Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 117 | Gua bawah tanah tersembunyi


__ADS_3

“Ketua, berhentilah bermain-main. Segera selesaikan pertarungan, aku masih harus memasak untuk makan siang kita” kata Dewi Suci pada Shen Long.


“Kamu pergilah dulu memasak Dewi, tidak lama lagi aku akan menyusulmu” sahut Shen Long pada Dewi Suci.


“Kurang ajar! Kalian meremehkanku” teriak Jungwen yang menjadi semakin marah mendengar percakapan mereka.


Jungwen segera meningkatkan kekuatannya hingga tingkat Dewa Pendeta tahap akhir. Namun Dewi Suci tidak mempedulikannya, dia segera membalikkan badannya hendak pergi ke dapur untuk memasak makanan.


“Sialan, kamu benar-benar meremehkanku” gumam Jungwen kesal melihat sikap Dewi Suci


“Hei, matamu jangan melihat kemana-mana” tegur Shen Long yang kemudian berhasil memukul mundur Jungwen dengan telapaknya.


Shen Long tidak membiarkan Jungwen menarik nafas, dia langsung menyerangnya dengan pedang Harapannya mengincar pedang langit milik Jungwen.


TRANGG!


Kedua pedang beradu namun pedang langit milik Jungwen patah menjadi dua bagian oleh kekuatan pedang surgawi Shen Long. Dan Shen Long tidak menghentikan serangannya, kali ini telapak tangannya mengincar dada Jungwen, namun mengarah pada pundaknya.


KRAKKK!


Pundak lengan kiri Jungwen retak oleh serangan Shen Long sehingga tangan kirinya tidak bisa digerakkan.


Jungwen mengerang kesakitan, matanya melihat ke sekeliling dimana pasukannya berantakan melawan serangan dari orang-orang sekte Tanah Barat.


“Mengapa bisa begini? Hanya sekte kecil bisa memiliki kekuatan seperti ini. Aku tidak bisa menerimanya” pikir Jungwen menggertakkan giginya


“Kali ini aku hanya memberimu pelajaran, jika kamu masih tidak bisa menerimanya. Jangan salahkan aku lain kali tidak akan mengampunimu” kata Shen Long bermaksud melepaskannya.


“Cih, aku akan kembali lagi membalas dendam ini” gumam Jungwen dalam hatinya menahan marah.


Ketika Jungwen berbalik hendak pergi, Shen Long segera merapal mantra dan menggerakkan tangannya memasang segel pelacak pada tubuh Jungwen tanpa disadarinya.


“Biarkan mereka pergi” teriak Shen Long pada orang-orang sekte Tanah Barat untuk menghentikan pertarungan mereka.


“Mengapa membiarkan mereka pergi tuan Shen?” tanya orang-orang sekte Tanah Barat.

__ADS_1


“Aku memiliki alasan sendiri untuk itu” sahut Shen Long.


“Tuan Shen, mari kita makan. Semua hidangan sudah disiapkan di ruang makan” teriak salah seorang murid sekte Tanah Barat pada Shen Long.


“Baiklah, Segera obati yang terluka dan mari kita makan bersama-sama” ajak Shen Long.


\======


Di kediaman sekte Singa Barat, Jungwen yang terluka melampiaskan kemarahannya dengan menghancurkan barang-barang di kediaman sekte Singa Barat. Dia membentak orang-orang yang berada di dekatnya.


Serangan kali ini sekte Singa Barat kalah telak oleh sekte kecil Tanah Barat, jika hal ini sampai tersebar, maka akan merusak reputasi sekte Singa Barat. Lagi pula dia kehilangan dua orang utusan kiri dan kanan dalam pertempuran hari ini.


Wajah Jungwen menjadi gelap memikirkan pertarungan hari ini, apalagi mengingat wajah Dewi Suci yang memandang dirinya sebelah mata.


“Aku akan membalaskan dendam ini. Aku harus meminta bantuan Guru” gumamnya dalam hati yang kesal


“Dewi Suci, aku tidak akan melepaskanmu setelah menyelesaikan dendam ini” lanjutnya dalam hati.


Malam harinya, Jungwen segera memacu kudanya pergi ke wilayah selatan daerah barat misterius menuju sebuah hutan yang tersembunyi di bawah tebing dataran tinggi. Dia tidak menyadari beberapa ekor ular telah berada di sekitar tempat itu dan bergerak ke sekeliling tempat itu mencari keberadaan gua bawah tanah tersembunyi.


