Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 206 | Bertemu utusan dari sekte Phoenix Emas


__ADS_3

“Kamu telah bertemu dengan Kaisar Shen Long?” Ming Qui terkejut bukan main


“Bagaimana orangnya?” tanyanya kembali penasaran


Ming Qui yang benar-benar mengidolakan Shen Long dalam hatinya, dia merasa gembira mendengar Shen Long telah muncul di wilayah Utara dan menyelamatkan Yang Hua.


“Dia sangat baik dan tampan” sahut Yang Hua tersipu setelah mengucapkannya


Yang Guo ternganga melihat wajah adiknya dan mendengar jawaban adiknya yang baru kali ini didengarnya membicarakan tentang ketampanan seseorang.


“Benar. Itu sudah pasti Kaisar kami Shen Long” Ming Qui bersemangat mendengarnya.


“Aku harus menyelesaikan pekerjaanku” sahutnya kembali.


Ming Qui kemudian pergi meninggalkan Yang Guo yang masih tertegun melihat Yang Hua yang tersipu malu.


“Adik. Sejak kapan kamu bersikap seperti seorang wanita?” goda Yang Guo pada adiknya.


Wajah Yang Huo semakin merah mendengar kata-kata kakaknya, diapun berlari kembali ke kamarnya.


Di tengah kota Xichang, Shen Long yang berkeliling melihat keadaan menggunakan kerudung untuk menghindari dirinya dikenali oleh seseorang. Dia tidak ingin menggunakan kekuatan dewanya untuk menyamar dengan wajah lain atau hanya duduk di dalam kamar dan berkeliling kota dengan menggunakan raga bintangnya.


“Kadang kala merasa nyaman berjalan sebagai manusia biasa dan keliling kota seperti masa lalu” gumam Shen Long yang menikmati kembali masa lalunya saat masih sebagai manusia biasa.


Kota Xichang adalah kota yang multikultur, disamping penduduk dari wilayah utara, juga ada pendatang dari wilayah barat dan tengah yang menetap disana, termasuk juga beberapa penghuni klan dari dunia bawah.


Kepala kota Xichang membebaskan kotanya menjadi kota yang ramah terhadap para pendatang, asalkan menjaga keamanan dan ketertiban di dalam kota.


Shen Long kemudian melihat sebuah warung makan di sudut kota. Tampak di dalam warung makan sebagian besar dikunjungi oleh penghuni klan dunia bawah. Shen Long tersenyum dengan keramahan kota ini terhadap rakyatnya dari dunia bawah.


Dia pun masuk dan duduk memesan makanan di warung tersebut.


Saat Shen Long sedang menikmati makanannya, beberapa kelompok pendatang yang dari pakaiannya tampak berasal dari wilayah barat datang ke warung tersebut dan berlagak dengan arogan.


“Cih, kota ini terlalu banyak sampah dari dunia bawah” katanya keras hingga terdengar oleh seluruh orang di warung tersebut.


Teman-temannya yang datang bersama tertawa mendengar kata orang itu.


“Hahaha... mereka semua pengecut. Tidak ada penghuni dunia bawah yang berani di dunia manusia” sahut salah satu dari mereka.

__ADS_1


Semakin lama, mereka berbicara semakin besar mengejek dan meremehkan penghuni dunia bawah seperti sengaja memancing keributan.


Wajah penghuni klan dunia bawah menjadi merah karenanya, namun mereka tidak ingin membuat keributan di kota Xichang ini dan melanggar aturan kota.


Shen Long yang dengan tenang menikmati makanannya melirik ke arah kelompok orang tersebut. Kemudian dia mengirimkan energi dewa alam bintang melalui kakinya ke lantai dan menyerang ke arah kelompok orang tersebut.


Seketika kelompok orang tersebut tiba-tiba merasa tersengat oleh energi dewa Shen Long, lalu jatuh pingsan di atas meja makan mereka.


Melihat hal itu, orang-orang yang ada disana menjadi tenang dan menduga itu pasti balasan dari para dewa pada mereka karena terlalu sombong.


Namun seorang lelaki setengah baya yang duduk diujung warung makan bersama dua orang lelaki muda dan seorang wanita melihat kejadian tersebut dengan jelas. Lelaki setengah baya itu kemudian menggunakan ilmu mata dewa untuk melihat identitas dari Shen Long.


Shen Long yang melihat dirinya akan diselidiki oleh orang itu segera menggunakan kekuatan pikirannya membentuk segel pelindung agar identitas dirinya tidak bisa diketahui olehnya.


Sudut mata orang itu tampak terkejut begitu mendapati dirinya tidak bisa menembus identitas Shen Long. Kemudian dia mengalirkan energi dilantai untuk menguji kekuatan Shen Long, namun kekuatannya seperti ditelan oleh kedalaman dan lenyap begitu saja.


