
“Permaisuri Raja Liu?” gumam Shen Long begitu melihat wajah wanita itu dari dekat.
“Yang Mulia, ada apa gerangan ingin bertemu denganku?” tanya Shen Long setelah memastikan wanita di depannya adalah permaisuri raja.
“Hihihi... kamu ternyata tahu siapa diriku” kata permaisuri sambil terus mendekati Shen Long.
Bau harum yang menggoda tercium oleh Shen Long begitu tubuh permaisuri tersebut mendekatinya.
“Aku datang kemari untuk memintamu melakukan sesuatu untuk kerajaan Liu dan tentunya untukku juga” lanjutnya
“Apa yang bisa aku lakukan untuk Yang Mulia?” tanya Shen Long menundukkan wajahnya.
“Aku ingin kamu mengalahkan Xu Huang” kata permaisuri kembali
“Ah, biarpun Yang Mulia tidak mengatakannya. Aku tetap akan bertekad untuk mengalahkannya” sahut Shen Long.
“Aku tahu itu. Itulah karena kita memiliki tujuan yang sama, aku ingin bekerja sama denganmu” kata permaisuri lagi
“Kerjasama apa yang ingin Yang Mulia berikan padaku?” tanya Shen Long.
“Aku akan memberimu sebuah benda pusaka untuk meningkatkan kultivasimu agar bisa memenangkan pertandingan besok” sahut nya.
“Ingat, Xu Huang belum mengeluarkan pedang dominator miliknya selama pertandingan sebelumnya. Dan juga tingkat kultivasinya sudah menembus tingkat Pendeta Raja.” katanya pada Shen Long.
Shen Long tertegun mendengar bahwa Xu Huang sengaja belum menggunakan pedang dominator, itu artinya pertandingan kemarin masih belum memaksanya untuk mengeluarkan kartu as nya tersebut.
“Sekuat apakah Xu Huang ini sebenarnya?” gumam Shen Long dalam hatinya.
“Maka dari itu aku menghubungimu dan memberikan benda pusaka kerajaan agar bisa meningkatkan kultivasimu dengan cepat.” sahut permaisuri kembali
“Benda pusaka apa Yang Mulia maksudkan?” tanya Shen Long penasaran
“Ini” kata permaisuri sambil mengeluarkan sebuah kotak berwarna keemasan yang di dalamnya ada sebuah pil obat yang juga berwarna keemasan.
“Pil Kultivasi Dewa tingkat sembilan?” Shen Long terkejut melihat pil tersebut. Ini benar-benar pusaka kerajaan.
“Benar. Dengan pil kultivasi ini, kamu bisa dengan mudah menerobos tingkat Pendeta Raja bahkan Dewa Pendeta jika kamu beruntung.” sahut permaisuri kembali
Mata Shen Long menyipit melihat pil tersebut ” Ini benda pusaka yang sangat berharga”
“Lalu apa yang harus aku lakukan untuk Yang Mulia?” tanya Shen Long kemudian.
__ADS_1
“Aku hanya ingin kamu berjanji dua hal padaku” kata permaisuri
“Aku juga tidak akan meminta hal yang melanggar prinsip seorang pendekar, jadi kamu tidak usah khawatir” sahutnya.
“Pertama, aku ingin kamu berjanji untuk memenangkan pertandingan besok” katanya
“Baik, aku akan berusaha keras untuk itu” sahut Shen Long.
“Kedua, saat aku membutuhkan bantuanmu suatu saat nanti, kamu harus berjanji untuk membantuku” katanya kembali
“Baik, asal tidak melanggar norma kebaikan dan prinsip pendekar. Aku bersedia” sahut Shen Long setelah menimbang-nimbang.
“Baiklah, cukup untuk hari ini. Aku berikan pil kultivasi ini padamu. Segeralah memurnikannya nanti” katanya sambil pergi meninggalkan Shen Long.
Setelah kepergian Shen Long, permaisuri merasa lega. Dia tidak ingin kalah taruhan dengan Pendeta Kerajaan, jadi dia harus membantu Shen Long untuk menang.
“Lagipula, aku memperoleh dua hal baik untuk ditukarkan dengan pil kultivasi dewa itu.” senyumnya
Ketika tiba di perguruan Wumin, Shen Long tidak lagi membuang waktunya. Dia kemudian menelan pil kultivasi dewa yang diberikan oleh permaisuri raja. Lalu dia menggunakan pedang dominatornya untuk membantunya berkultivasi di alam pendeta.
Khasiat pil kultivasi memang hebat, begitu dia memasuki alam kesadaran, Shen Long langsung disedot ke dalam alam kesadaran menengah. Disana dia bertemu dengan Yan Luo, yang memiliki tingkat Raja Dewa di alam Surgawi.
