Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 236 | Mo Zen kembali ke Alam Neraka


__ADS_3

Setelah membunuh para dewa dunia langit, Mo Zen lalu tidak tinggal lebih lama lagi di Istana Kekaisaran Tengah. “Tunggulah pembalasan dariku. Aku akan memusnahkan seluruh dewa dunia langit yang mengkhianati ayahku” gumam Mo Zen sambil menatap ke arah langit, lalu pergi meninggalkan Istana.


Mo Zen menghilang bermaksud kembali ke alam neraka terlebih dahulu untuk mengumpulkan pasukannya sekaligus melaporkan pada Kaisar Dewa Iblis tentang hasil dari kekacauan yang telah dilakukan di dunia manusia.


“Kemana Kaisar Dewa Iblis? Kenapa dia tidak ada di Alam Neraka?” Mo Zen mengingat saat terakhir dia mendapatkan pesan dari Kaisar Dewa Iblis untuk menghentikan rencananya dan kembali ke Alam Neraka.


“Yang Mulia, kamu berada di mana?” Mo Zen menutup matanya mengirimkan pesan telepati pada Kaisar Dewa Iblis, namun dia tidak mendapatkan jawaban. Bangsa Iblis Alam Neraka dan para Dewa Dunia Langit memiliki keahlian telepati untuk mengirimkan pesan suara langsung pada yang dituju.


Disamping telepati, kedua bangsa Iblis dan Dewa itu juga memiliki keahlian teleportasi yang bisa langsung pergi ke orang yang dituju, dengan kekuatan pikiran mereka. Namun bangsa Iblis memiliki satu kelebihan lagi yaitu regenerasi.


Jika bangsa Iblis tidak musnah, meskipun anggota tubuh mereka hancur mereka masih bisa mengembalikan lagi tubuh yang hancur itu. Namun apabila mereka musnah, roh mereka kembali ke Alam Neraka dan membutuhkan waktu lebih lama untuk membangkitkan mereka kembali.


Karena pesan yang dikirimnya tidak mendapatkan jawaban, Mo Zen kemudian berjalan ke aula utama Istana Alam Neraka dan mendekati singgasana Kaisar Dewa Iblis yang kosong di Alam Neraka, kemudian diapun memberanikan dirinya duduk diatas singgasana dan merasakan kenyamanan duduk disana.


“Penjaga! Panggilkan para Jendral Iblis Alam Neraka datang menemuiku” perintahnya pada penjaga yang ada disana.


“Siap Yang Mulia” penjaga itu melakukan perintah Mo Zen karena dalam tubuh Mo Zen telah mengandung darah Kaisar Dewa Iblis setelah dia meminum darah Kaisar Dewa Iblis dan menjadi Putra Iblis.


Tak lama kemudian 6 Jendral Iblis Alam Neraka berkumpul di ruang utama Kaisar Dewa Iblis menemui Mo Zen. Mereka melihat Mo Zen yang duduk di atas singgasana Kaisar Dewa Iblis, kemudian mereka berlutut menghadapnya.


“Salam Putra Iblis. Ada keperluan apa memanggil kami kemari?” tanya salah seorang dari Jendral Iblis Alam Neraka Mo Lor.

__ADS_1


Mo Zen berdiri dari atas singgasana Kaisar Dewa Iblis dan berjalan mendekati para Jendral Iblis Alam Neraka, “Apakah kalian tahu dimana Kaisar Dewa Iblis? Pesan terakhir yang aku terima darinya adalah kembali ke Alam Neraka, namun aku tidak menemukannya” katanya


Para Jendral Iblis Alam Neraka saling menoleh satu sama lainnya, mereka juga kebingungan karena akhir-akhir ini tidak melihat Kaisar Dewa Iblis di singgasananya.


“Yang Mulia, kamipun ingin menanyakan hal yang sama. Sejak kejadian itu, kami tidak melihat Kaisar Dewa Iblis kembali.” sahut salah satu Jendral Iblis Mo Chin.


“Kejadian apa?” tanya Mo Zen penasaran


Jendral Iblis Mo Chin lalu menceritakan bahwa ada seorang pengacau yang ingin bertemu dengan Kaisar Dewa Iblis di Gerbang Neraka barat.


“Pengacau di Gerbang Neraka barat? Kenapa kalian tidak bertanya pada penjaga Gerbang Neraka Barat?” Mo Zen tertegun mendengar jawaban dari salah satu Jendral Iblis itu.