Shen Long masih berpura-pura tidak mengetahui hal itu. Dia dengan lahapnya menikmati suguhan makanan dari warung tersebut.


Tampak kini wajah lelaki setengah baya itu tersenyum dan mulai bangkit berdiri dari bangkunya. Lelaki muda dan wanita disampingnya hendak turut berdiri, namun lelaki itu melarangnya.


Dia berjalan sendiri menuju meja makan Shen Long kemudian memberi hormat padanya.


Shen Long menghentikan makannya lalu menatap ke wajah lelaki setengah baya itu.


“Silahkan, masih banyak bangku yang kosong” sahutnya sambil mengambil minuman dan menyesapnya.


“Tuan, perkenalkan aku Jiang Qi dari sekte Phoenix Emas di wilayah Barat.” kata lelaki bernama Jiang Qi itu memperkenalkan dirinya


“Tetua, ada maksud apa menghampiriku?” tanya Shen Long


“Tuan, Aku mendapat tugas dari Pendeta Suci sekte Phoenix Emas untuk mengundang tuan datang ke wilayah barat” sahut Jiang Qi.


Wajah Shen Long terlihat tertegun mendengar kata-kata dari lelaki setengah baya bernama Jiang Qi itu.


“Apakah aku mengenal Pendeta Suci kalian?” tanya Shen Long


“Maafkan aku tuan. Aku tidak bisa mengatakannya saat ini. Jika tuan berkenan, temui kami di bukit Persik di perbatasan sebelah barat kota Xichang. Aku akan menjelaskannya disana” sahut Jiang Qi kembali.


Shen Long kembali meneruskan makannya sambil menimbang hal itu

__ADS_1


“Baiklah. Aku akan menemuimu setelah menyelesaikan makanku ini” sahut Shen Long


“Terima kasih tuan” sahut Jiang Qi yang memberi hormat lalu pergi bersama dua orang dari mejanya meninggalkan warung makan tersebut.


“Siapakah mereka? Ada perlu apa mereka denganku?” gumam Shen Long dalam hatinya


Setelah Shen Long menyelesaikan makannya, dia pun tanpa membuang waktu lagi segera menuju bukit Persik seperti yang dikatakan oleh Jiang Qi itu padanya.


Saat tiba di bukit Persik, Shen Long melihat ketiga orang itu telah menunggunya. Lalu Jiang Qi berjalan mendekatinya dan memberi hormat padanya.


“Tuan, terima kasih sudah mempercayai dan bertemu dengan kami” katanya dengan tersenyum


“Katakanlah!” sahut Shen Long


Lelaki muda di belakang Jiang Qi melihat ke arah Shen Long dengan wajah angkuh dan pandangan seakan-akan merendahkan Shen Long. Sedangkan yang wanita berwajah dingin tidak memperlihatkan ekspresi apapun.


“Tuan, seperti yang sudah aku sampaikan tadi. Kami mengundang tuan untuk datang ke sekte kami di wilayah barat.” kata Jiang Qi kembali


“Mengapa aku harus pergi kesana?” tanya Shen Long kembali


“Pendeta Suci kami, akhir-akhir ini sering bermimpi buruk. Bayangan pertumpahan darah mengalir di wilayah barat.” kata Jiang Qi.


Wajah Shen Long berkerut dan menyipitkan matanya mendengar perkataan dari Jiang Qi.


“Lalu apa hubungannya denganku?” tanya Shen Long kembali


“Maaf tuan, Pendeta Suci juga melihat bayangan tuan dalam mimpinya. Aku diutus untuk pergi ke Xichang dan bertemu dengan seseorang yang tidak bisa aku kenali dan memiliki kekuatan sangat dalam di sebuah warung makan” sahut Jiang Qi menjelaskan secara detail


“Aku sudah pergi ke beberapa warung makan akhir-akhir ini. Dan sungguh kehendak para Dewa, aku bisa bertemu denganmu di warung makan itu” sahutnya


Mata Shen Long berkedut mendengarnya, dia tidak menyangka apa yang dilakukan olehnya justru memperjelas seperti dalam mimpi Pendeta Suci mereka.


Kemudian Shen Long menghela nafasnya.


“Memang sudah kehendak langit aku harus bertemu dengan mereka” gumamnya dalam hati


“Baiklah. Setelah aku menyelesaikan urusanku di kota Xichang. Aku akan pergi ke wilayah barat menuju sekte Phoneix Emas kalian” sahut Shen Long.


“Terima kasih tuan. Untuk itu kami akan menunggumu datang” kata Jiang Qi sambil menundukkan kepalanya lalu pergi bersama kedua orang itu.

__ADS_1


Shen Long menengadah ke atas langit “Apakah ini ada hubungannya dengan rencana Iblis Neraka tersebut?” gumamnya.


__ADS_2