Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 126 | Pil obat kultivasi langit


__ADS_3

Melihat para pengawal itu menyerang, Shen Long mengerahkan kekuatannya dengan jurus formasi segel dewa, dia mengangkat seluruh penyerangnya ke udara.


Para pengawal itu panik tubuh mereka terangkat oleh kekuatan dari Shen Long dan melayang di udara. Mereka hanya bisa menggelinjang di udara tanpa bisa bertahan.


Mata tuan Shang dan tuan muda Qian terbelalak oleh pemandangan ini. Mereka tidak percaya dengan apa yang di lihatnya. Tuan muda Qian lalu menampar wajah tuan Shang.


“Aduh sakit, kenapa tuan muda Qian menamparku?” tanya tuan Shang.


“Berarti kita tidak sedang bermimpi” sahut tuan muda Qian


Shen Long kemudian meremas tangannya dan para pengawal itu berteriak kesakitan. Mereka mengerang kesakitan merasakan tubuh mereka seperti diremas oleh kekuatan yang dahsyat. Tak lama kemudian mereka pingsan semua setelah memuntahkan darah dari mulut mereka.


Tubuh tuan Shang dan tuan muda Qian basah oleh darah para pengawal mereka karena bengong tidak bergerak. Hanya satu kata yang terucap oleh mereka “Sadis”


“Mengapa kalian bengong disini? Harusnya kalian lari dari sini” kata Shen Long menyadarkan mereka.


“Tunggu sebentar” teriak Shen Long ketika mereka berdua ingin lari.


“Tinggalkan uang kalian disini, baru kalian boleh pergi. Jika tidak ingin seperti sampah-sampah ini” lanjut Shen Long


Kedua tuan Shang dan tuan muda Qian yang gemetar ketakutan, segera meletakkan cincin penyimpanan mereka di tanah lalu pergi meninggalkan tempat itu.


“Bagus, Gu Yan periksa apa saja yang mereka miliki” kata Shen Long pada Gu Yan untuk mengambil kedua cincin tersebut.


Setelah melihat isi cincin tersebut, Gu Yan pun tersenyum pada Shen Long.


“Lumayan, total keduanya ada sekitar 1jt tail emas. Cukup untuk mengganti uang hari ini yang terpakai” sahut Gu Yan.


“Baik, ayo kita ke rumah kepala kota untuk menghadiri jamuan” kata Shen Long


Tidak sulit bertanya letak kediaman kepala kota, hampir semua orang mengetahuinya. Setelah Shen Long dan Gu Yan tiba di depan gerbang kediaman kepala kota, mereka lalu dihentikan oleh penjaga gerbang yang juga berasal dari sekte Laut Selatan.


“Rupanya sekte Laut Selatan ini mendominasi semua keamanan di kota pesisir laut selatan ini. Bisnis yang menarik” gumam Shen Long dalam hatinya.

__ADS_1


Setelah melaporkan ke dalam kediaman, nona Fang Yin sendiri yang datang menyambut kedatangan Shen Long dan Gu Yan. Lalu dia mengantarkan Shen Long masuk ke dalam paviliun rumahnya.


Fang Yin langsung mengajak Shen Long dan Gu Yan ke ruang makan untuk bertemu dengan ayahnya Fang Shu yang telah menunggu di ruang makan


“Ah, inikah pelanggan baru kami, tuan Shen Long?” senyum Fang Shu setelah melihat kedatangan Shen Long


“Benar. Salam kepala kota Fang” sahut Shen Long memberi salam padanya.


“Mari silahkan duduk bersama, kami sudah menyiapkan hidangan lezat ini untuk kalian” kata Fang Shu sambil mempersilahkan Shen Long dan Gu Yan duduk.


“Nona ini adalah...?” Fang Shu bertanya pada Shen Long


“Oh, ini adalah istriku Gu yan” sahut Shen Long memperkenalkan Gu Yan sebagai istrinya.


“Wah sangat cantik, cocok dengan tuan Shen Long yang tampan. Benar-benar pasangan yang serasi” kata kepala kota Fang memuji Shen Long dan Gu Yan.


Shen Long biasa saja mendengar pujian itu, namun Gu Yan merasa bahagia dalam hatinya, membuat nya berbunga-bunga dan wajah merona merah.


