
“Ehm, aku sekarang adalah pendeta kerajaan Liu dan bukan ketua sekte Lembah Suci lagi. Jadi aku serahkan semua keputusan sekte Lembah Suci pada muridku Dewi Suci. Aku juga mohon diri untuk kembali ke istana kerajaan Liu” kata Guru Suci sambil pergi meninggalkan Gunung Abadi bersama pengawalnya menuju ibukota kerajaan Liu.
Setelah kepergian Guru Suci, Shen Long kemudian mencoba untuk menawarkan pada Lembah Suci untuk bergabung.
“Dewi Suci, maukah sekte Lembah Suci bergabung bersama sekte Pedang Harapan?” pinta Shen Long
Dewi Suci adalah orang yang tinggi dan dingin, jadi dia menjaga harga dirinya di depan banyak orang, kemudian dia menjawab
“Jika sekte Pedang Harapan memerlukan bantuan kami dan meminta kami untuk bergabung, maka kami menerimanya” sahut Dewi Suci masih dengan wajah dingin.
“Terima kasih Dewi Suci” senyum Shen Long padanya.
“Hahaha... Selamat karena lahirnya sekte Pedang Harapan” tiba-tiba muncul suara di tengah perjamuan mereka
Tampak Guru Wang Yu datang bersama kedua muridnya Putri Shui dan Zhao Fan memasuki tempat perjamuan.
“Paman Guru Wang” sapa Shen Long dengan memberi hormat pada Guru Wang.
Semua yang ada disana turut memberi hormat pada Guru Wang mengikuti Shen Long dan menyapanya “Guru Wang”
“Aku mendengar kamu telah menyerang ke sekte Gunung Abadi, jadi aku segera pergi kesini untuk melihat keadaan” kata Guru Wang
“Terima kasih atas perhatian paman Guru Wang” sahut Shen Long
“Shen, dalam perjalanan kemari, aku mendapatkan berita untukmu” kata Putri Shui
“Berita apa Putri? Tolong katakan” pinta Shen Long
“Aku mendengar pasukan iblis yang dipimpin oleh Iblis Jing Lu tengah bergerak dari selatan menuju kerajaan Ming. Mereka ingin menyerang kerajaan Ming” lanjut Putri Shui
“Apa? Aku harus segera pergi ke kerajaan Ming untuk membantu pangeran Gu memusnahkan mereka” sahut Shen Long
“Ketua, kamu tidak bisa pergi sendiri. Ajak lah kami bersamamu” kata tetua Xie
__ADS_1
“Pasukan iblis ini sangat kuat jumlahnya ribuan di pimpin oleh Iblis Jing Lu yang berada di alam Raja dunia bawah sebanding dengan alam Surgawi Shen Long. Dia juga mengajak dua orang alam Jendral yang setingkat alam Pendeta. Sedangkan sisanya setingkat alam Dewa dan alam Suci. Jadi selain alam Dewa ke atas, sebaiknya jangan ikut serta menyerang” lanjut Putri Shui menjelaskan
“Baiklah, jika demikian. Yang berada di alam Dewa ke atas, mari ikut denganku menuju kerajaan Ming untuk mengalahkan pasukan Iblis Jing Lu” kata Shen Long
“Siap, kami bersama ketua” kata mereka serempak.
Kemudian Shen Long segera pergi terbang menuju kerajaan Ming di timur Gunung Abadi yang diikuti oleh para pendekar yang berada di alam Dewa ke atas.
Tampak Shen Long memimpin rombongan ini diikuti oleh Dewi Suci, Dong Fang Lei, Shi Lang, tetua Xie, ketua Mu Kai dan Xuan Yu. Mereka bertujuh cukup untuk menaklukkan pasukan iblis yang menyerang kerajaan Ming.
Sementara mereka bertujuh pergi ke kerajaan Ming, Dong Fang Yin, Xie Lin dan Chen Mulan menemani Guru Wang bersama dua muridnya di kediaman sekte Pedang Harapan.
“Ah, aku akan berkeliling Gunung Abadi bersama Putri, kalian tolong ajak Zhao Fan bermain ya” pinta Guru Wang pada ketiga wanita tersebut.
