Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 227 | Menemui Kaisar Dewa Iblis


__ADS_3

Wajah Putri Shui menjadi cemas mendengar perkataan Shen Long, tetapi dia menyadari bahwa Shen Long mungkin memiliki tujuan sendiri untuk hal itu.


“Setelah aku memasuki Gerbang Neraka. Aku minta Putri untuk menemui Pendeta Agung dan meminta dunia langit turun tangan membantu sekte Pedang Harapan apabila para Iblis Alam Neraka bergabung dengan Kekaisaran Tengah menyerang kita. Itu tidak akan melanggar Aturan Langit” lanjut Shen Long.


“Baiklah. Aku akan mengikuti rencanamu Shen” sahut Putri Shui


Shen Long tersenyum, dia percaya Putri Shui pasti mengerti apa yang akan dia lakukan.


Mereka lalu pergi menuju Gerbang Neraka di daerah barat yang misterius. Ketika Gerbang Neraka telah dibuka oleh Putri Shui, Shen Long mengatakan sesuatu padanya.


“Putri, tolong kamu dan Pendeta Agung ingat ini. Jika sesuatu yang buruk terjadi padaku. Jangan ragu untuk membunuhku” pesan Shen Long sebelum memasuki Gerbang Neraka.


“Apa?” Mata Putri Shui terkejut mendengar pesan dari Shen Long sebelum dia memasuki Gerbang Neraka. Wajahnya menjadi cemas akan hal itu, dia tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh Shen Long saat bertemu dengan Kaisar Dewa Iblis.


“Jangan-jangan... Ah tidak. Aku tidak ingin membunuhmu.” Putri Shui menghentikan pikirannya membayangkan hal buruk yang mungkin terjadi.


Putri Shui segera memanggil Pendeta Agung, yang kemudian datang menemuinya di Gerbang Neraka itu.


“Ada apa Putri memanggilku?” tanya Pendeta Agung.


“Pendeta, Kekaisaran Tengah telah dipengaruhi oleh para Iblis Alam Neraka. Shen Long meminta para dewa dunia langit membantu sekte Pedang Harapan apabila para Iblis Alam Neraka turut dalam peperangan yang mungkin terjadi dalam waktu dekat ini.” kata Putri Shui


Pendeta Agung lalu membaca perhitungan di langit atas kemungkinan tersebut, wajahnya berubah menjadi gelap saat melihat bayangan akan peperangan tersebut.


“Putri, Apa yang dikatakan oleh Shen Long akan terjadi sesuai perhitungan yang aku lihat. Aku akan segera memanggil para dewa dunia langit untuk menuju Kekaisaran Tengah mengawasi situasinya” sahut Pendeta Agung.


“Satu lagi Pendeta. Shen Long juga berpesan sebelum dia pergi menemui Kaisar Dewa Iblis. Jika sesuatu yang buruk terjadi padanya, kita diharapkan jangan ragu untuk membunuhnya” kata Putri Shui selanjutnya.

__ADS_1


Wajah Pendeta Agung kembali berubah, kali ini dia tidak melihat perhitungan ini. Sejak menjadi Kaisar Langit, Pendeta Agung pun tidak dapat membaca perhitungan nasib dan takdir dari Shen Long.


“Jangan-jangan dia bermaksud melakukan itu” gumam Pendeta Agung


“Apa maksud Pendeta? Apakah Pendeta mengetahui hal ini?” tanya Putri Shui yang menjadi cemas karenanya.


“Segel dalam tubuh Shen Long yang dilakukan oleh Kaisar Dewa Cahaya hanya bisa di buka oleh Kaisar Dewa Cahaya sendiri atau Kaisar Dewa Iblis” sahut Pendeta Agung singkat


Putri Shui kini mengerti setelah mendengar penjelasan dari Pendeta Agung. “Jadi Shen Long bermaksud meminta bantuan pada Kaisar Dewa Iblis untuk membuka segel tersebut” kata Putri Shui dengan wajah muram


“Benar. Meminta bantuan pada Kaisar Dewa Iblis tentulah tidak semudah itu. Dia akan menegosiasikan hal yang mungkin membuat Shen Long berubah menjadi sesuatu yang tidak dia inginkan. Itulah sebabnya dia pernah meminta ilmu segel hati dan kesadaran padaku” sahut Pendeta Agung kemudian.


