Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 248 | Pertarungan Shen Long vs Zen Luo


__ADS_3

Zen Luo yang telah mengatur nafas kemudian kembali mengerahkan tenaganya di alam bintang maksimal


“Bagus. Aku suka semangatmu” kata Shen Long melihat Zen Luo yang masih beresemangat untuk menyerang lagi.


Shen Long pun tidak membuang waktu juga mengeluarkan kekuatan Iblis Purbanya. Dia pun bersiap kembali untuk menyerang Zen Luo. Shen Long kali ini menggunakan jurus kombinasi yang telah dilatihnya dan dikerahkan pada Pedang Surgawi Iblis, dia melesat sekuat tenaga ke arah Zen Luo.


Mata Zen Luo berbinar melihat kekuatan Shen Long, semakin kuat musuh membuatnya menjadi bertambah semangat. Zen Luo kemudian mengeluarkan jurus yang telah di pelajarinya dari Kaisar Dewa Iblis saat di alam neraka.


“Jurus Petir Neraka” teriak Zen Luo.


Dari tangan Zen Luo keluar aliran listrik petir yang berwarna merah memancarkan kekuatan alam bintang. Dia lalu mengalirkan petir neraka itu ke Pedang Kristalnya untuk menghadang serangan Shen Long.


BLARR!


Petir menyambar ke sekitar mereka, orang-orang di bawah menghindar dan menjauhi arena pertandingan. Kekuatan Petir Neraka alam bintang sangat kuat, jika terkena tubuh alam di bawahnya akan hangus terbakar apalagi manusia biasa.


Banyak pasukan dari kerajaan Liu dan Ming yang menontong pertandingan itu berubah menjadi debu akibat sengatan petir dari tangan Zen Luo.


“Jurus ini sungguh berbahaya bagi orang sekitarnya” gumam Shen Long kesal


Serangan Pedang Surgawi Iblis Shen Long kembali bertemu dengan Pedang Krital Zen Luo, keduanya bertukar jurus beberapa kali dan tampak hanya bayangan mereka yang terlihat karena kecepatan mereka.


Mata biasa melihat kilatan petir bercahaya bergerak kesana kemari di angkasa. Namun mereka tidak melihat tubuh Shen Long dan Zen Luo yang sedang bertarung.


TRANG!.. DESS!.. BUMM!... DEGGH!.. TRANG!... CESHH!... BLARR!...


Hanya terdengar suara dari setiap kedua pedang itu beradu. Tampak makin lama benturan itu semakin naik dan menjauh dari tempat pertemuan itu. Shen Long sengaja menarik Zen Luo untuk menjauhi orang-orang di kerajaan Liu agar tidak menimbulkan banyak korban di pihak manusia biasa.


Sudah ratusan jurus kombinasi di keluarkan oleh Shen Long, namun Zen Luo tetap bisa mengimbanginya dengan jurus Petir Nerakanya yang sesekali digabungkan dengan jurus Nirwana Kristal miliknya.


“Pedang Kristal di tangan Zen Luo sangat hebat, aku rasa Pedang Kristal lebih sempurna dari Pedang Surgawi Iblis milikku” gumam Shen Long mengagumi Pedang Kristal di tangan Zen Luo setelah melihat kedahsyatannya.

__ADS_1


Shen Long tiba-tiba menghentikan pertarungan dan mengatur nafasnya, “Aku kagum dengan kedahsyatan pedang milikmu” Shen Long mengacungkan jempolnya pada Zen Luo


“Hahaha... Pedang ini dibuat oleh Kakekku. Dia sendiri membuatkan khusus untukku dan menghadiahkannya padaku.” sahut Zen Luo


“Pantas saja. Ternyata yang membuatnya adalah penulis Kitab Pusaka Iblis sendiri” kata Shen Long selanjutnya.


Zen Luo menyipitkan matanya ke arah Shen Long,”Kamu tahu Kitab Pusaka Iblis?” tanyanya


Shen Long hanya tersenyum, “Aku pernah mendengar kakekmu lah yang menulis kitab tersebut”


Mendengar kata-kata Shen Long membuat Zen Luo curiga pada Shen Long,”Apakah kitab itu ada padamu?”


“Ada tidaknya kitab itu padaku. Kamu tidak perlu tahu hal itu. Karena kamu akan segera menyusul ayahmu di alam sana” sahut Shen Long sambil kembali menyerang ke arah Zen Luo.