Keenam wajah para Jendral Iblis mengkerut mendengar pertanyaan dari Mo Zen, “Yang Mulia, di Alam Neraka ini yang bisa memberikan perintah hanya satu orang yaitu Kaisar Dewa Iblis. Dan saat ini juga Yang Mulia Putra Iblis, karena memiliki darah Kaisar Dewa Iblis, Yang Mulia bisa memberikan perintah pada siapapun di Alam Neraka ini. Kami tidak bisa memberikan perintah selain pada bawahan kami yang memiliki darah kami masing-masing” sahut Mo Chin kembali


Para Jendral sekalipun tidak bisa memerintahkan para penjaga Istana jika mereka tidak berada satu darah dengannya. Jadi masing-masing jendral membentuk pasukan mereka sendiri dengan menggunakan darah mereka masing-masing untuk membangkitkan pasukan dan memerintahkan mereka.


“Panggil penjaga Gerbang Neraka barat kemari” perintah Mo Zen pada penjaga istana setelah mendengar penjelasan dari para jendral tersebut.


Kemudian penjaga istana pergi memanggil penjaga Gerbang Neraka barat untuk datang menemui Mo Zen. Setibanya di dalam ruangan itu, penjaga Gerbang Neraka berlutut lalu memberi hormat Mo Zen, “Putra Iblis, ada apa memanggilku kemari?” Penjaga Gerbang Neraka barat menanyakan tujuan Mo Zen memanggil dirinya ke sana.


“Katakan siapa yang membuat kekacauan di Gerbang Neraka barat” kata Mo Zen.

__ADS_1


“Saat itu Shen Long datang ke Gerbang Neraka barat untuk bertemu dengan Kaisar Dewa Iblis” Penjaga Gerbang Neraka menceritakan kejadian yang dia lihat di Gerbang Neraka barat.


“Sialan! Orang itu lagi.” Mo Zen tertegun mendengar penjelasan dari penjaga Gerbang Neraka barat.


“Lalu apa yang terjadi?” tanya Mo Zen selanjutnya.


Penjaga Gerbang Neraka barat menundukkan kepalanya tidak berani melihat ke arah Mo Zen, “Yang Mulia, aku tidak berani mendengar apa yang mereka bicarakan. Setelah bertemu dengannya, Kaisar Dewa Iblis pun menghilang bersama Shen Long. Aku pikir dia telah kembali ke Istana Alam Neraka”


Para jendral Iblis Alam Neraka disana terkejut mendengar cerita dari Penjaga Gerbang Neraka barat. “Apa yang telah terjadi?” gumam salah satu dari mereka bertanya-tanya.


Wajah Mo Zen tertegun, dia memikirkan apa yang mungkin terjadi pada Kaisar Dewa Iblis. “Apakah Shen Long membunuh Kaisar Dewa Iblis? Tidak, itu tidak mungkin. Dengan kekuatan Kaisar Langit pun dia tidak mungkin bisa membunuh Kaisar Dewa Iblis” pikir Mo Zen


“Apakah Kaisar Dewa Iblis telah menguasai tubuh Shen Long dan keluar dari sini? Tidak mungkin, karena Iblis Mo Sheng melihat sendiri Shen Long membunuh Iblis Mo Shi. Kaisar Dewa Iblis tidak mungkin membunuh anak buahnya sendiri” pikir Mo Zen kembali.


Satu-satunya cara adalah bertanya langsung pada Shen Long tentang keberadaan Kaisar Dewa Iblis. Hanya dia yang bertemu terakhir kali dengannya. Hal ini membuat hati Mo Zen bertambah geram karenanya.


“Baiklah, selama Kaisar Dewa Iblis belum ditemukan. Aku yang akan memimpin Alam Neraka ini. Kalian pergilah untuk mencarinya.” perintah Mo Zen pada keenam Jendral Iblis Alam Neraka itu.


“Baik Yang Mulia. Perintah dilaksanakan!” sahut keenam Jendral Iblis Alam Neraka secara serempak.


Keenam Jendral Iblis Alam Neraka itu pun pergi dari Istana Alam Neraka untuk mencari keberadaan Kaisar Dewa Iblis sesuai perintah dari Mo Zen, sang Putra Iblis.

__ADS_1


“Shen Long, tunggulah sebentar lagi. Setelah aku memperkuat hati iblisku. Aku akan pergi menemuimu untuk menagih hutang berkali lipat atas kematian ayahku” gumam Mo Zen dengan menggertakkan giginya.


__ADS_2