“Apakah maksud Pendeta, Shen Long akan mengurung Kaisar Dewa Iblis di dalam tubuhnya?” wajah Putri Shui kini menjadi pucat.


“Aku pun berpikiran seperti itu. Untuk membuka segel dewa sebanyak 999 hanya bisa dilakukan dari dalam tubuh. Shen Long sudah mengetahui hal itu, sehingga dia meminta segel hati dan kesadaran padaku untuk menyegel hati dan kesadarannya sendiri dari pengaruh Kaisar Dewa Iblis” sahut Pendeta Agung


“Kita mengetahui kekuatan Kaisar Dewa Iblis yang sangat besar. Shen Long menyadari hal itu. Jika pertahanan hati dan kesadarannya ditembus oleh Kaisar Dewa Iblis, maka tubuhnya akan dikuasai oleh Kaisar Dewa Iblis. Itulah sebabnya dia meminta kita untuk membunuhnya apabila hal itu terjadi” lanjut Pendeta Agung


Mendengar hal itu, wajah Putri Shui menjadi pucat dia membayangkan Shen Long dikuasai oleh Kaisar Dewa Iblis dan mereka terpaksa harus membunuhnya. Putri Shui menutup wajahnya, dia tidak ingin hal itu terjadi.


“Putri, kita hanya bisa menyerahkan hal ini pada Shen Long. Kita harus percaya padanya. Mari kita konsentrasi pada masalah sekte Pedang Harapan” kata Pendeta Agung.


Meskipun Putri Shui enggan meninggalkan tempat itu, namun apa yang dikatakan oleh Pendeta Agung benar. Dia mempercayai Shen Long pasti mampu menghadapi hal itu. Jadi saatnya untuk memikirkan situasi yang akan dihadapi oleh sekte Pedang Harapan.


Mereka pun pergi meninggalkan daerah barat yang misterius dan kembali menuju sekte Pedang Harapan. Pendeta Agung kemudian memanggil para dewa dunia langit untuk mengawasi pergerakan dari Kekaisaran Tengah dan sekaligus mencari para Iblis alam Neraka di wilayah Kekaisaran Tengah.


\======

__ADS_1


Sementara itu Shen Long yang telah memasuki Gerbang Neraka di wilayah barat berjalan melalui kegelapan lurus ke depan. Kali ini tidak ada roh yang berani mendekatinya. Ketika dia melewati mereka, para roh itu sudah kabur menghilang dari hadapan Shen Long.


“Siapa yang berani masuk ke Gerbang Neraka Barat ini” sebuah suara muncul di kejauhan.


Sosok tinggi besar muncul di hadapan Shen Long. Namun begitu dia melihat Shen Long, diapun menggigil ketakutan.


“Kamu lagi!” teriak Penjaga Gerbang Neraka Barat yang masih mengingat Shen Long.


Shen Long melihat sosok itu dan mengenalinya, “Saat itu aku menyerap rohmu dan memurnikanmu. Mengapa kamu bisa disini lagi?” tanya Shen Long.


“Kami para penjaga Gerbang Neraka adalah satu kesatuan. Jika salah satu mengalami sesuatu, yang lain juga mengetahuinya. Jadi aku mengetahui apa yang terjadi pada Penjaga Gerbang terdahulu” sahutnya menggigil


“Aku ingin bertemu dengan Kaisar Dewa Iblis. Apa kamu bisa memberitahunya” tanya Shen Long.


“Baik. Aku akan pergi memberitahunya” sahut Penjaga Gerbang itu lalu pergi menghilang.


Shen Long kembali melanjutkan perjalanannya yang entah ke arah mana di dalam kegelapan itu. Dia hanya berjalan lurus ke depan tanpa melihat kemana-mana.


Tiba-tiba di depannya muncul dua buah mata yang besar berwarna merah menatap tajam ke arahnya.


“Hahaha... ternyata benar kau Shen Long yang datang ke Istanaku ini.” sebuah suara terdengar bersama munculnya sepasang mata tersebut.


Shen Long melihat sepasang mata merah besar itu dengan tenang. Dia sudah mempersiapkan segala sesuatunya.


“Kaisar Dewa Iblis, aku datang kemari untuk berbicara denganmu” sahut Shen Long.


“Hahaha... hal apa yang ingin kamu bicarakan denganku” suara itu terdengar keras sambil tertawa.

__ADS_1


“Aku ingin mengajukan kesepakatan denganmu” sahut Shen Long


__ADS_2