Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 221 | Kekuatan Alam Abadi ketua sekte Tengkorak Putih


__ADS_3

Kemudian tampak dua orang tetua bergegas mendatangi mereka di pintu gerbang sekte Tengkorak Putih.


“Tuan-tuan, mari aku antarkan untuk bertemu dengan ketua sekte” kata salah satu dari tetua yang datang sambil tersenyum, sementara tetua satunya menyeringai memaksakan senyuman di wajahnya.


Shen Long merasakan penyambutan yang dipaksakan oleh kedua tetua tersebut, namun dia tidak mempedulikannya. Dia berjalan mengikuti kedua tetua itu bersama Jendral Liu yang menemaninya.


Di atas puncak bukit Tengkorak Putih, dihalaman sekte Tengkorak Putih. Kedua tetua itu menghentikan langkahnya di depan pintu paviliun.


“Ketua, dua orang dari sekte Pedang Harapan telah datang untuk mengunjungimu” teriak salah satu tetua yang mengantar Shen Long dan Jendral Liu sambil memberi hormat ke arah paviliun.


Kemudian tampak pintu paviliun terbuka dan beberapa tetua muncul dan berdiri di depan paviliun dengan wajah tegang. Kemudian berikutnya wakil ketua sekte Qian Fang muncul dengan wajahnya yang tinggi memandang rendah Shen Long dan Jendral Liu.


“Maaf, ketua sekte kami sedang berlatih. Ada keperluan apa kalian datang kemari?” tanya wakil ketua sekte tersebut dengan nada tinggi.


Shen Long dan Jendral Liu masih menjaga hormatnya di depan para tetua sekte Tengkorak Putih meskipun mereka tahu para tetua sekte Tengkorak Putih tidak bermaksud menghormati mereka.


“Wakil ketua, kami dari sekte Pedang Harapan bermaksud memohon ijin agar bisa menggunakan Kolam Pemurnian Roh untuk memulihkan kondisi ketua sekte kami” sahut Jendral Liu sambil memberi hormat


Wakil ketua sekte menyipitkan matanya lalu mencibirkan mulutnya.


“Maaf, Kolam Pemurnian Roh adalah khusus untuk digunakan oleh anggota sekte Tengkorak Putih. Apakah ketua sekte kalian mau menjadi anggota sekte kami?” sahut wakil ketua sekte Qian Fang tersenyum merendahkan.


Mata Shen Long berkedut mendengar perkataan dari wakil ketua sekte tersebut. Wajah Jendral Liu pun menjadi gelap karenanya. Dia sudah menduga hal ini tidaklah mudah. Meskipun sudah meminta bantuan pada Qian Wu, namun dia tidak yakin akan mendapatkan ijin dari ketua sekte mereka.


Jendral Liu tidak melihat kehadiran Qian Wu disana lalu dia menanyakannya


“Wakil Sekte, dimanakah saudara Qian Wu?” tanya Jendral Liu pada wakil sekte Qian Fang.


“Oh, anak yang gagal itu. Sejak kekalahannya di pertandingan bela diri kerajaan Liu. Dia sudah tidak lagi menjadi murid kesayangan ketua sekte. Kini dia tengah menjalani hukumannya di Gua Pencerahan” sahut wakil sekte Qian Fang.

__ADS_1


Salah satu gua yang seperti mata di bukit Tengkorak adalah tempat hukuman para murid sekte yang melanggar disiplin yang disebut dengan Gua Pencerahan. Sedangkan gua lainnya adalah pintu masuk menuju kolam Pemurnian Roh.


Mata Jendral Liu berkedut mendengar hal itu. Dia tidak menyangka karenanya Qian Wu mendapatkan hukuman dari ketua sekte Tengkorak Putih. Begitu juga dengan Shen Long, dia merasa bersalah pada Qian Wu.


“Maafkan kami wakil ketua. Aku benar-benar memerlukan pelatihan di kolam Pemurnian Roh tersebut” kata Shen Long memberi hormat


Wakil ketua sekte melihat ke arah Shen Long dan mengetahui tingkat kultivasinya berada di alam dewa. Sehingga dia merendahkan dan tidak menganggap kehadirannya sejak tadi.


“Apakah kamu ketua sekte Pedang Harapan? Bagaimana sekte kecil seperti kalian yang ketuanya hanya berada di alam Dewa bisa menjadi terkenal? Hahaha... Qian Wu sungguh sampah dikalahkan olehmu” sahut wakil sekte Qian Fang sambil tertawa.


Para tetua lainnya pun ikut tertawa mendengar hal itu. Wajah Jendral Liu menjadi gelap mendengar kan kata-kata itu.