“Yan Luo, apakah ini alam kesadaran menengah?”
“Ada apa? Mengapa Yan Luo ini tiba-tiba diam? Apakah ada sesuatu? atau dia tersegel oleh sesuatu?”
Tiba-tiba mata Yan Luo menyala merah, lalu dengan kekuatan pedang langit ditangannya dia menyerang ke arah Shen Long.
“Apa?” Shen Long berteriak tidak menyangka dirinya diserang oleh Yan Luo.
Tiba-tiba dia ingat Yan Luo pernah mengatakan, dia hanya bisa sekali masuk ke alam kesadaran tiap tingkatnya. Jika gagal, maka dia tidak akan pernah bisa masuk kembali.
“Apa yang harus aku lakukan? Kekuatan Yan Luo jauh diatasku”
“Sial, satu-satunya jalan adalah bertarung habis-habisan.”
Dengan menggunakan pedang dominator, Shen menyerang Yan Luo namun tidak bisa melawannya menggunakan jurus miliknya. Jurus yang dikeluarkan oleh Yan Luo lebih hebat dari jurus yang bisa dia keluarkan.
Entah sudah berapa jurus dia hanya bisa menghindar dari serangan Yan Luo, sama sekali tidak bisa membalasnya.
“Kekuatan Raja Dewa alam Surgawi memang mengerikan”
__ADS_1
Shen Long merasakan beberapa kali tekanan yang kuat membuat nadi spiritnya hampir pecah, untuk dia memiliki tubuh yang kuat. Sehingga dia masih bisa bertahan.
Ketika dia melihat celah menghindar, dia kemudian melompat mundur untuk mengambil nafas.
“Aku akan mencoba beberapa jurus kombinasi dari tiga jurus yang aku miliki”
Kemudian Shen Long membuat gerakan kombinasi dengan menggabungkan dua jurus bergantian dalam tempo yang tidak terlalu lama. Perubahan jurus kombinasinya semakin lama semakin cepat bisa dikeluarkan olehnya.
Cermin nirwana, Roh sembilan naga langit, Roh pedang pembelah langit, ketiga jurus utamanya dikombinasikan berkali-kali dicoba dan dirubah sewaktu-waktu.
Yan Luo sedikit terdesak oleh serangan kombinasi yang tidak disangkanya. Dia tidak bisa menebak jurus apa yang akan dikeluarkan oleh Shen Long pada saat kapan akan dikeluarkan.
Benar saja, setelah berkali-kali membuat kombinasi jurus, Shen Long akhirnya bisa mengalahkan Yan Luo yang langsung lenyap setelah kena serangan bertubi-tubi.
“Jurus kombinasi ini kuat juga” gumamnya
Kemudian dia disedot kembali ke alam nyata. Shen Long membuka matanya lalu melihat sekelilingnya yang terasa sedikit aneh.
Kali ini alam nyatanya terasa bergoyang dan samar-samar berubah terang dan gelap disekitarnya. “Ada apa ini? Apakah ada masalah dengan diriku?”
“Shen, ini ilusi pendeta” bisik Yan Luo
“Ilusi Pendeta?” membuat Shen Long bingung
“Benar, ini tahapan awal untuk bisa menembus Dewa Pendeta, namun kamu harus bisa mengendalikan ilusi ini terlebih dahulu?” bisik Yan Luo kembali
“Bagaimana mengendalikannya? Untuk berdiri saja susah”
Shen Long merasa dirinya di putar kemudian terjungkal di dalam alam ilusi pendeta tersebut, kemudian dirinya dibuat terjatuh pada ruang dimensi lain, yang tiba-tiba berubah lagi menjadi alam lain.
“Gunakan kekuatanmu Shen. Kendalikan” sahut Yan Luo
Mendengar petunjuk Yan Luo, Shen Long kemudian menaikkan kekuatannya hingga maksimal, dengan kekuatannya dia berusaha menahan dirinya untuk tidak bergerak.
Dengan melayang dan tidak bergerak di tengah-tengah ilusi yang sedang mempermaikannya, Shen Long perlahan sudah bisa mengatur dirinya tanpa dikendalikan oleh ilusi tersebut.
“Shen, disaat kamu sudah berada di tingkat Dewa Pendeta puncak, dengan ilusi pendeta ini, kamu bisa bebas untuk pergi kemana saja asalkan masih berada dalam ruang ilusimu” sahut Yan Luo
“Hanya selangkah lagi kamu sudah menyamai tingkat Raja Dewa milikku” kata Yan Luo.
“Jadi, saat berada di tingkat Dewa Pendeta atau alam Surgawi sepertimu. Aku bisa berpindah ruang sesuka hatiku?” tanya Shen Long
__ADS_1
“Iya, tapi hati-hati salah masuk kamar Shen” bisik Yan Luo