
“Mengapa kamu terkejut? Temanmu telah melarikan diri, tapi kali ini aku tidak akan membiarkanmu melarikan diri seperti dia” sahut Shen Long
“Hahaha... ternyata klan Azura masih saja pengecut. Aku pikir setelah 1000 tahun mereka berubah ternyata tidak” kata Jing Lu
“Katakan dimana Guruku?” tanya Shen Long.
“Gurumu telah dikirim ke dunia bawah. Mungkin mereka sudah menyiksanya lebih kejam dari kami” sahut Jing Lu
“Jahanam, aku akan membunuhmu” teriak Shen Long sambil menyerang ke arah Jing Lu.
Jing Lu segera mundur dan membiarkan dua jendralnya untuk menghalangi serangan Shen Long.
Namun Shen Long yang sedang marah tidak lagi membuang waktu, dengan tingkat Raja Dewa dan Pedang Surgawi ditangannya, kedua Jendral itu bukan lah lawannya.
Hanya dengan sekali tebas, dia membelah tubuh kedua Jendral itu dengan pedang Surgawinya.
“Kekuatan Shen Long benar-benar mengerikan” gumam pangeran Gu dalam hatinya
“Anak ini ilmunya sangat tinggi, dia dengan mudah membunuh kedua jendralku yang berada di alam Jendral” pikir Jing Lu.
Serangan Shen Long tidak berhenti, dengan ganas dia mendesak Jing Lu tanpa bisa membalas serangannya.
“Sialan, tubuh ini memiliki batasan, jika saja tubuh asliku bisa aku pakai disini tentu akan mudah mengalahkannya” gumam Jing Lu dalam hatinya yang kesal
“Aku harus memikirkan cara melarikan diri dari sini” pikirnya
Namun Shen Long seakan-akan mengetahui keinginan Jing Lu untuk kabur, dia tidak memberikannya kesempatan.
“Kalian hadang orang ini bersama-sama” teriak Jing Lu pada bawahannya yang muncul saat itu
Segera puluhan pasukan iblis menyerang ke arah Shen Long, namun tiba-tiba muncul rombongan orang yang mengikuti Shen Long menghalangi mereka.
Pertempuran tak terelakkan pasukan iblis bawahan Jing Lu bertemu dengan tetua Xie dan kawan-kawan yang mengikuti Shen Long.
Shen Long yang tidak menghiraukan pertarungan itu hanya mengunci matanya pada Jing Lu. Dia pun kembali melompat menyerang ke arahnya.
“Sialan, Dia tidak datang sendiri. Aku harus kabur keluar dari tubuh ini” pikirnya lalu segera keluar dari tubuh wanita yang dia jadikan inangnya.
__ADS_1
“Kena kamu!” teriak Shen Long yang segera mengerahkan segel roh untuk menangkap roh Iblis Jing Lu.
“Apa? Kamu menguasai ilmu segel roh?” roh Jing Lu terkejut karena tidak menyangka Shen Long memiliki ilmu segel roh untuk menguncinya.
Sebelumnya dia pikir akan mudah baginya melarikan diri dalam bentuk roh dengan keluar dari tubuh inangnya, namun kenyataan tidak sesuai harapannya.
Kali ini Shen Long tidak memusnahkannya, namun tetap menyegelnya karena masih memerlukannya sebagai penunjuk jalan di dunia bawah.
“Apa yang akan kamu lakukan?” tanya roh Iblis Jing Lu gugup ketakutan
“Aku akan memperlakukanmu dengan baik seperti perlakuanmu pada Guruku” sahut Shen Long dengan wajah tidak bisa dipercaya
“Tidak...” Iblis Jing Lu ketakutan
Shen Long segera menyimpannya dalam cincin penyimpanannya. Kemudian membantu teman-temannya membasmi pasukan iblis.
Melihat Iblis Jing Lu yang telah di kalahkan oleh Shen Long, pasukan iblis menjadi kocar-kacir melarikan diri kemana-mana.
“Lakukan pengejaran, jangan biarkan mereka lolos satupun” teriak Shen Long yang segera mengejar para iblis tersebut.
“Hahaha... ternyata para iblis ini penakut juga” teriak tetua Xie
“Iya, aku pikir mereka akan memberikan perlawanan yang memuaskan” sahut Dong Fang Lei menimpalinya
“Hihihi.. wajah mereka saja yang mengerikan, namun sifat mereka penakut” sahut ketua Mu Kai
“Tuan-tuan, kami dari kerajaan Ming sangat berterima kasih atas bantuan kalian” tiba-tiba pangeran Gu datang dan memberi hormat pada para pendekar.
