
Dewa Kegelapan lalu tiba bersama Shen Long di sebuah ruang dimensi kosong yang berada di lapisan terbawah dunia bawah. Tidak ada apa-apa di tempat itu yang hanya kekosongan saja.
“Inilah tempat Alam Neraka dulu yang kini telah musnah,” kata Dewa Kegelapan.
“Baiklah. Mari kita mulai proses ini. Kita akan memerlukan bantuanmu untuk menciptakan Alam Neraka yang akan menjadi bagian darimu,” ucap Shen Long.
“Lakukanlah!” sahut Dewa Kegelapan.
Shen Long kemudian meletakkan Benih Alam di kekosongan di depannya. Lalu dia meminta darah dari Dewa Kegelapan untuk mengalirkan ke Benih Alam itu.
Dewa Kegelapan menuruti petunjuk dari Shen Long. Dia kemudian mengalirkan darahnya yang berwarna merah tua kehitaman ke dalam Benih Alam. Lalu Shen Long menggunakan kekuatannya kembali untuk memurnikan Benih Alam dengan bantuan darah dari Dewa Kegelapan untuk mengaktifkannya.
Benih Alam menyerap darah Dewa Kegelapan lalu berputar-putar dengan menghasilkan asap aura berwarna hitam pekat yang mulai menyelimuti seluruh kekosongan itu.
Darah Dewa Kegelapan yang terhubung dengan Benih Alam itu tampak seperti benang yang terhubung lalu semakin lama semakin menyebar ke sekitar ruang kosong yang sudah diselimuti oleh aura kegelapan.
Selama satu jam kini tampak ruang kosong itu seperti sarang laba-laba dengan benang darah Dewa Kegelapan yang menyebar ke setiap ruang kosong itu. Aura hitam yang menyelimuti ruang kosong semakin kental den pekat.
Kemudian Shen Long merapalkan mantra terakhir yang diperolehnya dari petunjuk Sang Pencipta untuk penciptaan alam.
Setelah mantra di rapalkan, Benih Alam itu semakin keras putarannya dan membuat benang darah semakin lama semkin banyak menyebar ke sekitarnya.
Bummmmm!
Ledakan terjadi ketika Benih Alam tidak lagi mampu menerima kekuatan yang dialirkan oleh Shen Long. Benih Alam hancur dengan menimbulkan asap hitam pekat yang bercampur oleh darah Dewa Kegelapan menyebar ke seluruh ruangan tersebut.
Kini tampak ruang kosong itu penuh oleh darah Dewa Kegelapan yang berwarna merah tua kehitaman dan juga aura kegelapan yang menyelimutinya.
“Ber-berhasil?” Mata Dewa Kegelapan terkejut begitu melihat Alam Neraka telah tercipta lagi di tempat itu.
Tubuh Dewa Kegelapan yang terhubung oleh darahnya ke Alam Neraka merasa senang. Dia kemudian merapalkan mantra dan memanggil para pasukan iblisnya untuk kembali ke Alam Neraka.
__ADS_1
Satu persatu pasukan iblis alam neraka berdatangan untuk kembali tinggal di dunia mereka. Wajah mereka tampak senang dengan kembalinya alam tempat asal mereka sebelumnya. Dewa Kegelapan segera mengatur pasukannya untuk berkumpul kembali.
Shen Long yang melihat kesibukan Dewa Kegelapan lalu mohon diri untuk pergi dari Alam Neraka dan memberikan keleluasaan pada Dewa Kegelapan untuk mengatur Alam Neraka.
“Terima kasih Shen,” sahut Dewa Kegelapan yang tidak menyangka akhirnya bisa mengembalikan Alam Neraka untuk mereka.
“Ingat untuk menutup pintu gerbang alam Neraka dari dunia bawah,” pesan Shen Long mengingatkan pada Dewa Kegelapan.
Dewa Kegelapaan menganggukkan kepalanya, “Baik Shen!”
Shen Long lalu pergi meninggalkan Alam Neraka dan kembali ke dunia bawah menemui MongShui.
Setelah memberikan instruksi pada MongShui untuk melanjutkan atau memilih pemimpin baru dunia bawah kemudian Shen Long kembali ke dunia manusia untuk menemui teman-temannya dengan mengendarai naga YingLong.
