Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 400 | Kerajaan Dao


__ADS_3

Penjaga gerbang Istana yang juga wanita segera membukakan pintu ketika melihat kereta milik putri mereka datang bersama para pengawalnya. Namun mereka tertegun saat melihat Shen Long berada diantara para pengawal wanita tersebut.


Mereka tidak berani menghentikan Shen Long karena putri Dao Lin telah melambaikan tangan agar tidak menghalangi kedatangannya.


Kemudian setelah memasuki pintu gerbang istana, Shen Long menyipitkan matanya karena setiap orang yang ditemuinya di dalam istana itu adalah wanita. Tidak ada satupun laki-laki yang terlihat di dalam istana tersebut.


“Dimana para lelaki di istana ini?” gumam Shen Long dalam hatinya.


Dan ketika mereka tiba di depan gedung tinggi yang sangat mewah yang merupakan kediaman utama dari istana itu, kereta pun berhenti.


Putri Dao Lin segera turun dari dalam kereta dan diikuti oleh dua orang pengawalnya, Shen Long dan NingYue pun turut turun bersama para pengawal lainnya. Shen Long segera mendekati NingYue. “Nona Ning, aku tidak melihat seorang lelaki di istana ini. Bagaimana menurutmu?” bisiknya.


NingYue pun awalnya tidak menduga hal itu, tetapi ketika Shen Long menyebutkannya dia juga merasa sedikit aneh. Namun karena mereka datang diundang oleh putri Dao, maka dia tidak ingin mengecewakannya.


“Tuan Shen, kita diundang bertamu. Sebaiknya kita mengikutinya terlebih dahulu.” sahut NingYue pelan. Shen Long mengangguk pelan mendengar kata-kata NingYue, namun dirinya yang paling waspada karena setiap melewati para wanita di istana itu, mereka semua tersenyum aneh kepadanya.


Putri Dao mengajak NingYue dan Shen Long langsung menuju ke ruang makan yang terletak disamping aula kerajaan Dao.


Di ruang makan itu terdapat meja makan yang panjang dengan beberapa kursi yang berada disana. Di bagian ujung terdapat kursi yang besar dan cukup mewah yang tentu saja merupakan kursi milik dari Ratu kerajaan Dao.


Putri Dao berada di kursi ketiga di sebelah kanan kursi Ratu Dao yang menandakan tingkatannya lebih rendah dua tingkat dari dua kakaknya.


Setelah mereka memasuki ruang makan itu, keluarga istana kemudian juga datang satu persatu memasuki ruang makan dan berdiri di depan kursi mereka sebelum duduk. Mereka menunggu kedatangan Ratu untuk bersantap bersama.


Sesaat kemudian seorang wanita setengah baya dengan wajah yang cantik datang bersama dua orang putri sulung dan putri keduanya. Ketiga wanita itu tak kalah cantiknya dengan putri Dao, dan hampir seluruh wanita di ruang makan itu terlihat cantik-cantik.


Situasi ini membuat Shen Long merasa canggung karena dialah satu-satunya lelaki yang berada di ruangan itu.

__ADS_1


“Sial. Kenapa harus terdampar di kerajaan yang dipenuhi oleh wanita.” batin Shen Long. Dia seakan-akan ingin melarikan diri dari tempat itu, namun hal itu tidak terlihat bijaksana. Jadi dia hanya terdiam sementara waktu.


Semua mata sejak memasuki ruang makan itu telah menatap ke arah Shen Long dengan tatapan yang aneh, termasuk Ratu Dao bersama kedua putrinya.


Kemudian Ratu Dao mempersilahkan keluarganya untuk duduk di kursi dan juga kedua tamunya. NingYue dan Shen Long pun perlahan duduk di kursi yang telah di sediakan. NingYue juga merasakan kecanggungan Shen Long yang berada di antara para wanita di ruangan itu. Namun untuk menghargai putri Dao yang mengundangnya, NingYue hanya bisa mengelus dadanya.


“Silahkan menikmati hidangan kami!” kata Ratu Dao mempersilahkan NingYue dan Shen Long untuk turut makan bersama mereka.


“Kami telah mendengar kedatangan kalian. Jadi maaf jika hidangan ini tidak cukup untuk memuaskan kalian berdua.” lanjut Ratu Dao sambil tersenyum.


“Bolehkah kami mengetahui nama kalian berdua?”


