Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 464 | Wang Mi


__ADS_3

Shen Long tidak menyangka Shu Zan memiliki tunangan seorang jendral kerajaan Liam yang cantik namun terlihat galak.


“Shu Zan terbunuh oleh kesombongannya sendiri. Dia memaksakan tubuhnya bekerja melebihi kapasitasnya,” sahut Shen Long.


“Tidak mungkin! Apa menurutmu dia sebodoh itu?” geram Wang Mi dengan wajah tak percaya.


Shen Long menghela nafasnya dan tidak mempedulikan Wang Mi yang masih berada di atas pelana kudanya.


“Aku sudah mengatakan yang sebenarnya, terserah kamu percaya atau tidak. Tapi kamu bisa memeriksanya sendiri dari jasadnya,” lanjut Shen Long dengan cuek.


Shen Long tidak menanggapi lebih lanjut jendral wanita cantik itu dan berjalan bersama NingYue hendak melewati kepungan pasukan berkuda. Orang-orang di dekat kejadian itu telah menyingkir karena takut akan terlibat masalah dengan pasukan kerajaan Liam.


Namun para pasukan berkuda itu mengacungkan tombaknya ke arah Shen Long dan NingYue dengan tatapan garang. Hal itu membuat Shen Long menyipitkan matanya menatap mereka.


Kemudian Shen Long berbalik menatap ke arah jendral wanita Wang Mi yang sepertinya memimpin pasukan berkuda ini. “Nona Wang, apakah hal ini perlu? Apa yang kamu inginkan?”


Wang Mi menunggangi kudanya mendekati Shen Long dengan wajah yang angkuh berwibawa di depan pasukannya.


“Ikutlah bersama kami ke ibukota kerajaan Liam untuk memberikan keterangan,” kata Wang Mi dengan datar dan tatapan dingin pada Shen Long.


Shen Long menoleh pada NingYue. “Masih sisa berapa hari waktu kita di Loka ini?” tanyanya pelan pada NingYue.


“Masih ada 10 hari, kak,” sahut NingYue.


“Baiklah, masih sempat untuk bermain sebentar di ibukota kerajaan,” kata Shen Long sambil tersenyum padanya.


Wang Mi yang mendengar pembicaraan mereka mendengus kesal. “Kalian pikir kalian akan berlibur dan bermain di ibukota kerajaan?”


“Tentu saja. Aku bisa datang dan pergi sesukaku. Aku tidak melakukan kesalahan, apa kalian pikir aku mudah untuk di tekan?” sahut Shen Long.


Alis Wang Mi berkedut mendengar kata-kata Shen Long, belum pernah ada orang yang berani melawan pasukan berkuda kerajaan Liam yang terkenal kuat dan ganas selama ini.

__ADS_1


“Kamu terlalu sombong! Kamu pikir bisa mengalahkan kami dengan mudah?” Wang Mi mengangkat tangannya memberikan tanda kepada pasukannya untuk mendekati Shen Long.


“Aku tidak sombong. Tapi aku mengatakan yang sebenarnya,” sahut Shen Long dengan santai.


Wang Mi tidak lagi bisa menahan dirinya karena merasa kesal dengan kata-kata Shen Long. Dia lalu memerintahkan pasukan berkudanya untuk menangkap Shen Long dan membawanya ke ibukota kerajaan Liam.


Wusssshh...


Shen Long mengerahkan kekuatannya di alam penebusan semesta dan memencarkan kekuatan tekanan ke sekitarnya membuat kuda-kuda tarjatuh dan pasukan berkuda Wang Mi pun terjungkal jatuh bersamaan.


Mereka kesulitan berdiri karena Shen Long masih menekan tubuh mereka dengan acuh tak acuh.


Shen Long lalu mengangkat tangannya ke arah jendral Wang Mi lalu menariknya ke depan Shen Long. “Akhh...” teriak Wang Mi yang terkejut dengan tindakan tiba-tiba Shen Long yang menarik tubuhnya.


Tubuh Wang Mi tidak bisa dia gerakkan dan berdiri di depan Shen Long dengan wajah pucat dan keringat dingin mulai membasahi sekujur tubuhnya.


“A-Apa yang kamu lakukan?” teriak Wang Mi dengan gugup.