“Apa? Kalian ingin memaksa untuk memasuki kolam kami? Dengan kekuatan kalian yang sekecil itu? Murid pemula kami saja berada pada tingkat yang sama denganmu nak. Hahaha...” kata wakil sekte itu kembali sambil tetap tertawa


Jendral Liu tidak lagi bertindak hormat mendengar hal itu, dia segera memberikan tanda kepada teman-teman sekte Pedang Harapan.


“Rupanya kalian memang ingin memaksa kami. Semuanya kepung mereka!” teriak wakil sekte menjadi marah melihat kedatangan orang-orang dari sekte Pedang Harapan.


“Wakil sekte, maafkan kami memaksa melakukan hal ini. Aku benar-benar tidak ada pilihan lain” sahut Shen Long


“Kalian berani membuat keributan di kediaman kami. Jangan harap bisa pergi dengan tenang” kata wakil sekte Tengkorak Putih.


Semua murid-murid sekte Tengkorak Putih dan para tetua sudah berdatangan dan mengurung orang-orang dari sekte Pedang Harapan.


“Rupanya mereka sudah bersiap juga untuk menghadapi kita” bisik Dewi Suci disamping Shen Long


“Beri mereka pelajaran!” teriak wakil ketua sekte Qian Fang yang memerintahkan orang-orang dari sekte Tengkorak Putih untuk menyerang Shen Long dan teman-temannya.


Meskipun orang dari sekte Pedang Harapan yang datang lebih sedikit, namun kekuatan mereka jauh diatas rata-rata. Selain para tetua sekte Tengkorak Putih, tidak ada satupun murid sekte Tengkorak Putih yang dapat mengimbangi kekuatan dari orang-orang sekte Pedang Harapan.

__ADS_1


Kini hanya tinggal pertarungan antar tetua sekte Tengkorak Putih dengan orang-orang dari sekte Pedang Harapan.


Tampak Dewi Suci yang berada di alam Surgawi tidak terkalahkan diantara para tetua sekte Tengkorak Putih. Bahkan kekuatan wakil sekte Qian Fang sendiri berada di alam Pendeta Raja seimbang dengan Gu Yan, Xie Lin dan Xuan Yu yang sama-sama di alam Pendeta Raja.


Pertempuran tidak seimbang terjadi diantara mereka, orang-orang dari sekte Pedang Harapan dengan mudah mengalahkan para tetua sekte Tengkorak Putih yang berada di alam Pendeta dan paling tinggi di tahap Pendeta Raja.


Tiba-tiba disaat orang-orang sekte Pedang Harapan berada diatas angin, tampak sebuah bayangan muncul dari arah Paviliun. Kekuatan yang sangat besar segera menghempaskan orang-orang dari sekte Pedang Harapan.


Orang-orang dari sekte Pedang Harapan terluka cukup parah dan memuntahkan darah karena terkena imbas dari kekuatan tersebut. Shen Long yang meskipun memiliki kekuatan alam Dewa hanya luka ringan karena tubuhnya memiliki kekuatan istimewa tersendiri sebagai seorang petarung yang mengalahkan Kaisar Langit.


Hanya Dewi Suci, Mu Rong dan Dong Fang Yin yang tidak mengalami luka parah. Meskipun darah menetes sedikit di sudut mulut mereka, namun mereka masih bisa bertarung lagi.


“Siapa yang berani membuat onar di kediaman sekteku?” teriak orang itu dengan matanya yang merah.


“Ketua” teriak para tetua sekte Tengkorak Putih yang terluka dan wakil sekte yang segera menghampiri ketua sektenya.


“Ketua, orang-orang dari sekte Pedang Harapan memaksa untuk memasuki Kolam Pemurnian Roh dan menyerang kita” sahutnya pada ketua sekte.


“Maafkan kami ketua, aku benar-benar memutuhkan pelatihan di dalam Kolam Pemurnian Roh. Untuk itu aku mohon ijin dari ketua” sahut Shen Long tetap memberi hormat padanya


“Aku tidak mengijinkan siapapun masuk ke kolam permurnian roh selain anggota sekte Tengkorak Putih” sahut ketua sekte Qian Shan.


Wajah orang-orang sekte Pedang Harapan menjadi gelap mendengar kata-kata ketua sekte Tengkorak Putih.


“Jika demikian maafkan kami memaksa untuk itu” teriak Dewi Suci yang memimpin serangan diikuti oleh Mu Rong dan Dong Fang Yin.


Mereka bertiga melancarkan serangan yang ganas pada ketua sekte Tengkorak Putih, namun ketua sekte yang berada pada kultivasi alam Abadi hanya menyambutnya dengan ringan.


Berpuluh-puluh jurus telah dilancarkan oleh ketiga wanita cantik itu, namun tak satupun mampu menekan ketua sekte Tengkorak Putih.

__ADS_1


__ADS_2