Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 348 | Shen Long vs Yuanshan


__ADS_3

Yuanshan datang menghampiri Liushan kemudian memberi hormat padanya. “Ada apa tuanku memanggilku?”


Liushan memandang Yuanshan dengan wajah merah padam karena kemarahannya. “Yuanshan, pergilah! Bunuh manusia bernama Shen Long itu!” kata Liushan dengan nada marah.


“Baik tuanku,” sahut Yuanshan singkat. Yuanshan lalu memberi hormat dan pergi meninggalkan Liushan yang sedang berusaha meredam kemarahannya. Yuanshan tidak perlu menanyakan alasan dari perintah itu. Dia hanya melaksanakan apapun yang diperintahkan oleh Liushan padanya.


Shen Long yang pergi meninggalkan kediaman khusus Liushan di Arena Pembantaian itu berjalan dengan santai untuk menemui dewa Guoshan dan Mengshan. Guoshan dan Mengshan telah menunggu dirinya di sebuah ruangan bersama dua orang lagi. Seorang dewa bernama Yongshan dan juga manusia bernama Weishan.


Mereka berempat adalah dua orang dewa dan juga dua orang manusia yang dirasakan oleh Shen Long di dalam ruangan itu sebelumnya. Guoshan mengajak Shen Long masuk ke dalam ruangan mereka.


“Teman-teman, kalian sudah mengetahui ini Shen Long yang telah membebaskan segel kekuatanku,” kata Guoshan memperkenalkan Shen Long pada ketiga orang temannya itu.


Ketiga orang itu memberi hormat kepada Shen Long, demikian juga Shen Long. “Aku Shen Long. Kekuatan kalian bertiga juga tersegel yang sama seperti Guoshan. Aku akan membebaskan segel kalian semua,” kata Shen Long dengan santai.


“Terima kasih Shen Long, kami berhutang budi padamu,” sahut mereka hampir bersamaan. Shen Long lalu bergerak melepaskan segel mereka bertiga dengan mengalirkan energinya melalui telapak tangan ke tubuh mereka bertiga.


Setelah mereka bertiga terlepas dari segel kekuatan dan formasi dewa yang mengunci mereka agar tidak bisa keluar dari tempat itu, mereka merasa gembira karena akhirnya mereka bisa pergi dari tempat itu.


“Shen Long, apa yang bisa kami lakukan untuk membalas budi ini?” tanya Menghan pada Shen Long.


“Aku hanya ingin kalian mengantarku ke tempat kediaman sekte Cahaya,” sahut Shen Long.


Ketiga orang itu terkejut mendengar permintaan Shen Long. Mereka tidak menyangka Shen Long akan meminta mereka mengantarkannya ke markas kediaman sekte Cahaya. Ketiga orang itu menoleh ke arah Guoshan lalu saling memandang masing-masing.


Shen Long mengetahui mereka semua mengetahui markas sekte Cahaya, namun mereka melindungi mereka dan tidak mau mengatakan hal itu pada siapapun.

__ADS_1


“Kalau boleh tahu, ada keperluan apa kamu ingin pergi ke kediaman sekte Cahaya?” tanya Mengshan pada Shen Long yang juga menjadi pertanyaan ketiga orang lainnya termasuk Guoshan.


Shen Long memahami keempat orang itu tentu tidak akan semudah itu meberitahukan padanya markas kediaman sekte Cahaya. “Baiklah. Aku akan memberitahu kalian.”


“Aku adalah seseorang yang dipanggil oleh sekte Pembunuh Cahaya. Mereka ingin aku memusnahkan sekte Cahaya. Tetapi, aku bukanlah orang yang bisa diperintah oleh siapapun. Aku bertindak sesuai prinsip benar dan salah menurut pemikiranku sendiri,” sahut Shen Long.


Keempat orang itu tertegun mendengar penjelasan Shen Long yang berterus terang. Mereka belum begitu mempercayai Shen Long, jadi mereka berempat tidak tahu harus berbuat apa.


“Baiklah, aku tidak memaksa kalian. Silahkan kalian pikirkan dahulu. Saat ini kalian telah bebas untuk pergi dari sini,” kata Shen Long kemudian sambil pergi meninggalkan mereka.


Ketika Shen Long berada tak jauh setelah keluar dari ruang tempat itu, tiba-tiba sesosok bayangan berkelebat dan berhenti di depan Shen Long.


