
Shen Long mengkerutkan keningnya mendengar perkataan kedua tetua tersebut. “Apakah Libao berada di dalam kediaman sekte? Apa yang terjadi dengan mereka?” batinnya.
“Apa yang kamu pikirkan Shen?” Putri Lingmei memandang wajah Shen Long yang tampak serius merenungkan sesuatu.
“Putri, kekuatan Libao tidaklah rendah. Jika dia kembali ke kediaman sekte, seharusnya kediaman sekte bisa diambil alih kembali. Apa yang telah terjadi? Apakah Xuanshan lebih kuat dari Libao saat ini?” sahut Shen Long.
Apa yang dikatakan oleh Shen Long cukup masuk akal, Putri Lingmei dan kedua tetua itu merasa ada sesuatu yang salah di kediaman sekte Cahaya. Mereka pun sepakat untuk mengirim Shen Long pergi memasuki kediaman sekte Cahaya untuk menyelidikinya.
Sementara kedua tetua menjada Putri Lingmei bersama Qiongqi, Shen Long pun menyelinap untuk mendekati pintu masuk sekte Cahaya. Kedelapan penjaga segera bersiaga ketika melihat Shen Long datang mendekati pintu masuk itu.
“Maaf, aku ingin masuk ke kediaman sekte Cahaya. Apakah kalian bisa membukakan pintu?” tanya Shen Long.
Kedelapan penjaga pintu itu menyipitkan matanya melihat Shen Long. Mereka pun menjadi tidak terlalu tegang setelah mengetahui Shen Long adalah juga ras manusia.
“Apa tujuanmu datang ke kediaman sekte Cahaya?” tanya salah satu penjaga.
“Aku ingin melaporkan kejadian di tempat tinggalku pada ketua sekte,” sahut Shen Long.
Kedelapan penjaga saling memandang, karena Shen Long tidak mengetahui perubahan di kediaman sekte, jadi salah seorang penjaga segera berlari memasuki pintu untuk melaporkan hal ini kepada ketua sekte Pembalas.
Setelah mendapatkan perintah dari ketua sekte, Shen Long diantarkan oleh salah satu penjaga pergi ke aula pertemuan sekte. Di aula sekte telah menunggu ketua sekte Pembalas Xuanshan yang ditemani oleh tiga orang bawahannya yang berwajah sangar.
“Siapa kamu? Apa tujuanmu kemari?” tanya ketua sekte Pembalas pada Shen Long.
“Namaku Shen Long. Aku datang ingin bertemu dengan ketua sekte.” sahut Shen Long dengan nada polos.
“Aku ketua sekte. Apa yang ingin kamu sampaikan?” sahut Xuanshan kemudian.
Shen Long lalu menceritakan tentang keadaan yang terjadi di kota Nuli, dimana para manusia mengalami perbudakan yang dilakukan oleh para mogullian.
Wajah Xuanshan dan ketiga bawahannya menjadi keras. Mereka sangat tidak menyukai para mogull dan mogullian. Ketua sekte Pembalas Xuanshan kemudian memerintahkan salah satu bawahannya untuk menyelidiki laporan dari Shen Long.
Selama berada di aula pertemuan itu, Shen Long telah menyelidiki keberadaan Libao dan teman-temannya dengan memperhatikan aura mereka. Shen Long sudah menemukan keberadaan mereka dan merasa tenang.
__ADS_1
“Ketua sekte, aku agak lapar. Bolehkah aku meminta beberapa buah untuk di makan?” tanya Shen Long.
“Yaoshan, antarkan dia ke belakang untuk beristirahat.” perintah Xuanshan pada bawahannya.
Yaoshan lalu mengantarkan Shen Long menuju tempat makan dan memerintahkan pelayan sekte untuk memberinya makanan. Yaoshan pun berdiri bersama penjaga lainnya memperhatikan Shen Long yang sedang asik makan sambil menyelidiki aura sekitar tempat itu.
“Hanya para manusia yang berada di kediaman sekte ini. Para dewa telah dikumpulkan oleh mereka di ruang tahanan yang ada di bawah tanah.” batin Shen Long sambil menikmati makannya.
Setelah merasa cukup makan, Yaoshan pun hendak mengantarkan Shen Long kembali ke aula pertemuan. Namun saat menyusuri lorong, Shen Long telah bergerak cepat dan merubuhkan Yaoshan tanpa bisa melawan karena kecepatan Shen Long.
