Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 148 | Kamu pasti akan mati, Shen Long


__ADS_3

“Shen, pergilah. Mereka pasti orang-orang dari Istana Naga Api yang dikirim oleh Long Gu” bisik putri Wen Long merasa khawatir


“Tenang saja putri. Aku tidak takut pada dua orang itu” sahut Shen Long tersenyum padanya.


Beberapa saat kemudian kedua orang jendral naga itu datang dan berdiri di hadapan Shen Long.


“Putri” sapa kedua orang itu pada putri Wen Long


“Ada apa kalian kemari?” tanya putri Wen Long pada kedua jendral naga tersebut.


“Kami diperintahkan untuk menangkap pemuda itu” sahut salah satu Jendral yang bermarga Sun


“Apakah kalian diperintahkan oleh Long Gu?” tanya putri Wen Long


“Maaf putri, kami tidak berani” sahut Jendral itu kembali


“Sudahlah putri, biarkan mereka mencoba untuk menangkapku” kata Shen Long sambil menarik putri Wen Long ke belakang tubuhnya


“Kamu terlalu sombong. Kami akan mematahkan kedua tangan dan kakimu” sahut salah satu jendral tersebut.


“Majulah, aku akan menghancurkan mulutmu jika kamu tidak bisa mematahkan tangan dan kakiku” sahut Shen Long tersenyum pada mereka


“Kurang ajar!” kedua Jendral itu langsung menyerbu ke arah Shen Long


Shen Long menghindari serangan dari salah satu jendral, namun dia menghadapi langsung serangan jendral satunya dengan telapak tangannya.


Jendral itu merasakan tekanan yang sangat besar mengarah ke tubuhnya, namun dia tidak bisa menghentikan gerakannya. Energi dari tubuh Shen Long yang dipusatkan pada telapak tangannya memberikan tekanan yang sangat besar pada Jendral tersebut


“Aarrgh” teriaknya untuk terakhir kalinya. Perbedaan kekuatan ini sangat besar. Kepala jendral itu hancur karena energi dari telapak tangan Shen Long menghantam kepalanya.


Jendral satunya terkejut dan tubuhnya menggigil ketakutan melihat perbedaan kekuatan yang sangat besar itu.


Wajah putri Wen Long juga tercengang karenanya, dia tidak menyangka Shen Long memiliki kekuatan yang sebesar itu.


“Kekuatan ini sangat hebat, sepertinya sekuat ayah” pikir putri Wen Long


“Ka..Kamu membunuh temanku” teriak jendral itu panik menyadari perbedaan kekuatan dirinya dengan Shen Long.


“Maaf, aku terlalu berlebihan. Tadinya mau menghancurkan mulutnya. Tapi malah kepalanya yang hancur. Apa kalian yang terlalu lemah?” sahut Shen Long dengan nada meremehkan.


Jendral yang masih hidup itu menggertakkan giginya, dia ingin kabur dari sana. Namun ketika dia berbalik, Shen Long sudah berada di depannya menghadang arah kaburnya.

__ADS_1


“Apa aku bilang kamu boleh pergi?” tanya Shen Long.


“Apa yang akan kamu lakukan?” tanya jendral itu terkejut dan panik


“Aku bilang akan menghancurkan mulut kalian jika kalian tidak bisa mematahkan tangan dan kakiku” sahut Shen Long


“Aku akan mati denganmu” teriak jendral itu yang kemudian mempersiapkan ledakan energi dari tubuhnya untuk bunuh diri dan mati bersama Shen Long.


“Apa aku mengijinkan kamu untuk melakukan itu” sahut Shen Long yang kemudian menyegel gerakan jendral tersebut


Tubuh Jendral itu tidak bisa bergerak, hanya keringat dingin yang mengalir di sekujur tubuhnya karena ketakutan.


Shen Long lalu mengarahkan telapaknya ke kepala jendral tersebut, kemudian memusatkan energi lalu memukul kepala jendral itu.


“Mati aku!” pikir jendral itu yang kemudian mati mengenaskan seperti temannya tadi dengan kepala yang hancur.


Mata putri Wen Long terbelalak tidak percaya melihat kekejaman Shen Long. Dia tak sadar mundur ketakutan ketika Shen Long melangkah mendekatinya.