“Ada keperluan apa kepala kota Fang memanggil kami kemari?” tanya Shen Long


“Selain barang di pelelangan tadi, kami sebenarnya masih memiliki satu benda yang langka. Apakah tuan Shen berminat untuk melihatnya?” tanya Fang Shu


“Baik. Tunjukkan jalannya” sahut Shen Long mengikuti Fang Shu yang sudah berjalan di depannya menuju ke sebuah ruangan yang penuh oleh beberapa barang langka.


“Benda apa yang ingin diperlihatkan oleh Fang Shu ini” pikir Shen Long.


Ketika mereka memamasuki ruangan itu, Fang Shu segera mengambil sebuah kotak yang ada di dalam laci lemari kaca disana.


“Tuan Shen lihat lah sendiri benda apa ini” kata Fang Shu sambil menyerahkan kotak tersebut pada Shen Long.


Shen Long membuka tutup kotak itu, lalu melihat sebuah cahaya berwarna keemasan keluar dari dalam kotak. Tampak sebutir obat dengan aroma enak membuat perasaan menjadi nyaman karenanya.


“Pil obat kultivasi? Ini pil obat kultivasi langit tingkat 5” kata Shen Long terkejut karenanya.

__ADS_1


“Benar-benar hebat. Mata tuan Shen memang sangat jeli. Apakah tuan Shen tertarik untuk membelinya?” tanya Fang Shu kembali


“Berapa harga yang kamu tawarkan?” Shen Long balik bertanya padanya.


“Wah, untuk tuan muda Shen mungkin harga ini tidak terlalu mahal. Aku akan memberikanmu dengan harga 2jt tail emas” kata Fang Shu.


“Hm, pil ini jika aku makan bisa mempercepat proses pemurnian energi Dewa Naga dalam tubuhku” pikir Shen Long.


“Baiklah, aku akan membalinya” sahut Shen Long sambil meminta Gu Yan untuk membayar harga pil tersebut.


“Hahaha... sungguh menyenangkan bisa berbisnis denganmu tuan Shen” sahut Fang Shu dengan hati gembira.


“Kalau begitu mari kita melanjutkan makan kita” ajak Fang Shu setelah menerima pembayaran dari Gu Yan.


Mereka pun bersantap bersama hingga larut kemudian Shen Long berpamitan untuk kembali ke penginapannya.


Sesaat setelah kepergian Shen Long, seorang dari sekte Laut Selatan datang memberikan laporan pada kepala kota Fang Shu.


Mata Fang Shu terbelalak tidak percaya mendengarkan laporan dari orang sekte Laut Selatan tersebut.


“Benarkah apa yang kamu katakan itu?” tanya Fang Shu yang masih tak percaya


“Benar tuan, kami sudah melaporkan hal ini ke markas utama sekte. Dan mereka akan mengirimkan dua orang dewa perang mereka ke kota ini” sahut orang sekte tersebut.


“Kamu bantu selidiki, apakah dia utusan dari kerajaan Liu atau kerajaan Ming” perintah kepala kota Fang Shu selanjutnya.


“Baik tuan Fang” sahut orang sekte sambil pergi untuk menyelidiki.


Kejadian malam setelah pelelangan yang baru saja terjadi membuat gempar orang sekte Laut Selatan di kota pesisir laut selatan. Shen Long saat ini menjadi target dari orang sekte Laut Selatan karena menghabisi para pengawal anggota dari sekte tersebut.


Dua orang yang dijuluki dewa perang sekte Laut Selatan segera dikirimkan ke kota pesisir laut selatan untuk menghadapi Shen Long.


Penginapan tempat Shen Long menginap telah ditandai oleh orang sekte Laut Selatan, namun mereka tidak berani bertindak sembarangan karena kekuatan Shen Long. Mereka hanya bisa menunggu dewa perang dari markas utama tiba untuk memimpin serangan.

__ADS_1


Di dalam kamarnya, Shen Long telah mengetahui keadaan di luar penginapan. Dia telah memasang segel formasi pelindung untuk mengamankan sekitar kamarnya. Sementara Gu Yan tidak bisa tidur, bukan karena keadaan di luar penginapan, tetapi karena dia tidak enak hati melihat ketua Shen tidur dengan bermeditasi di atas kursi, sedangkan dirinya di atas ranjang.


__ADS_2