Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 169 | Bukit Terlarang


__ADS_3

Pendeta Ming Yu banyak menjelaskan tentang Pangeran Langit pada Shen Long dan Putri Shui. Dan kebanyakan yang diceritakan adalah kekejamannya. Hal ini membuat Putri Shui menjadi was-was memikirkan panggilan dari Pangeran Langit.


“Terima kasih atas informasi darimu Pendeta Ming Yu. Aku akan segera kembali bersama Putri Shui.” kata Shen Long


“Baiklah. Aku tidak akan mengantarkan kalian.” sahut Pendeta Ming Yu.


Kemudian Shen Long dan Putri Shui berpamitan lalu pergi meninggalkan pagoda.


“Putri, ingat pesanku tadi. Sebaiknya kamu menurutinya” teriak Pendeta Ming Yu dari kejauhan.


Wajah Putri Shui menjadi kebingungan dan sedih. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan.


“Apa kamu bingung mengambil keputusan untuk menuruti kehendak Pangeran Langit?” tanya Shen Long padanya.


“Aku tidak takut jika konsekuensinya ada padaku. Tapi aku tidak ingin dia melakukannya padamu Shen” sahut Putri Shui


“Kamu tenang saja Putri, saat ini aku merasa mampu untuk melawannya” sahut Shen Long dengan tenang.


“Iyah. Aku percaya padamu. Kamu pasti bisa mengalahkannya” kata Putri Shui


“Putri, aku ingin kembali ke desa Kura-kura, di dekat tebing gua waktu itu” kata Shen Long.


“Ada apa dengan desa itu?” tanya Putri Shui


Shen Long kemudian menceritakan tentang informasi yang dia dapatkan dari desa Kura-kura tersebut. Lalu dia menghubungkannya dengan informasi dari Pendeta Ming Yu.


Jadi, Shen Long memutuskan untuk menghentikan hal itu.


“Aku tidak ingin mahluk hidup terutama anak-anak tak berdosa menjadi korban dari kekajaman Pangeran Langit” kata Shen Long.


“Apa kamu bermaksud untuk melawan Sun Lao?” tanya Putri Shui


“Iya. Aku akan menghentikan tindakan yang dilakukan oleh Sun Lao” lanjut Shen Long


“Itu akan membuat Pangeran Langit menjadi marah padamu” sahut Putri Shui kembali


“Aku akan melawannya” sahut Shen Long dengan santai


“Ingat kata Pendeta Ming Yu, konsekuensinya akan melibatkan orang-orang didekatmu” lanjut Putri Shui

__ADS_1


“Aku tahu. Tapi apakah aku harus tinggal diam melihat kekejian yang dia lakukan?” tanya Shen Long.


“Anak-anak itu juga adalah orang terdekat dari keluarga mereka. Mengapa mereka harus menerima kekejian itu tanpa alasan.” lanjut Shen Long


Putri Shui menundukkan kepalanya. Dia merasa sedikit egois karena hanya memikirkan dirinya sendiri yang tidak mau kehilangan orang didekatnya.


“Shen, aku percaya padamu. Dan aku mendukung setiap keputusanmu” sahut Putri Shui sambil tersenyum padanya.


\=\=\=\=\=\=


Hari persembahan desa Kura-kura, kepala desa kura-kura telah mengumpulkan 5 orang anak dari desa mereka untuk diserahkan pada Dewa Sun Lao sesuai perjanjian 50 tahun lalu.


Kelima anak itu hanya bisa pasrah menerima hal itu, sementara kedua orang tua mereka menangis namun tidak bisa melakukan apa-apa. Ini adalah perjanjian antara desa itu selama 50 tahun dengan Dewa Sun Lao dan wajib untuk dipatuhi.


Shen Long dan Putri Shui mengamati proses persembahan yang di lakukan oleh penduduk desa dan mengikuti mereka dari kejauhan.


Penduduk desa lalu pergi ke kaki bukit terlarang dan menempatkan anak-anak itu disebuah altar disana.


Tak berapa lama 10 sosok penjaga dari klan binatang muncul lalu mengambil anak-anak tersebut dan membawa mereka ke atas bukit.


“Sepertinya dugaanku benar, klan binatang juga berada di belakang hal ini” pikir Shen Long.


