
Serangan Dewa Kegelapan semakin gencar menyerang ke arah Shen Long. Namun Shen Long dengan mudah menangkis dan menghindarinya.
Hal itu membuat Dewa Kegelapan menjadi semakin panas dan meningkatkan kekuatannya untuk menjatuhkan Shen Long.
Bamm! Bumm!
Ledakan-ledakan terjadi setiap kedua petarung itu melakukan kontak pukulan. Setiap benturan membuat suara ledakan dan percikan energi ke sekitarnya. Untungnya pertarungan mereka terjadi jauh di angkasa luar, sehingga tidak terlalu berpengaruh besar terhadap dunia Loka 888.
“Dewa Kegelapan, hentikan seranganmu. Jangan memaksaku untuk melukaimu,” kata Shen Long.
“Hahaha… kamu terlalu sombong nak. Kekuatanmu belum ada apa-apanya dibandingkan denganku,” sahut Dewa Kegelapan meremehkan kekuatan Shen Long.
Dewa Kegelapan kembali menyerang Shen Long dengan meningkatkan kecepatannya.
Bugh! Bagh! Bugh!
Pukulan demi pukulan disarangkan ke arah Shen Long, namun Shen Long dengan mudah menangkis setiap serangan Dewa Kegelapan. Shen Long masih belum meningkatkan kekuatannya. Dewa Kegelapan tetap tidak mau mengalah dan menganggap Shen Long sudah mencapai batas maksimal kekuatannya.
Melihat Dewa Kegelapan tidak mau mendengarkannya, Shen Long kemudian meningkatkan kekuatannya di alam Keheningan Semesta dan membuat mata Dewa Kegelapan kini menjadi berkedut.
“Apa? Kekuatannya berada setingkat denganku?” batin Dewa Kegelapan.
Kekuatan Dewa Kegelapan berada di alam Keheningan Semesta tahap puncak. Namun melihat Shen Long mengerahkan tahapan Keheningan Semesta membuatnya terkejut. Dia tidak menyangka seorang ras manusia bisa mencapai alam Keheningan Semesta seperti dirinya.
Kali ini Dewa Kegelapan mengubah serangannya karena tidak menyangka kekuatan Shen Long yang berada setingkat dengannya.
“Dewa Kegelapan, jangan memaksaku lebih lanjut. Aku benar-benar tidak ingin melukaimu. Mari kita cari cara untuk mengembalikan Alam Nerakamu.” Ajak Shen Long sambil berkelit menghindari serangan Dewa Kegelapan yang semakin mengganas.
Plak! Bugh! Buummm!
Dewa Kegelapan tidak mendengarkan perkataan Shen Long dan semakin meningkatkan kekuatan jurusnya. Dewa Kegelapan kemudian mengeluarkan jurus kegelapannya. Dari telapak tangannya keluar lubang hitam yang ingin dia tujukan untuk Shen Long.
Wuusssshhh…
Lubang hitam dari jurus kegelapan semakin lama semakin membesar dan membuat Shen Long menjadi semakin kesal.
__ADS_1
“Orang ini terlalu keras kepala. Aku harus memberinya pelajaran,” batin Shen Long.
Melihat Dewa Kegelapan mengeluarkan salah satu jurus andalannya. Shen Long pun mengerahkan jurus yang sama namun sambil meledakkan kekuatan puncak miliknya.
Buuummm!
Tahap Kesadaran Semesta telah dikerahkan oleh Shen Long dan menghempaskan energi ke sekitarnya. Dewa Kegelapan sendiri turut terpental karenanya. Matanya berkedut dan melotot, wajah nya berubah setelah mengetahui kekuatan Shen Long yang sesungguhnya.
“Ke-Kekuatan anak ini telah melampaui kekuatanku.” Mata Dewa Kegelapan terbelalak merasakan tekanan dari pancaran energi yang dikerahkan oleh Shen Long.
Dia pun terkejut ketika melihat Shen Long juga mengeluarkan jurus kegelapan yang sama seperti miliknya.
“Siapa kamu sebenarnya? Mengapa kamu bisa mengerahkan jurus Dewa Kegelapan?” tanya Dewa Kegelapan dengan tatapan mata tajam dan menghentikan serangannya.
Shen Long yang berdiri tegak menatap ke arah Dewa Kegelapan dengan wajah dingin. “Aku belajar jurus ini dari Dewa Kegelapan di bumi asalku. Apa kamu ingin meneruskan pertarungan ini? Jangan salahkan aku jika memusnahkan dirimu.”
Shen Long tahu bahwa dunia ini butuh cahaya dan kegelapan. Adanya Dewa Cahaya dan Dewa Kegelapan akan menyeimbangkan dunia ini. Sebelumnya dia telah melenyapkan Dewa Penghancur yang juga adalah Dewa Kegelapan dari Loka lain yang telah musnah.