Mendengar Shen Long menyebut ayahnya, matanya menjadi merah dan wajahnya menggelap. Dia kembali mengerahkan jurus yang sama namun kekuatannya ditingkatkan lagi oleh Zen Luo.


“Kembalikan kitab milik kakekku” teriaknya sambil menyerang Shen Long


TRANG!... DEGH!... BLARR!...


Kedua pedang itu terpental dan melayang jatuh ke tanah. Shen Long yang melihat Pedang Zen Luo jatuh, dia tidak membuang kesempatan untuk menyerang dengan tangan kosong ke arah Zen Luo.


DEGGH!...


Pukulan telapak tangan Shen Long mengenai kedua lengan Zen Long yang telah menyilang di dadanya untuk mengkis serangan telapak Shen Long.


KRAKK!


Terdengar tulang tangan kiri Zen Luo retak oleh kekuatan telapak dari Shen Long yang menghantam kedua tangannya.


“Akh...” keluh Zen Luo yang meringis kesakitan lalu melompat mundur.

__ADS_1


Zen Luo merasakan tangan kirinya retak cukup parah, namun dia telah mempelajari jurus regenerasi dari kaum Iblis Neraka sebelumnya. Jadi dia bisa memulihkan lukanya meskipun membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama.


Telapak tangan Shen Long hanya merasa kebas sedikit setelah membentur kedua tangan Zen Luo.


“Kamu akan segera kalah jika bertarung tangan kosong denganku” kata Shen Long


Wajah Zen Luo terlihat jelek menahan sakit dari tangan kirinya yang terluka. “Cih, aku masih mempunyai jurus lain yang menggunakan tangan kosong” sahut Zen Luo sambil mencuri waktu untuk memulihkan luka di tangannya.


Saat tangan Zen Luo sudah pulih kembali, dia kembali mengerahkan Jurus Petir Neraka namun kali ini dikumpulkan di kedua tinjunya. Dia pun menyerang ke arah Shen Long yang masih tampak berdiri dengan tenang.


Melihat Zen Luo menggunakan jurus yang sama, namun kali ini tanpa menggunakan pedang. Shen Long segera mengerahkan jurus Sembilan Naga Langit untuk menyambut serangan Zen Luo.


Namun tanpa di duga, Zen Luo mengerahkan jurus Pemurnian Serap Jiwa yang dikombinasikan olehnya dengan Jurus Petir Neraka.


Shen Long merasakan kekuatannya seperti dihisap oleh jurus Zen Luo, namun Shen Long bukan lah orang yang bisa dengan mudah di kalahkan. Dia lalu menggunakan jurus yang sama namun lebih kuat dari kekuatan jurus Zen Luo.


Shen Long mengkombinasikan jurus Pemurnian Serap Jiwa dengan Sembilan Naga Langit. Kedua telapak tangan Shen Long bertemu dengan kedua tinju Zen Luo. Dari kedua tangan mereka keluar energi saling tarik menarik diantara mereka.


Zen Luo semakin lama semakin tampak kalah dari kekuatan serangan Shen Long.


“Sial, kekuatan Shen Long seperti tidak ada habisnya” gerutu Zen Luo


Shen Long melihat celah saat mereka tengah melakukan tarik menarik itu. Dia lalu mengerahkan kekuatan maksimalnya, kali ini kekuatan Iblis Purba digabungkan dengan kekuatan Kaisar Dewa Iblis.


Kemudian Shen Long mengeluarkan asap hitam dari kedua tangannya dan menyelimuti tubuh Zen Luo. Mata Zen Luo terbelalak melihat asap itu yang semakin lama terlihat seperti menelan tubuhnya.


Hingga akhirnya tubuh Zen Luo telah sepenuhnya berada di dalam gumpalan asap itu. Shen Long tidak menyia-nyiakan kesempatan dengan menyerang ke arah Zen Luo yang masih tertegun.


Di dalam gumpalan itu, Zen Luo tampak melihat sebuah tangan yang besar mengarah pada dirinya. Zen Luo tidak dapat menangkis asap itu yang kemudian memasuki tubuhnya.


“Akh...” Zen Luo terpekik saat asap itu memasuki seluruh lubang di wajahnya

__ADS_1


__ADS_2