Menantu Raja Dewa Iblis

Menantu Raja Dewa Iblis
BAB 390 | Lebih kejam dari iblis


__ADS_3

Shen Long tidak mendengarkan teriakan TangMo. Dia tetap menarik tubuh TangMo mendekatinya lalu berhenti tak jauh selangkah darinya.


“Siapa yang mengirim kalian?” tanya Shen Long pada TangMo.


“Kamu pikir semudah itu aku menjawabnya.” TangMo masih memiliki nyali meskipun telah ditarik dan tidak bisa bergerak. Hidupnya berada di tangan Shen Long namun dia masih berani tidak menjawab.


Shen Long menggelengkan kepalanya karena tidak puas dengan jawaban TangMo. Kemudian Shen Long menggerakkan jari tangan lalu menggenggamnya.


Krakk... Krakkk!


“Aaarrrgghhh...”


Terdengar suara tulang yang dipatahkan sementara TangMo menjerit keras karena kesakitan di tubuhnya. Kedua lengannya telah dipatahkan oleh Shen Long hanya dengan menggerakkan jarinya saja.


Mata TangMo melotot dengan nafas sesak karena tekanan kekuatan dari Shen Long. “Aaarrrggghh...” TangMo tidak bisa mengeluarkan suara selain rintihan dari mulutnya.


“A...A-“ Suara TangMo tidak jelas keluar, bola matanya tampak mulai memutih karena berbalik ke belakang kelopaknya. Shen Long kemudian melepaskan cengkeraman tekanannya kemudian menyalurkan energi sedikit untuk membuat TangMo kembali sadar.


“Aku bisa membuatmu pingsan karena sakit dan menyadarkanmu kembali. Apakah kamu masih punya nyali?” kata Shen Long dingin.


TangMo terengah-engah namun dia masih belum bisa bergerak di bawah tekanan kekuatan Shen Long.


Tiba-tiba sebuah senjata meraung menyerang ke arah Shen Long.


JiangMo yang tadinya dipentalkan jatuh ke tanah telah naik kembali dan bermaksud melancarkan serangan dari arah belakang Shen Long. Namun Shen Long telah mengetahui hal itu lebih dulu. Dia menggunakan tubuh TangMo sebagai perisai untuk menahan serangan senjata dari JiangMo.


Mata JiangMo berkedut melihat tubuh TangMo yang digunakan sebagai perisai oleh Shen Long yang tiba-tiba berada di arah ujung senjatanya. TangMo yang melihat ganasnya serangan JiangMo tidak kuasa menahan diri untuk pingsan kembali.


“Si-Sialan. Kamu menggunakan tubuh adikku sebagai perisai” Teriak JiangMo sambil menarik senjatanya setelah hampir mengenai tubuh TangMo.


“Ternyata iblis pun masih memiliki belas kasihan. Kalian tidak cocok menyandang nama iblis. Sungguh dua pecundang,” cibir Shen Long.


Mata JiangMo menjadi merah mendengar cibiran Shen Long, ini pertama kalinya dia mendengar manusia yang meremehkan iblis seperti dirinya. Dia mengerahkan kekuatannya untuk menyerang Shen Long habis-habisan.


“Cih, kekuatan anak-anak seperti itu kamu perlihatkan padaku.” Shen Long kembali memprovokasi iblis JiangMo. Iblis JiangMo seperti akan muntah darah mendengar kata-kata Shen Long. Dia menggertakkan giginya lalu menyerang kembali ke arah Shen Long.


Senjata Iblis JiangMo adalah belati panjang yang terbuat dari tulang hewan purba. Melihat datangnya serangan JiangMo, Shen Long melemparkan tubuh TangMo yang pingsan dengan kasar ke bawah lalu menangkat telapak tangannya menahan serangan belati tulang hewan purba itu.


“Huh, kamu terlalu gegabag menahan belatiku ini dengan tangan kosong.” batin Iblis JiangMo merasa gembira melihat keberanian Shen Long.


Belati tulang itu dihadiahkan oleh Dewa Kegelapan padanya. Dia merasa bangga dan senang dengan belati pemberian dewanya itu. Dan dia merasa yakin dengan ketajaman dan kekuatan belati tersebut.

__ADS_1


JiangMo menyeringai dengan senyuman melihat kecerobohan Shen Long yang berani menahan belati tulang miliknya dengan tangan kosong.


Jleb! Brakkk...


“Mati kau!”


JiangMo merasakan belati tulangnya menembus telapak tangan Shen Long, namun matanya tiba-tiba melotot menyaksikan belati tulangnya hancur ketika mengenai telapak tangan Shen Long.


“I-Ini... Siapa kamu?” Teriak JiangMo yang terlambat menyadari kekuatan Shen Long.


Shen Long tidak menjawab pertanyaannya, tangan Shen Long hanya bergerak memutar perlahan lalu menarik tubuh JiangMo dan menekan dengan kekuatannya.


