ke tempat yang ditunjuk oleh Shen Long.

__ADS_1


Sementara itu di kota Jianggan, NingYue merenungkan kembali apa yang telah dia lakukan. Perasaan bersalah dia rasakan setelah kepergian Shen Long. Kata-kata gurunya kembali terngiang di dalam pikiran NingYue yang berpesan agar dirinya berusaha untuk berada di dekat Shen Long.


“Maafkan aku guru. Aku telah berusaha, tetapi sepertinya Shen Long tidak menganggap diriku ini.” batin NingYue dengan perasaan sedih.


“Nona Ning.” Tiba-tiba suara kepala kota datang menemui NingYue.


NingYue berusaha untuk menghapus kesedihannya dan menatap kepala kota dengan wajah bertanya-tanya. “Ada apa pak kepala kota?”


“Nona Ning, berdasarkan apa yang ditanyakan tuan Shen padaku. Aku merasa saat ini dia sedang menuju kota Longhan. Aku takut akan terjadi sesuatu padanya di tempat itu.” kata kepala kota.


“Longhan?”


“Benar nona Ning. Di kota Longhan terdapat sebuah daerah misterius. Dan ketika memasuki daerah itu, kekuatan tuan Shen akan turun jauh. Siapapun yang memasuki daerah itu akan mendapatkan hukuman penurunan kekuatan kultivasi.


NingYue memikirkan hal itu, meskipun dia ingin memperingati Shen Long yang sedang menuju ke kota Longhan namun dia masih merasa sungkan padanya.


NingYue meskipun kekuatannya jauh lebih rendah dari Shen Long, tapi dia memiliki kekuatan sihir yang bisa sama kuat bahkan melebihi kekuatan kultivasi manusia.


Setelah memikirkan hal itu, NingYue pun bergegas mempersiapkan segala suatu untuk pergi membantu Shen Long yang menuju ke wilayah kota Longhan.


Kota Longhan, sebuah kota kuno lainnya di dunia Loka 888 ini. Konon kabarnya di dalam Kota Longhan terdapat sebuah daerah misterius yang dipenuhi oleh kekuatan sihir.


Di masa lalu, dunia manusia Loka 888 ini memiliki tiga kota kuno yang mempunyai keunikan dan peninggalan masing-masing. Kota kuno Api Abadi memiliki Api Abadi yang terus menyala hingga saat ini.

__ADS_1


Sedangkan di kota Longhan yang juga merupakan salah satu kota kuno di Loka ini memiliki peninggalan berupa daerah misterius yang menyimpan berbagai pusaka dan ilmu di dalamnya. Tetapi untuk memasuki daerah misterius itu harus melewati berbagai cobaan, hanya orang yang tangguh dan beruntung yang bisa memasuki daerah itu selama ini.


Di dalam daerah misterius itu banyak kekuatan sihir yang tercipta dari formasi dewa dan formasi iblis. Dan manusia yang masuk ke daerah misterius itu akan mengalami penurunan level kultivasi selama berada di daerah tersebut.


Shen Long berjalan bersama Qiongqi memasuki kota Longhan, suasana gelap masih mendominasi kota itu, namun ada beberapa rumah yang diterangi oleh lampu dengan cahaya remang-remang.


“Kota ini sedikit aneh, tidak tampak para mogull atau mogullian di tempat ini. Tapi aura manusianya terasa ada yang aneh.” gumam Shen Long.


Qiongqi berjalan pelan dengan Shen Long duduk di punggungnya. Cahaya dari sayap Qiongqi menerangi jalan yang mereka lalui. “Tuan, aku tidak mencium bau manusia di kota ini.”


“Apa? Aku bisa merasakan aura manusia tapi kamu tidak mencium bau mereka?” Shen Long tertegun mendengar kata-kata Qiongqi.


“Ini benar-benar aneh. Mahluk apa mereka ini?”


Qiongqi pun menjadi penasaran dengan perkataan Shen Long. Mereka belum bertemu dengan satu orang pun di tempat tersebut.


“Qiongqi, cobalah untuk pergi ke rumah yang memiliki cahaya. Kita bisa bertemu dengan mereka.” Shen Long menunjuk ke arah rumah yang bercahaya remang-remang itu.


Shen Long merasakan ada dua aura manusia di dalam rumah tersebut, namun Qiongqi tidak mencium bau manusia di sekitarnya.


Rumah itu tidak terlalu besar, tampak cahaya remang dari lampu tempel yang menggunakan minyak tergantung di pintu depan rumah. Shen Long kemudian turun dari Qiongqi dan berjalan mendekati pintu rumah itu.


Tok! Tok! Tok!

__ADS_1


“Maaf, apakah ada orang di dalam?” Shen Long mengetuk pintu rumah itu dengan pelan. Shen Long yakin ada dua aura manusia berada di dalam rumah itu, namun aura itu sedikit berbeda dengan aura manusia lainnya.


Tidak ada suara yang muncul dari dalam rumah tersebut. Shen Long yang penasaran lalu membuka pintu rumah tersebut.


__ADS_2