Segera Jungwen turun dan masuk ke dalam gua tersembunyi tersebut. Kemudian jalan yang tadinya terbuka kembali menghilang. Seekor ular yang cukup besar melihat seluruh kejadian itu sejak awal. Lalu dia mengirimkan pesan berantai pada ular-ular sekitarnya kepada Qilin.


Mendengar bahwa Raja Ular telah menemukan tempat tersembunyi itu, Qilin lalu mengirimkan pesan berantai kepada burung rajawali untuk memberitahukan pada Putri Shui.


Rajawali pembawa pesan itu secara kebetulan bertemu dengan Putri Shui bersama Gurunya saat dalam perjalanan menuju daerah barat misterius.


“Guru, Raja Ular telah menemukan lokasi tersembunyi. Tapi belum diketahui apakah buah itu ada disana” kata Putri Shui pada Gurunya.


“Baik, sesuai ceritamu, kemungkinan besar tempat buah Dewa Bumi ini digunakan sebagai tempat persembunyian dari Dewa Iblis Mo Luo. Benarkan?” kata Guru Wang Yu.


“Iya Guru. Kemungkinan tempatnya juga disegel oleh formasi dewa. Jadi kita tidak bisa melihatnya dengan mata dewa dan mencium keberadaannya” sahut Putri Shui


“Jika demikian, kita langsung menuju tempat yang ditunjukkan oleh Raja Ular” kata Guru Wang


“Baik Guru” sahut Putri Shui segera mengantar gurunya menuju tempat yang ditunjuk oleh Raja Ular di wilayah selatan.

__ADS_1


Ketika tiba di tempat itu, dia telah melihat Shen Long yang kebingungan mencari jejak keberadaan Jungwen.


“Shen, kenapa kamu ada disini?” tanya Putri Shui ketika melihatnya.


“Paman Guru, Putri Shui” sapa Shen Long dengan hormat


“Aku telah meletakkan segel pelacak pada tubuh Jungwen. Aku mengikuti jejak segel pelacak di tubuhnya, namun aku kehilangan jejaknya saat berada disini” lanjut Shen Long.


Guru Wang segera melihat sekeliling tempat itu, lalu matanya mengarah pada tebing di bawah dataran tinggi yang terhalang oleh hutan.


“Ini benar-benar formasi Dewa. Sehingga kita kesulitan untuk menemukannya” kata Guru Wang.


Segera Guru Wang merapal mantra untuk membuka segel formasi Dewa itu. Namun resikonya tentu akan diketahui oleh si pembuat segel tersebut. Lalu setelah segel dibuka, tampak jalan tersembunyi menuju ke gua di tebing dataran tinggi tersebut yang nyaris tak terlihat oleh mata biasa.


\======


Di dalam gua tersembunyi, Jungwen yang terluka segera bersujud di depan gurunya Dewa Iblis Mo Luo yang sedang bermeditasi.


“Guru, tolong lah aku. Seseorang telah menghancurkan tangan kiriku. Aku ingin memohon bantuan Guru untuk membalaskan dendamku ini” katanya dengan wajah sedih.


Dewa Iblis Mo Luo membuka matanya perlahan lalu melihat ke arah Jungwen. Dia juga mengetahui bahwa pundak kiri Jungwen retak oleh serangan.


“Kesinilah. Aku akan mengobati lukamu dulu” sahut Gurunya, Mo Luo.


Jungwen lalu merangkak mendekati gurunya yang duduk bersila di depannya, lalu bersujud.


Dewa Iblis Mo Luo kemudian meletakkan tangannya pada pundak Jungwen yang terluka, lalu mengirimkan energi penyembuhan pada luka itu. Hanya butuh waktu 10 menit bagi Dewa Iblis Mo Luo untuk menyembuhkan luka tersebut.


Tiba-tiba matanya terbelalak melihat energi segel terdapat pada tubuh Jungwen.


“Segel pelacak?” gumam Mo Luo terkejut melihat segel itu pada tubuh Jungwen lalu menghilangkannya.


“Ceritakan siapa lawanmu?” tanya Mo Luo pada Jungwen.


Jungwen lalu menceritakan seluruh kejadian hari ini padanya. Namun dia mengubah ketika dirinya di lepaskan oleh Shen Long untuk pergi.

__ADS_1


“Jadi lawanmu adalah Shen Long. Manusia yang memenangkan pertandingan bela diri kerajaan Liu” kata Mo Luo gurunya Jungwen lega.


__ADS_2