“Ka-Kamu mau apa?”


Wang Mi yang tidak bisa bergerak berusaha melawan tekanan pada tubuhnya. Akibatnya tubuh Wang Mi menjadi bergetar dengan rapi dan matanya melotot karena marah.


“Apa kamu percaya sekarang dengan kata-kataku? Aku selalu berkata jujur,” sahut Shen Long yang tersenyum pada Wang Mi.


Melihat senyuman Shen Long, Wang Mi seperti melihat wajah malaikat maut yang sedang mempermainkan dirinya. “A-Aku percaya...” ucap Wang Mi dengan gugup.


Kemudian Shen Long melepaskan tekanan ke sekitarnya dan pasukan berkuda pun kembali berdiri serta menenangkan kuda mereka yang ketakutan sejak tadi.


Wang Mi telah bisa menggerakkan tubuhnya lagi setelah Shen Long menghentikan kekuatannya. Dia tidak tahu harus bagaimana menghadapi kekuatan seperti itu. Jika Shen Long menghendaki, tentu dia bisa dengan jentikan jari membunuh dirinya tanpa berkedip.


“Nona Wang, apakah kamu masih memerlukanku untuk pergi ke ibukota kerajaan?” tanya Shen Long kembali.

__ADS_1


Wang Mi tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Dia sebenarnya mendapatkan tugas dari ibukota kerajaan untuk menyelidiki kematian pemimpin kota Qinji, Qin Liu dan putranya Qin Yuan.


Dan dia juga bermaksud untuk menyelidiki kematian tunangannya Shu Zan yang juga terbunuh di kota Qinji.


“Aku mendapatkan informasi dari penduduk kota bahwa kamu yang membagi-bagikan kekayaan yang berasal dari kediaman pemimpin kota,” kata Wang Mi.


Seluruh kecurigaan tertuju kepada Shen Long karena sebelumnya Shen Long telah membagi-bagikan harta kekayaan pemimpin kota kepada rakyat kota Qinji. Jadi semua orang merupakan saksi akan hal itu.


Meskipun semua penduduk kota tidak ingin mengkhianati Shen Long untuk bersaksi mengatakan kebenaran dari pembagian harta itu. Tetapi di bawah tekanan pasukan kerajaan Liam, rakyat kota Qinji tidak berani menyembunyikannya.


Akhirnya seluruh pasukan berkuda mendapatkan informasi tentang keberadaan Shen Long di penginapan itu.


Shen Long telah menduga hal seperti itu. Tapi dia tidak menyalahkan penduduk kota karena mengadukan dirinya.


Bagi Shen Long, meskipun kerajaan Liam di awal mengetahui kejadian ini, Shen Long tetap akan membunuh pemimpin kota Qinji, Qin Liu.


“Aku tetap akan membunuhnya karena dia telah melakukan banyak kesalahan dan tidak memperhatikan rakyatnya. Seharusnya kerajaan Liam berterima kasih padaku karena telah menyelamatkan rakyat kota Qinji.”


Shen Long memberikan penjelasan pada Wang Mi.


Apa yang dikatakan oleh Shen Long membuat Wang MI mulai menerimanya secara perlahan. Sudah sejak lama dia mengetahui sepak terjang ayah anak Qin Liu dan Qin Yuan, tetapi sepertinya pihak kerajaan ada yang melindungi mereka.


Untuk itulah Wang Mi merasa bersyukur dengan kematian pemimpin kota Qin Liu, dia juga tidak menyukainya sejak dulu.


“Tapi, aku tetap harus menjelaskan kejadian ini kepada pihak kerajaan Liam.”


“Baiklah. Jika kamu memerlukan bantuan dariku, katakan saja! Tetapi jangan mengatur diriku. Aku bebas mengatur diriku sendiri,” sahut Shen Long.


Wang Mi menganggukkan kepalanya menyetujui kata-kata Shen Long. Setelah merasakan sendiri kekuatan Shen Long, maka tidak ada alasan baginya untuk memaksa Shen Long agar mengikuti dirinya.


“Baiklah tuan. Jika tidak ada lagi yang ingin disampaikan, aku akan kembali terlebih dulu ke ibukota kerajaan Liam,” sahut jendral wanita Wang Mi yang kemudian

__ADS_1


__ADS_2