“Maaf putri, aku hanya mencoba mempertahankan diri. Kamu mendengar sendiri mereka mau mematahkan tangan dan kakiku” kata Shen Long


“Tapi...” kalimat putri Wen Long kali ini tidak dia selesaikan. Dia masih gugup karena terkejut pada kejadian tadi


“Aku akan pergi. Untuk esok, terserah pada putri, apakah masih ingin melanjutkan rencana kita selama 3 hari atau tidak.” lanjut Shen Long yang kemudian pergi meninggalkan putri Wen Long yang masih gemetar ketakuan dengan kekuatan dan kekejaman Shen Long


Long Gu yang masih belum menerima kabar dari dua jendral yang dikirimnya segera mengutus seseorang untuk melihat hal itu. Dia menjadi cemas memikirkan hal itu.


“Tuan muda, kami menemukan dua mayat jendral dengan kepala yang hancur di pinggir kota” lapor orang yang dikirim oleh Long Gu


“Apa!” teriak Long Gu


“Siapa yang telah melakukannya? Apakah orang itu yang melakukannya?” gumam Long Gu dengan marah di dalam hatinya


Dia tidak menyangka dua jendral yang dia kirim akan mati mengenaskan seperti itu.


“Long Gu, Apa yang terjadi?” tiba-tiba sebuah suara datang mendekatinya


“Ayah, maafkan aku” sahut Long Gu yang segera berlutut begitu ayahnya muncul meminta kejelasan atas kematian dua orang jendralnya itu.


“Ceritakan!” perintah ayahnya dengan wajah marah


“Ayah, aku mengutus Jendral Sun dan Jendral Ma untuk menjemput putri Wen Long dari orang yang menculiknya” sahut Long Gu memutarbalikkan fakta.

__ADS_1


“Namun aku tidak menyangka orang itu menggunakan trik yang licik untuk membunuh kedua Jendral kita” lanjutnya


“Siapa orang itu?” tanya Raja Naga Api Huo Long dengan wajah gelap menahan amarahnya


“Aku mendengar namanya adalah Shen Long” sahut Long Gu


“Shen Long? Apakah dia dari klan Naga kita?” tanya Raja Huo Long ayahnya.


“Sepertinya tidak ayah. Aku merasa orang itu bahkan bukan dari dunia bawah ini” sahut Long Gu pada ayahnya.


“Baiklah. Kamu pergi selidiki orang itu. Aku sendiri yang akan menanganinya jika bertemu dengannya” kata Raja Huo Long.


Raja Naga Api Huo Long adalah orang yang terkenal paling kejam dari klan Naga. Dia tidak pernah melepaskan musuh-musuhnya dalam keadaan hidup.


Begitu mendengar kedua jendralnya mati ditangan seseorang, dia sendiri akan turun tangan untuk menanganinya langsung.


“Shen Long, hutang darah ini harus dibayar ratusan kali lipat olehmu” gumam Raja Huo Long.


“Kali ini kamu pasti akan mati, Shen Long. Hehehehe...” gumam Long Gu yang terkekeh dalam hatinya.


\======


Di dalam Istana Naga Logam, putri Wen Long yang telah kembali melamun memikirkan kejadian tadi siang. Dia tidak menyangka, orang yang baru dikenalnya merupakan orang yang kejam dengan kekuatan yang mungkin seimbang dengan ayahnya.


Putri Wen Long tidak bisa menutup matanya di dalam kamarnya, pikirannya bimbang apakah esok dia masih harus pergi atau tidak bersama Shen Long.


“Putri, apakah kamu ada di dalam?” terdengar suara putri Qi Long di depan kamarnya


“Masuklah” sahut putri Wen Long


“Ada apa hari ini putri? Aku tidak mengerti dengan sikapmu hari ini” tanya putri Qi Long yang khawatir pada keadaan putri Wen Long sahabatnya.


“Mengapa? Apa maksudmu tentang hari ini?” tanya putri Wen Long


“Aku tidak mengerti kenapa kamu membela orang yang baru kamu kenal dan menampar temanmu sejak kecil Long Gu di depan kami semua” sahut putri Qi Long.


“Aku tidak suka mendengarkan kata-katanya yang meremehkan temanku itu” sahut putri Wen Long.


“Apa hanya karena itu?” tanya putri Qi Long kembali.


Putri Wen Long terdiam oleh pertanyaan sahabatnya itu. Dia sendiri juga tidak mengerti kenapa dia begitu berani melakukan hal itu pada siang hari tadi.

__ADS_1


__ADS_2