“Putri, mari kita naik ke atas bukit terlarang” ajak Shen Long


Di atas bukit terlarang, penjaga klan binatang yang telah membawa anak-anak desa kura-kura, menurunkan mereka di halaman sebuah paviliun yang cukup besar.


“Tuan Sun Lao, kami telah membawa anak-anak dari klan binatang” lapor seorang diantara penjaga tersebut


“Kirim mereka bersama yang lain di ruang penyimpanan” sahut suara Sun Lao dari dalam paviliun


“Sudah ada berapa anak?” tanya Sun Lao lagi dari dalam paviliun


“Saat ini sudah terkumpul 95 anak tuan” sahut penjaga itu lagi


“Tinggal 5 lagi, kita akan kirim mereka ke langit. Apa masih ada yang akan datang hari ini?”


“Dari barat klan iblis belum membawa anak-anak tuan” sahut penjaga itu


“Sejak Kaisar Dunia Bawah yang baru, orang-orang kita tidak berani terang-terangan melakukan pengumpulan tuan” kata penjaga lainnya.

__ADS_1


“Ah, aku tak menyangka Si Naga Angkuh itu akan kalah oleh anak kemarin sore” sahut Sun Lao dari dalam paviliun


Mata Shen Long berkedut mendengar kata-kata Sun Lao dari dalam paviliun tentang dirinya.


“Baiklah, kita tunggu pengiriman dari wilayah barat. Setelah itu persiapkan untuk mengirim mereka ke dunia langit” lanjut Sun Lao.


“Siap tuanku” sahut kedua penjaga bersamaan.


Mereka lalu memerintahkan penjaga lainnya untuk mengirim anak-anak itu ke tempat penyimpanan sesuai perintah Sun Lao.


“Putri, kamu ikuti para penjaga tersebut” bisik Shen Long


“Baik” sahut Putri Shui yang langsung menyelinap mengikuti para penjaga yang membawa anak-anak tersebut.


Sedangkan Shen Long menyelinap masuk ke dalam paviliun untuk melihat keadaan di dalamnya.


Di dalam paviliun, tampak seseorang duduk di singgasana ditemani oleh beberapa wanita pelayan yang melayaninya. Sementara ada dua orang lainnya yang duduk di depannya sedang menikmati makanan.


“Raja Kerbau?” Shen Long terkejut melihat salah satu dari mereka adalah Raja Kerbau Shu Nu sedang duduk di depan Sun Lao.


Sedangkan satu lagi wajahnya cukup asing seperti bukan orang dari dunia bawah.


“Baiklah, sudah sampai mana pembicaraan kita?” tanya Sun Lao pada mereka.


“Kita harus membawa Putri Shui kembali ke dunia langit. Pangeran sudah menentukan akan segera melangsungkan pernikahannya dengan Putri Shui” sahut orang yang tidak dikenal itu


“Mo Luo, mengapa Pangeran tiba-tiba mempercepat pernikahannya?” tanya Sun Lao


“Rencana awal Pangeran adalah menembus kultivasinya terlebih dahulu baru menikah. Kenapa kini tiba-tiba memajukannya? Apakah Pangeran sudah berhasil menerobos?” tanya Sun Lao pada orang yang di panggil Mo Luo


“Jadi ini yang bernama Dewa Iblis Mo Luo?” pikir Shen Long yang baru pertama kali melihatnya.


“Tuan Sun Lao, memang sebaiknya Dewi Suci dikirim kembali ke dunia langit. Aku takut dia terlalu dekat dengan Shen Long dan dimanfaatkan olehnya” sahut Raja Kerbau Shu Nu yang merasa iri dengan kedekatan Putri Shui dengan Shen Long


“Benar, aku curiga Putri Shui bahkan jatuh cinta pada pemuda itu” sambung Mo Luo


“Cari mati jika dia berani jatuh cinta pada Putri Shui” sahut Sun Lao sambil terkekeh.


Lagi-lagi mata Shen Long berkedut mendengar pembicaraan itu, wajahnya menjadi gelap karenanya

__ADS_1


“Apakah kamu sudah memberitahukan pada Ming Yu hal ini? Karena Putri Shui pasti mau mendengarkannya” lanjut Sun Lao


“Kalau begitu, kita akan mengirim Putri Shui bersamaan dengan pengiriman pelayan untuk Pangeran.” lanjut Sun Lao sambil meminum cangkir tehnya.


__ADS_2