Kini saatnya bagi Shen Long untuk berlatih kembali. Dia begitu bersemangat setiap mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru tentang spiritual dan juga kekuatan.
Shen Long kemudian pergi menemui NingYue ketika tiba kembali di dunia manusia. NingYue langsung berlari memeluk tubuh Shen Long dan membuat mata Shen Long berkedut karenanya.
Wajah Shen Long berubah mendengar permintaan NingYue, dia merasa telah mengabaikan NingYue dengan pergi sendiri beberapa hari terakhir.
“Baiklah. Aku akan mengajakmu pergi ke Loka 3 tempat asalku berada,” sahut Shen Long.
Kali ini mata NingYue berkedut mendengar hal itu. Wajahnya menjadi merah karena malu. “Ke-Ke Loka asalmu?” NingYue menjadi gugup setelah memikirkan ajakan Shen Long padanya.
NingYue tahu di loka asalnya Shen Long adalah seorang kaisar dengan kekuatan yang luar biasa dan memiliki dua orang istri yang masih hidup hingga saat ini.
NingYue terlihat ragu untuk mengikuti Shen Long. Karena dia takut membuat sedih kedua istri Shen Long.
“Kamu tidak perlu khawatir. Mereka pasti akan menerima kehadiranmu yang mendampingiku selama berada di Loka ini,” sahut Shen Long.
Setelah mendapatkan keyakinan dari Shen Long, akhirnya NingYue bersedia untuk mengikuti Shen Long menuju ke loka asalnya.
__ADS_1
Namun Shen Long tidak tahu apakah token pintu alam bisa mengirimkan mereka berdua. Dia hanya bisa bertanya besok pada roh token pintu alam.
Malam itu sambil menunggu token pintu alam yang aktif keesokan harinya. Shen Long kemudian tinggal bersama NingYue di dalam kamar khusus tamu dari sekte Cahaya.
NingYue yang dilanda kerinduan langsung menyerbu Shen Long dengan beberapa ciuman mendarat di wajah dan bibir Shen Long.
Shen Long menikmati setiap ciuman yang diberikan oleh NingYue dari ujung rambut di kepalanya hingga ke sekujur tubuh Shen Long.
NingYue dan Shen Long mengunci kenikmatan mereka di dalam kamar dan kemudian pergi ke teras untuk menikmati alam yang cerah dengan ribuan bintang di angkasa.
Kedua insan itu asik memadu kasih di dalam kamar yang telah disediakan oleh sekte Cahaya untuk Shen Long.
Keesokan harinya, Shen Long yang baru saja bangun telah melihat sarapan di atas meja makan. Kemudian NingYue muncul dari ruang pemandian dan melihat Shen Long yang menatapnya dengan tatapan bersemangat.
“Apa maksudmu kakak Shen menatapku seperti itu?” tanya NingYue dengan wajahnya yang mulai merah.
Shen Long kemudian berdiri dan menarik NingYue kembali ke dalam ruang pemandian.
Ronde berikutnya terjadi kembali setelah malam harinya mengguncangkan ranjang tempat tidur mereka.
Selang tiga puluh menit Shen Long keluar dari dalam ruang pemandian dengan wajah senang. Lalu menyusul NingYue yang terseok-seok menarik kakinya karena merasa kesakitan setelah pertempuran semalam yang bersambung di pagi harinya.
“Sepertinya makanan ini mulai menjadi dingin,” kata NingYue setelah memeriksa hidangan itu.
Shen Long kemudian menikmati sarapannya bersama NingYue yang telah pulih setelah diberikan obat oleh Shen Long.
“Aku ingin melanjutkan pelatihan untuk meningkatkan kekuatanku,” ujar Shen Long.
“Baiklah. Aku yakin kakak Shen pasti mampu menjadi lebih kuat lagi,” sahut NingYue
Setelah menyelesaikan sarapan paginya, Shen Long mengajak NingYue untuk pergi berpamitan pada teman-teman mereka dan kembali bersama ke kediaman Alam tempat asal NingYue
__ADS_1
Teman-teman Shen Long tahu bahwa suatu saat Shen Long akan pergi setelah dia berhasil menyelesaikan pekerjaannya di Loka 888 ini.