Tampak Yuanshan muncul dengan wajah tenang berjalan mendekati Shen Long di kegelapan malam yang hanya diterangi oleh lampu sekitarnya. “Kamu datang atas perintah Liushan kan?” tanya Shen Long sambil tersenyum pada Yuanshan.


Yuanshan tersenyum sambil menyilangkan tangan di punggungnya. “Benar. Aku diperintahkan untuk membunuhmu.” sahut Yuanshan percaya diri.


“Ini!...” seru Yuanshan dengan langsung menyerang ke arah Shen Long secepat kilat.


Namun Shen Long bukanlah petarung kemarin sore, dia telah bersiap sebelumnya lalu menyambut serangan Shen Long dengan kekuatannya.


Bumm!...


Ledakan terdengar saat kedua kekuatan telapak tangan mereka beradu dan memantulkan mereka selangkah ke belakang. Yuanshan tertegun merasakan kekuatannya seimbang dengan kekuatan Shen Long.


“Orang ini ternyata tidak sederhana,” batin Yuanshan menyipitkan mata melihat ke arah Shen Long.

__ADS_1


Shen Long yang masih tersenyum dan tidak terkejut karenanya. Dia telah merasakan kekuatan lawan sebelum Yuanshan mengerahkan kekuatannya. “Aku tahu kamu berada di tingkat Alam Semesta Kecil sepertiku.” kata Shen Long.


Mata Yuanshan berkedut mendengarnya. Dia tidak menyangka Shen Long juga memiliki kekuatan yang setara dengannya.


Keempat orang yang tadi berada di dalam ruangan terkejut oleh ledakan yang terdengar tak jauh dari ruangan itu. Mereka lalu pergi untuk melihat hal itu bersama-sama. Tampak Shen Long berdiri saling berhadapan dengan Yuanshan.


Ketiga dewa dan manusia itu sedikit gentar dengan kekuatan Yuanshan. Hanya Guoshan yang mengetahui kekuatan Yuanshan dan tidak takut padanya. Hal ini di karenakan peringkat Guoshan berada di atas Yuanshan sebelumnya.


Shen Long dan Yuanshan lalu bergerak kembali dengan kecepatan kilat. Tubuh mereka berdua seperti menghilang karena kecepatan serangan mereka yang semakin ganas.


Bugh!... Bugh!...


Kini kedua petarung itu saling memukul satu sama lainnya, Shen Long berhasil menghantam dada Yuanshan tetapi Yuanshan juga berhasil menghantam perut Shen Long.


Hanya Guoshan yang melihat jelas jalannya pertarungan itu. Ketiga dewa dan manusia yang lainnya menampilkan wajah yang terkejut dan tegang. Mata ketiga orang itu terbelalak tidak percaya dengan kekuatan Shen Long.


“Jika hanya itu kekuatan maksimalmu, sebaiknya tidak perlu membuang-buang waktu. Kamu tak layak untuk melawanku,” kata Shen Long dengan nada pedas.


“Cih!...” Yuanshan kembali menyerang ke arah Shen Long dengan garang, dia mengayunkan telapak tangan dan tinjunya bersamaan untuk menaklukkan kekuatan Shen Long.


Pertarungan kembali terjadi tanpa bisa dielakkan. Yuanshan yang mendapatkan perintah untuk membunuh Shen Long segera mengerahkan kekuatan maksimal alam Semesta Kecilnya. Dia ingin menyarangkan kembali kekuatannya di tubuh Shen Long dan mengakhiri pertarungan ini secepatnya.


Namun Shen Long yang melihat serangan itu hanya menghindar berkali-kali tanpa mengembalikan serangan Yuanshan padanya. Melihat hal itu membuat Yuanshan menjadi geram dan wajahnya tampak kesal.


“Apa kamu hanya bisa menari saja?” sindir Yuanshan yang sambil terus menyerang Shen Long.

__ADS_1


“Baiklah. Aku hanya memberimu waktu untuk berpikir kembali. Jika kamu ingin aku melawan. Bersiaplah,” Shen Long kini melompat mundur untuk mengambil ancang-ancang.


Lalu Shen Long meledakkan kekuatan maksimal miliknya kemudian melompat dengan kecepatan tinggi menyerang ke arah Yuanshan. Puluhan pukulan di kerahkan oleh Shen Long seakan-akan tangannya berubah menjadi seribu menyerang ke arah Yuanshan.


__ADS_2