Kemudian Guru Wang berjalan menuju ruang tempat portal dunia bawah berada. Dia lalu mengeluarkan segel formasi dewa agar tidak ada lagi yang menerobos dari dunia bawah menuju dunia manusia.
“Kini portal sudah kita segel agar tidak ada yang menerobos lagi” kata Guru Wang.
“Lalu apa yang akan kita lakukan lagi Guru” tanya Putri Shui
“Mengapa terjadi pergolakan di dunia bawah Guru?” tanya Putri Shui
“Karena Shen Long akan kesana untuk menyelamatkan Gurunya” sahut Guru Wang.
“Jadi seperti itu. Guru bolehkah aku membantu Shen Long di dunia bawah?” tanya Putri Shui
“Kita memang tidak diijinkan turut campur masalah antar manusia di dunia manusia, namun di dunia bawah tidak ada larangan. Jadi sebaiknya memang kamu menemani Shen Long ke dunia bawah nanti” lanjut Guru Wang.
“Baik Guru” sahut Putri Shui
\======
Sementara itu Shen Long yang dalam perjalanan menuju kerajaan Ming melihat banyak tumpukan mayar pasukan dan rakyat jelata. Hatinya sangat marah melihat pasukan iblis ternyata tidak hanya menyerang pasukan, tetapi juga membunuh rakyat jelata.
__ADS_1
Segera dia mempercepat terbangnya menuju istana kerajaan Ming diikuti oleh rombongannya.
Di istana kerajaan Ming ternyata sudah diserang oleh pasukan iblis Jing Lu, mereka telah banyak membunuh pasukan penjaga kerajaan dan orang-orang di istana kerajaan Ming.
Mereka yang masih hidup bergabung bersama pangeran Gu yang terluka dan terpojok di sebuah ruangan di istana.
“Lepaskan jasad ayahku, atau aku akan membunuhmu” teriak Gu Yan terisak melihat Iblis Jing Lu menyeret jasad ayahnya.
Pangeran Gu meskipun terluka segera berdiri di depan Gu Yan menghalanginya lalu berbisik pada Gu Yan.
“Adik, kamu pergilah dari sini. Kamu adalah harapan kami, pewaris keluarga Gu. Kami tidak ingin kamu ikut mati disini. Pergilah” bisik pangeran Gu padanya.
“Kakak...” Gu Yan terisak mendengar bisikan kakaknya namun tidak rela meninggalkannya.
“Kamu pikir aku akan membiarkan orang untuk pergi dari sini?” kata Iblis Jing Lu
“Aku akan membunuh kalian semua dan menyerap energi roh kalian. Bersiaplah!” kata Iblis Jing Lu selanjutnya
Pangeran Gu segera bersiap untuk menerima serangan dari Iblis Jing Lu. Iblis Jing Lu segera melompat untuk menyerang ke arah pangeran Gu. Namun tiba-tiba muncul sebuah pedang Surgawi bercahaya keemasan menghadang serangannya.
“Pedang Surgawi? Milik siapa ini?” pikir Iblis Jing Lu yang terkejut oleh munculnya pedang surgawi tersebut.
Iblis Jing Lu membatalkan serangannya lalu melompat mundur untuk melihat siapa yang telah datang.
Kemudian diatas mereka muncul sosok yang berdiri dengan gagahnya lalu perlahan turun ke arah pedang Surgawi kemudian mengambilnya. Dia lalu berjalan mendekati pangeran Gu.
“Shen Long, syukurlah kamu telah datang” gumam pangeran Gu dalam hatinya merasa tenang dengan kehadiran Shen Long.
“Kamu tidak apa-apa pangeran Gu?” tanya Shen Long
“Hanya mengalami luka kecil saja. Aku baik-baik saja saudara Shen” sahut pangeran Gu.
Shen Long lalu mendekati Iblis Jing Lu yang masih terkejut melihatnya. Wajahnya merah karena amarahnya meluap setelah melihat banyak korban yang terbunuh karena kekejaman pasukan Iblis Jing Lu.
__ADS_1
“Ka.. Kamu. Mengapa kamu bisa berada disini?” teriaknya terkejut setelah melihat wajah Shen Long dengan jelas.