Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 205 | Rencana Iblis di wilayah utara dimulai


__ADS_3

Shen Long yang terbang bersama Yang Hua lalu tiba di depan gerbang kota Xichang. Kemudian dia menurunkan tubuh Yang Hua tak jauh dari gerbang kota tersebut.


“Kamu tidak mengantarku masuk ke kota?” tanya Yang Hua dengan sedikit kecewa


“Belum saatnya. Masih ada hal lain yang harus aku lakukan” sahut Shen Long.


“Baiklah. Sampai ketemu lagi” kata Yang Hua yang kini sudah bisa tersenyum sambil pergi berlalu.


Shen Long segera memasangkan segel pelacak formasi dewa pada tubuh Yang Hua tanpa disadari olehnya. Dia ingin memastikan bahwa Yang Hua tidak akan diganggu lagi oleh Iblis dari Neraka.


Setelah melihat Yang Hua memasuki gerbang kota, Shen Long segera pergi ke daerah perbukitan di dekat wilayah kota Xichang. Kemudian dia duduk bermeditasi lalu memanggil Pendeta Agung.


Mendapat panggilan dari Kaisar Langit, Pendeta Agung segera muncul di hadapan Shen Long.


“Hormat pada Yang Mulia Kaisar Langit” sapa Pendeta Agung.


“Pendeta, Aku telah bertemu dengan salah satu iblis dari alam Neraka di wilayah utara ini.” kata Shen Long


Pendeta Agung mengkerutkan keningnya mendengar perkataan dari Shen Long.


“Yang Mulia, selama aku meramalkan keadaan alam ini, aku belum melihat kejadian yang berpengaruh besar pada keadaan dunia selain kejadian yang lalu” sahut Pendeta Agung.


“Mungkinkah hal itu bisa terjadi? Apakah Pendeta bisa meramalkan atau melihat keadaan di alam Neraka?” tanya Shen Long


“Mohon maaf Yang Mulia, kekuatanku sangat terbatas. Selama aku mencoba menerawang alam Neraka, Kaisar Dewa Iblis selalu mengetahui dan mengusirku pergi dari penerawangan itu” sahutnya.


“Jadi kamu tidak bisa melihat keadaan dari alam Neraka?” kata Shen Long.


“Benar Yang Mulia. Kekuatan Kaisar Dewa Iblis sungguh tiada taranya” sahut Pendeta Agung kembali sambil menundukkan kepalanya.


Mendengarkan hal itu, Shen Long kemudian merenungkan langkah yang harus diambil olehnya.


“Pendeta, jika kita tidak mengetahui pasti rencana yang akan dilakukan oleh alam Neraka. Kita hanya bisa mengawasi dan menyelidikinya sendiri.” kata Shen Long


“Apa rencana Yang Mulia?” tanya Pendeta Agung kembali.


“Kirimkan beberapa dewa dunia langit ke seluruh Kekaisaran di dunia manusia. Dan laporkan padaku secara langsung” perintah Shen Long

__ADS_1


“Baik Yang Mulia” sahut Pendeta Agung


Shen Long lalu melihat ke arah ibukota kekaisaran utara memikirkan apa rencana iblis neraka di wilayah utara ini.


“Apakah masih ada hal lain Yang Mulia?” tanya Pendeta Agung kembali


“Ohya, aku akan menetap dulu di dunia manusia untuk menyelidiki hal ini. Tolong beritahu Putri Shui untuk tidak mengkhawatirkanku. Di dunia manusia, pernikahanku masih sekitar 16 tahun lagi dari saat ini. Aku pasti tidak akan terlambat untuk itu” kata Shen Long sambil tersenyum


“Baik Yang Mulia. Hamba pamit kembali ke dunia langit” sahut Pendeta Agung yang kemudian menghilang kembali ke dunia langit.


Setelah kepergian Pendeta Agung, Shen Long lalu pergi menuju kota Xichang untuk tinggal sementara disana sambil menyusun rencana selanjutnya.


\======


Di Ibukota Kekaisaran Utara, Kaisar Utara Tian Liang murka setelah mendengar kematian anaknya yang terbunuh di kediamannya.


“Siapa yang telah membunuh anakku? Aku akan membunuh seluruh keluarganya tanpa tersisa” teriak Kaisar Utara Tian Liang dengan geram


Jendral Harimau Putih yang telah melaporkan hal itu menggigil ketakutan melihat kemarahan Kaisar Tian Liang yang berkekuatan Alam Abadi dunia manusia.