Sreekk...


“Akh!”


JiangMo menyemburkan darah dari mulutnya setelah merasakan tekanan yang kuat menghantam dadanya. Bola matanya seperti terbalik bagian putihnya terlihat, dadanya terasa sesak seperti yang dirasakan oleh TangMo.


“Aku yang harusnya bertanya, bukan kamu. Siapa yang mengirim kalian?”


JiangMo memegang lehernya karena merasakan kekuatan Shen Long seperti mencekik lehernya dan mengangkat tubuhnya ke udara. Dia merasa sesak dan tidak bisa bergerak.


Shen Long sejak awal masih duduk bersila menghadapi kedua iblis ini. Kekuatan kedua iblis yang berada di alam Pencerahan Semesta sama sekali bukan tandingan alam Penebusan Semesta tingkat puncak Shen Long.


“Sepertinya kalian berdua tidak berguna. Kalian tidak memiliki nilai tukar atas nyawa kalian.” Kata Shen Long melihat TangMo yang sudah mulai sadarkan diri.


TangMo terbelalak melihat kakaknya JiangMo yang juga tak berdaya di tangan Shen Long. Sedangkan dirinya juga mengalami patah tulang kedua lengannya.


“Lepaskan kakakku, aku akan bicara padamu.” kata TangMo.


“Katakan sesuatu yang berharga untuk nyawa kalian.” sahut Shen Long tanpa memperhatikan TangMo.


“Kami dikirim oleh jendral iblis MongFu kemari.”


Krakk!


Shen Long mematahkan kaki dari iblis JiangMo dan membuatnya terpekik. “Aku sudah tahu. Hal itu tidak berguna.” Shen Long menatap dingin TangMo.


Mendengar hal itu TangMo tidak tahu harus berkata apa lagi, matanya berkedut memikirkan apa yang harus dia katakan selanjutnya.


“Katakan sesuatu yang berharga untuk nyawa kalian berdua. Jangan katakan hal yang sudah aku ketahui.”

__ADS_1


Shen Long lalu menggunakan tangan kanannya untuk menarik tubuh TangMo mendekatinya. Kini tampak tubuh kedua iblis itu melayang di depan Shen Long dalam keadaan tak berdaya karena tidak bisa bergerak oleh tekanan kekuatan Shen Long.


“Katakan sesuatu yang berharga tentang dunia ini atau Dewa Kegelapan.”


JiangMo dan TangMo mengkerutkan keningnya memikirkan apa yang bisa dikatakan untuk memuaskan keingintahuan Shen Long.


“Ada tiga iblis di ketiga dunia ini yang kekuatannya setingkat di alam Penebusan Semesta.”


Kraakkk!


Shen Long kembali mematahkan tangan JiangMo dan membuatnya bertambah kesakitan. Kedua iblis itu benar-benar merasa tindakan Shen Long lebih kejam dari iblis.


“Kalian tidak memiliki informasi yang berharga untukku dengar. Matilah dengan tidak tenang.”


Shen Long bersiap untuk mencengkeram kedua iblis itu dengan kedua tangannya.


“Tunggu dulu!”


“Dewa Kegelapan terluka! Dia sesungguhnya sedang melakukan pemulihan diri.” teriak JiangMo kemudian. Mendengarkan hal itu, Shen Long menyipitkan matanya. Dia menatap ke arah JiangMo dengan tatapan tidak percaya.


“Bagaimana aku bisa tahu informasimu itu benar?”


Wajah JiangMo menjadi pucat mendengar kata-kata Shen Long. Dia tidak menyangka Shen Long seperti sengaja membuat mereka tersiksa seperti ini.


“Aku juga mengetahuinya. Pertarungan terakhirnya melawan Dewa Cahaya sebenarnya membuatnya terluka, sehingga dia menghilang untuk menyembuhkan luka-lukanya itu.” TangMo menimpali.


“Katakan dimana dia berada?” Tanya Shen Long kemudian dengan wajah serius.


“Ka-kami tidak tahu tentang hal itu.” sahut mereka berdua hampir serempak.


“Huh, berarti informasi yang kalian berikan itu tidak berharga.” Sahut Shen Long kemudian sambil mengerahkan kekuatannya lalu mencengkeram kedua tangannya dengan erat.


“Aaarrghh...”


“Aarrrgghh...”


JiangMo dan TangMo mengeluarkan jeritan yang menyayat hati setelah Shen Long menekan tubuh mereka dengan kuat. Tubuh kedua iblis itu seperti ditekan oleh energi yang sangat kuat sehingga membuat nyawa kedua iblis itu melayang seketika.


Kemudian tubuh kedua iblis itu dihancurkan oleh Shen Long dengan menggunakan cengkeraman yang sangat kuat.


Bummm...

__ADS_1


Kedua jasad iblis itu tidak bersisa hancur menjadi keping-kepingan daging yang berserakan di depan Shen Long.


__ADS_2