“Pangeran Gu, jangan terlalu sungkan. Ketua Sekte kami yang memerintahkan kami untuk membantumu. Jadi berterima kasihlah padanya” sahut ketua Dong Fang Lei menunjuk pada Shen Long.
“Shen Long ketua sekte mereka?” pangeran Gu terkejut mendengarnya.
“Saudara..., eh, Ketua sekte Shen Long, aku berterima kasih padamu. Tanpa bantuanmu kerajaan Ming akan musnah hari ini” kata pangeran Gu.
“Saudara Gu, kita adalah saudara, jadi jangan lah sungkan. Masalahmu adalah masalahku juga. Aku pasti membantumu jika ada masalah” sahut Shen Long.
“Terima kasih Shen. Hari ini maaf, aku tidak bisa menjamu kalian. Aku akan memberikan pemakaman pada ayahku yang telah dibunuh oleh iblis tadi. Aku mohon diri” lanjut pangeran Gu lalu pergi menuju tempat pemakaman Raja Ming.
__ADS_1
Shen Long dan rombongan juga mengikuti pangeran Gu di belakangnya, mereka ingin memberikan penghormatan terakhir pada Raja Ming.
Setelah upacara pemakaman selesai, pangeran Gu menemui Shen Long secara pribadi ditemani oleh adiknya Gu Yan.
“Shen, aku sangat bersyukur kamu datang menyelamatkan kami. Jika kamu terlambat, mungkin kami berdua sudah mati bersama ayah” kata pangeran Gu.
“Seperti yang aku katakan, kamu jangan terlalu sungkan padaku. Maaf, aku yang datang terlambat menyelamatkan ayahmu karena kami sedang menyerang sekte Gunung Abadi” sahut Shen Long.
“Tidak apa-apa Shen” sahut pangeran Gu.
“Aku dengar kamu telah berhasil mengalahkan sekte Gunung Abadi dan mengubahnya menjadi sekte Pedang Harapan dan 5 sekte telah bergabung bersama dibawah panji sektemu” lanjut pangeran Gu.
“Benar, untuk memudahkan kami berkoordinasi jika ada masalah di dunia ini” sahut Shen Long.
“Bolehkah adikku ikut bergabung dalam sektemu?” tanya pangeran Gu.
Dia ingin menitipkan adiknya disana bersama Shen Long, karena baginya akan tenang jika Shen Long bisa menjaga adiknya dengan kekuatannya.
Shen Long memahami maksud pangeran Gu lalu menoleh ke arah Gu Yan yang tertunduk malu. Hatinya berdebar-debar menunggu jawaban dari Shen Long. Sebelum ini, kakaknya telah mendiskusikan hal ini padanya, untuk menjaga dirinya dia harus belajar bersama Shen Long yang lebih kuat.
“Aku tidak ada masalah untuk menerimanya, tetapi apakah adikkmu mau mengikutiku?” tanya Shen Long.
“Baiklah, aku akan tinggal kan kalian berdua disini. Aku akan menemui tamu lainnya” sahut pangeran Gu untuk memberikan keleluasaan pada adiknya untuk berbicara dengan Shen Long.
“Namamu Gu Yan kan?” tanya Shen Long setelah pangeran Gu pergi.
“Iya” sahut Gu Yan lembut.
“Aku menerimamu bergabung denganku, tetapi kamu tidak boleh galak-galak padaku dan juga teman-temanku nanti” sahut Shen Long tiba-tiba mengingatkan kejadian lalu pada Gu Yan
Wajah Gu Yan berubah mendengar itu, dia ingin membantahnya, namun dia tidak berani. Jadi kali ini dia merasa pasrah tidak bisa melawan calon ketua sektenya.
“Ketua ini sudah punya banyak istri, tapi masih juga berniat menambah istri lagi. Apa masih kurang?” sindir seseorang yang tiba-tiba datang membuat wajah Shen Long dan Gu Yan menjadi merah.
“Siapa yang mau menikahinya” teriak Gu Yan tiba-tiba panik menoleh ke arah datangnya suara itu.
Dewi Suci dengan wajah dingin datang mendekati mereka berdua lalu berdiri disamping Shen Long.
__ADS_1