Wajah Kaisar Utara menjadi gelap, hatinya penuh kemarahan mendengar hal itu


“Apa kamu sudah memeriksanya dengan benar?” tanya Kaisar Utara dengan nada tinggi


“Yang Mulia, hamba dan Jendral Rajawali Emas sudah memeriksanya. Dan sepertinya bukti-bukti itu benar mengarah pada sekte Pemurnian Senjata” sahut Jendral Harimau Putih.


“Benar Yang Mulia, hamba telah melihat beberapa hal termasuk senjata pusaka Surgawi Tujuh Bintang telah hilang dari kediaman Pangeran.” timpal Jendral Rajawali Emas.


“Kalau begitu siapkan pasukan, Aku sendiri yang akan minta penjelasan pada sekte Pemurnian Senjata akan hal ini. Ratakan dan musnahkan sekte Pemurnian Senjata dari wilayah Utara” perintah Kaisar Utara.


“Siap laksanakan Yang Mulia” sahut kedua Jendral itu hampir bersamaan.


Mo Luo yang memiliki mata-mata di ibukota kekaisaran utara segera mendapatkan berita tentang rencana penyerbuan Kaisar Utara menuju sekte Pemurnian Senjata.


“Hehehe... ini sudah sesuai dengan rencana Pangeran Langit. Memusnahkan sekte pemurnian senjata dan merebut kitab Pusaka Iblis mereka lalu membuat pasukan iblis dari kekaisaran utara” gumamnya dan tertawa dalam hati


“Lalu mengapa Shen Long bisa muncul di wilayah utara ini?” pikirnya

__ADS_1


Wajah Mo Luo menjadi kesal mengingat kejadian di kediaman Pangeran Tian Mu saat dia merasakan kehadiran Shen Long namun tidak berani bertemu dengannya.


“Selama Shen Long masih hidup, aku tidak bisa tenang berada dimanapun” gumamnya kesal


Mo Luo sudah memberitahukan tentang kedatangan Shen Long pada Pangeran Langit, namun Pangeran Langit memintanya untuk tetap menjalankan sesuai rencana mereka.


Meskipun Mo Luo tidak mengerti maksudnya, tapi dia percaya Pangeran Langit tentu memiliki tujuan tersendiri untuk itu. Jadi tanpa banyak bertanya dia segera melakukan perintah dari Pangeran Langit padanya


Keesokan harinya Mo Luo melihat sendiri rombongan pasukan berkuda yang terkenal ganas dari Kekaisaran Utara pergi menuju kota Xichang yang berjarak 5 hari berkuda. Dia melihat Kaisar Utara Tian Liang sendiri yang memimpin pergi bersama kedua Jendral Utama Kekaisaran Utara.


\======


Kediaman sekte Pemurnian Senjata yang sempat gempar karena kehilangan Yang Hua kini telah kembali normal setelah melihat Yang Hua kembali dalam keadaan selamat dan mereka sangat mensyukurinya.


Yang Hua segera pergi menemui kakaknya di kediaman Ming Qui yang tentunya mengkhawatirkannya selama ini.


Melihat kedatangan Yang Hua dalam keadaan baik, Yang Guo dan Ming Qui pun gembira.


“Adik. Apa yang telah terjadi?” tanya Yang Guo padanya


“Kakak, saat perayaan kemenangan sekte kita. Aku telah dibius dan diculik oleh orang-orang Pangeran Tian Mu” sahut Yang Hua


Tubuh Ming Qui bergetar begitu mendengar nama Pangeran Tian Mu, wajahnya menjadi merah padam mengingat kejadian lalu di lembah darah.


“Apa yang dilakukan oleh Pangeran busuk itu padamu Yang Hua?” tanya Ming Qui.


“Aku disiksa dan dipukuli olehnya dan dua orang bawahannya” sahut Yang Hua yang membuat amarah Ming Qui dan Yang Guo menjadi membara.


“Lalu bagaimana ceritanya kamu bisa selamat?” tanya Yang Guo


“Saat aku tidak sadarkan diri setelah leherku dicekik oleh Pangeran Tian Mu, aku tidak tahu apa yang terjadi. Tiba-tiba aku terbangung di atas bukit bersama dewa penolong yang telah menyelamatkanku” sahutnya


“Dewa Penolong? Siapa dia?” tanya Yang Guo penasaran


“Dia menyebut dirinya Shen Long” sahut Yang Hua sambil tersenyum mengingat dewa penolongnya itu.


“Shen Long?” kedua kakaknya itu berteriak hampir bersamaan.

__ADS_1


“Kalian mengenalnya?” tanya Yang Hua terkejut melihat ekspresi kedua kakaknya itu


__ADS_2