Shen Long menyebutkan namanya dan juga NingYue sambil memberi hormat pada Ratu Dao.


“Ah, nona Ning dan tuan Shen, silahkan bersantap!” kata Ratu Dao mempersilahkan mereka.


NingYue menginjak kaki Shen Long dan hampir membuatnya berteriak karena terkejut, namun tentu saja hal itu tidak membuat Shen Long kesakitan. Shen Long menatap ke arah NingYue yang mengkerutkan wajah padanya.


Shen Long berusaha menenangkan dirinya, memang tidak mudah untuk mengendalikan diri dihadapan banyak wanita cantik. Apalagi dia telah lama pergi jauh dari istri-istrinya.


“Nona Ning, apakah kalian pasangan suami istri?” tanya Ratu Dao.


“Ti-“ Shen Long tiba-tiba melotot sebelum menyelesaikan jawabannya.


“Benar Yang Mulia Ratu, Maaf, ini adalah suamiku Shen Long yang pemalu,” sahut NingYue sambil merangkul lengan Shen Long dan merebahkan kepalanya mendekati wajah Shen Long sambil tersenyum.


Meskipun Shen Long tidak mengetahui maksud dari NingYue, namun injakan kakinya telah kembali membuatnya diam dan membiarkan NingYue yang menjawab pertanyaan mereka.

__ADS_1


Seluruh orang di dalam ruang makan itu mende-sah setelah mendengar jawaban NingYue. Mereka kemudian meneruskan makan mereka dengan raut wajah kecewa.


“Oh, sudah berapa lama kalian menikah?” Ratu kembali bertanya, namun raut wajah ratu juga tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya saat mendengar Shen Long adalah suami dari NingYue.


“Kami baru menikah beberapa bulan yang lalu Yang Mulia, jadi masih hangat-hangatnya.” sahut NingYue yang hampir membuat Shen Long memuntahkan makanannya kembali.


Mata Shen Long berkedut mendengar perkataan NingYue yang menjawab dengan lancar setiap pertanyaan Ratu Dao. Dan setiap jawabannya, NingYue tampak menikmati sandiwara dan kebohongannya itu dengan memerankan istri yang sayang pada suaminya Shen Long.


Akhirnya acara makanpun usai dan sebagian dari mereka kembali ke kamar masing-masing di istana kerajaan Dao yang luas itu. Ratu Dao juga telah menyiapkan ruangan untuk NingYue dan Shen Long bermalam. Karena NingYue mengatakan mereka adalah suami istri, maka Ratu Dao hanya menyiapkan satu kamar untuk mereka beristirahat.


Putri Dao Lin diminta untuk mengantarkan pasangan itu menuju kamar mereka untuk beristirahat. “Nona Ning, silahkan beristirahat. Jika ada sesuatu yang kalian inginkan, kalian bisa memanggil pelayan istana untuk membantunya.”


“Terima kasih putri Dao,” sahut NingYue sambil memberikan hormatnya.


Putri Dao kemudian pergi melenggang dari tempat itu dan NingYue beserta Shen Long masuk ke dalam kamar mereka.


Di dalam kamar, Shen Long hendak berbicara namun telunjuk NingYue sudah menutup mulutnya sambil menggelengkan kepala.


Wajah Shen Long berubah mengkerut tidak mengerti maksud NingYue. Kemudian NingYue mengambil kertas yang ada di atas meja di dalam kamar lalu menuliskan kata-kata diatasnya. “Hati-hati, mereka mungkin mendengarkan suara kita.”


Kemudian NingYue kembali mengambil kertas dan menuliskan lagi beberapa kata.


“Kita harus tetap berperan sebagai suami istri jika kamu tidak ingin menjadi rebutan bagi mereka. Apa kamu ingin bersenang-senang dengan mereka?”


Kali ini wajah NingYue terlihat tidak senang ketika selesai menuliskan kalimat terakhir. Wajah Shen Long tertegun membaca tulisan NingYue, kemudian dia menggelengkan kepalanya.


Shen Long lalu mengambil kertas dan menulis. “Kita kesini bukan untuk bersenang-senang. Kita harus segera mencari tempat untukku bisa menyerap energi cahaya.”

__ADS_1


Wajah NingYue akhirnya kembali normal dan menuliskan kembali. “Kita lihat situasinya dulu, jika ada kesempatan kita bisa pergi dari tempat ini.”


__ADS_2