Shen Long lalu menggendong tubuh Yaoshan yang pingsan dan membawanya ke ruang bawah tanah untuk menemui Libao dan teman-temannya.
“Shen Long!” Libao berseru saat melihat Shen Long yang merubuhkan dua orang penjaga di ruang tahanan itu.
Shen Long kemudian melepaskan seluruh tahanan, lalu dia memasukkan Yaoshan ke dalam tahanan itu daam keadaan pingsan.
“Libao, apa yang telah terjadi?” Shen Long menatapnya dengan tatapan yang tajam.
“Pantas saja dia bisa mengalahkanmu. Minumlah penawar racun ini. Kita akan segera bertempur kembali,” sahut Shen Long sambil menyerahkan pil pemulihan pada Libao.
Libao menerima pil tersebut dan meminumnya. Lalu dia mengalirkan tenaganya untuk memurnikan pil tersebut agar mempercepat pemulihan kekuatannya.
“Apa yang terjadi disini?”
Tiba-tiba salah satu bawahan dari Xuanshan terkejut ketika melihat para dewa yang telah diselamatkan dan dikeluarkan dari kurungan penjara.
Shen Long telah terlebih dahulu bergerak cepat dan merobohkan lagi bawahan Xuanshan itu. Dua dari bawahan Xuanshan telah berada di dalam kurungan bawah tanah itu.
Perbedaan kekuatan antara Shen Long dan bawahan Xuanshan sangat jauh. Dia bahkan tidak sempat untuk menyadari gerakan Shen Long yang tiba-tiba telah berada di hadapannya dan merubuhkan dirinya dengan cepat.
“Kekuatanmu telah meningkat pesat Shen. Kamu pasti telah menemukan buah Akar Api itu.” kata Libao sambil tersenyum setelah kondisi tubuhnya pulih.
“Karena semua sudah pulih, mari kita pergi dari tempat ini untuk mengembalikan kediaman sekte seperti semula,” ajak Shen Long pada mereka.
__ADS_1
Libao yang terlebih dahulu memimpin segera mengajak teman-temannya pergi menemui Dewa Perang Xuanshan di aula pertemuan.
“Shen, biarkan aku yang melawan ketua sekte.” kata Xuanshan pelan pada Shen Long.
Shen Long menganggukkan kepalanya untuk membiarkan Libao membalaskan dendam pada Xuanshan yang telah menggunakan trik curang untuk menang.
Mereka pun dengan mudah menyerang para penjaga sekte yang ada di sekitar tempat itu.
Di dalam aula pertemuan, tampak Xuanshan terkejut ketika melihat Libao muncul bersama teman-temannya.
“Sialan. Jadinya kamu bersekongkol dengan sekte cahaya,” Xuanshan menyeringai melihat mereka semua mencari mati.
Xuanshan lalu melompat hendak menyerang ke arah Shen Long dengan hati kesal dan kemarahan yang meluap.
TRANG!
Golok yang berada di tangan Xuanshan dipentalkan dengan tombak yang digunakan oleh Libao. “Akulah lawanmu!” Libao menatap Xuanshan dengan tatapan benci dan kesal. “Terakhir kamu mengalahkan aku karena trik licik racun darimu,” lanjut Libao.
“Licik? Kamu pikir dalam pertarungan hidup mati harus bersikap adil? Hahaha...”
“Kamu terlalu naif menganggap semua pertarungan itu menyenangkan dan adil,” Xuanshan mengejek Libao dan membuat wajah Libao berubah karenanya.
“Aku akan merubuhkanmu!” Libao melompat dengan cepat dan menyerang ke arah Xuanshan.
Melihat serangan itu, Xuanshan hanya lebih banyak menghindarinya namun sesekali menangkis serangan Libao dengan menggunakan tombaknya.
“Kamu tidak akan bisa membunuhku. Kekuatanku tidak seperti dulu lagi tetapi kekuatanmu tetap sama. Hal itu artinya kamu tidak pernah berpikir untuk mengembangkan kekuatanmu lebih tinggi.
Wajah Libao menjadi merah mendengar hal itu, dia meningkatkan kecepatannya menyerang ke arah Xuanshan.
TRANG! TRANG! TRANG!
Suara benturan senjata tombak Libao dengan golok di tangan Xuanshan terdengar nyaring. Teman-teman Libao segera membereskan lingkungan sekitar dengan menangkap para penjaga sekte Pembalas.
__ADS_1