Jadi dengan memusnahkan Dewa Kegelapan, Shen Long khawatir bahwa Loka 888 ini pun akan musnah nantinya. Pemahaman Shen Long, apabila Loka musnah maka dewanya pun akan musnah. Begitu juga sebaliknya, kedua dewa cahaya dan kegelapan yang musnah akan membuat Loka itupun musnah.
Alam Neraka adalah bagian dari tubuh Dewa Kegelapan. Dia tidak akan sempurna tanpa Alam Neraka, begitu juga sebaliknya.
Mengingat hal itu, Dewa Kegelapan mulai mengendurkan amarahnya. Dia menghilangkan kekuatannya. “Aku tidak akan bisa mengalahkannya. Kekuatannya berada di atasku, dan semua jurusku telah diketahui olehnya,” batin Dewa Kegelapan.
Satu-satunya adalah mencoba mempercayai kata-kata Shen Long padanya. “Apa yang kamu rencanakan?” tanya Dewa Kegelapan.
Melihat Dewa Kegelapan telah meredakan amarahnya, Shen Long pun menghilangkan kekuatannya.
“Aku akan pergi mencari Benih Alam untukmu. Aku hanya memintamu menunggu, tapi aku tidak bisa membiarkan kegelapan masih menyelimuti dunia Loka 888 ini.”
“Lalu dimana aku harus menempatkan rakyatku?” tanya Dewa Kegelapan
Shen Long merenungkan pertanyaan Dewa Kegelapan. “Aku menginjinkanmu tinggal di dunia bawah. Tapi kamu harus berjanji untuk menjaga rakyatmu agar tidak membuat onar di ketiga dunia kembali.”
Mendengar usulan Shen Long, Dewa Kegelapan menganggukkan kepala menyetujuinya. “Baiklah. Lalu bagaimana kamu bisa pergi ke Alam Penciptaan?” tanya Dewa Kegelapan.
__ADS_1
Shen Long mengkerutkan alisnya mendengar pertanyaan Dewa Kegelapan. Jika Dewa Kegelapan saja tidak mengetahui bagaimana menuju ke Alam Penciptaan, apalagi dirinya.
“Aku harus pergi menemui Guru Semesta dan menanyakan hal ini,” sahut Shen Long.
“Guru Semesta. Apakah maksudmu YuanYu dari Loka 999?” Dewa Kegelapan menanyakan hal itu pada Shen Long.
“Benar. Apakah kamu mengenalnya?” Shen Long tertegun mendengar bahwa Dewa Kegelapan mengetahui tentang Guru Semesta YuanYu.
Dewa Kegelapan kemudian perlahan melayang mendekati Shen Long. Kini tidak lagi dia mengeluarkan hawa membunuhnya.
“Kamu harus pergi ke Loka 999 untuk menemuinya. Dia sering berpergian antar Loka, namun tubuh aslinya masih selalu di Loka 999.” Kata Dewa Kegelapan.
Libao juga pernah mengatakan hal itu kepada Shen Long. Jadi saat ini sepertinya dia harus pergi ke Loka 999 untuk bertemu dengan Guru Semesta.
Dewa Kegelapan kemudian pergi untuk menjemput rakyatnya yang masih tersisa dan membawa mereka ke dunia bawah menunggu Shen Long datang untuk menciptakan Alam Neraka mereka kembali.
Setelah Shen Long membuat kesepakatan dengan Dewa Kegelapan, dunia Loka 888 kini tidak lagi diselimuti oleh energi kegelapan. Sehingga siang dan malam kini berjalan seperti semula.
Ketika Shen Long kembali berkumpul bersama teman-temannya di arena pembantaian, Shen Long menceritakan tentang pembicaraannya dengan Dewa Kegelapan dan kesepakatan yang telah dia lakukan dengannya.
“Shen, apakah kamu yakin bisa pergi ke Alam Penciptaan?” tanya putri Lingmei.
“Benar. Itu adalah satu-satunya alam misterius yang belum pernah dimasuki bahkan oleh para dewa dunia langit sekalipun,” timpal Guru Libao.
Wajah Shen Long terlihat sedikit suram memikirkan hal itu. Namun dia merasa yakin bisa pergi ke alam penciptaan.
“Nona Ning, sebaiknya kita pergi ke Loka 999 untuk menemui Guru Semesta. Aku yakin Guru Semesta bisa memberikan petunjuk mengenai alam penciptaan ini.” Kata Shen Long
“Baiklah. Kapan kita akan berangkat?” tanya NingYue kemudian
“Secepatnya malam ini juga bisa.”
Semua orang di ruangan itu terlihat mendengarkan dengan serius pembicaraan dengan Shen Long.
“Lalu bagaimana dengan Dewa Kegelapan, tuan Shen?” tanya ketua ShanMu
__ADS_1
“Dewa Kegelapan telah pergi menetap di dunia bawah bersama para iblis alam neraka. Sementara dia tidak akan mengganggu ketiga dunia dan menjaga rakyatnya untuk tidak berbuat onar.”